b
2.3K posts


@miawmiawmiaw19 Semua pemain cewe di aagz cakep ko🙏 jgn menggiring opini seakan2 agus harus liat cuma rowse yg "cakep"
Indonesia
b retweetledi
b retweetledi
b retweetledi

Masyaallah tabarakallah cakeppp bgt adekkk 😭🥺
#ELUNARABYDIMASSINGGIH
#ELUNARAFASHIONSHOW
#NicoleRossi
Indonesia
b retweetledi
b retweetledi
b retweetledi
b retweetledi
b retweetledi

Nicolee pretty, Cinderella ini mahhhhh
AQEELA AT ELUNARA
#ELUNARABYDIMASSINGGIH
#ELUNARAFASHIONSHOW




Eesti
b retweetledi

lama-lama cibubur banjir jayaa ☺️
pino · 😎🚬@025aoh
wkwk belum tau aja dia omongan ssn di lapbas kemaren 🤣😏
Indonesia
b retweetledi

Ketika semua berputar dengan kehidupan masing-masing. Tahun demi tahun tiada terasa terlewati..
((Rose terlihat duduk di bangku taman. Di sampingnya ada stroller bayi bersandar. Perlahan Rose menunduk ke arah stroller untuk menggendong bayi laki-laki yang tertawa ceria itu. Rose pun tersenyum menatap bayi yang digendongnya))
Fattah: *dari kejauhan menatap wanita yang pernah ia cintai, bahkan hingga kini masih, dengan tatapan nanar* Sissi.. dia sudah bahagia..
Ken: Hey Fatt! *Menepuk pundak Fattah dari belakang* Fattah kan?!
Fattah: *Fattah sedikit terkejut* Eh Ken?! What's up?
Ken: I'm good.. more than ever to be honest! Lo lagi di sini?
Fattah: Yep, I have new company nearby Ken.
Ken: Cool! Congrats! Btw Fatt, c'mon, let me introduce you to my baby boy there!
Fattah: *jantungnya seperti berhenti berdetak [Baby boy? Bayi laki-laki itu anak dari Ken? Dan.. Sissi?? ] Sulit bagi Fattah untuk mencerna ini semua. Kini wanita yang pernah dia cintai sudah bahagia bersama orang lain.*
Ken: Fatt, hello.. *melambaikan tangan ke depan wajah Fattah* Hey.. c'mon dude!
Fatt: *tersadar dari lamunannya* Eh, iya, ok... *Berusaha tersenyum*
((Berjalan menuju baby boy dan Rose))
Ken: Rooosee! Liat aku ketemu siapa?!
Rose: *Rose yang sedang bermain dengan bayi di pelukannya menoleh pelan, matanya berbinar* Fattah? Hai! *Tersenyum teduh*
Fattah: *Tidak siap menatap senyuman itu dari dekat, senyuman yang selalu ia rindukan* Hai! Sissi.. eh I mean, Rose. Apa kabar? *Sedikit kikuk*
Rose: Good! I'm good! *Masih dengan senyuman itu* Kamu, Fatt?
Fattah: *Terpaku menatap senyuman manis dan mata indah Sissi*
Rose: Fattah?
Fattah: *kembali tersadar* Eh iya, I'm good too..
Rose: *masi menatap Fattah dengan lembut dan senyuman yang sama yang selalu ia berikan pada Fattah*
((Hening sejenak. Namun rasanya keheningan itu seperti abadi dirasakan Fattah))
Ken: *memecah keheningan* Fatt, kenalin, jagoan gw, Killian! Killian Sterling!
Fattah: *tersadar dari lamunan* Oh ya, hey Killian.. nama yang bagus!
Ken: Tentu dong! Rose yang kasih nama itu *sambil menatap Rose tersenyum*
Fattah: *[Entah kenapa dadaku terasa sakit melihat moment ini. Iya, aku selalu ingin Rose bahagia, tapi kenapa ketika dia bahagia aku yang sakit]* Congratulations to both of you! *Sambil berusaha tersenyum dengan mata berkaca-kaca*
((Rose dan Ken saling bertatapan))
((Handphone Fattah berdering. Panggilan urgent dari kantor))
Fattah: Guys, I'm so sorry.. I just had an urgent call from the office. I should go! Once again, congratulations! I'm truly happy for both of you!
Ken: Fatt.. *ucapan Ken terhenti ketika Rose menyentuh lengannya* Thanks Fatt!
Fattah: yea.. see you again! *Sebelum beranjak pergi, ia menatap Rose dengan senyum, saling bertatapan dan bertukar senyum*
((Fattah pergi dengan perasaan berkecamuk. Sebetulnya banyak yang ia ingin bicarakan dengan Sissi, Sissi yang hatinya dulu adalah hanya miliknya. Semua sudah terlambat. Semua yang ada pada Sissi tidak akan menjadi miliknya lagi))
((Masih di taman))
Ken: Rose, c'mon! *Sambil menatap Rose* Kenapa kamu ga jujur Rose?
((Rose tersenyum sendu sambil menatap Ken))
((Suara langkah mendekat))
Lydia: Rose, I'm so sorry! *mengambil Killian dari pelukan Rose* Killian ngerepotin kamu ya?
Rose: Haha, ga kog, he's a good boy!
Lydia: Thanks ya! Maaf malah repotin kamu!
Rose: All good kak! *Tersenyum* oh ya Ken, please don't tell Fattah about anything. Biarkan dia bahagia dengan hidupnya dan pilihannya. Aku ga ingin liat dia terluka lagi.
Ken: Tapi, Rose.. faktanya yang terluka bukan dia aja, tapi kamu juga!
Rose: Ken.. please..
Ken: Ok, ok.. aku, Lydia, dan Killian pamit.. Take care!
Rose: Thanks! Kalian juga ya..
((Ken, Lydia dan Killian kembali ke rumah. Meninggalkan Rose yang duduk termenung di taman. Menikmati semilir angin yang terasa lebih menusuk dari biasanya. Apakah ini karena angin? Ataukah perasaan ingin? Ingin untuk berbicara lebih banyak dengan pria yang sebetulnya tidak pernah berhenti ia cintai, Fattah Fernandez))
Indonesia














