Nabin

315 posts

Nabin banner
Nabin

Nabin

@veelarch

It's an account for my little gaming hobby and the other hobbies ˙˚ʚ(´◡`)ɞ˚˙

Katılım Ağustos 2024
129 Takip Edilen89 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Nabin
Nabin@veelarch·
EH KOCAK.. COBA LU BELAH DADA GUA.. DAN LU LIAT ISINYA APAAN.. ISINYA KENTO.. ITU ARTINYA GUA CINTA NANAMI KENTO.. NANAMI KENTO TILL I DIE.. PAHAM LU..
Nabin tweet media
Indonesia
0
0
0
2.7K
Nabin retweetledi
lin
lin@yi_linen·
Nanami + baby shenanigans ❤️
lin tweet media
Filipino
8
1.2K
11.1K
54K
Nabin retweetledi
All day Astronomy
All day Astronomy@forallcurious·
🚨: Chinese biologist Hongmei Wang seeks to extend women's fertile life by making menstruation occur every 3 months. Which would theoretically preserve more eggs and extend the fertile period.
All day Astronomy tweet mediaAll day Astronomy tweet media
English
2.8K
16.4K
164.7K
33.4M
Nabin
Nabin@veelarch·
Participate in the web event to get Stellar Jades and rewards
Nabin tweet media
English
0
0
0
7
Nabin retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
46.9K
101.9K
11.1M
Nabin retweetledi
Zenless Zone Zero
Zenless Zone Zero@ZZZ_EN·
Agent Record | Starlight - Billy
English
749
9K
54.3K
15.8M
Nabin retweetledi
Doctor
Doctor@DipshikhaGhosh·
No cure for endometriosis. No proper management for menopause. No adequate symptomatic relief for menstrual discomfort. But let’s get handicapped sperm a wheelchair to make not so healthy babies because it would make men feel strong.
Zoya🕊️@Zoya_ki_batein

A nanobot helping a sperm with motility issues along towards an egg. These metal helixes are so small they can completely wrap around the tail of a single sperm and assist it along its journey

English
1.2K
37.2K
179.6K
3.4M
Nabin retweetledi
wallens
wallens@chocosuswals·
hah gila apa ya? mental maling bgt, matinya ga tenang sih ini, mana bukan cuma sekali. hidup kalo cuma ngerugiin orang lain, mending gausa hidup😭😭😭
wallens tweet media
Indonesia
1.7K
6.8K
35.5K
2.1M
Nabin retweetledi
adinero.sol
adinero.sol@Adinerosol·
Udah sampe separah ini kok para pemuka agama yg katanya “besar” itu kok pada diem aja ya?? Dulu ayat keplintir dikit aja demo besar besaran. Sekarang pada dapet tempat ternyaman kah?
Ommi de Queen👑@ommi_siregar

Bendera kita ditaruh berdampingan dgn bendera Israel,seperti menyiratkan "negara dgn mayoritas muslim terbesar saja mendukung kami...!" PRESIDEN PALING MEMALUKAN DLM SEJARAH PANJANG RI, Ya Rabb,maafkan saya krn cuma bisa mendoakan saudara2 kami di Palestina...

Indonesia
394
9.4K
22.2K
406.9K
Nabin retweetledi
Enter Nusantara
Enter Nusantara@enter_nusantara·
Serius, ini soal PRIORITAS. Bukan apa-apa, itu uang dari orang yang bangun jam 5 pagi, desak-desakan KRL. 😭 Dari yang lembur sampai malam. 😭 Dari UMKM yang dipotong pajaknya tiap bulan. 😭 Dari guru honorer yang gajinya bahkan belum layak. 😭 Kalau benar insentif Rp6 juta per hari × 313 hari = Rp1,87 M per dapur, dan bisa tembus Rp2,2 T per tahun hanya untuk satu institusi, itu bukan angka di atas kertas. Itu uang kita. Di saat: – Sekolah masih banyak yang rusak – Gaji guru honorer masih Rp1–2 juta – Air bersih belum merata – Sanitasi belum layak – Pemulihan pascabencana belum selesai – Transisi energi jalannya pelan karena anggarannya segitu-gitu aja Kalau ini skema asuransi swasta, jujurrrr izinn… ini udah terindikasi fraud bjr. Apalagi kalau skemanya “availability based”, belum jalan pun tetap dapat. Makanya orang marah bukan karena antek aseng anjr. Tapi karena basic logic aja anjr. Nggak adil. Kalau pakai uang rakyat, ya harus pakai standar akuntabilitas paling ketat. Bukan standar “asal ada dapur”. Hadehh, proyek bancakan ini meresahkan bgt.
Zakki Amali@ZakkiAmali

Tidak habis pikir. Petunjuk teknis terbaru menunjukkan YAYASAN pengelola MBG dapat insentif 6 JUTA PER HARI selama 313 hari, libur pun masih dapat. Insentif itu tanpa kena pajak. 6 juta x 313 hari=1,87 miliar per SPPG Bayangin POLRI kelola 1.179 SPPG PER HARI DAPAT INSENTIF Rp 7,07 M dan 1 tahun jadi Rp 2,21 Triliun. Itu pun belum yayasan lain di bawah TNI. Udahlah bubar aja negara ini. Dijelaskan bahwa insentif ini bukan berdasarkan output based (berlaku 2025) yaitu jumlah porsi yang diberikan, tapi malahan availability based yaitu asal sudah ada dapur meski belum beroperasi. Jelas-jelas enak donk yang penyaluran porsinya sedikit bahkan belum kerja sudah dapat 6 JUTA PER HARI. Cukup duduk manis dukung rejim. Memang MBG INI DIBIKIN BUAT MENGGERERUK DUIT NEGARA. Kepada elite mereka royal dan disebutkan sebagai insentif, sementara bantuan ke rakyat disebut subsidi dan dianggap beban.

Indonesia
52
4.1K
6.8K
151.8K
Nabin retweetledi
Zakki Amali
Zakki Amali@ZakkiAmali·
Tidak habis pikir. Petunjuk teknis terbaru menunjukkan YAYASAN pengelola MBG dapat insentif 6 JUTA PER HARI selama 313 hari, libur pun masih dapat. Insentif itu tanpa kena pajak. 6 juta x 313 hari=1,87 miliar per SPPG Bayangin POLRI kelola 1.179 SPPG PER HARI DAPAT INSENTIF Rp 7,07 M dan 1 tahun jadi Rp 2,21 Triliun. Itu pun belum yayasan lain di bawah TNI. Udahlah bubar aja negara ini. Dijelaskan bahwa insentif ini bukan berdasarkan output based (berlaku 2025) yaitu jumlah porsi yang diberikan, tapi malahan availability based yaitu asal sudah ada dapur meski belum beroperasi. Jelas-jelas enak donk yang penyaluran porsinya sedikit bahkan belum kerja sudah dapat 6 JUTA PER HARI. Cukup duduk manis dukung rejim. Memang MBG INI DIBIKIN BUAT MENGGERERUK DUIT NEGARA. Kepada elite mereka royal dan disebutkan sebagai insentif, sementara bantuan ke rakyat disebut subsidi dan dianggap beban.
Zakki Amali tweet mediaZakki Amali tweet mediaZakki Amali tweet mediaZakki Amali tweet media
Yerusolo Mania【DavidBeatt】🐿🦉🎨🔮🧟‍♀️☔🦚🍂🔨📜@BudiBukanIntel

Ingat yayasan maka ingat orba Ingat orba maka ingat (isi sendiri)

Indonesia
1.4K
19.9K
30.9K
2.4M
Nabin retweetledi
Pop Base
Pop Base@PopBase·
Brad Reese, grandson of the inventor of Reese’s Peanut Butter Cups, calls out The Hershey Co. for “quietly replacing” the ingredients in the candy: “My grandfather built REESE’S on a simple, enduring architecture: Milk Chocolate + Peanut Butter. Not a flavor idea. Not a marketing construct. A real, tangible product identity that consumers have trusted for a century. But today, REESE'S identity is being rewritten, not by storytellers, but by formulation decisions that replace Milk Chocolate with compound coatings and Peanut Butter with peanut‑butter‑style crèmes across multiple REESE’S products.”
Pop Base tweet mediaPop Base tweet media
English
1K
7.9K
96.6K
7.2M
Nabin retweetledi
indi
indi@indiratendi·
Tapi yang bikin aku sedih, bbrp warganet setelah liat kasusnya Punch justru malah pengen pelihara bayi monyet?? Gak boleh ya teman-teman. Kita sudah liat kan bagaimana sedihnya Punch tanpa induk. Masa kita tega mau pisahin bayi monyet dari induknya?
Indonesia
6
839
2.2K
54.7K
Nabin retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Bayangin dinegara ini ada pejabat yang memperjuangkan tanah kelahirannya dari kerusakan total oligarcgi tapi yang dia terima adalah kehilangan nyawa😭 Brengsek😡
Sumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
95
4.9K
15K
140.4K
Nabin retweetledi