X

95 posts

X banner
X

X

@ufuk_pagi

Katılım Ocak 2020
166 Takip Edilen2.8K Takipçiler
X
X@ufuk_pagi·
ketika satu dua helai uban tumbuh di kulit kepala, tiba-tiba engkau datang, sebagai kesedihan.
Indonesia
0
0
1
48
X
X@ufuk_pagi·
kulit keriput di wajah, gemetar dan rontok, setiap kali kau berzikir. kecantikan tak pernah pudar, jika disepuh Cahaya dari dalam.
Indonesia
0
0
1
27
X retweetledi
~Pelangi Puisi~
~Pelangi Puisi~@PelangiPuisi·
Selamat siang Sahabat Pelangi, silakan berpuisi MAKSIMAL 20 KATA dengan kata kunci: ~ Darah ~ Daging ~ Tulang Boleh gunakan semuanya atau salah satu saja Jangan lupa sertakan tagar 👉🏻 #puisipendek di akhir tulisan Admin temani hingga malam nanti Selamat berkarya, semangat.😊
Indonesia
3
2
6
830
X
X@ufuk_pagi·
Senja seperti tak mau menjauh, barangkali karena doaku yang tak pernah tuntas, demi bahagiamu.
Indonesia
0
0
1
26
X
X@ufuk_pagi·
Mentari surup, meninggalkan kangen kemantil di kembang Tanjung, sendirian.
Indonesia
0
0
2
40
X retweetledi
Pemetik Aksara
Pemetik Aksara@PemetikAksara·
Selamat pagi, Kawan Aksara. Sila menulis #PuisiAmbyar dengan kata kunci: 👉🏻 menyebut macam-macam musim di puisinya (misal; hujan, kemarau, semi, gugur dll) Yuk puisikan, Adik Mimin temani hingga esok malam. Selamat berimajinasi, semangat berkarya. ☺
Indonesia
1
4
6
470
X
X@ufuk_pagi·
sebait puisi, tentang kerinduan. tapi kau telah tiada, untuk apa kubaca-baca? @PemetikAksara #puisiambyar
Indonesia
0
0
2
71
X
X@ufuk_pagi·
sehirup kopi, usai kau seduh, kucecap dalam-dalam agar meresap. dan larut bersama kesepianmu. @riadis99 #puisibebas
Indonesia
0
0
1
54
X
X@ufuk_pagi·
@PelangiPuisi sebelum senja menjauh, resapi keindahannya. rasa sayang akan mengental, di darahmu.
Indonesia
0
0
0
23
X
X@ufuk_pagi·
@SelarikSyair sesering aku tulis keindahan, sesering aku melihat bunga-bunga mekar di matamu. #jumatpuisi
Indonesia
1
0
1
15
X
X@ufuk_pagi·
Masih ada puisi, ternyata Alhamdulillah
Indonesia
0
0
0
72
X
X@ufuk_pagi·
@MataPuisi Entah mata senja atau rindu temaram, menelikungku dengan kesunyian, menegaskan betapa, sepi lebih riuh ketimbang dengung seribu kumbang. #matasenja
Indonesia
0
1
0
83
X
X@ufuk_pagi·
Begitulah kesunyian, Humaira, selalu menuntun untuk mendengar tangisku, di dalam kesendirianmu. @PelangiPuisi
Indonesia
0
0
0
609
X
X@ufuk_pagi·
kutulis namamu, Humaira dengan hujan yang membuat kita basah hujan yang akan menumbuhkan benih cinta baru atau merawat luka? @PelangiPuisi
Indonesia
0
0
3
692
X
X@ufuk_pagi·
Saat mekar, pun layu ia tetap bunga, dan aku tak pernah melupakan engkau, sebagai wangi cinta, meski dalam kesedihan. @PelangiPuisi #puisipendek
Indonesia
0
0
1
613
X
X@ufuk_pagi·
Sinar matamu, Humaira, adalah tangan lembut yang menyentuh jantung, tapi kau tak menyadari meski ia telah menghapus kesedihan, yang ditebar kecemasan dan kerinduan. @PelangiPuisi
Indonesia
0
0
0
420
X
X@ufuk_pagi·
@PelangiPuisi Di sunyi, hanya di sunyi, Humaira, kerinduan leluasa merangkak, menelusuri setiap relung tubuhmu, melalui puisi. @PelangiPuisi
Indonesia
1
1
2
560
X
X@ufuk_pagi·
Sunyi yang cantik, menggambar engkau dengan bulu mata yang lentik. @PelangiPuisi
Indonesia
1
0
3
661
X
X@ufuk_pagi·
@riadis99 Setelah ciuman itu, kesunyian seperti tak beranjak dari musim bunga, memekarkan kerinduan dan kecemasan.
Indonesia
0
0
0
42