𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙

4.8K posts

𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 banner
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙

𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙

@urfavoriteart

;anak kuliahan yg lg nyoba buat produktif🧚 akun gado-gado #collegeacc #langtwt #booktwt

Katılım Kasım 2022
2.2K Takip Edilen2.8K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙@urfavoriteart·
- 𝚃𝚒𝚔𝚊'𝚜 𝚊𝚛𝚌𝚑𝚒𝚟𝚎🌙
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 tweet media
Magyar
1
0
1
1.2K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
soda
soda@omsodaa·
gue sumpahin lu semua nanti bisa ngerasain yang namanya FINANCIAL FREEDOOM.
Indonesia
137
7.4K
36.4K
275.3K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Simbol Salib Merah menurut gue dalem banget sih, cuma orang TOLOL yang tega babat hutan setelah liat simbol ini. Menurut kacamata gue, rakyat Papua ga ngerti harus minta tolong ke siapa lagi agar hutan (kehidupan) mereka gak dirusak oleh negara, sehingga mereka mengekspresikan "hopeless" itu menjadi Salib Merah. Ini kalo diulik lebih dalam pake kacamata Karl Marx yang agama adalah candu, bakal lebih ngena karna menurut gue emang dalem banget maknanya. Asli jahat banget nih negara sama korporasi, masa kerja di perusahaan sawit digaji 2 juta dipotong 1 juta buat keperluan makan. Pekerja nerima 1 juta doang per bulan bisa buat apa njir? Belum lagi soal tanah satu hektar yang diharhai cuma 300 ribu, kelen gila kah? Satu hektar loh masa cuma 300 ribu ya Allah😭
Mas Hara tweet media
Indonesia
123
6.6K
20.8K
316.7K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
yogaa calon pustakawan²⁴🐈
ternyata banyak yg kehilangan diri sendiri di masa-masa kuliah ya...
Indonesia
677
12.3K
55.8K
1M
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
fajartbh
fajartbh@flnive_·
w sumpahin lu kecintaan ke w pas w udah biasa aja ke lu brengsek
Indonesia
183
8.8K
26.3K
328K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
luta
luta@kkooobe·
tlong ya tementemen sbisa mungkin kalo misal order makanan/anything minta dianterin ke tmpat dipantau aplikasinya berkala, klo drivernya udh deket siap2lah buat ambil. atau kabarin aja kalo memang gabisa ambil biar drivernya bisa taruh mkanannya, jangan dibuat nunggu lama.
luta tweet media
Indonesia
1.6K
21.1K
95K
2.8M
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)@PecintaSejarah2·
Alih-alih memberikan santunan kepada para korban, bahkan untuk meminta maaf saja manajemen taksi @id_greensm tidak mau. Unit taksi yang menjadi penyebab peristiwa kecelakaan juga tidak segera dievakuasi dari tepi rel kereta api, menggambarkan minimnya empati dari perusahaan ini. 😓
Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN) tweet media
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera

Tidak ada permintaan maaf dan tidak ada ucapan belasungkawa. Satu kata untuk perusahaan ini TUTUP

Indonesia
231
5K
19.7K
1.2M
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
Pangeran.
Pangeran.@tak11shi·
TW // SUICIDE Sedih, lebih sedih lagi karena sadar semua cerita ini nyata.
Pangeran. tweet mediaPangeran. tweet mediaPangeran. tweet mediaPangeran. tweet media
Indonesia
201
4.6K
17.1K
864.1K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
Woodsy Corner.
Woodsy Corner.@muncorner·
🍀 Lagi asik makan terus tiba-tiba sedih itu nggak enak, ya... I'm staring at my not-even-half-eaten meal and my vision is getting even blurrier. Kudu piye?
Indonesia
194
3.8K
14.5K
201.3K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Kenapa kasus seperti ini sulit naik di media? Padahal ini kasus tidak kalah pentingnya juga Nih awak test, pasti sulit naiknya
Catholic 𐕣 tweet media
Indonesia
330
20.6K
47.9K
1.7M
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada kasus yang menurut gue harus lebih banyak disorot dan ini bukan kasus kecil. Rp28 miliar dana umat dikumpulkan selama 40 tahun raib. Pelakunya mantan kepala cabang bank BUMN sendiri. Kasusnya: Paroki Aek Nabara di Sumatera Utara menjadi korban penggelapan dana sebesar Rp28 miliar oleh mantan kepala cabang BNI bernama Andi Hakim Febriansyah. Uang itu bukan uang biasa. Itu dana yang dikumpulkan umat selama 40 tahun untuk pembangunan gereja, kebutuhan kesehatan, dan pendidikan jemaat. Empat dekade tabungan kolektif. Habis dalam satu pengkhianatan. Yang paling mengkhawatirkan bukan hanya penggelapannya: Bendahara gereja menyampaikan sesuatu yang menurut gue adalah inti dari seluruh masalah ini: Deposito berjangka yang resmi bisa dicairkan tanpa tanda tangan saya, tanpa kehadiran saya, tanpa berhadapan dengan teller. Lalu di mana pengawasan BNI? Ini bukan pertanyaan retorika. Ini pertanyaan teknis yang serius. Dalam sistem perbankan yang sehat pencairan deposito berjangka membutuhkan verifikasi ketat. Ada prosedur. Ada tanda tangan. Ada konfirmasi kehadiran. Kalau semua itu bisa dilewati oleh seorang kepala cabang itu bukan hanya soal oknum. Itu soal lubang sistemik dalam pengawasan internal bank. Dan respons bank yang dikritisi: Paroki Aek Nabara menyatakan BNI kurang kooperatif dalam menangani kasus ini. Pihak gereja bahkan harus datang ke bank dan meminta pertanggungjawaban secara langsung setelah kasus ini sudah jelas melibatkan pegawai bank yang datang atas nama BNI, bukan atas nama pribadi. AHF adalah wajah BNI bukan AHF sebagai pribadi. Karena itulah kami percaya. Dan ini adalah poin hukum yang sangat kuat. Ketika seseorang datang dalam kapasitas jabatannya sebagai kepala cabang bank BUMN kepercayaan yang diberikan bukan kepada individu itu. Kepercayaan diberikan kepada institusi yang dia wakili. Kalau institusinya kemudian cuci tangan dengan mengatakan itu oknum itu adalah respons yang tidak adil dan tidak bertanggung jawab. Ini bukan pertama kalinya: Kasus penggelapan oleh oknum pegawai bank BUMN bukan fenomena baru di Indonesia. Dan polanya hampir selalu sama: pelaku adalah orang dalam yang dipercaya, korban adalah nasabah yang percaya pada nama besar institusinya, dan respons institusi hampir selalu lambat dan defensif. Yang berbeda dari kasus ini adalah skalanya Rp28 miliar dari komunitas yang mengumpulkan uang selama 40 tahun dan korbannya adalah umat yang mempercayakan tabungan hidup mereka kepada bank negara. Yang perlu dituntut secara konkret: Satu BNI harus menjelaskan secara transparan bagaimana deposito berjangka bisa dicairkan tanpa prosedur verifikasi yang seharusnya berjalan. Dua Kalau ada lubang sistemik dalam pengawasan internal itu bukan hanya tanggung jawab pelaku. Itu tanggung jawab manajemen dan sistem audit internal bank. Tiga Korban berhak mendapat kompensasi dari institusi bukan hanya menunggu proses pidana terhadap individu pelaku yang mungkin butuh bertahun-tahun. Empat OJK sebagai regulator perbankan perlu memberikan penjelasan publik apakah ada kelalaian pengawasan dari sisi regulasi. Kalau bank BUMN tidak bisa bertanggung jawab atas tindakan pegawainya yang beroperasi atas nama bank lalu untuk apa ada bank negara?
Lambe Saham tweet media
Indonesia
162
4.5K
8.3K
328.2K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
نوره
نوره@onlywithn·
you seem pretty healed for a girl who never got an apology
English
399
35.9K
133.1K
2.4M
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙@urfavoriteart·
@itszachhhhhhh Ghosting tuh tanda orang ga dewasa, childish dan closure tuh nunjukkin etika dan komunikasi lu, dah sesimpel itu
Indonesia
0
0
1
61
Zach
Zach@itszachhhhhhh·
mending d kasi closure atau di ghosting?
Filipino
382
16
611
64.7K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
kik!
kik!@omnicrescent·
Hidup isinya cuma nyari distraksi biar ga kepikiran 😔
Indonesia
23
2.3K
4.5K
80.2K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
ayunk
ayunk@bingungtrs_·
kok bisa ya orang kuliah sambil kerja
Indonesia
1.3K
1.7K
14.7K
629.2K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
isa amane
isa amane@defonotisa·
semoga suatu saat bisa ngerasain paskah atau natal di luar negeri (amin)
Indonesia
4
5
31
1.4K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
࣪🌷
࣪🌷@flwrcore_·
udah bener cinta ama Tuhan Yesus aja
Indonesia
9
553
1.6K
24.4K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
fajartbh
fajartbh@flnive_·
in another life, w gamau jadi orang anxious lagi. gamau takut ngerasa kehilangan, gamau apa-apa di overthinking in kalo gaada penjelasan, perasa banget kalo liat respon beda dikit, panik. yang paling parah, selalu ketakutan kalo tiap sayang sama seseorang cuma bikin orang itu capek
Indonesia
83
4.8K
9.8K
201.6K
𝒕𝒊𝒌𝒂 🌙 retweetledi
𝕰𝖒𝖕è𝖗ö𝖗 𝕻è𝖓𝖌üí𝖓
Katholik sejati akan membela yang lemah dan tertindas demi kemanusiaan dan karena itu perintah Yesus, saat ini yang ada di depan mata adalah rakyat Palestina. Maka, sangat logis kalau Katholik membela Palestina. Thank you @CarriePrejean1 🙏🏻
Carrie Prejean Boller@CarriePrejean1

Forcing people to affirm Zionism on a “Religious Liberty” Commission is the opposite of religious freedom. I will not resign, and I will not be bullied for following my Catholic conscience. My response to @ShabbosK

Indonesia
17
105
307
7.6K