Merapi Uncover@merapi_uncover
Gegeran Remaja di Giwangan diduga habis Bukber Motor Ditinggal Kabur Hindari Warga
YOGYAKARTA – Suasana malam di sekitar perempatan Giwangan, sekitar pukul 20:36 WIB. Insiden keributan yang melibatkan sekelompok remaja terjadi di jalan menuju arah barat dari perempatan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan diduga bermula setelah kelompok remaja tersebut selesai melaksanakan acara buka puasa bersama (bukber). Belum diketahui pasti pemicu awal gegeran tersebut, namun situasi cepat memanas dan mengundang perhatian warga sekitar.
“Tadi kejadiannya cepat mas, sekitar jam setengah sembilan lewat. Ada rombongan remaja, sepertinya habis bukber. Tiba-tiba ramai (ribut) di jalan ke barat,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Keributan tersebut tak pelak memancing kemarahan warga setempat yang merasa terganggu dengan aksi para remaja tersebut. Sejumlah warga kemudian berusaha membubarkan dan mengejar kelompok remaja tersebut.
Melihat kepungan warga, kelompok remaja itu kocar-kacir menyelamatkan diri. Dalam kepanikan, sebagian remaja nekat meninggalkan sepeda motor mereka begitu saja di pinggir jalan untuk menghindari kejaran warga.
“Warga pada keluar, ngejar anak-anak itu. Mereka lari ketakutan, motornya ditinggal di jalan,” imbuh saksi.
Akibat kejadian ini, lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat. Petugas kepolisian dari polsek setempat yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan menenangkan warga.
Beberapa unit sepeda motor yang ditinggalkan para remaja kini diamankan oleh petugas sebagai barang bukti. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi kelompok remaja yang terlibat serta mengetahui penyebab pasti keributan tersebut. Kejadian ini menambah daftar panjang insiden keributan melibatkan remaja di Yogyakarta, terutama saat momentum bulan Ramadan.