@kingghi29998625 sempet nanya2 buat repaint frame surperb dulu dan overprice bagi saya singkatnya tidak jadi repaint di beliau, besoknya di sindir2 lewat status WA yg sangat dewasa sekali, akhirnya delete contact beliau
#fnfjb ayo korbannya muncul semua, jangan malu malu. Ga bakal dapet keadilan kalo pada diem mah. Diriku juga baru tau, kasian my sahabat-sahabat habis uang banyak.
⚠️ PERINGATAN: KONTEN SENSITIF
SEORANG PRIA DITEMUKAN TEWAS GANTUNG DIRI DI BEKAS KANDANG AYAM DI KOTAWARINGIN
Warga Desa Persiapan Sumber Sari (Karang Mulya), Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), geger, Senin (13/1/2025). Pasalnya, mereka menemukan seorang pria tewas gantung diri di sebuah kandang ayam. Ironisnya kondisinya sudah mengeluarkan aroma yang tidak sedap dan wajahnya sudah tidak terlihat lagi karena menghitam.
"Kami masih dalami siapa korban yang nekat gantung diri ini. Warga tidak ada yang mengenali dan tidak merasa kehilangan sanak keluarganya,"kata Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman melalui Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Agung.
Menurutnya, kejadian ini bermula ketika polisi mendapatkan laporan adanya penemuan mayat. Jenazah dengan jenis kelamin laki-laki ini tergantung sekitar kebun sawit tepatnya dikandang ayam.
Penemuan ini didasari karena adanya bau bangkai menyengat yang muncul. Karena merasa penasaran akhirnya didatangi dan ternyata ditemukan adanya mayat tergantung. Polisi yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Dan diketahui melihat kondisi jenazah sudah satu minggu meninggal dunia.
Informasi yang didapat bahwa penemuan mayat ini sendiri baru diketahui lantaran lokasi kejadian jauh dari pemukiman warga. Sehingga tidak ada yang melihat dan menemukan mayat tersebut.
IDENTITAS MAYAT
Informasi dihimpun radar sampit diketahui bahwa jenazah tersebut berinisial AFP yang merupakan karyawan salah satu ekspedisi pengiriman paket yang berkantor di wilayah Kecamatan Pangkalan Banteng.
Terungkapnya identitas jenazah itu diketahui setelah informasi penemuan mayat menyebar dan pimpinan perusahaan ekspedisi itu mengabarkan kepada keluarga AFP.
Sementara itu W, salah seorang anggota keluarga AFP menegaskan bahwa jenazah yang ditemukan tergantung dengan selembar kain itu merupakan bagian dari keluarga mereka.
“Positif keluarga kami, keluarga juga sudah ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, namun kami belum mengetahui apa yang melatarbelakangi hingga almarhum sampai nekat berbuat begitu,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa saudaranya tersebut bekerja di perusahaan ekspedisi pengiriman paket yang ditempatkan di Pangkalan Banteng serta mempunyai konter.
•kalteng. co
•radar sampit