vall
12.9K posts



LIMITS DON'T EVEN ENTER MY CONSCIOUSNESS.

4 yang masih berlayar: • Herman Budianto Sudarsono (Dompet Dhuafa), Kapal Zapyro • Ronggo Wirasanu (Dompet Dhuafa), Kapal Zapyro • Asad Aras Muhammad, Kapal Kasr-1 • Hendro Prasetyo, Kapal Kasr-1 Mereka bersama sekitar 175 aktivis (perempuan & laki-laki) dari berbagai negara ditangkap dari 22 kapal. Tindakan Israel ini melanggar hukum internasional:





Kalau ada istilah sad food, maka koperasi ini sad store 😂 Displaynya okeh rapi, tapi ga variatif. Justru yang begini bikin customer males datang, soalnya ga bisa komparasi harga & kualitas. Emak-emak mana tahan sama toko gini wkwk. Husnuzhan gue, mungkin ini display buat launching biar pas diresmikan keliatan proper. Tapi ya ga gitu juga kali. Saat launching kan seharusnya pamer keunggulan biar orang langsung tertarik belanja di Koperasi Merah Putih Source gambar: (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/foc)








Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. ebx.sh/zikbcA


Teman-teman, Bambang Noroyono, salah seorang Jurnalis Republika, ditangkap/diculik oleh Israel di perairan internasional. Beliau adalah anggota dari misi perdamaian Global Sumud Flotilla, yang berupaya membawa bantuan kemanusiaan di Gaza. Beliau memohon kepada Presiden Republik Indonesia untuk segera membebaskan mereka dari tawanan Israel. FYI. Ini bukan video dia lagi ditawan ya. Ini video SOS yang direkam sebelum berangkat dan akan ditampilkan jika yang bersangkutan ditangkap dan ditawan. Kejadiannya sekitar hari minggu-senin kemarin. Source: IG Tirto.id

Sebagian orang menuduh orang indo males2 san, kerja tidak disiplin, seenaknya. Lah lah lah, justru yang paling keras keja itu ya manusia indonesia. Bangun jam tiga belanja ke pasar, pulang masak sebelum subuh harus sudah matang, selesai subuh orang pada sarapan. Ini manusia-


Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah menggodok rencana re-registrasi pengguna media sosial yang mewajibkan pencantuman nomor telepon saat membuat atau menggunakan akun media sosial. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, saat ini penggunaan nomor telepon untuk akun media sosial masih bersifat tidak wajib. Karena itu, pemerintah tengah mengkaji penguatan identitas pengguna melalui mekanisme registrasi baru. “Terkait rencana re-registrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas, bahwa kalau saat ini itu sifatnya tidak wajib untuk memberikan nomor telepon,” kata Meutya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5). Menurut dia, skema tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan. Selain mewajibkan nomor telepon, pemerintah juga berencana memperkuat sistem identitas digital terverifikasi melalui Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSRE). “Ini yang sedang kita godok juga dengan konsultasi publik tentunya Bapak Ibu, bagaimana agar orang ketika masuk ke sosial media wajib menaruh nomor teleponnya. Sehingga identitasnya jelas, sehingga mereka menjadi akuntabel atau ya bertanggung jawab terhadap tulisan-tulisan yang juga ditayangkan,” ujarnya. 📸: Dok. Antara. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R120 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan










