
Di pnj masih jaman nabi
★
14.5K posts


Di pnj masih jaman nabi

Bloomberg > Indonesian sovereign wealth fund Danantara has hired banks for a potential global dollar bond offering, testing investor appetite amid economic headwinds facing the country. Danantara hired Citigroup, DBS Bank, HSBC, Mandiri Securities and Standard Chartered Bank as joint lead managers and joint bookrunners to arrange a series of fixed income investor meetings and calls in Asia, Europe and the US starting Wednesday, according to people familiar with the matter, who asked not to be identified discussing private matters. The mandate doesn’t mean a deal will be concluded.

“Saya antar dia ke stasiun setiap pagi. Saya rawat dan sayangi dia sepenuh hati. Saya selalu bangga memiliki anak seperti dia. Tapi ternyata jalan yang dia pilih justru membuat saya kecewa.” Kalimat itu keluar sambil diiringi tangis seorang ayah di hadapan mahasiswa PNJ dan banyak kamera yang menyorot ke arahnya Dengan kepala tertunduk, ia bersujud dan meminta maaf atas perbuatan anaknya. Pada saat itu, harga diri yang selama ini ia jaga seakan runtuh di depan banyak orang. Menjadi orang tua di era sekarang memang bukan perkara mudah. Tantangan datang dari berbagai arah, sementara pengaruh lingkungan dan perkembangan zaman bergerak begitu cepat. Orang tua sering kali berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tetap tidak bisa sepenuhnya mengendalikan pilihan hidup anak-anak mereka.



Cmiiw negara ini dulu biasa aja loh sama bikini, ciuman, semua itu biasa di tv, koran, majalah. Bahkan ada majalah gay. Cuma sekarang orang-orang menilai semua hal itu kebarat-baratan? Jadi tolong gausah bawa-bawa 'dari dulu...' nyatanya kita ngalamin perubahan di era reformasi.

Infokan jadwal arak-arakan ni dua sejoli yang cipokan itu, yakali lagsung anyep ini masalah, mesum di umum masa mau dinormalisasiin wkwkwk, gas up pad! Minimal sanksi sosial biar malu hihihii

dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung darling



Prabowo baru kasih Danantara wewenang bikin holding sebanyak-banyaknya via PP No. 19/2026. Mekanismenya simpel: Yang minta izin → Danantara Yang ngasih izin → Presiden Yang ngawasin → Presiden juga Sementara itu di dunia nyata: a. IHSG -33% dari awal 2026 b. Rupiah tembus Rp18.000 ,level terlemah sepanjang sejarah Responsnya? Bukan evaluasi. Bukan audit. Tapi: tambah wewenang, tambah holding, tambah PP. Oh iya , kalau holding-nya rugi, Danantara "tidak bertanggung jawab melebihi nilai penyertaan modal." Tapi modal itu asalnya dari aset negara, dividen BUMN, dan APBN. Jadi kalau untung: Danantara. Kalau rugi: kita semua. Ini bukan fitnah. Ini bunyi PP-nya sendiri. 🤌 #goog_rewarded" target="_blank" rel="nofollow noopener">market.bisnis.com/read/20260603/…


bapaknya kaya gitu karena kalian yg nyetir supaya emosi dan lepas kaya gitu, kalau hal ini diusut secara privat aja, ya bisa jadi bapaknya tetap emosi tapi di ruang privat tapi kan kalian emang pengennya mempersekusi makanya ya kaya gitu, kampusnya juga mewajarkan persekusi itu