Sabitlenmiş Tweet
polarbear
85 posts

polarbear retweetledi

Sebuah tips buat temen2 yang kena doxxing di sosmed : FB, IG sama DC panjul.
Karena aku mantan pekerja di sana, aku tau bbrp policy2 mereka wkwkwk cnd y 🙂↔️ Terutama policy bagian yg nge share data lengkap dr seseorang (Nama lengkap, No hp, NIK KTP, alamat rumah dll)
Kalau kalian mau report, ikutin langkah2 di sini ya:
1. Pilih "Suicide, Self-Injury or eating disorders",
2. Langkah ke 2, pilih: "Suicide or self-Injury",
3. Submit.
Kenapa milih opsi "Suicide"? Karena biar lebih cepet ke handle sama tim yg nge review. Dan mereka ada "ticket" khusus yg handle soal case2 Suicide ini.
Kalau sudah berhasil kehapus, nanti akan dapet notifnya kayak di foto ke-4.
Semoga kita dilindungi dari doxxing para DC laknat ya.. aamiin.




Indonesia

@catiekyuti @zeedunialain masih kakk, allhamdulillah sampe skrg belum dan semogaa ajaa gapernah kenaa kakk 😭🙏🏻
Indonesia

@urfavbeckss @zeedunialain ka masih tellbay ga? di v ga ka
Indonesia
polarbear retweetledi

[SURAT TERBUKA UNTUK BAPAK PURBAYA]
Yth. Bapak Purbaya Yudhi Sadewa,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera dan doa tulus kami panjatkan semoga Bapak senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kejernihan hati dalam menjalankan amanah negara yang begitu besar.
Kami menulis surat ini bukan dengan amarah, melainkan dengan harapan besar yang kami titipkan melalui pundak Bapak, terutama dalam proses penentuan pejabat OJK yang sedang berlangsung.
Aspirasi kami sederhana, namun menyentuh sendi kehidupan paling mendasar:
mohon ciptakan ekosistem layanan keuangan yang berimbang antara kemajuan industri dan perlindungan konsumen.
Bapak yang kami hormati,
Saat ini, mayoritas rakyat sedang berjuang keras menghadapi kondisi ekonomi yang tidak mudah. Di tengah perjuangan itu, hati kami tersayat melihat realita beberapa pekan terakhir. Korban jiwa akibat jeratan pinjaman online terus berjatuhan. Praktik penagihan yang jauh dari nilai kemanusiaan seolah menjadi pemandangan sehari-hari yang menghantui masyarakat.
Sudah satu dekade sistem ini berjalan, namun kami merasa pengawasan di lapangan belum sekuat aturan yang tertulis di atas kertas. Kami seringkali bingung harus mengadu ke mana saat intimidasi datang mengetuk pintu rumah kami.
Melalui surat terbuka ini, kami izin berkeluh kesah. Kami hanya merindukan suasana yang kondusif, di mana:
Perlindungan Konsumen menjadi prioritas utama, bukan sekadar pelengkap regulasi.
Relaksasi dan Transparansi diberikan bagi mereka yang sedang kesulitan (wanprestasi) tanpa harus merasa dihakimi atau diteror.
Pengawasan Ketat dilakukan secara nyata hingga ke akar rumput, agar tidak ada lagi nyawa yang melayang karena tekanan finansial.
Harapan kami tidak muluk-muluk, Pak. Kami hanya ingin merasa aman di negeri sendiri saat bersentuhan dengan layanan keuangan. Kami mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan. Kami sangat berharap Bapak Purbaya berkenan meluangkan waktu sejenak untuk mendengar suara hati dari rakyat kecil ini.
Terima kasih atas dedikasi Bapak untuk bangsa.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hormat kami,
#WargaDebtFree

Indonesia




