adal4hpkoknya

752 posts

adal4hpkoknya

adal4hpkoknya

@wuldn32768

DM ajaa, not fun❌ (𝙄9)

Katılım Temmuz 2023
274 Takip Edilen332 Takipçiler
adal4hpkoknya retweetledi
F
F@cowosukamatcha·
panggilan yang gabisa ditolak:
F tweet media
Indonesia
148
1.5K
6.8K
57.5K
adal4hpkoknya retweetledi
T R I
T R I@three4u_·
Mau banget 🥵
Indonesia
134
5.9K
72.1K
1.7M
adal4hpkoknya
adal4hpkoknya@wuldn32768·
Lagi lagi
Indonesnews 🇺🇸🇨🇵🇨🇰🇪🇦🇮🇩🇰🇷🇯🇴🇲🇾🇽🇰🏴@pendapatpribumi

Pondok Pesantren seharusnya menjadi rumah kedua bagi para santri, tempat menempa ilmu dan akhlak. Namun, bagi Muhammad Mustakim (16), seorang santri asal Makassar, Pondok Pesantren Darul Ulum Amiral di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, berubah menjadi tempat pɛnyiks4an yang mengerikan. la menjadi korban k3k3r4san fisik berlapis- pertama oleh dua temannya, lalu diperparah oleh sosok yang seharusnya melindunginya: seorang ustadz. Insiden horor ini bermula di asrama lantai 2. Mustaqim dipukuli habis-habisan oleh dua rekan santrinya berinisial IR (Irba) dan LU (Lukman). Dalam kondisi terlvka, ketakutan, dan putus asa, Mustaqim lari turun ke lantai 1 mencari pertolongan. la menemui Ustadz AW (Ahmad), berharap sang guru akan melerai atau membawanya ke fasilitas kesehatan. Namun, apa yang terjadi justru di luar nalar kemanusiaan. Alih-alih menolong, Ustadz Ahmad malah melakukan tindakan k3k3rasan brvtal. Tanpa bertanya kronologi atau mengecek c3dera k0rban, ustadz tersebut memb4ntlng, memvkvl, dan men4mp4r Mustaqim dengan alasan sepele: "diduga mengganggu ketenangan". Tindakan main hakim sendiri ini dilakukan terhadap seorang anak di b4w4h vmur yang sudah dalam keadaan lemah dan tak berdaya. Kenapa Pelaku Masih Bebas? Mengapa Irba, Lukman, dan Ustadz Ahmad belum ditindak tegas? Apakah ada upaya "damai internal" atau tutup kasus yang merugikan korban?

Indonesia
0
0
1
304