Wiroi That's It 2

58.6K posts

Wiroi That's It 2 banner
Wiroi That's It 2

Wiroi That's It 2

@wiroi_

Jika kejujuran adalah mata uang politik maka para politisi pasti bangkrut.

Katılım Ocak 2024
2.1K Takip Edilen2.2K Takipçiler
Wiroi That's It 2 retweetledi
Angga
Angga@Raizeeel_·
Bukannya mikirin cara nguatin rupiah dan ngangkat IHSG, malah sibuk yapping di depan pengikutnya. Gini amat punya presiden. 😭
Angga tweet media
Indonesia
112
3.4K
13.2K
126K
Wiroi That's It 2 retweetledi
kiv z
kiv z@triwul82·
malam ini eks Waka BGN Sony Sonjaya langsung siap-siap ajukan diri jadi Justice Collaborator (JC). Siap bernyanyi merdu nih buat bongkar siapa saja elite parpol, aparat, dan makelar yang kebagian jatah lapak jual-beli izin SPPG. Siapkan camilan, festival buka-bukaan borok dimulai. 🤠
kiv z tweet media
Indonesia
178
635
2K
127.8K
Wiroi That's It 2 retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
KOTA WEDA BANJIR BANDANG sementara itu Gubernur nya Rakyat malut
Indonesia
172
5.5K
16.9K
1.1M
Wiroi That's It 2 retweetledi
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Respons Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya terhadap pernyataan eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal soal intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto dengan dalih penggunaan dana pribadi, memicu kritik tajam. ~RS
Indonesia
67
2.2K
7.3K
288.2K
Wiroi That's It 2 retweetledi
Dimar
Dimar@dimarsasongko98·
Program MBG sudah berjalan 1 tahun 5 bulan. 33.000+ anak keracunan. Kepala BGN tersangka korupsi Rp1 triliun. Ayam dipotong 14 bagian sampai tidak kelihatan isinya. Dan kemarin, Presiden turun tangan langsung menangani krisis ini. Instruksinya: "Telur jangan dadar. Harus ceplok atau rebus." Anggaran MBG: Rp268 triliun. Dikelola dengan pengawasan setingkat resep masak. Koruptornya sudah ketangkap setelah OTT , bukan karena sistem pengawasan yang bekerja. Uangnya sudah raib. Anak-anak masih keracunan. Dan Presidennya lagi pegang ayam di depan kamera, ngitung potongannya. Ini bukan satir. Ini berita resmi dari Istana. news.detik.com/berita/d-85168…
Indonesia
47
1.1K
2.4K
122K
Wiroi That's It 2 retweetledi
txtdrimedia
txtdrimedia@txtdrimedia·
ngamokk dong wo
txtdrimedia tweet media
Indonesia
185
3.1K
16.7K
138.4K
Wiroi That's It 2 retweetledi
𝙲𝚑𝚢𝚗𝚝𝚑𝚒𝚊
. "𝙋𝙀𝙇𝙐𝙍𝙐" 𝘽𝘼𝙍𝙐, 𝘽𝙀𝙍𝙐𝙋𝘼 𝘿𝙊𝙆𝙐𝙈𝙀𝙉 𝙇𝘼𝙈𝘼 𝘿𝘼𝙍𝙄 𝙋𝘿𝙄𝙋 Yakin P21..?? Makin Terkuak nih nanti di persidangan. Datang ya Jack.! Gak ada Alasan lagi utk tidak datang lagi. Nanti Tanya Jawab soal perjalanan semasa kuliahmu dulu dan setiap Dinamikanya. .
Indonesia
118
1.1K
3K
82.5K
Wiroi That's It 2 retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
IHSG ambrol ke titik terendah, Rupiah ngedelosor ke dasar jurang, Tapi @DPR_RI masih DIAM dan tetap memberikan ruang ke Prabowo buat ngedorong negara ini ke jurang kebangkrutan? Sebenarnya fungsi kalian di DPR itu sebagai pengawas atau pengawal?
herwin tweet mediaherwin tweet media
Indonesia
24
35
73
1.3K
Wiroi That's It 2 retweetledi
Dimar
Dimar@dimarsasongko98·
Chatib Basri itu Menkeu impian pasar, bukan impian Istana. Tiap rupiah goyang, namanya disebut. Tiap kursi Menkeu kosong, namanya muncul. Tapi tiap pelantikan ,orang lain yang duduk. Karena Indonesia butuh Menkeu yang mau bilang "iya, Pak" , bukan yang bilang "maaf, Pak, ini risikonya..." Disitu bedanya ekonom terbaik dan menteri yang dipilih.😅
Indonesia
3
14
117
11.2K
Wiroi That's It 2 retweetledi
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengusulkan tarif tambahan terhadap impor dari 60 negara, termasuk Indonesia. ~RS
Indonesia
364
540
2K
479.6K
Wiroi That's It 2 retweetledi
Dimar
Dimar@dimarsasongko98·
Logika Pak Menkeu hari ini: Pasien masuk IGD. Dokternya bilang: "Tenang, struktur tulangnya bagus." a. IHSG kemarin: -4,11% → level 5.941 b. IHSG hari ini: lanjut merah, sempat nyentuh 5.656 c. Rupiah: tembus Rp 18.000 per dollar d. Investor asing cabut: Rp 53–67 TRILIUN sejak awal 2026 e. IHSG: salah satu yang TERBURUK di antara 90+ indeks global tahun ini Respons resmi Menkeu Purbaya: "Saya yakin IHSG akan naik lagi karena fondasi ekonomi bagus." Solid. Okay.
Dimar tweet media
Indonesia
3
18
56
17.1K
Wiroi That's It 2 retweetledi
TSM 💰
TSM 💰@thesmallmoney·
Purbaya: Turun ke 8k "fundamental kita bagus" Turun ke 7k "fundamental kita bagus" Turun ke 6k "fundamental kita bagus" Turun ke 5k "fundamental kita bagus" Porto saya ga bagus.
Indonesia
62
930
3.7K
95.3K
Wiroi That's It 2 retweetledi
Angga
Angga@Raizeeel_·
“Siapapun presidennya nggak ngaruh ke hidup gue” katanya. Lah ini rupiah mau nyentuh 18 ribu, IHSG nyungsep, PHK di mana-mana, harga kebutuhan naik terus. Masih dibilang nggak ngaruh? 😭
Indonesia
10
19
83
2.9K
Wiroi That's It 2 retweetledi
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨
Situasi ini akan terus Mendaki setinggi mungkin, semoga pemerintah prabowo SADAR kalau mereka bermain di arah yang Salah... USD/IDR menyentuh Rp18.026,95 jelas bukan lampu kuning lagi, melainkan alarm keras yang berbunyi di ruang fiskal. Grafik satu bulan terakhir memperlihatkan tren "mendaki" yang konsisten tanpa tanda-tanda melandai. Dampaknya akan langsung menghantam stabilitas domestik melalui beberapa jalur kritis... ​1. Imported Inflation (Inflasi Impor) ​Bahan baku industri, komponen manufaktur, hingga komoditas pangan utama yang masih bergantung pada impor akan melonjak drastis secara eksponensial. Biaya produksi dalam negeri akan membengkak, yang ujung-ujungnya dibebankan kepada konsumen akhir (masyarakat luas). ​2. Tekanan Berat pada APBN ​ ​Pembayaran Utang Luar Negeri: Surat utang atau pinjaman dalam valuta asing akan memakan porsi pembiayaan yang jauh lebih besar saat jatuh tempo. ​3. Ruang Gerak Kebijakan yang Menyempit ​Jika Bank Indonesia terus dipaksa menguras cadangan devisa untuk intervensi pasar atau menaikkan suku bunga (BI-Rate) demi menahan kejatuhan Rupiah, dampaknya adalah pengereman aktivitas ekonomi sektor riil. Kredit menjadi mahal, dan ekspansi bisnis akan melambat secara signifikan. ​ Mengerikan, situasi ini menghantam 3 level sosial sekaligus Ini adalah potret perfect storm (badai sempurna). ​Kombinasi ini bukan lagi sekadar angka di monitor pasar modal; efek dominonya langsung menghantam 3 level sosial struktur masyarakat secara simultan dengan daya rusak yang berbeda... Level Atas (Konglomerasi & Investor) — Capital Flight & Margin Call Pemilik modal, dan korporasi besar, kejatuhan IHSG yang tajam dalam satu hari, memicu kepanikan massal. ​Penyusutan Aset Instan: Nilai portofolio saham dan valuasi perusahaan menyusut triliunan Rupiah dalam hitungan jam. ​Beban Utang Valas: Perusahaan besar yang memiliki utang dalam USD kini menghadapi lonjakan beban jatuh tempo yang mengerikan akibat kurs yang melonjak. ​Aksi Penyelamatan: Mereka akan cenderung melakukan capital flight—menarik dana dari pasar domestik dan memarkirnya dalam bentuk USD atau aset aman (safe haven) di luar negeri, yang ironisnya akan semakin memperlemah Rupiah. Level Menengah (Profesional, Pengusaha UMKM, & Pekerja Kerah Putih) — The Squeeze ​Kelas menengah adalah kelompok yang paling cepat mengalami penurunan kelas (downgrading) dalam situasi seperti ini. ​Biaya Produksi Mencekik... Jika harga jual dinaikkan, daya beli pasar tidak mampu menyerap; jika tidak dinaikkan, margin keuntungan habis. ​Ancaman PHK: Ketika dunia usaha mulai melakukan efisiensi total untuk bertahan dari biaya operasional yang membengkak, gelombang pengurangan karyawan atau pemotongan bonus menjadi opsi pahit yang tak terhindarkan. ​Investasi Terbakar: Banyak dari kelas menengah yang mengalokasikan dana darurat atau tabungan mereka di pasar saham domestik kini harus melihat aset mereka tergerus dalam... Level Bawah (Masyarakat Rentan & Miskin) — Survival Mode ​Bagi level bawah, situasinya murni tentang bertahan hidup (survival). Mereka mungkin tidak peduli dengan angka IHSG, tetapi mereka akan langsung merasakan dampaknya di dapur. ​Inflasi Bahan Pokok: Depresiasi Rupiah yang parah, mengerek harga pangan impor (seperti kedelai, gandum, bawang, hingga pupuk). Harga barang pokok di pasar akan merangkak naik dengan cepat. ​Daya Beli Ambruk: Dengan pendapatan yang stagnan (atau bahkan hilang akibat PHK di sektor riil), kemampuan membeli kebutuhan dasar menurun drastis. ​Ketergantungan Subsidi: Kelompok ini akan sangat rentan jika kelangkaan barang terjadi atau jika anggaran subsidi energi pemerintah terpaksa dikurangi akibat tekanan APBN. ​Ketika tiga lapisan ini bergejolak bersamaan—kelas atas menarik modalnya, kelas menengah kehabisan tabungan, dan kelas bawah kesulitan makan—stabilitas sosial-ekonomi dipertaruhkan. Ini bukan Soft Landing... prabowo harus paham !!!
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨 tweet media
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨@WeKa_Ronin

Jadi juga 18.000... siap-siap 20.000

Indonesia
2
15
33
2K
Wiroi That's It 2 retweetledi
Dimar
Dimar@dimarsasongko98·
Jadi mari recap hari ini: a. UU sektor keuangan disahkan : bulat, semua fraksi setuju b. IHSG -31% YTD, terburuk di dunia c. Thailand +26%, Singapura +10%, Korea +80% d. DPR kini bisa evaluasi dan picu pencopotan Gubernur BI e. Tidak ada satu pasal pun yang nyatakan akses keuangan sebagai HAK rakyat Sistem keuangan nasional telah "diperkuat." Untuk siapa ,sekarang jawabannya makin jelas. 👋
Dimar tweet media
Indonesia
1
7
9
1K
Wiroi That's It 2 retweetledi
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨
Bulan ke 7 APBN bakal kebakaran... Setelah Rupiah, dan IHSG bikin investor deg-degan, sekarang muncul babak baru: Trump mau tambah tarif lagi untuk Indonesia 🤣 AS mengusulkan tarif tambahan 10% untuk barang dari Indonesia karena isu rantai pasok dan kerja paksa. Padahal Indonesia sudah ikut playlist favorit Trump : ✔ Ikut BOP inisiasi Trump ✔ Ikut mendukunh Israel ✔ Membuka akses Kertajati ✔ Memberikan data pribadi RI ke AS ✔ Membuka langit Indonesia untuk AS ✔ Membebaskan DHE SDA untuk AS Tapi ternyata balasannya tarif tambahan 10% 🤣 Bikin 1 pintu export dan mau nentukan harga pasar sendiri, tapi ga bisa export hahahaha karena tarif makin mahal, pegimana ini judulnya... Ironi di balik "diplomasi bestie" ini memang berasa panggung komedi satir tingkat tinggi. Sudah kasih lampu hijau untuk berbagai fasilitas—mulai dari langit, data, sampai relaksasi regulasi DHE SDA untuk kebutuhan transisi mereka—eh, ujung-ujungnya dibalas dengan usulan tambahan tarif bea masuk. ​America First tetaplah prioritas mutlak, tidak peduli seberapa panjang daftar kompromi yang sudah disodorkan di atas meja. Usulan tarif teranyar ini yang membuat konsep integrasi ekonomi hilirisasi kita semakin terjepit... ​Dalih Kerja Paksa & Rantai Pasok: Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) mengajukan tambahan tarif 10% ini menggunakan investigasi Pasal 301 UU Perdagangan AS. Alasan resminya adalah karena INDONESIA dianggap GAGAL menekan perdagangan barang yang dibuat dengan kerja paksa (forced labor). Sebuah pukulan telak untuk sektor manufaktur, tekstil, dan industri hilir yang sedang getol-getolnya mencari pasar ekspor alternatif. ​Efek Domino Kebijakan Tarif: Dinamika tarif AS ini memang polanya berputar-putar. Setelah sempat ada huru-hara tarif resiprokal hingga 32% pada tahun lalu, lalu sempat mentok di Mahkamah Agung mereka, sekarang Washington memukul balik lewat instrumen regulasi baru yang menyasar 60 negara mitra perdagangan utama mereka, termasuk Indonesia. ​Satu Pintu Ekspor yang Terkunci: Strategi untuk membangun sentralisasi ekspor (satu pintu) demi mengontrol harga pasar global justru menemui jalan buntu ketika pasar konsumen terbesar seperti AS menaikkan tembok tarifnya tinggi-tinggi. Alih-alih bisa mendikte harga, barang kita justru berisiko kehilangan daya saing karena harganya menjadi jauh lebih mahal di pasar global. ​Catatan Lapangan: Di atas kertas, kepatuhan dan konsesi sering kali diharapkan membuahkan dispensasi ekonomi. Namun, dalam kamus geopolitik transaksional, konsesi kemarin adalah sejarah, dan tarif hari ini adalah bisnis. ​Ketika instrumen kebijakan seperti pelonggaran DHE hingga akomodasi korporasi barat dijalankan, pada akhirnya posisi tawar domestik kita tetap diuji oleh volatilitas hukum internal Amerika sendiri. Jangankan menentukan harga pasar, sekarang pekerjaan rumahnya adalah memutar otak agar produk ekspor nasional tidak tertahan di gudang akibat kalah saing harga. :: WeKa ::
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨 tweet media
Indonesia
22
105
283
15.7K
Wiroi That's It 2 retweetledi
ʍ ʏ օ 🥀
ʍ ʏ օ 🥀@_zhyme·
Jiji banget, aura penjilatnya kental sekali. Sama kacaunya dengan programnya. Gak peduli IHSG ambruk, rupiah terpuruk, yg diurusin program bapuk. Dahlah gak terharap lagi pun...
Indonesia
230
1.2K
6.2K
557.8K
Wiroi That's It 2 retweetledi
Dimar
Dimar@dimarsasongko98·
Prabowo baru kasih Danantara wewenang bikin holding sebanyak-banyaknya via PP No. 19/2026. Mekanismenya simpel: Yang minta izin → Danantara Yang ngasih izin → Presiden Yang ngawasin → Presiden juga Sementara itu di dunia nyata: a. IHSG -33% dari awal 2026 b. Rupiah tembus Rp18.000 ,level terlemah sepanjang sejarah Responsnya? Bukan evaluasi. Bukan audit. Tapi: tambah wewenang, tambah holding, tambah PP. Oh iya , kalau holding-nya rugi, Danantara "tidak bertanggung jawab melebihi nilai penyertaan modal." Tapi modal itu asalnya dari aset negara, dividen BUMN, dan APBN. Jadi kalau untung: Danantara. Kalau rugi: kita semua. Ini bukan fitnah. Ini bunyi PP-nya sendiri. 🤌 #goog_rewarded" target="_blank" rel="nofollow noopener">market.bisnis.com/read/20260603/…
Indonesia
43
585
1.1K
133.4K