WiNev

22.8K posts

WiNev banner
WiNev

WiNev

@wi_nev

Katılım Nisan 2013
1K Takip Edilen598 Takipçiler
WiNev retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Ini Ibam, bicara sendiri agar Ririe terlindungi. Betul, ketika belum jadi tersangka, saya dapat ancaman: buat pernyataan "mengarah ke atas" kalau tidak kasusnya "akan diperluas". Saya tolak, ngga mau bohong & zalim. Tiga minggu kemudian, saya jadi tersangka. Saya tolak bukan untuk lindungi Nadiem, tapi karena memang ngga pernah ada arahan dari Nadiem ke saya agar pengadaannya jadi Chromebook semua. Seperti yang terungkap dari 22x sidang, tidak ada sama sekali arahan dari atas seperti itu. Saya hanya diminta memberi masukan netral dan objektif sebagai konsultan. Artinya, ketika menerima ancaman tersebut saya dihadapkan ke dua pilihan: Berbohong mengarang cerita menuduh orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri. Atau, berpegang kepada integritas, kejujuran, dan kebenaran yang saya yakini, dan menolak untuk berbohong. Dengan shalat istikharah dan kesadaran penuh akan risikonya, saya memilih jalan yang kedua: kejujuran. Insya Allah selalu berpegang pada kejujuran akan berujung pada kebaikan untuk saya, Ririe, dan keluarga kecil kami. Kalau tidak di dunia, maka di akhirat kelak. Lalu jawabannya apa ketika saya menolak untuk berbohong? "Oke, kami perluas.” Saya tidak berdaya. Ya Allah, apa lagi yang bisa kami lakukan ketika dihadapkan pada pilihan seperti itu? Pegangan kami hanya prinsip integritas dan kejujuran. Ketika konsekuensinya beberapa minggu kemudian saya dinyatakan tersangka, kami hanya bisa memperbanyak istighfar dan ikhtiar. Kami jalani dan hormati proses hukum yang ada dengan tabah, kami berniat jelaskan di persidangan fakta-fakta yang membuat terang, kami masih percaya dengan hukum Indonesia. Mungkin ngga banyak yang tahu, tapi Ririe istri saya adalah seorang sarjana dan magister hukum. Di Belanda dulu kami banting tulang nabung dan berhemat banyak, supaya bisa bayar uang kuliah S2 Ririe. Dari Ririe, saya belajar banyak tentang hukum Indonesia, apa saja yang mungkin terjadi, dan bagaimana hukum kita tetap memungkinkan pembelaan yang efektif. Baik, mari berjuang di persidangan, luruskan seluruh tuduhan. Satu persatu fakta di persidangan muncul dengan terang benderang, satu persatu tuduhan bisa kami bantah. Sampai akhir rangkaian sidang, 57 orang saksi dihadirkan, tidak ada bukti saya menerima keuntungan dari perkara ini, tidak ada bukti masukan saya karena konflik kepentingan, tidak ada bukti saya mengarahkan. Yang terungkap malah saya sebagai konsultan sudah menyarankan Chromebook diuji dulu, pejabat menolak pengujian dan memutus Chromebook, nama saya dicatut di SK, masukan saya dipelintir. Kami merasa pembelaan hukum kami sudah maksimal, kebenaran sudah terungkap, tinggal menumpu harapan pada keadilan dan kebijaksanaan dari majelis hakim yang mulia, yang kami merasa sudah sangat objektif dan penuh kearifan sepanjang persidangan. Namun, ketika JPU menyebutkan tuntutan 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, uang pengganti Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara tambahan... Ini titik kezaliman yang sangat terang benderang, tekanan kepentingan yang sangat kentara, saya memutuskan pembelaan saya tidak lagi bisa hanya di persidangan. Besok saya akan sidang pembelaan (pleidoi) dan kami bersurat kepada Presiden @prabowo Subianto serta @KomisiIII DPR, untuk memohon perlindungan hukum dari kriminalisasi, ketidakadilan, intimidasi, serta pengkambinghitaman yang sudah sekentara ini. Kami takut untuk bicara? Takut ada intimidasi lain? Itu risiko yang jelas, tapi kami tidak gentar. Tuntutan 22,5 tahun dan belasan miliar yang tidak mampu kami bayar mungkin dianggap akan membuat kami terdiam, tapi kami malah semakin berani untuk melawan kriminalisasi ini. Mohon bantuan, dukungan, dan perlindungannya dari masyarakat Indonesia, dari pekerja kreatif dan pekerja pengetahuan, serta dari semua yang ingin bantu negara atau takut dizalimi negara. Kami berjuang bukan untuk kami sendiri, tapi agar tidak ada lagi kriminalisasi dan ketakutan bagi mereka yang tulus mau bantu Indonesia. Kami masih percaya Indonesia bisa menjaga dan menghadirkan keadilan dalam kasus kami.
Ibrahim Arief tweet media
Tom Wright@TomWrightAsia

UPDATE: Ibrahim Arief (Ibam) — the tech consultant facing 15 years — just told a press conference he was coerced to turn on Nadiem but refused to do so. In 30 years, the playbook hasn’t changed. A deeply corrupt legal system used to intimidate and coerce ordinary Indonesians.

Indonesia
372
8.5K
12K
704.6K
WiNev retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Semakin banyak gugatan MBG di MK.
Iman Zanatul Haeri tweet media
Indonesia
282
17.1K
43.8K
520.2K
WiNev retweetledi
paksi raras alit
paksi raras alit@paksiraras·
hari ini kompas merilis 3 halaman full kekejaman israhel ke tahanan palestina, dari laporan Albanese (utusan PBB). ada laki, cewek, tua muda, berkali-kali diperkosa utk menghacurkan martabat keji betul. sementara negeri kita masih tidak berani bersikap :(
paksi raras alit tweet media
Indonesia
115
11.3K
21.5K
168.5K
WiNev
WiNev@wi_nev·
Ingatkah Anda kapan bergabung dengan X? Ya, saya ingat! #MyXAnniversary
WiNev tweet media
Indonesia
0
0
0
15
WiNev retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
Mumpung isu KS lagi panas, ada baiknya kita mengingat lagi kejahatan seksual terbesar di sejarah Indonesia. Kejahatan itu ialah Pemerkosaan Massal Mei 1998. Pada Mei 1998, AsiaWeek melaporkan suatu mobilisasi preman yang raksasa. Gerombolan-gerombolan preman, bandit, rampok, dan penyamun dari hutan-hutan Lampung dan Timor Timur didatangkan dalam jumlah besar pakai pesawat kargo dan kereta ke Jakarta. Secara terencana, gerombolan preman dalam jumlah sangat besar digerakkan di seluruh wilayah Jakarta untuk menciptakan bencana kemanusiaan masif dan meluas. Hasilnya sangat ekstrem. Selama tiga hari nonstop, terjadi perburuan manusia di Jakarta. Gerombolan preman dalam jumlah besar menyerbu kampung yang didiami mayoritas suku Tionghoa, mengepung gang, memasuki rumah orang random, memukuli ibu-ibu random penghuninya dengan sadis sampai mati, menelanjanginya, memerkosanya, membakarnya, membakar rumahnya, mencuri sofa dan kulkas dan TV dan lemari bajunya. Seluruh keluarga si ibu-ibu juga mati dibantai. Kemudian gerombolan preman itu pindah ke rumah sebelah. Lalu setiap rumah di situ. Lalu ke kampung sebelah. Ribuan orang mati dibantai. Di jalanan Jakarta, perempuan diperkosa bergilir oleh massa dan dipukuli dengan sadis sampai mati dan rusak dengan mengerikan. Gerombolan pencuri, penyamun, pemerkosa, dan pembunuh dalam jumlah sangat besar merongrong dan meneror seluruh wilayah Jakarta selama tiga hari nonstop. Tidak ada aparat. Tidak ada kabar tentang apakah besok pemerkosaan massalnya sudah selesai atau masih lanjut. Soeharto lagi entah di mana di luar negeri. Orang capek. The Rape of Jakarta. Inilah "KS" terbesar di sejarah Indonesia. Ketika Nanking diperkosa penjajah, Jakarta malah diperkosa bangsanya sendiri, secara harfiah. Siapapun yang bertugas melindungi Jakarta saat itu jelas gagal total. Ternyata, di Jakarta saat itu ada tiga pasukan aktif yang besar: 1. Kostrad 2. Kodam Jaya 3. Kopassus Pertahanan Jakarta praktis menjadi tugas mereka yang sama sekali tidak boleh gagal. Kalau Jakarta sampai jatuh ke tangan musuh, merekalah yang tanggung jawab, karena gagal dalam tugasnya. Kalau bukan mereka, siapa lagi yang bisa melindungi Jakarta dari musuh? Oleh karena itu, semua anggota ketiga pasukan ini sudah bersumpah prajurit untuk melindungi rakyat tanpa gagal, bahkan jika harus mati sekalipun. Selama tanggal 13-15 Mei 1998, ketiga pasukan ini ngapain aja? Apa yang saat itu mereka lakukan untuk melindungi rakyat? Selama tiga hari, para tentara ini nggak cuma gabut nontonin ratusan perempuan diperkosa bergilir dan dipukuli sampai rusak dan mati oleh massa, kan? Tentu, tentara hanya mengikuti perintah. Apa yang komandan-komandan ketiga pasukan lakukan selama 13-15 Mei? Apakah mereka memerintahkan pasukannya untuk melindungi rakyat? Siapa sih komandan-komandannya saat itu? Oh, berarti muncul 3 nama: 1. Pangkostrad saat itu 2. Pangdam Jaya saat itu 3. Pangkopassus saat itu Tiga manusia inilah yang bertugas melindungi Jakarta selama 13-15 Mei 1998. Merekalah yang pegang pasukan. Siapakah nama-nama ketiga orang yang spesifik itu? Tentu saja tidak boleh gw sebut. They-Who-Must-Not-Be-Named. Ikan busuk dari kepala. Kalau Kostrad, Kodam Jaya, dan Kopassus entah mengapa bisa-bisanya kompak gagal bersamaan, tiga orang inilah yang harus minta maaf sebagai pemimpin. Tiga orang inilah yang harus minta maaf karena kicep gagal mencegah pemerkosaan dan pembantaian di Jakarta oleh gerombolan preman, termasuk oleh gerombolan preman dari hutan Timor Timur.
tempo.co@tempodotco

Terima Hercules di Kantornya, Seskab Teddy: Kawan Lama

Indonesia
111
12.4K
26K
1.2M
WiNev retweetledi
Ahmad Arif
Ahmad Arif@aik_arif·
Udah lihat sumbernya di instagram ybs, termasuk narasi yg menyertainya. Kok bisa ya, "staf ahli" yg dibayar dari pajak kita2 ini ngomongnya begitu. Menurutku sih, ada beberapa cacat pikir: 1. Analisanya tanpa metode. Klaim adanya konspirasi terkoordinasi untuk menjatuhkan Presiden berdiri di atas “informasi lapangan dan carut marut sosmed”, bukan metodologi analisis. Tidak ada satu sumber, data, atau dokumen yang bisa diverifikasi. Ini bukan analisa; ini opini berpakaian intelijen. 2. Referensi Joseph Nye pun nggak tepat. Nye justru menjelaskan bahwa CSO independen adalah aset soft power sebuah negara, bukan instrumen destabilisasi otomatis. 3. Konflik kepentingan Jika ybs adalah figur yang berafiliasi dengan pemerintah, ia menyerang CSO dari posisi yang memiliki akses sumber daya negara, platform kekuasaan, dan potensi backing aparat. CSO yang diserang tidak punya satu pun dari itu. Pertarungan ini asimetris secara struktural. Di sisi lain, ybs dibayar dari anggaran negara, salah satunya mungkin dari pajak yg dibayar staf CSO itu lho. 4. Logika “tidak ada makan siang gratis” yang ia tembakkan ke NGO seharusnya diterapkan konsisten, termasuk ke dirinya sendiri: dibayar dari APBN, ditunjuk oleh siapa, atas dasar apa? 5. Ancaman terhadap individu aktivis Kalimat “mungkin next dana-dana yang diterima per-orang ada kali yah?” bukan sekadar pertanyaan retoris, ini sinyal intimidasi doxxing finansial. Dalam iklim UU Ormas dan kriminalisasi berbasis tuduhan pendanaan asing, ancaman seperti ini punya konsekuensi nyata di luar layar ponsel. 6. Argumen “masih bebas berteriak” yang cacat “Yang teriak pembungkaman bebas-bebas aja tuh teriak” adalah logika yang gugur sendiri. Chilling effect bekerja justru karena sebagian orang memilih diam melihat yang lain diproses hukum. Kebebasan berbicara bukan soal apakah seseorang masih bernapas setelah bicara, tapi soal biaya yang harus dibayar untuk bicara.
Faizal@zalkad

Kekuasaan lagi terganggu dan mulai nyerang NGO Ini lagu lama dan usang. Elite Global, Deep state dan teori konspirasi lain yang masih dipake aja di tahun 2026😅 Ini arahnya mau memframing kalau pihak-pihak yang mengkritisi pemerintah tidak murni berasal dari rakyat, pasti menerima dana asing dan tidak independen yang bertujuan ingin menjatuhkan presiden. ini perspektif yang juga salah, Menerima pendanaan dari luar negeri bukan berarti tidak independen. Yang menentukan independensi adalah bagaimana keputusan diambil, bukan dari mana sumber dananya. Sebagai orang NGO, justru NGO itu pencatatan keuangannya sangat transparan dan terperinci. Kalau logikanya setiap yang menerima dana asing tidak independen, maka banyak lembaga internasional dan bahkan pemerintah yang bekerja sama lintas negara juga harus dianggap tidak independen. Itu jelas tidak tepat. Padahal kehadiran NGO itu adalah salah satu tanda demokratisnya suatu negara. NGO itu adalah wadah masyarakat sipil untuk memperjuangkan hak-haknya. Masyarakat sipil itu yang akan membentuk peradaban suatu bangsa. Silahkan di debat. Sumber IG: @ leveenia

Indonesia
49
1.1K
2K
88.8K
WiNev retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Gabung di BoP tanpa persetujuan DPR, besok tanggal 15 kedaulatan udara di berikan kepada AS menurut hemat saya ini juga tanpa persetujuan DPR, jika semua hal krusial terus dilakukan tanpa persetujuan DPR,terus buat apa DPR ada? Kita hanya punya dua pilihan 1. Bubarkan DPR yang ga berguna itu atau 2. Ganti rezim sekarang secara konstitusional atau kita...Rev Semakin lama semakin ambigu dan tak menentu ini negara mau dibawa kemana, belum lagi dalam Minggu ini presiden akan ke Rusia dan awak pun bertanya " apa lagi yah mau di obral Prabowo " hari ini saya memanggil seluruh aliansi masyarakat sipil dan seluruh mahasiswa untuk turun kejalan lakukan demo damai, titik kumpul di depan gedung DPR bagaimana setuju gak? Kalo gak ada yang mau mimpin demo nya, biar Mimin saja yang pimpin,malam ini Mimin terbang ke Jakarta jika setuju. Ini udah gak iya lagi nih
Sumatera Adil & Federal tweet mediaSumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
162
1.6K
3.1K
55.9K
WiNev retweetledi
Asura 🔥
Asura 🔥@Asura0599·
Di hukum internasional, ruang udara itu beda banget sama laut. Di laut, kita kenal istilah Innocent Passage (Hak Lintas Damai) berdasar UNCLOS. Artinya, kapal militer asing boleh lewat laut teritorial kita asal nggak macem-macem. TAPI, di udara, tidak ada yang namanya Hak Lintas Damai! Menurut Konvensi Chicago, ruang udara di atas daratan dan perairan negara adalah kedaulatan mutlak dan eksklusif. Pesawat sipil asing saja harus punya izin melintas, apalagi pesawat militer. Soooo mengizinkan sistem blanket overflight untuk armada tempur asing sama dengan mendelegasikan sebagian kedaulatan mutlak negara ke tangan negara lain. Ini adalah privilese yang biasanya hanya diberikan kepada negara sekutu terikat pakta pertahanan (seperti NATO), bukan kepada negara berstatus Non-Blok. Kalau Indonesia sampai ngasih ini ke AS, secara teknis kita telah me-redefinisi ulang arti kata kedaulatan dalam konstitusi kita sendiri.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada dokumen rahasia Amerika yang bocor dan isinya bikin gue geleng-geleng. Amerika sedang mengupayakan akses penerbangan militer permanen melewati wilayah udara Indonesia. Dan Prabowo disebut sudah menyetujuinya. Kronologinya: Februari 2026 Prabowo ke Washington untuk hadir di Board of Peace. Dalam pertemuan bilateral dengan Trump menurut dokumen rahasia AS yang bocor ini Prabowo menyetujui proposal pemberian akses overflight blanket untuk pesawat militer Amerika melewati ruang udara Indonesia. 26 Februari Departemen Pertahanan AS mengirimkan dokumen resmi berjudul "Operationalizing U.S. Overflight" ke Kementerian Pertahanan Indonesia. 13 April hari ini Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dijadwalkan ke Washington untuk menandatangani perjanjian ini dengan Menhan AS Pete Hegseth. Isi perjanjiannya: Bukan sistem izin kasus per kasus. Tapi sistem notifikasi sekali diaktifkan, pesawat militer Amerika bisa langsung melintas hanya dengan pemberitahuan. Tidak perlu izin setiap kali. Ada hotline langsung antara US Pacific Air Forces dan pusat operasi udara Indonesia. Intinya: Amerika bisa gerakkan pesawat militernya melewati Indonesia kapanpun dibutuhkan untuk operasi darurat, respons krisis, atau latihan militer bersama. Kenapa ini masalah besar: Indonesia selama ini dikenal sebagai negara non-blok. Bebas aktif. Tidak berpihak pada kekuatan militer manapun. Perjanjian seperti ini kalau benar secara de facto menempatkan Indonesia dalam orbit militer Amerika. Bukan sebagai sekutu resmi. Tapi dengan konsekuensi yang hampir sama. Ruang udara Indonesia itu strategis luar biasa. Terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Jalur laut dan udara paling penting di kawasan. Kalau Amerika punya akses permanen di sana mereka bisa proyeksikan kekuatan militer ke seluruh Indo-Pasifik dengan jauh lebih mudah. Dan China tahu itu. Dan China pasti tidak akan diam. Yang paling ironis: Prabowo selama ini dikenal sebagai sosok yang paling keras soal kedaulatan. Yang paling sering bicara soal tidak mau didikte asing. Yang menulis buku tentang betapa Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri. Kalau dokumen ini benar maka perjanjian ini adalah kontradiksi paling telanjang dari semua narasi itu. Bukan hanya membuka pintu untuk asing. Tapi membuka pintu lebar-lebar. Dengan sistem yang sekali diaktifkan Amerika bisa masuk kapanpun tanpa izin tambahan. Sampai berita ini ditulis tidak ada konfirmasi resmi dari Washington maupun Jakarta. The Sunday Guardian sudah menghubungi semua pihak terkait tapi belum dapat respons. Kalau ini benar Indonesia baru saja membuat keputusan geopolitik terbesar dalam beberapa dekade. Tanpa debat publik. Tanpa persetujuan DPR. Tanpa transparansi apapun. Dan yang menandatanganinya adalah orang yang selama ini paling keras berteriak soal kedaulatan. Antek antek asing

Indonesia
260
7.6K
15.9K
520K
WiNev retweetledi
Iran Embassy in Indonesia
Iran Embassy in Indonesia@IraninIndonesia·
“Tuliskan satu kalimat untuk Iran, suara Anda akan didengar.” Iran dan Indonesia adalah dua bangsa dengan hati yang mencintai perdamaian, namun tetap teguh dalam membela tanah air dan kemerdekaan. “Tuliskan satu kalimat dari hati Anda untuk rakyat Iran…”
Iran Embassy in Indonesia tweet media
Indonesia
2.7K
1.1K
5.3K
257.2K
WiNev retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Ivan Gunawan baru cerita sesuatu di podcast Aging Talk yang menurut gue menarik Bukan cerita yang dibuat-buat. Bukan yang dramatis pake nangis-nangisin dosa. Tapi justru karena itu ceritanya terasa nyata banget. Dulu Ivan seperti ini: Gua tuh dulu salat enggak pernah. Shalat Jumat enggak pernah. Puasa enggak pernah sama sekali. Dan yang paling bikin gue kaget dia bukan orang yang gak kenal Allah karena miskin ilmu. Dia justru pernah berpikir seperti ini: Ah, Allah enggak ada Allah gua tetap bintang. Allah enggak ada gua tetap terkenal. Allah enggak ada gua tetap punya uang. Semodernnya pemikiran dia waktu itu. Sampai teman dekatnya yang beragama Kristen Edrik Chandra justru yang paling khawatir dan sering nyuruh pendeta-pendeta doain Ivan supaya dia punya iman. Dari agama manapun. Yang bikin Ivan berubah dan ini yang unik: Allah tidak memanggil Ivan balik di saat dia lagi jatuh. Tidak di saat dia bangkrut. Tidak di saat putus cinta. Tidak di saat ada masalah besar. Allah mengajak pulang di saat aku lagi baik-baik aja. Ivan lagi birthday holiday di New York. Bosan. Iseng ngomong ke teman: Yaudah umrah deh. Telepon travel hari itu. Landing Jakarta besoknya langsung umrah. Dan umrah itu jadi umrah pertama dalam hidupnya yang dia benar-benar ibadah. Bukan yang sebelumnya yang dia sendiri akui: umrahnya 2 hari, Paris-nya 6 hari. Datang foto sama banner Ivan Gunawan terus pergi lagi. Doa di Ka'bah yang terkabul: Di umrah itu dia minta satu hal spesifik ke Allah butik di atas tanah 450 m di Jalan Abdul Majid. Pulang dari umrah tahu-tahu ada uang. Tahu-tahu kebeli. Di situ aku ditampar. Oh, ternyata Allah ngedengerin ya doa kita. Kalau mau sesuatu ngapain harus minta ke orang lain? Minta aja langsung. Puasa 30 hari penuh pertama kali di usia 43: Tahun 2025. Seumur hidup baru pertama kali puasa full sebulan. Di usia 43 tahun. Dan malam takbiran itu untuk pertama kalinya dia benar-benar merasakan arti Idul Fitri. Dengar takbiran tuh merinding. Ngerasa menang beneran. Kayak kita tuh champion. Karena kita benar-benar ngelaksanain suruhan Allah. Haji yang dia persiapkan seolah tidak akan pulang: Sebelum berangkat haji Ivan gunting semua kartu kreditnya. Lunasi semua utang. Selesaikan semua urusan bisnis. Bukan karena disuruh. Tapi karena dia genuinely takut mati di sana dan mau berangkat dalam kondisi bersih. "Aku berangkat sendiri. Tidur sendiri. Ngurusin sendiri. Semuanya sendiri. Dan ternyata kesendirian itu memperkenalkan siapa diri gue. Perubahan yang paling konkret: Ivan memutus kontrak desain botol minuman alkohol yang lagi laris-larisnya minta namanya dihapus dari botol. Tutup semua kartu kredit. Pindah ke bank syariah. Di butiknya sekarang ada speaker besar dari Madinah yang bunyi keras pas waktu salat. Satu butik kedengaran. Semua karyawan salat berjamaah. Kalau lu enggak salat, lu budek berarti. Ivan tidak punya anak. Tapi kalau suatu hari dipanggil Allah dia mau meninggalkan brand yang stabil, beberapa masjid, ratusan anak yatim yang bisa mendoakannya, dan karya-karya yang pernah dia buat. Di Islam yang dilihat adalah hasil akhirnya. Semoga finish di situasi yang baik. Dan untuk anak muda yang mau jadi seperti Ivan: Kalau kalian mau jadi saya kalian harus melewati 25 tahun berkarya. Apa yang kalian lihat hari ini? Saya bukan orang kemarin. Saya bukan orang hari ini. Tapi saya orang yang hadir dari 25 tahun yang lalu. Yang bikin cerita Ivan ini berbeda dari kisah hijrah kebanyakan adalah dia tidak drama. Tidak ada mimpi didatangi malaikat. Tidak ada kejadian supernatural. Cuma gerakan hati yang pelan-pelan dan dia ikutin. Dan ternyata itu cukup.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
121
1.7K
10K
529.8K
WiNev retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
News:🚨Prabowo diam-diam buka pintu langit Indonesia lebar-lebar buat militer AS! Blanket overflight rahasia disetujui, besok ditandatangani kedaulatan udara RI tinggal kenangan!
Sumatera Adil & Federal tweet mediaSumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
2.9K
16.8K
43.4K
1.3M
WiNev retweetledi
ᗰ ᘔ K ᑌ ᑎ
ᗰ ᘔ K ᑌ ᑎ@KuntoAjiW·
Padahal yang mengkritisi itu fokusnya bukan menggulingkan. Cuma pengen programnya dikaji ulang karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya. Tapi malah kaya nantang. Ayo coba saja gulingkan saya dengan mekanisme yang ada. Angel.
Indonesia
285
15.3K
34K
416.8K
WiNev retweetledi
Iran Embassy in Indonesia
Iran Embassy in Indonesia@IraninIndonesia·
Hey @IRANinZIMBABWE Honestly, Indonesians have always been on the right side of history. And right now is no different. They’re standing strong and clearly showing support for Iran. This country has proven time and again that it’s brave, that it doesn’t stay silent in the face of aggression, colonialism, or injustice anywhere in the world. That’s the real vibe 🇮🇩🔥 So what about you guys? @Iran_in_India How’s everything over there? Give us an update!
Iran Embassy in Indonesia tweet mediaIran Embassy in Indonesia tweet media
Iran Embassy in Zimbabwe@IRANinZIMBABWE

The flag is flying high. "Mureza uri kubhururuka mudenga." Victory is ours, Inshallah. Nope. Not yet. There are plenty of flowerpots in our land. It takes more time. How's the weather in 🇮🇩, @IraninIndonesia? x.com/i/status/20411…

English
360
2K
8.7K
376.3K
WiNev retweetledi
Iran Embassy in Indonesia
Iran Embassy in Indonesia@IraninIndonesia·
Menindaklanjuti permintaan dari masyarakat Indonesia untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Iran, Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia telah membuka rekening resmi donasi. Langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi individu, institusi, maupun organisasi yang ingin menunjukkan solidaritas dan dukungan nyata kepada masyarakat Iran. Seluruh donasi yang diterima akan digunakan untuk mendukung upaya rekonstruksi dan rehabilitasi wilayah-wilayah yang terdampak. Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian, empati, dan solidaritas yang tulus dari masyarakat Indonesia. Setiap kontribusi adalah simbol persaudaraan dan nilai kemanusiaan yang luhur. 📍 Informasi rekening resmi: Bank: BRI Nama Rekening: Embassy of the Islamic Republic of Iran Nomor Rekening: 020601002438302 #Donasi #KedubesIran #Iran #IndonesiaIran
Iran Embassy in Indonesia tweet media
Indonesia
580
5.3K
11.4K
624.3K
WiNev retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Feri Amsari lagi ngebedah program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan poin utamanya tuh bukan soal niatnya baik atau nggak, tapi cara jalannya yang dianggap bermasalah secara hukum dan sistem. Jadi gini… menurut dia, program sebesar MBG ini harusnya punya dasar hukum yang jelas. Masalahnya? - Nggak ada undang-undang khusus yang ngatur program ini secara detail. Yang ada cuma masuk ke anggaran di Undang-Undang APBN. Padahal angkanya nggak main-main: - Bisa tembus sekitar Rp1,2 triliun per hari -atau sekitar Rp300–360 triliun per tahun Nah, di sini dia mulai nyerang logikanya: Program segede ini, makan duit ratusan triliun, tapi: -Tujuannya nggak dijelasin secara ilmiah -Mekanismenya nggak transparan -Nggak ada kajian dampak (kayak RIA / analisis ekonomi) -Bahkan nggak ada uji coba (pilot project) Jadi menurut dia: ini kayak program besar tapi lompat langsung jalan tanpa test dulu Masalah makin keliatan di lapangan Dia juga nyorot fakta-fakta kejadian: -Ada makanan nggak layak (mentah, dll) -Ada kasus keracunan - Distribusi nggak rapi Kenapa bisa dibilang berpotensi langgar konstitusi? Karena di Undang-Undang Dasar 1945 itu jelas: - Negara wajib melindungi hak warga, termasuk: - hak hidup layak - hak kesehatan - perlindungan anak Tapi kalau program negara justru: - bikin orang sakit -distribusinya kacau -nggak dirancang dengan benar Maka niat baik aja nggak cukup, bisa dianggap melanggar konstitusi Dia bilang Indonesia itu problemnya bukan cuma program, tapi sistem politiknya juga: DPR + pemerintah terlalu sejalan(koalisi besar) Hampir nggak ada oposisi kuat Akibatnya: program pemerintah mudah lolos tanpa kritik serius Program bagus + eksekusi ngawur = tetap bahaya Kalau nggak, ya siap-siap aja digugat ke Mahkamah Konstitusi. Tapi bukannya Mahkamah Konstitusi juga bisa di sogok ya sekarang???
Lambe Saham tweet media
Indonesia
234
5.8K
12K
236.5K
WiNev retweetledi
𝐸𝓈𝓈𝑒𝓃𝒸𝑒 💟𝒻 𝑅𝑒𝓋𝑒𝓇𝒾𝑒
📚 Giveaway Buku 📚 Ada 1 buku Luka Cita - Valerie Patkar untuk 1 orang pemenang. Rules: • rt + like (gak usah follow) • reply dengan 3 emoji keadaan/perasaan kamu saat ini Pemenang dipilih random. Ongkir aku tanggung. End Jum'at minggu depan tgl 3 April. Good luck!
𝐸𝓈𝓈𝑒𝓃𝒸𝑒 💟𝒻 𝑅𝑒𝓋𝑒𝓇𝒾𝑒 tweet media
Indonesia
480
459
614
28.6K
WiNev retweetledi
Iman Zanatul Haeri
Iman Zanatul Haeri@zanatul_91·
Alasan kami menggugat MBG di MK, karena persoalan anggaran pendidikan yang ditransfer ke daerah menurun drastis, yang berakibat di rumahkannya para guru ASN PPPK. Fenomena ini bak domino, satu persatu kepala daerah merumahkan para guru PPPK ini. Ingat, kita sudah menyalakan tanda bahaya. Namun pemerintah abai dan sibuk menggaji pemilik SPPG biar lebih giat berjoget dengan gaji 6 juta perhari. Perang Iran dan krisis minyak hanya mempercepat malapetaka ini. Ulasan lengkap saya tulis di opini kompas, "Reset Pendidikan."
Iman Zanatul Haeri tweet media
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen

Breaking News !!! Banyak Pemda akan merumahkan PPPK & PPPK PW, akibat kondisi keuangan Daerah yang memilukan. here we go !! CPNS tidak dibuka PPPK di rumahkan bayangkan ini terjadi di pada guru di provinsi dan Kabupaten. Siapa tuh yang bakal ngajar anak-anak kita. ABRI kah?

Indonesia
183
10.5K
17.7K
362K