yanke
1.9K posts


@NataliusPigai2 Baru nyadar, yg nulis menteri toh...atau mungkin adminnya kali
Indonesia

Anak Saya Putri Papuana Melanesiani Pigai akhirnya sudah wisuda di Sekolah Kuliner Bergengsi Terbaik Nomor 1 Dunia Le Cordon Bleu di Eropa. Dulu dia sekolah di Amerika Serikat dan Sekarang di Eropa. Akhirnya lulus di Sekolah Top Dunia.
Anak Sy Putra salah satu generasi muda brilian, alumni Pangudi Luhur Jakarta sering juara dan siswa berprestasi dan saat ini kuliah S1 di salah satu sekolah terbaik dan tersulit dunia di Tokyo Jepang, yang suatu saat akan dilirik atau minimal Presiden Freeport atau Pimpin Smelter Freeport dimiliki Jepang di Gresik. Itu keinginan Saya sebagai orang tua but let’s see the subsequent😀
Mereka sekolah saatnya Ayahnya bekerja sebagai oposisi dan aktivis jalanan. Sekarang Saya tidak punya rumah dan tanah dan tercatat di LHKPN KPK sebagai Menteri Termiskin di Kabinet. Tetapi prestasi anak2 Saya bernilai tinggi. Saya tidak sombongkan diri Saya termasuk Menteri yg anak2nya masuk Sekolah2 Top Dunia.😀🙏
Mereka sekolah tanpa biaya Pemerintah, tanpa biaya LPDP seperti anak2 pejabat Indonesia pada umumnya dan juga anak Capres yang mantan Menteri dan Gubernur yang dapat biaya LPDP itu.
By the way “mereka dua tidak tahu kantor saya dan selalu naik taksi, Grab, bawa motor dan bahkan 1 pegawai Kementerian HAM pun tidak kenal. (Boleh tanya mulai dari Securiti, OB, sampai Dirjen/ Sekjen dan semua Pejabat).
Sampai di sini kita bisa renungkan kualitas dan integritas, karakter, kapasitas, moralitas orang tuanya karena “Buah Matoa tidak pernah jatuh jauh dari pohonnya”.




Indonesia

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa meski Amerika-Israel memenangkan perang melawan Iran, namun penutupan Selat Hormuz oleh Iran justru tidak adil bagi dirinya.
“Itu sedikit tidak adil, Anda memenangkan peran tapi mereka (Iran), mereka tidak punya hak untuk melakukan (menutup Selat Hormuz),” ucap Trump. 🤣👊👊
Indonesia

@03__nakula Memang uneg² perlu dikeluarkan daripada dipendam....semoga blio segera dapat teman curhat yg klop di dunia nyata
Indonesia

Surat Perjuangan Seorang Penegak Kebenaran
kepada Allah
Ya Allah,
Tuhan langit dan bumi,
Yang menanamkan semangat perlawanan dalam dada para nabi,
Yang mencintai keadilan, dan membenci kezaliman.
Hari ini aku menulis surat kepadaMu
bukan sebagai seorang biasa,
tapi sebagai seorang pejuang yang berdiri di antara reruntuhan nilai,
menghadapi gelombang kebohongan, kemunafikan, dan penindasan.
Aku tidak datang dengan tangan kosong.
Aku membawa luka-luka perjuangan,
tapi juga harapan yang tak pernah padam.
Ya Rabb,
Aku tahu jalan ini tidak mudah.
Terkadang sendiri. Terkadang sepi.
Terkadang dihujat oleh mereka yang kubela.
Namun aku tidak mundur.
Karena Engkau adalah sandaran langkahku.
Aku memohon:
Mudahkanlah perjuanganku.
Berikan arah saat aku bingung,
berikan kekuatan saat tubuhku lelah,
berikan cahaya saat pikiranku diselimuti gelap.
Limpahkan rezeki yang cukup dan berlimpah,
agar aku tidak terikat oleh dunia,
agar aku bisa mendanai kebenaran,
dan tidak perlu bergantung pada kekuasaan yang menyesatkan.
Beri aku hati yang tegar seperti Ibrahim,
lidah yang tajam seperti Musa,
kesabaran seperti Isa,
dan cinta penuh pengorbanan seperti Muhammad
yang tetap berjuang meski seluruh dunia membencinya.
Ya Allah…
Jika hari ini aku kalah,
ajarkan aku untuk bangkit dan melawan lagi.
Jika aku ditikam dari belakang,
tumbuhkan aku dengan lebih kuat.
Jika aku wafat dalam perjuangan ini,
jadikan kematianku sebagai pembuka jalan untuk mereka yang meneruskan cahaya-Mu.
Bangunkan ruh bangsa ini, ya Rabb.
Tumbuhkan pemuda-pemudi pemberani yang tidak takut berkata “tidak” pada kezaliman.
Gulingkan tirani, jatuhkan berhala-berhala kekuasaan,
dan gantikan mereka dengan hamba-hamba-Mu yang jujur dan amanah.
Aku tidak meminta kekayaan,
kecuali untuk menafkahi perjuangan di jalan-Mu.
Aku tidak meminta kekuasaan,
kecuali agar bisa menegakkan hukum-Mu.
Aku hanya ingin satu hal:
Engkau ridha atas hidup dan matiku.
Maka bimbinglah aku dalam setiap langkah.
Izinkan aku tetap kuat dalam badai zaman.
Dan jadikan aku bagian dari pasukan cahaya yang Engkau utus untuk menyelamatkan dunia ini.
Dengan nama-Mu, aku berjuang.
Dengan cinta-Mu, aku hidup.
Dengan izin-Mu, aku akan menang.
Dengan kehendak-Mu
Kebenaran takkan pernah mati.
Allahu Akbar!
Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
Hamba-Mu
Tifauzia Tyassuma

Indonesia

@LambeSahamjja Trust issue thd lembaga zakat...salurkan langsung sj atau ke masjid komplek yg sekiranya kita lbh kenal pengurusnya & dipercaya
Indonesia

@taosophie Wahhh....parahhh itu....semoga ibu² nya mendaoat rezeki berlimpah....
Indonesia

@tanyarlfes Sama Tuhan sj gak takut, apalg sama kamu...
Selagi belum tll jauh.....end
Indonesia

Pedagang Sayur Dilarang Jualan di Teras Rumahnya Sendiri oleh Satpol PP
Seorang ibu penjual sayuran di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, dilarang berjualan di teras rumahnya sendiri oleh petugas Satpol PP karena dituding membuat pasar tandingan, pada Kamis (19/2/26).
Ibu tersebut bersikeras bahwa ia hanya berjualan di teras rumahnya dan menegaskan haknya untuk beraktivitas di area pribadi.
Petugas Satpol PP menegaskan bahwa mereka hanya menegakkan Perda yang dikeluarkan Bupati setempat, dan pemerintah daerah telah menyediakan tempat khusus bagi para pedagang untuk berjualan
Indonesia

@amirliapia @DokterTifa Ikut nanya, apakah dg jumlah hari bulan hijriyah yg tidak selalu tetap sebarannya (29 & 30) dapat mengeliminasi akumulasi sisa waktu laten tsb? Maaf jk pertanyaannya ga relevan..cmiiw
Indonesia

@DokterTifa Adakah penjelasannya? Tahun Hijriah astronomis ≈ 354,367 hari. Sedangkan KHGT hanya mengenal: 354 hari, atau 355 hari. Ada sisa waktu laten (≈ 0,367 hari/tahun) yang tidak pernah benar2 “habis” & terakumulasi dalam jangka panjang. Beda dengan tahun Masehi yg ada tahun Kabisat.
Indonesia

Hari ini, karena saya anak didik Muhammadiyah, maka saya berpuasa.
Menurut perhitungan Matematika, hari ini tanggal 1 Ramadhan 1447H.
Karena saya Epidemiologi, Ahli Matematikanya Kedokteran, tentu saya senang dengan penentuan hari berdasarkan hisab, atau perhitungan matematika.
Di tanggal 1 Ramadhan ini, saya tunjukkan bagaiman Teknologi hari ini mencapai taraf luarbiasa.
Sebuah foto tua, yang karena buramnya, maka disalahgunakan, dan yang menyalahgunakan, tidak tanggung-tanggung, BARESKRIM POLRI!
Di tanggal 22 Mei 2025, foto ini ditampilkan oleh BARESKRIM pada presentasi kasus Ijazah palsu Jokowi, sebagai salah satu dari 709 Dokumen yang mendukung "keaslian" riwayat pendidikan Joko Widodo.
Dirtipidum waktu itu, Djuhandani menyatakan, foto ini adalah foto KKN Joko Widodo di Desa KETOYAN, Wonosegoro, Boyolali, tahun 1983!
Mereka tidak tahu bahwa Teknologi saat ini, mampu membuat sebuah foto yang tua dan buram, menjadi foto yang lebih tegas dan jelas.
Kita bisa melihat, wajah para mahasiswa UGM, yang sedang KKN di desa GOSONO
bukan Ketoyan.
Wajah-wajah ganteng-ganteng dan cantik-cantik, usia kisaran 22-24 tahun, manis cerah cerdas.
Wajah-wajah yang di masa depan tak mungkin jadi penipu dan pembohong.
Jelas di foto ini, tak ada sedikitpun ada tanda-tanda Joko Widodo berada di foto itu. Baik Joko Widodo yang berkacamata berkumis berhidung mancung bergigi rapi, maupun Joko Widodo yang tidak berkacamata, tidak berkumis, hidung tepes, rambut tipis, bergigi berantakan, yang kita kenal sebagai Presiden ke-7.
Dengan kekudetan, keteledoran, kecerobohan Bareskrim ini, memang Kepolisian RI betul-betul butuh reformasi yang fundamental dan menyeluruh.
Sudah begitu saja telan mentah-mentah dibohongi nama desa, dibohongi tahun KKN, masa dikasi foto ngasal, ditelan juga tanpa investigasi?
Begitulah nafsu memenjarakan untuk membungkam RRT, Roy Rismon Tifa sampai apapun kebohongan dipaksa jadi fakta.
Ampun ampun.
Mana Jokowinyaaaa???
Jokowinya manaaa???


Indonesia

🆘🆘🆘 bantu 🆙🆙🆙🙏
🚨 POLISI LINDUNGI PELAKU PEMERKOSAAN
Korban percobaan pemerkosaan jadi tersangka 💔
Nasib tragis menimpa Hasanah. Di saat ia harus berjuang melawan trauma hebat akibat percobaan p3m3rk0s44n, ia justru harus berhadapan dengan status hukum yang mengejutkan jadi Tersangka.
Kronologi yang Menyesakkan Hati
1. Upaya Penyelamatan Diri: Saat seorang pria mencoba merenggut kehormatannya secara paksa, Hasanah tidak tinggal diam. Dalam kondisi terdesak dan ketakutan, ia melakukan perlawanan sengit untuk menyelamatkan dirinya sendiri.
2. Pelaku Terluka: Akibat perlawanan tersebut, sang pria (calon p3m3rk0s4) mengalami luka-luka. Namun, alur logika hukum mendadak berubah drastis ketika pihak kepolisian menetapkan Hasanah sebagai tersangka penganiayaan.
3. Dilema Hukum: Kasus ini memicu kemarahan publik. Banyak yang bertanya, "Harus seberapa p4r4h seorang wanita dis!ks4 agar perlawanannya dianggap sah sebagai bela diri?" Bela Diri atau Kriminal? Dalam hukum sering dikenal istilah Noodweer (pembelaan darurat). Namun, batas antara membela diri dan "penganiayaan" seringkali menjadi abu-abu di ruang sidang.
Hasanah kini berada di posisi yang sangat sulit: ia selamat dari p3m3rkos44n, namun terancam kehilangan kebebasannya karena mencoba bertahan hidup.
Kisah Hasanah adalah cermin betapa sulitnya posisi wanita di mata hukum saat menjadi korban sekaligus penyintas. Jika membela diri dianggap salah, lantas harus dengan cara apa wanita melindungi dirinya
Indonesia





















