d w

9.3K posts

d w banner
d w

d w

@wasl1902

Alone, Politics, Math and Football

Katılım Mayıs 2019
249 Takip Edilen69 Takipçiler
d w
d w@wasl1902·
Seperti biasa, geng REMBANG Jateng
Indonesia
0
0
0
6
d w retweetledi
Lukman Simandjuntak
Blokade 47 thn, namun di Iran Gas Rp 22K/bln Air Rp 10K/bln Listrik Rp 5K/bln Bensin Rp 500/ltr 90% obat swasembada Pejabatnya sederhana Biaya sekolah murah Segala jenis rudal swasembada No kartu kredit No alkohol Taman di berbagai sudut kota Minoritas Sunni/Yahudi hdp damai
Lukman Simandjuntak tweet media
Indonesia
110
1.6K
5.6K
77.6K
TIRTA
TIRTA@tirta_cipeng·
Tamatlah sudah. Alkisah kami. 💆💆💆💆💆
TIRTA tweet media
Indonesia
1.3K
1.3K
13.5K
325.6K
Suzie rizzio
Suzie rizzio@Suzierizzo1·
This is for the FIFA World Cup teams just to show how you may get treated in the USA! The Iraqi soccer team was on their way to play Mexico in Mexico posing for a photo at the airport with a banner when this racist white man destroyed it & said You’re in America”!
English
27
282
796
15.3K
d w
d w@wasl1902·
Jelas, urusan sm orang Zionis Israel ya pilihanx HIDUP atau MATI
aryo prasetyo@aryo4president

@inilahdotcom Udah jelas banget mereka melihat bangsa lain itu binatang. Kita tdk dianggap setara di BOP. Skrg saatnya nyawa balas nyawa. Tanpa basa basi busuk

Indonesia
0
0
0
7
d w
d w@wasl1902·
@mhuseinali Protestan banyak dianut para Chindo disini (khususnya di wilayah perkotaan)
Indonesia
0
0
0
24
Spieltag Indonesia
Spieltag Indonesia@SpieltagIndo·
Sergej Barbarez: legenda Bundesliga dan pemain poker profesional yg membuat Italia hattrick ga masuk Piala Dunia Pensiun tahun 2008, tapi baru pertama kali ngelatih tim sepakbola tahun 2024 saat menangani timnas Bosnia Setelah pensiun dia malah jadi pemain poker profesional, dan masih ikut serta turnamen poker major Eropa sampai 2023 Target awalnya dia cuma ingin membawa Bosnia lolos Euro 2028, tapi terbantu dgn strategi Bosnia yang mengandalkan para pemain diaspora akhirnya lolos ke Piala Dunia 2026 👏 [1st pic by: @FussballBR]
Spieltag Indonesia tweet mediaSpieltag Indonesia tweet mediaSpieltag Indonesia tweet media
Indonesia
14
34
223
18.2K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, lu pada tau gak… Guru Gembul Klaim utama: ada buzzer Israel global Menurut dia, sejak sekitar 2017 ada upaya sistematis buat rekrut buzzer/influencer di seluruh dunia untuk: memperbaiki citra Israel dan menjatuhkan narasi Palestina Disebut melibatkan pihak luar negeri (perusahaan/agensi), dengan bayaran tinggi per konten dan target posting rutin tiap bulan. Dia bilang ada pola yang sering muncul, misalnya: Pro-Palestina dilabeli: teroris, antisemit, radikal Israel diposisikan sebagai korban yang membela diri Masuk lewat isu netral (HAM, perdamaian, kemanusiaan) tapi arah opini digeser pelan-pelan Menurut cerita yang dia bawakan: Rekrutmen disebut rahasia dan berlapis Ada kontrak, aturan ketat, dan larangan buka informasi Bahkan narasi dibuat untuk “mengaburkan fakta” di publik Dia menyebut beberapa figur di Indonesia sebagai: diduga buzzer atau minimal pro-Israel Contohnya: Abu Janda tokoh lain seperti Yahya Cholil Staquf sampai membawa nama Abdurrahman Wahid Dibedakan: buzzer bayaran vs posisi ideologis Dia bikin dua kategori: Buzzer bayaran → agresif, aktif framing opini Non-bayaran (ideologis) → punya pandangan sendiri, misalnya soal perdamaian atau tafsir agama Dia juga bahas: ayat Al-Qur’an soal “tanah yang dijanjikan” sejarah hubungan Islam–Yahudi yang dulu relatif damai konflik dianggap lebih ke politik (Zionisme), bukan agama murni Perang opini di medsos itu nyata Ada kemungkinan propaganda dari berbagai pihak (bukan cuma satu sisi) Masyarakat diminta lebih kritis terhadap informasi Yang penting lu pahami (biar gak kejebak narasi mentah): Banyak klaim di atas belum tentu terbukti dan sulit diverifikasi Menyebut orang sebagai “buzzer asing” itu tuduhan serius Konflik Israel vs Palestina memang penuh propaganda dari SEMUA pihak, bukan satu sisi doang
Lambe Saham tweet media
Indonesia
10
11
71
9.2K
ferizandra
ferizandra@ferizandra·
Cewek-cewek Iran dengan sarkasme level dewa... "Israhell menyerang situs-situs bersejarah Iran, tapi Iran gak bisa membalas dengan cara yang sama, karena Israhell gak punya sejarah..." 😂😂😂
Indonesia
94
9.3K
38.8K
304.3K
d w retweetledi
Lorong Waktu
Lorong Waktu@mihrabku·
"Kelar Pildun 2026, Ingin Pensiun. Mau Menghapal Alquran" Back kanan (RB) Manchester United, Noussair Mazraoui, berencana pensiun dari dunia sepak bola. Niat pensiun diuar pemain kelahiran Belanda berkebangsaan Maroko, karena ingin menghapal Alquran dan jadi imam sholat. "Hidup itu singkat. Saya ingin mendekat ke Allah," ujar pemain kelahiran Leiderdorp, Belanda, 14 November 1997. Sejak gabung klub abal-abal yang bermarkas di Stadion Old Trafford, "The Theatre of Dreams", di Manchester Raya, Inggris, Nous sudah 57 kali tampil. Debut pertama Nous bareng klub Setan Merah (PDIP), 16 Agustus 2024 lawan Fulham. Dia main sampai menit 81, digantikan Matthijs de Ligt. MU menang satu biji, dicetak Joshua Zirkzee di laga debutnya pada menit 87. Jika rencananya terwujud, pasca gelaran Piala Dunia 2026 di negeri paling biadab (AS), pemain kunci Timnas "Atlas Lions", Maroko, akan terjun bebas jadi penghapal Alquran dan imam sholat jamaah. Aamiin. Sungguh keinginan Nous, keinginan mulia. Moga Allah permudah jalannya. Hidup itu singkat.
Lorong Waktu tweet media
Indonesia
3
14
59
1.5K
Suka Bahas Bola
Suka Bahas Bola@bahaspemainbola·
@wasl1902 Wow muncul nama baru nih, boleh boleh dicoba Diego Simeone 🔥
Indonesia
1
0
0
35
d w retweetledi
Raden Nuh
Raden Nuh@RADEN_NUH_·
Sulit dipercaya tapi akan jadi nyata Prediksi 2029 Kaesang maju capres pdpilpres 2029 Diusung Partai Golkar dan PSI Dukungan partai lain& KPU menyusul dibeli Media & Termul tebar uang ratusan triliun utk menangkan Kaesang Indonesia kiamat qubro di bawah dinasti Mulyono
Indonesia
3
8
9
485
Extra Time Indonesia
Extra Time Indonesia@idextratime·
Wakil Asia bertambah di Piala Dunia 2026. 🇮🇶👏
Extra Time Indonesia tweet mediaExtra Time Indonesia tweet media
Indonesia
118
74
2K
89.3K
d w
d w@wasl1902·
@LambeSahamjja Budi Mulya tumbalnya trio Agus Marto, SriMul dan Boediono
Indonesia
0
0
0
115
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, lu tau nggak ada satu momen dalam sejarah Indonesia yang sampai sekarang belum pernah beneran tuntas? Bukan gempa. Bukan bencana alam. Tapi sebuah keputusan yang diambil dalam satu malam dan biayanya ditanggung rakyat sampai hari ini. Namanya Skandal Bank Century. Mulai dari awalnya dulu. Bank Century itu bukan bank besar. Bukan BCA. Bukan BRI. Asetnya cuma sekitar 1% dari total perbankan nasional. Bank ini lahir dari merger tiga bank bermasalah di 2004 Bank CIC, Bank Pikko, dan Bank Danpac. Dan dari awal merger ini dipaksakan. Tanpa uji tuntas yang memadai. Tanpa standar yang seharusnya. Jadi dari lahir, Century udah sakit. Dan sakitnya dibiarkan. Sampai akhirnya Oktober 2008 krisis finansial global menghantam. Lehman Brothers bangkrut di Amerika. Gelombangnya sampai ke Asia. Dan Century yang dari awal udah rapuh mulai kelihatan sekarat. Nasabah besar mulai narik dana. Dalam hitungan minggu, Century kehilangan lebih dari Rp1 triliun dana pihak ketiga. Gagal bayar kliring. Rasio modal negatif. Dan di sinilah keputusan yang mengubah segalanya dibuat. 21 November 2008. Satu malam. Satu keputusan. Komite Stabilitas Sistem Keuangan yang diketuai Menteri Keuangan Sri Mulyani, dengan anggota termasuk Gubernur Bank Indonesia Budiono memutuskan: Bank Century adalah bank gagal yang berdampak sistemik. Label itu yang membuka pintu bagi negara untuk menggelontorkan dana talangan. Estimasi awal? Rp632 miliar. Realisasi akhirnya? Rp6,76 triliun. Naik lebih dari 10 kali lipat dari estimasi awal. Dalam hitungan bulan. Dan di sini pertanyaan yang sampai sekarang belum terjawab: Apakah Century beneran berdampak sistemik? Bank dengan aset 1% dari total perbankan nasional kalau bangkrut, apakah beneran bisa meruntuhkan seluruh sistem keuangan Indonesia? Sejumlah ekonom independen yang dipanggil di persidangan bilang tidak. Kondisi perbankan Indonesia 2008 jauh lebih sehat dibanding krisis 97-98. Century bisa ditutup tanpa efek domino besar. Tapi keputusan sudah diambil. Dana sudah dikucurkan. Dan pertanyaan terbesar muncul ke mana uang itu sebenarnya mengalir? Dan ini yang bikin skandal ini beda dari kasus korupsi biasa. Audit BPK menemukan indikasi manipulasi data keuangan Century laporan keuangannya diduga direkayasa untuk memperbesar nilai talangan yang dibutuhkan. PPATK menemukan adanya transfer dana mencurigakan ke rekening politisi. Ada laporan aliran dana ke partai politik menjelang Pemilu 2009. Skandal ini pecah bukan di ruang audit tapi di layar televisi seluruh Indonesia, ketika DPR membentuk Pansus Angket dan sidang-sidangnya disiarkan langsung. Nama-nama besar terseret Budiono yang saat itu sudah jadi Wakil Presiden, Sri Mulyani yang jadi Menteri Keuangan. Keduanya diperiksa. Keduanya tidak pernah jadi tersangka. Yang akhirnya masuk penjara siapa? Robert Tantular pemegang saham utama Century. Divonis 9 tahun penjara. Budi Mulya Deputi Gubernur BI. Divonis 10 tahun penjara. Pejabat teknis. Orang-orang yang menandatangani dokumen. Yang mengeksekusi keputusan. Tapi aktor intelektual di balik keputusan? Yang menikmati aliran dana politik? Yang diduga menggunakan uang talangan sebagai amunisi Pemilu 2009? Tidak tersentuh. Dan ini yang paling bikin gue gelisah. DPR lewat Pansus Angket sudah menyimpulkan 325 suara setuju, 212 menolak bahwa penyelamatan Century penuh penyimpangan dan berpotensi tindak pidana. BPK sudah menemukan 13 temuan indikasi penyimpangan dalam audit investigatifnya. Rekomendasi sudah ada. Bukti sudah ada. Tapi hukum berhenti di pintu kekuasaan. Bandingkan dengan Amerika Serikat. Pas krisis 2008, Amerika juga lakukan bailout besar-besaran lewat TARP. Kontroversial. Dikritik habis-habisan. Tapi Kongres audit menyeluruh. Laporan dibuka ke publik. Bank dipaksa kembalikan dana bailout begitu stabil. Sejumlah eksekutif perbankan masuk penjara karena penipuan. Di Indonesia? Dana Rp6,76 triliun nggak pernah sepenuhnya kembali. Penerima manfaat terbesar tidak pernah terungkap. Dan skandalnya pelan-pelan tenggelam ditelan waktu dan isu-isu baru. Apa yang benar-benar hilang dari kasus ini? Bukan cuma Rp6,76 triliun. Tapi sesuatu yang jauh lebih mahal Kepercayaan publik bahwa hukum berlaku sama untuk semua orang. Survei LSI Januari 2010 hanya 26% publik puas dengan kinerja pemerintah. Century jadi salah satu sebabnya. Kepercayaan ke DPR dan KPK ikut anjlok karena keduanya dianggap gagal menuntaskan kasus yang uangnya jelas, jejaknya ada, tapi keadilannya nggak pernah datang. Dan pelajaran paling pahit dari skandal ini: Century mengajarkan elit Indonesia bahwa skandal besar bisa diselesaikan dengan satu formula sederhana ulur waktu, korbankan pejabat teknis, lindungi yang di atas. Demokrasi yang seharusnya memproteksi rakyat jadi prosedur belaka yang bisa dibeli. Dan rakyat yang membayar pajak, yang dananya dipakai untuk talangan itu — sekali lagi cuma jadi penonton. Skandal Bank Century bukan sejarah yang sudah selesai. Ini cermin yang masih relevan hari ini setiap kali ada kebijakan besar yang diambil tanpa transparansi, setiap kali nama besar lolos dari jerat hukum, setiap kali uang rakyat mengalir ke tempat yang tidak seharusnya. Dan selama pertanyaan siapa penerima manfaat terbesar belum terjawab skandal ini belum benar-benar selesai sampe sekarang dari 2008 belum tuntas ini kasusnya
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
54
268
832
74.2K
d w
d w@wasl1902·
@hasmibakhtiar Sedangkan Wowo malah ingin menjamin keamanan Israel
Indonesia
0
0
0
19
Hasmi Bakhtiar
Hasmi Bakhtiar@hasmibakhtiar·
Militer Iran menempelkan ungkapan almarhum Erbakan yang masyhur di rudalnya sebelum ditembakkan ke Israel : Israel tidak mengenal bahasa kecuali bahasa kekerasan.
Hasmi Bakhtiar tweet media
Indonesia
7
23
78
1.5K