IG: ulinyusron

103.3K posts

IG: ulinyusron banner
IG: ulinyusron

IG: ulinyusron

@ulinyusron

"Ini penting saya utarakan"

Sunset in Cakrawala Katılım Haziran 2009
961 Takip Edilen128.2K Takipçiler
IG: ulinyusron retweetledi
PupuPapa
PupuPapa@Pupufafa1·
Mari kt identifikasi pelaku penyiraman air keras thd Andrie Yunus👇
PupuPapa tweet media
Indonesia
53
748
2.5K
93.3K
IG: ulinyusron retweetledi
SJYD
SJYD@eldodys·
Tetap Berani karena Andrie
SJYD tweet media
Indonesia
1
20
26
3.7K
IG: ulinyusron retweetledi
Hendri F. Isnaeni
Hendri F. Isnaeni@hendrifisnaeni·
Prof. Ikrar Nusa Bakti menyebut buku Nasionalism and Revolution Indonesia (1952) agar dibaca oleh Abu Janda untuk mengetahui bagaiman peran Amerika Serikat di Indonesia. Buku ini dianggap sebagai karya klasik tentang sejarah revolusi Indonesia. Sudah diterjemahkan oleh Komunitas Bambu (2013) dan Narasi (2024). Kahin berasal dari AS dan berada di Yogyakarta ketika revolusi kemerdekaan untuk melakukan penelitian. Dia menolak membantu agen CIA pertama di Indonesia, sehingga mengalami kesulitan ketika kembali ke AS. Kahin adalah salah satu pakar terkemuka tentang Indonesia dan Asia Tenggara dan kritikus keterlibatan AS dalam Perang Vietnam. Dia menulis buku The United States in Vietnam dan Intervention: How America Became Involved in Vietnam. Di Universitas Cornell, Kahin menjadi direktur Program Asia Tenggara dan mendirikan Proyek Indonesia Modern Cornell. Buku lain Kahin yang penting untuk mengetahui keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik di Indonesia adalah Subversion as Foreign Policy: The Secret Eisenhower and Dulles Debacle in Indonesia (1995), yang diterjemahkan menjadi Subversi Sebagai Politik Luar Negeri: Menyingkap keterlibatan CIA di Indonesia (1997). Buku ini mengungkap keterlibatan CIA dalam membantu PRRI/Permesta. Buku tersebut ditulis bersama istrinya, Audrey R. Kahin, yang juga menulis buku Dari Pemberontakan ke Integrasi: Sumatera Barat dan Politik Indonesia 1926-1998. Kahin meninggal dunia pada 2000. Memoarnya, Southeast Asia: A Testament diterbitkan oleh istrinya pada 2003. Semoga ada penerbit Indonesia yang mau menerjemahkan memoar Kahin.* 🔗historia.id/article/menola…
Hendri F. Isnaeni tweet mediaHendri F. Isnaeni tweet mediaHendri F. Isnaeni tweet mediaHendri F. Isnaeni tweet media
Indonesia
33
515
1.5K
104.1K
IG: ulinyusron retweetledi
SERUJI
SERUJI@serujinews·
Bayangkan restoran Anda dicuri, karyawan Anda dipukul, lalu Anda melapor ke polisi — dan berbulan-bulan kemudian, justru Anda yang ditetapkan sebagai tersangka. Itulah yang kini dialami Nabilah Afifah O’Brien, selebgram sekaligus pemilik restoran Bibi Kelinci Kopitiam di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Malam Jumat, 5 Maret 2026, Nabilah memecah kebisuannya selama lima bulan. Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, @nabobrien, ia tampak berlinang air mata saat mengungkapkan realita pahit yang dihadapinya. “Saya korban pencurian yang menjadi tersangka di Bareskrim Polri. Saya diam selama lima bulan karena saya takut untuk bersuara dan berbicara,” ujarnya sambil terisak. Berita lengkapnya dan analisis dari sisi hukum bisa dibaca di bawah 👇👇
SERUJI tweet media
Indonesia
203
1K
2.1K
119.4K
IG: ulinyusron retweetledi
DiaryTrader
DiaryTrader@WOLF_of_IHSG·
Saya mngkin satu yg cukup acuh dan cuek dengan 𝙥𝙧𝙤𝙜𝙧𝙖𝙢 𝙈𝘽𝙂 ini. Tapi setelah baca data yg disajikan harian @hariankompas Maret 2026 ini, saya cukup kaget dan mulai ngeh dengan carut marut eknomi negeri ini, terutama fiskal tentunya. 𝐌𝐀𝐑𝐈 𝐁𝐄𝐑𝐃𝐈𝐒𝐊𝐔𝐒𝐈 : Data ini menunjukkan pergeseran drastis dalam prioritas belanja Pemerintah Indonesia selama dua dekade terakhir: Terlihat jelas di 2026 : Program MBG (melalui Badan Gizi Nasional) menjadi prioritas nomor satu di era Presiden Prabowo Subianto. Alokasi dana sebesar Rp 268,00 Triliun atau setara 17,74% dari total belanja K/L. Anggaran MBG ini melampaui sektor Pertahanan (Rp 187,1 T) dan Polri (Rp 146 T). Kalau dibadingkan dengan 2 presiden sebelumnya, tampak ada pergeseran Fokus: *tahun 2006 (era pak SBY): Fokus utama pada Pendidikan (18,72%). *Tahun 2016 (era Pakde Jokowi): Fokus bergeser ke Infrastruktur / PU (13,24%); semua itu demi Konektivitas dan pengurangan biaya logistik. 2026 (Prabowo): Fokus kini beralih ke Kesejahteraan Sosial/Gizi (MBG). Ada yang perhatiin gak, ada perbedaan nilai nominal yang signifikan. Prioritas di tahun 2006 (Pendidikan - 18,72%) mirip dengan prioritas 2026 (Gizi - 17,74%), tapi secara nilai nominalnya melonjak hampir 7 kali lipat dari Rp 40,12 Triliun menjadi Rp 268 Triliun. Ini berarti APBN kita memang melonjak drastis. Tentunya kita perhitungkan juga inflasi Kumulatif, let say 1jt di 2006 itu bisa beli jauh lebih banyak barang ketimbang 1jt di 2026 ini. Tapi tetap, APBN kita meningkat cukup signifikan. Pada 2006, total belanja negara kita mungkin hanya di kisaran Rp 600–700 Triliun. Nah, Di 2026, total belanja negara diperkirakan sudah menembus angka di atas Rp 3.800 Triliun. Jadi, porsi 17% dari "kue APBN " yang sekarang nilainya jauh lebih besar daripada 18% dari "kue APBN " tahun 2006. 𝐕𝐈𝐒𝐈 𝐉𝐀𝐍𝐆𝐊𝐀 𝐏𝐀𝐍𝐉𝐀𝐍𝐆 Secara politik anggaran, ini kelihatan banget, pemerintah saat ini berani banget ! Pemerintah 𝐬𝐞𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐟𝐢𝐬𝐤𝐚𝐥 𝐛𝐞𝐫𝐚𝐧𝐢 mendanai program tunggal (MBG) dibandingkan program prioritas di era-era sebelumnya. Fokus pada MBG di tahun 2026 ini menunjukkan pergeseran nyata dari era infrastruktur (2016) menuju pembangunan kualitas manusia secara langsung. Ini sebenarnya pertaruhan besar pada kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia demi masa depan INDONESIA EMAS. MBG ini adaah cerminan visi jangka panjang Indonesia. Mungkin terlalu dini menilai pertaruhan ini, tapi tentu kita semua tahu, dalam bertaruh, menilik pada 𝐌𝐨𝐝𝐞𝐫𝐧 𝐏𝐨𝐫𝐭𝐟𝐨𝐥𝐢𝐨 𝐓𝐡𝐞𝐨𝐫𝐲 , ada namanya HIGH RISK HIGH RETURN. Kita kadang fokus pada HIGH RETURN tapi sudahkah kita berfikir, bagaimana kalau hasilnya tak sesuai ekspektasi? Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan anggaran Rp 268,00 Triliun (17,74% dari total belanja K/L) adalah bentuk nyata dari strategi High Risk High Return di level negara. Jika berhasil, "return" bagi Indonesia sangat luar biasa besar dalam 15–20 tahun ke depan: Beberapa potensi returnya antara lain: Kualitas SDM dengan Penurunan angka stunting secara drastis. Belum lagi Efek Multiplier, yakni Anggaran Rp 268 Triliun tersebut akan mengalir ke petani lokal, peternak, dan UMKM penyedia jasa katering. serta pastinya anak-anak yang sehat hari ini akan menjadi tenaga kerja produktif yang mendongkrak ekonomi di masa depan. Tapi kalau GAGAL gimana? Kalau DEFISIT FISKAL gimana dong? mau ALL IN di sektor Gizi, tapi bukan berarti bertaruh segini banyak. Malah terkesan terburu-buru cenderung kurang matang. Sampaikan 1 MBG meskipun 1 Ompreng stainless saja. Salam
DiaryTrader tweet mediaDiaryTrader tweet mediaDiaryTrader tweet media
Indonesia
65
531
1.2K
74.9K
IG: ulinyusron
IG: ulinyusron@ulinyusron·
Swargaloka Om Donny dan Vidi 🙏
IG: ulinyusron tweet media
Indonesia
4
191
1.2K
252.2K
IG: ulinyusron
IG: ulinyusron@ulinyusron·
Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO Vidi Aldiano wafat di dampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33 Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak. Swargaloka Vidi 🙏
Indonesia
1.3K
14.4K
126.4K
3.2M
IG: ulinyusron
IG: ulinyusron@ulinyusron·
Kabar duka dari Iman Fattah: Innalillahi wa innalillahi raju'un, bapak saya, Donny Fattah (God Bless), telah meninggalkan kita semua. Mohon doanya ya. Swargaloka untuk Om Donny Fattah 🙏🏼
Indonesia
72
173
1.8K
220.9K
IG: ulinyusron retweetledi
Jaringan GUSDURian
Jaringan GUSDURian@GUSDURians·
"Revolusi bermula dari Pati!" Begitu teriak salah satu orator di aksi solidaritas sidang putusan Botok dan Teguh, dua warga yang dikriminalisasi karena menyampaikan aspirasi dan kritiknya terhadap pengelola negara. Di luar PN Pati, masyarakat berbondong-bondong ingin memberikan dukungan moral kepada dua sosok pemberani itu. Menyampaikan aspirasi adalah hak konstitusi. Kriminalisasi dan pembungkaman harus dilawan karena itu bisa terjadi ke siapa saja, termasuk diri kita. Kapanpun. Di mana pun. Alhamdulillah, keduanya bebas.
Jaringan GUSDURian tweet mediaJaringan GUSDURian tweet mediaJaringan GUSDURian tweet mediaJaringan GUSDURian tweet media
Indonesia
27
1.1K
3.3K
258.7K
IG: ulinyusron retweetledi
Global Statistics
Global Statistics@Globalstats11·
The Countries That Pray the Most 🛐✝️🕉☸️ 1. 🇮🇩 Indonesia – 269.0M – 95% 2. 🇰🇪 Kenya – 47.4M – 84% 3. 🇳🇬 Nigeria – 195.5M – 84% 4. 🇲🇾 Malaysia – 28.5M – 80% 5. 🇵🇭 Philippines – 91.5M – 79% 6. 🇧🇷 Brazil – 161.1M – 76% 7. 🇧🇩 Bangladesh – 130.2M – 75% 8. 🇬🇭 Ghana – 25.1M – 73% 9. 🇱🇰 Sri Lanka – 15.8M – 72% 10. 🇨🇴 Colombia – 37.6M – 71% 11. 🇮🇳 India – 1B – 71% 12. 🇿🇦 South Africa – 40.3M – 63% 13. 🇹🇷 Türkiye – 53.9M – 63% 14. 🇵🇪 Peru – 19.8M – 58% 15. 🇸🇬 Singapore – 2.7M – 45% 16. 🇺🇸 United States – 149.6M – 44% 17. 🇲🇽 Mexico – 57.6M – 44% 18. 🇨🇱 Chile – 8.1M – 41% 19. 🇦🇷 Argentina – 17.8M – 39% 20. 🇬🇷 Greece – 3.8M – 37% 21. 🇮🇹 Italy – 20.7M – 35% 22. 🇮🇱 Israel – 3.4M – 34% 23. 🇹🇭 Thailand – 22.2M – 31% 24. 🇨🇦 Canada – 12.4M – 30% 25. 🇰🇷 South Korea – 13.0M – 25% 26. 🇪🇸 Spain – 10.7M – 22% 27. 🇯🇵 Japan – 26.0M – 21% 28. 🇬🇧 UK – 14.5M – 21% 29. 🇳🇱 Netherlands – 3.6M – 20% 30. 🇫🇷 France – 12.3M – 18% 31. 🇵🇱 Poland – 6.6M – 18% 32. 🇦🇺 Australia – 4.4M – 16% 33. 🇩🇪 Germany – 13.4M – 16% 34. 🇭🇺 Hungary – 1.1M – 11% 35. 🇸🇪 Sweden – 0.8M – 8% 📌 Daily prayer population (in millions) and share of population (%) Source: Pew Research Center, World Bank via Visual Capitalist
Global Statistics tweet media
English
134
310
1.1K
147.7K
IG: ulinyusron retweetledi
Info Jateng
Info Jateng@Jateng_Twit·
Mbak Inayah putrine mbah gusdur sudah rawuh di Pengadilan Negeri (pn) Pati untuk mengawal putusan sidang Mas Botok dan Mas Teguh
Indonesia
28
336
2K
81.4K
IG: ulinyusron retweetledi
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
Innalillahi wa Inna ilaihi rojiun. Aktivis Ermanto Usman ditemukan tewas dengan bunuh di rumahanya. Almarhum membongkar kasus korupsi di Pelabuhan Tanjung Priok di Channel YouTube Madilog dah Uncercood. Kasus ini harus dibongkar
Muhammad Said Didu tweet mediaMuhammad Said Didu tweet media
Indonesia
343
10.2K
26.3K
850.9K
IG: ulinyusron retweetledi
Syfa Crypto
Syfa Crypto@syfaeth·
DARI BIKIN TWITTER SAMPAI BANGUN CHAT TANPA INTERNET JACK DORSEY MAU MATIKAN SISTEM LAMA ? Pendiri Twitter, Jack Dorsey, kembali bikin gebrakan Kali ini bukan soal media sosial Bukan juga soal pembayaran digital Tapi soal komunikasi tanpa internet Lewat proyek terbarunya bernama BitChat, Dorsey mengembangkan aplikasi pesan berbasis Bluetooth mesh network ponsel bisa saling terhubung langsung tanpa koneksi data atau WiFi Pesan akan “meloncat” dari satu perangkat ke perangkat lain Semakin banyak pengguna, semakin kuat jaringannya Teknologi ini diklaim tetap bisa berjalan saat internet dimatikan termasuk dalam situasi protes, bencana, hingga pembatasan jaringan Beberapa laporan menyebut sistem serupa sudah digunakan di negara seperti Nepal dan Madagascar Setelah membangun komunikasi terpusat lewat Twitter, ia beralih ke infrastruktur finansial dengan mendirikan Block dan mendorong adopsi Bitcoin melalui Cash App
Syfa Crypto tweet media
Indonesia
25
140
672
59.8K
IG: ulinyusron retweetledi
tunggal
tunggal@tunggalp·
Selamat jalan bung… Terima kasih telah memperkuat dan menjaga perlawanan lewat musik dan khususnya lagu Darah Juang-mu Rest in Love, John Tobing
Indonesia
3
99
198
15.5K
IG: ulinyusron
IG: ulinyusron@ulinyusron·
John Tobing telah berpulang pada Rabu, 25 Februari 2025, Pukul 20.45 WIB. Ia pencipta lagu "Darah Juang" yang menjadi menu wajib setiap demonstrasi sejak masa Soeharto hingga hari ini. Lagu-lagu John adalah hujan di tengah terik panas. Swargaloka, Kawan 🙏
IG: ulinyusron tweet media
Indonesia
0
3
11
16.3K
IG: ulinyusron retweetledi
satyaxbt
satyaxbt@satyaXBT·
Wajib baca, Ray Dalio baru aja drop artikel terbaru. Buat kalian yang males bacanya, gue coba jelasin intinya ke bahasa bayi, kurang lebih kaya gini: Part 1: Selamat Datang di "Stage 6" (Hukum Rimba) Opa Dalio ngingetin kalau tatanan dunia yang rapi dan udah jalan sejak Perang Dunia II tuh sekarang udah runtuh. Kita sekarang lagi masuk ke fase yang dia sebut "Stage 6" dari siklus sejarah besar dunia. Di fase ini, aturan internasional udah nggak ada harganya lagi. Dunia lagi balik ke "hukum rimba"alias siapa yang paling kuat, dia yang bikin aturan. Kalo ada sengketa atau masalah antar negara, udah jarang banget diselesaiin lewat perundingan netral. Sekarang mainnya adu otot, sanksi, dan saling neken. -- Part 2: Dunia Lagi Ngadepin 5 Jenis Perang Sekaligus Dalio ngebreakdown kalau kehancuran tatanan ini bikin kita berhadapan sama 5 bentuk peperangan (yang mana perang ekonomi biasanya jadi pemanasan sebelum perang fisik). Ini daftarnya: 1. Perang Ekonomi & Dagang: Negara-negara pada egois, main tarif-tarifan, dan saling blokir rantai pasok (supply chain) buat ngelindungin ekonomi sendiri. 2. Perang Teknologi: Rebutan kontrol atas teknologi masa depan kayak AI dan semikonduktor (chip). Siapa yang pegang teknologi ini, dia yang bakal menang. 3. Perang Geopolitik: Tensi tinggi buat rebutan wilayah dan pengaruh. Yang paling bikin deg-degan sekarang jelas perseteruan AS vs China, apalagi kalau udah nyenggol isu Taiwan. 4. Perang Modal/Keuangan (Capital Wars): Duit dan sistem keuangan dijadiin senjata militer. Bentuknya bisa sanksi ekonomi, blokir akses pasar, sampai pembekuan aset musuh. 5. Perang Militer: Perang fisik beneran. Dalio ngewanti-wanti banget: sejarah ngebuktiin kalau perang militer itu jarang banget jalan sesuai rencana dan dampaknya selalu jauh lebih merusak dari ekspektasi awal. -- Part 3: Terus Nasib Duit & Investasi Kita Gimana? Menurut Dalio, kekuatan geopolitik suatu negara tuh sebenarnya berakar dari kesehatan keuangannya. Buat kita-kita yang punya investasi, Dalio nyaranin buat ekstra waspada. Gejolak gede kayak gini biasanya bakal bawa rentetan efek domino: kontrol modal dari pemerintah, aset yang ditahan, pasar yang chaos, sampai pajak yang makin gila-gilaan buat nutupin utang negara. Di masa-masa krisis kayak gini, dia ngelihat aset pelindung nilai kayak emas secara historis selalu jadi "pelampung" yang bisa diandalkan. -- Part 4: Masih Ada Harapan Gak Sih? Good newsnya, kehancuran ini nggak mutlak bakal terjadi 100%. Dalio bilang semua ini masih bisa dicegah asalkan negara-negara besar bisa ngurus keuangannya dengan bener dan mau nurunin ego buat kerja sama secara win-win. Masalahnya, itu semua balik lagi ke keputusan para pemimpin dunia, mau nahan diri atau malah saling eskalasi. Intinya: Dunia lagi nggak baik-baik aja dan geopolitik lagi panas-panasnya. Buat klen semua, jangan lengah, pinter-pinter atur duit, hindari utang yang nggak perlu, dan pastiin portofolio investasi kalian udah siap ngadepin guncangan (diversifikasi itu wajib!).
satyaxbt tweet media
Ray Dalio@RayDalio

x.com/i/article/2022…

Indonesia
48
791
2.8K
137.7K