Miki
7.2K posts



balik nyontek lagu orang lain aja mending bang
D'MASIV@DMASIV
Logo baru? Lagu baru? Ini band baru? Gimana menurut kamu?
Indonesia

@ardisatriawan Mending gini daripada diem-diem nyiram air keras, pengecut!!
Indonesia

Miki retweetledi
Miki retweetledi
Miki retweetledi

@tagarabak Betul pola sama persis, pd inget kan kasus kolor ijo 2003? kata gurgem itu bkn fenomena mistis/perdukunan, itu cm skenario sosial (social engineering) berskala besar yg dirancang oleh intelijen utk memetakan kondisi ideologi & psikologi rakyat Indonesia setelah masa-masa krisis.

Bogor Utara 1, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
Miki retweetledi
Miki retweetledi
Miki retweetledi
Miki retweetledi

@ade_irfannnn @ursunnymorn Trus tugas polisi ngapain kalo kek gini, gila udah kerja dari pagi sampe sore, malem waktunya istirahat malah suruh ngeronda. Bayar pajak buat apa
Indonesia

Cobaaa info warga Tangerang ini beneran teror pocong? Kemarin di Bekasi, sekarang Tangerang. Bener-bener harus hati-hati dimanapun kita berada, semua orang cari cara cepet buat dapet duit😭🤛🏻
Dan parahnya lagi mereka bawa senjata tajam, jadi pas target buka pintu langsung ditodong gitu aja, gilakkkk😭😭




Indonesia

@bigdigjohnny POIN PALING PENTING.
Memangkas proyek mubazirnya akan membuatnya tampak lemah. Membiarkan harga energi naik akan mengundang kerusuhan. Jadi, Pak Prabowo mungkin akan mengambil jalan ketiga: membiarkan defisit menembus batas hukumnya.
Indonesia

Buat yang MALAS MEMBACA tapi BUKAN PARJO PARCOK. Saya bantu translasi article the Economist biar ga IKUTAN DUNGU teriak antek asing dan "semua akan hilang ketika IHSG bullish":
"Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pernah menyaksikan negaranya hancur sebelumnya. Itu terjadi pada tahun 1998, saat krisis keuangan Asia. Kala itu, runtuhnya ekonomi memicu protes massa dan tumbangnya bapak mertua Pak Prabowo, Suharto, seorang diktator yang terkenal korup. Peristiwa itu juga melemparkan Pak Prabowo, yang sempat berharap bisa menggantikan Suharto, ke dalam pengasingan politik. Butuh waktu seperempat abad baginya untuk merangkak kembali, hingga akhirnya berhasil meraih kursi nomor satu pada tahun 2024.
Jadi, Anda mungkin berpikir dia akan sangat berhati-hati terhadap krisis fiskal lainnya: Anda salah.
Pemimpin negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia ini telah memusatkan kekuasaan dan mengelilingi dirinya dengan sekelompok penjilat. Dia mendepak menteri keuangan yang dihormati dan menggantinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa, yang pernah menyebut IMF "bodoh" dan mengatakan kepada The Economist pada bulan April bahwa presiden tidak perlu khawatir tentang "perkembangan ekonomi global [atau] harga minyak dunia". Para pelaku bisnis di Indonesia takut untuk bersuara, mungkin karena Pak Prabowo adalah mantan jenderal antikritik dengan rekam jejak hak asasi manusia yang dipertanyakan, atau mungkin karena belakangan ini dia kerap mengintimidasi bisnis-bisnis besar.
Pak Prabowo tampaknya mengisolasi diri dari kenyataan. Jadi, dia mungkin tidak akan mendengarkan nasihat yang masuk akal. Namun, inilah beberapa masukan untuknya. Proyek-proyek kesayangannya tidak terjangkau. Sebelum perang Iran, menghabiskan proyeksi 10% dari anggaran hanya untuk dua proyek saja—makan siang gratis di sekolah dan jaringan 80.000 koperasi desa—hanya sekadar pemborosan. Sekarang, krisis energi telah menghapus semua ruang untuk melakukan kesalahan. Pak Prabowo harus mengubah arah atau menghadapi risiko krisis.
Dia harus memotong pengeluaran untuk proyek-proyek kesayangannya, atau memangkas subsidi bahan bakar fosil Indonesia yang sangat besar, atau melanggar undang-undang yang membatasi defisit anggaran sebesar 3% dari PDB. Setiap pilihan memiliki risiko. Memangkas proyek mubazirnya akan membuatnya tampak lemah. Membiarkan harga energi naik akan mengundang kerusuhan. Jadi, Pak Prabowo mungkin akan mengambil jalan ketiga: membiarkan defisit menembus batas hukumnya.
Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Memang benar, batas 3% adalah angka sewenang-wenang yang disalin-tempel dari Perjanjian Maastricht Eropa. Namun sejak krisis 1998, angka itu telah menjadi sinyal bahwa pemerintah Indonesia serius menjaga disiplin fiskal. Sekarang para investor mulai cemas. Pembayaran bunga sebagai bagian dari pendapatan pemerintah melonjak tajam. Lembaga pemeringkat kredit sedang bersiap untuk menurunkan peringkat. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, modal asing senilai $6 miliar telah keluar dan rupiah telah melemah sebesar 11% terhadap dolar ke rekor terendah. Menjebol batas anggaran akan mendorong biaya pinjaman menjadi lebih tinggi.
Bahkan saat dia membuat ekonomi menjadi lebih genting, Pak Prabowo juga mengikis demokrasi Indonesia. Oposisi legislatif hampir sepenuhnya dilumpuhkan, dan proposal untuk mengakhiri pemilihan langsung gubernur provinsi bukan merupakan pertanda baik. Masyarakat sipil diintimidasi. Ruang untuk berbeda pendapat sangat sedikit, dan jika ada, minim pergulatan kreatif antar-gagasan yang saling bersaing. Terlalu banyak hal yang bergantung pada naluri seorang mantan tentara tunggal yang mendapat saran buruk.
Dia perlu mendengar kebenaran yang pahit. Ya, bahan bakar murah memang populer. Namun hal itu mendorong konsumsi di tengah situasi kelangkaan. Ya, orang-orang menyukai makan siang gratis di sekolah. Namun memberikannya kepada semua orang adalah pemborosan. Lebih bijaksana untuk fokus pada ibu hamil dan balita dari keluarga miskin, yang membutuhkan nutrisi lebih baik guna mencegah stunting (tengkes). Ya, petani Indonesia kerap diperas oleh tengkulak saat membeli pupuk. Namun ada cara yang lebih murah untuk mengatasi hal ini ketimbang membangun 80.000 koperasi desa, yang kemungkinan besar justru rentan korupsi. Dan ya, batas defisit 3% bisa saja dinaikkan suatu hari nanti. Namun pertama-tama, Pak Prabowo harus meyakinkan pasar bahwa keuangan Indonesia berada di tangan yang aman.
Persimpangan jalan baru
Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam seperempat abad terakhir. Di bawah serangkaian pemerintahan yang cukup pragmatis, pendapatan per kapita telah meningkat lebih dari dua kali lapor dan demokrasi mulai berakar. Pak Prabowo bukanlah penguasa kleptokratis seperti mendiang bapak mertuanya, tetapi dia sedang mengikis kemajuan yang telah dicapai negaranya sejak masa-masa kelam dulu.
Presiden harus berhenti mencoba membungkam oposisi di legislatif, media, dan masyarakat sipil. Perbedaan pendapat yang tidak menemukan saluran dalam politik akan tumpah ke jalanan, seperti yang terjadi dalam kerusuhan tahun lalu. Bersikeras bahwa oposisi harus "sopan" adalah resep yang suatu hari nanti justru bisa mengubahnya menjadi kekerasan.
Masih ada harapan. Pak Prabowo peduli dengan warisan kepemimpinannya. Jadi, dia perlu menyadari bahwa negara kepulauan yang sangat besar, luas, dan multi-etnis seperti Indonesia tidak bisa begitu saja diberi perintah layaknya sebuah unit tentara. Indonesia membutuhkan seorang panglima tertinggi yang mendengarkan banyak suara, bukan yang mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang hanya bisa berkata "ya""
The Economist@TheEconomist
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images
Indonesia

@DravenweX Gw ga maksud being negative, but buat orang byk, yg bisa dipelajari dari cerita ini apa?
1/ Dia kuliah di Oz (biaya dari?)
2/ Cari modal ke SF (biaya dari?)
3/ Latihan surfing (biaya dari?)
Trus Lo merasa ini relate buat semua orang? Gigih butuh modal awal yg ga smua orang punya
Indonesia

Gak habis pikir sama taktik gila founder Canva dulu. Demi dapet modal bisnis, dia nekat latihan selancar berbulan-bulan sampe babak belur cuma buat ngejar investor yang lagi liburan di pantai.
Nama ceweknya Melanie Perkins. Dulu pas masih kuliah di Australia, dia punya mimpi bikin platform desain yang gampang banget dipake semua orang. Pas dia nyari modal ke San Francisco, dia malah diketawain dan ditolak sama 100 lebih investor di sana karena idenya dianggap konyol.
Tapi bukannya nangis terus pulang kampung, si Melanie ini malah muter otak pake strategi gila yang gak masuk akal sehat. Dia denger info kalo ada investor raksasa yang lagi dia incar tuh hobinya main kitesurfing (selancar layang).
Karena dia gak punya akses buat ketemu di kantor, dia nekat latihan olahraga ekstrem itu berbulan-bulan sampe badannya babak belur dihantam ombak. Tujuan utamanya cuma satu, biar bisa ikutan nyebur ke laut dan dapet celah waktu buat presentasi pas si bos lagi istirahat di pinggir pantai.
Bener-bener taktik nyari modal paling ekstrem. Tapi gila, dedikasi nekatnya itu berhasil ngeluluhin hati para investor. Tahun 2013 Canva resmi rilis, dan sekarang malah sukses jadi aplikasi raksasa bernilai ratusan triliun.
Jadi buat lu yang tiap hari pake Canva buat bikin tugas atau revisi desain kerjaan, sungkem dulu sama kegigihan mbak Melanie yang ampir kelep di laut demi lu semua.


Indonesia
Miki retweetledi
Miki retweetledi

@spring_cherry27 @burhan_infinity @helloditya Ada gorengan bulet ga? Kalo gada berarti B ajah...krn tanda bakso enak itu ada gorengan buletnya
Indonesia

Pantesan mas @burhan_infinity bilang ini bakso paling enak se Malang Raya, ternyata emang seenak itu😭
Bakso full daging no tepung, mana murah banget. Pentol besarnya 10k, pentol kecil 3rb, isian yg lain kayak siomay, goreng, tahu coklat, tahu putih dan mie cuma 1k doang.




Indonesia
Miki retweetledi

@MiskinTV_ Udh lu mending pada stop dengerin narasi narasi kontol kek gini, nih orang udh fatal banget gembosin rakyat yg amarahnya udh dipucuk! Sekarang mending kembali ke diri lu masing-masing tanya ibu lu, belanja makin mahal gak, kebutuhan lu makin sulit gak! Tanya ke diri lu masing"
Indonesia

Tak lama setelah Ferry Irwandi mengunggah konten yang membahas membahas secara komprehensif mengenai penyebab melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Yudo Sadewa (Putra Pak Menkeu) menanggapinya dengan memberikan tanggapan bahwa tahun 2023-2025 ekonomi Indonesia dikelola dengan kebijakan moneter dan fiskal yang salah.
Jadi malah nyalah2in yang sebelumnya nih?
Video di reply:


Indonesia


















