Sabitlenmiş Tweet
livielth⛓️
11.8K posts

livielth⛓️
@vieminth
i love my red side | new hobby is kiss with him brutally🔞
Katılım Haziran 2017
340 Takip Edilen312 Takipçiler
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi

gw bohong sebenernya gw pengen dia dikerjain sampe nangis
be아@aminikeon
TUHHH MUKANYA PAS DISURUH CABUT SAMA HYEON😭 GAK TEGA GW MW NANGIS
Indonesia
livielth⛓️ retweetledi

Apa itu Parasocial Relationship?
TL;DR: Kamu anggap dia teman/pasangan, sementara dia cuma tahu kamu sebagai audiens, atau malah gak tahu sama sekali. 🥹
Penjelasan panjangnya:
Kamu hafal jadwal streamnya.
Kamu udah membership dan suka donate.
Kamu tahu nama kucingnya,
makanan favoritnya,
kebiasan dan cara bicaranya.
Tapi dia?
Yang dia tahu cuma username YouTube kamu.
Pedihnya kayak lihat Arjuna tenggelam di MV Drowning.
Di saat itulah, terjadi ikatan emosional satu arah: kamu merasa dekat, mengenal, bahkan menyayangi seseorang yang tidak mengenalmu secara personal.
Parasocial Relationship seperti ini udah lama ada di dunia idol dan selebriti. Pertama kali dicetuskan psikolog Donald Horton dan Richard Wohl di tahun 1956.
Sekarang, dunia streamer dan Vtuber pun terjangkit oleh fenomena ini.
Streamer berbicara langsung ke kamera. Mereka menyebut namamu di chat. Mereka ketawa bareng kamu selama berjam-jam.
Kombinasi karakter virtual yang cakep, dengan suara dan kepribadian yang hangat, jadi ilusi yang kuat banget.
Otak kita tidak dirancang untuk membedakan orang yang beneran care, dengan orang yang sekedar ramah.
Otomatis "kebersamaan" yang sebenarnya semu itu, dianggap sebagai sinyal pertemanan oleh otak kita.
Semakin parah lagi jika mereka bikin konten BF/GF dan ASMR, lalu kita terhanyut karena kita gak pasang barrier duluan.
Makin-makin deh, ilusi kedekatan lama-lama menjadi delusi. Berasa punya Suami/Istri virtual. Halu. GWS.
Terus, apa cirinya kalau kita udah mulai kena Parasocial Relationship ini?
1. Kamu merasa "berhak" atas kehidupan pribadinya.
Ketika streamer tidak streaming, kamu gelisah. Ketika mereka tidak update, kamu khawatir berlebihan, kayak kehilangan teman dekat.
2. Kamu cemburu atau marah ketika mereka dekat dengan orang lain.
Shipping antara streamer dan orang lain terasa kayak diselingkuhin, kena NTR katanya mah.
3. Kamu mengabaikan hubungan nyata demi nonton stream.
Menolak ajakan teman, menunda pekerjaan, atau merasa "lebih nyaman" dengan stream daripada interaksi sosial beneran.
4. Donasi atau gift berasa nraktir pacar
Kalau kamu donate karena berharap diperhatikan, diingat, atau dianggap spesial, mending stop aja deh.
5. Kamu membela mereka bahkan ketika mereka jelas salah.
Ini nyambung dengan artikelku sebelumnya soal korban PK yang ga berani speak up. Ada aja kasus yang fans pelakunya malah ngebully korban.
Kenapa ini bisa berbahaya?
Parasocial relationship tidak selalu langsung merusak. Tapi dalam jangka panjang, ia bisa bikin kita kena gangguan jiwa beneran.
Soalnya kita terus merasa dapat teman, padahal nyatanya tangki emosional kita tetap kosong karena hubungannya searah.
Dari sisi streamer pun ini berat. Banyak kreator yang burn out karena menanggung harapan parasosial ribuan orang sekaligus.
Beberapa VTuber mundur bukan karena tidak mau berkarya, tapi karena tekanan ekspektasi fans yang melampaui batas.
Cara jadi fans yang supportif tanpa masuk Parasocial Trap:
1. Sadari dan akui kenyataan.
Mari kita jujur dengan diri sendiri: Vtuber/streamer itu cuma hiburan, mereka bukan teman, apalagi pasangan.
2. Support karyanya, bukan cari perhatian.
Membership, beli merch, nonton stream, lakukan semua karena kamu menikmati kontennya, bukan karena pingin perhatian mereka.
3. Rawat kehidupan sosial di dunia nyata, touch the grass.
Teman nyata, komunitas offline, hubungan dua arah, itu yang beneran bisa ngisi tangki emosional kita.
4. Kenalan sesama fans, bukan cuma ngejar oshinya.
Komunitas yang sehat membantumu kenal dengan sesama penggemar, dan mereka lebih mungkin jadi teman kita beneran. Kalau ada kopdar offline, lebih bagus lagi.
5. Hormati batasan Vtuber/streamer.
Patuh aturan, titik. Kalau kamu udah punya hasrat gak patuh, itu tanda bahaya.
Jadilah fans yang baik untuk oshimu, dan terutama untuk dirimu sendiri. 😊
rachieeya✰%@parachieetamol
guys, aku kan first time ya join fandom vtuber, ciri-ciri klo kita jadi "parasocial fan" tuh gimana? ((nada bertanya))🚶🏻♀️⁉️ ak gmw kena parsos soalnya 💔💔
Indonesia
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi
livielth⛓️ retweetledi

tapi apa enaknya deh nulis pake ai? apa enaknya nulis without bolak-balik nyari sinonim just to keep things from sounding repetitive. apa enaknya nulis without hitting up a fuckin dictionary/kbbi every 2 minutes just to double check satu kata yang aslinya sering digunain sehari2
Jema.@Versntappen
Indonesia
livielth⛓️ retweetledi

jujur kecewa… jadi selama ini kalian gak serius ya… padahal gw serius pas bilang kono anak gue… masih ingat kenangan waktu kubur ari2 dd didepan rumah… langkah pertama dd… pas buat mpasi… pas dd tumgi…💔
Tanyarl 💚@tanyakanrl
💚 EH KNP SICH klo gw bercanda soal kpop ke normies ky blg “dia pacar gw” dikata aneh dan halu final???? ky dianggep serius bgt???? padahal kan ya kita jg gk serius kocak, ky ngapa se-serius itu?????
Indonesia
































