FullMoon «Sky»
110.6K posts

FullMoon «Sky»
@xiayanss
女、28+歳『NSFW, Heavy Retweet, Manga, Manhwa, Anime, 🍉.』 𝒳𝒾𝒶 𝒴𝒶𝓃'𝓈 𝒟𝑒𝓈𝓉𝒾𝓃é𝑒 𝒶𝓃𝒹 𝓂𝓎 𝓁𝒾𝒻𝑒 𝒻𝑜𝓇𝑒𝓋𝑒𝓇 𝒷𝑒𝑔𝒾𝓃𝓈 𝓌𝒾𝓉𝒽 𝓎𝑜𝓊.♡


Aku tu suka baca @TheEconomist (objectively) karena 3 hal: 1️⃣ Mereka emang suka anonim, alias nggak pake atribusi penulis. Tapi ya ada yg disclose juga seperti Aaron ini :) Nulis anonim gini membuat semua artikel koheren baik kedalaman, tone, sampai positioning. Kudengar mereka debat dulu sebelum nulis 🤣 2️⃣ Dia itu newspaper tapi majalah. Haha gimana coba? Ada sejarahnya sih, tapi filosofinya mereka itu ya mengabarkan news dengan cara mereka. Bahwa news bukan kejadian sejam atau kemarin aja (mereka terbit mingguan) dan fokus ke W bukan when melainkan why dan what it means. Jadi level analisisnya mendalam, ada konteks makro dan interdisipliner. 3️⃣ Renyah banget gitu tulisannya (kriuk!), dan sering diselipin humor seperti pun (permainan kata-kata). Referensi tulisan mereka ya Walter Bagehot (editor 1861-1877). Bapak ini bukunya The English Constitution diajarin ke calon raja & ratu Inggris. Covernya juga bagus-bagus, dan cara visualisasi datanya yg ciamik tu aku pelajari loh (ada tutorialnya di YT). — oh ya, mereka “penganut” liberalisme klasik ya, dan mereka unapologetic about it. Pak Prabowo dan Pak Ganjar pernah diundang nulis juga kok :) Artikel heboh ini kalo dibaca woles, menurutku nggak tendensius. Nggak cuma pake data dikit, analisis dan rekomendasinya juga programatik dan ke leadership decision, bukan personal.

GAIS PLS😭😭 kurang kurangin belanja kebutuhan tersier, yang gapenting penting banget gausah di beli, ekonomi negara kita udah rusak banget, ini jadi alert buat kita, karena di situasi kaya gini ‘The rich getting richer, and the poor getting judged for surviving’, walaupun kita punya tuhan yang maha kaya tapi ayo spend wisely mulai dari sekarang hiks😭😭


2013 (sebelum jadi presiden) : Mengkritik pelemahan rupiah sebagai tanda ekonomi salah urus. 2026 (setelah jadi presiden ) : Meminta masyarakat tidak panik soal dolar karena rakyat desa tidak pakai dolar Beda posisinya ternyata beda juga pemikirannya





Indonesian authorities used online disinformation campaigns to brand activists and journalists as "foreign agents" and silence dissent, sometimes leading to physical threats, Amnesty International said. ebx.sh/zikbcA


Indonesia continues to notch one grim milestone after another. The latest: losing its status as Southeast Asia’s largest stock market to Singapore. bloomberg.com/news/articles/…









