B.
39.1K posts



the biggest downgrade in history







@bakuldimsum_ Wkwkwkwk kasian ya ga boleh ngeluh

@ARSIPAJA aku tahu dia inkompeten jadi presiden. tapi gak nyangka aja kalau sekosong-momplong ini.


Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images

The sprawling multi-ethnic archipelago cannot simply be given orders as if it were an army unit. It needs a leader who listens to many voices, rather than one who surrounds himself with yes-men economist.com/leaders/2026/0…



The most obvious departure from Indonesia’s recent norms has been its president’s lavish spending. Register for free to learn how two massive projects are risking the country’s stability economist.com/briefing/2026/…

🌳 Kinda curious, kok orang bisa ya cepet banget beralih ke orang baru pas kelar patah hati. Tau life must go on, tapi kok kerasa mudah bgt ya? Ini gua yang suka gamonan buat proses, atau mereka yang cepet sat set... (no salty ya guys 😔)



Libur panjang - ternyata harga minyak dunia tembus USD 105. US Yield mendadak naik tajam kembali. Dollar index menguat Senin, rupiah maybe bisa tembus 17.800 IHSG bakal makin crash. Bahaya ini, kalau minyak dunia tembus USD 110. Krisis rupiah bisa terjadi. Deja Vu 1998. Kuncinya : selat Hormuz. Selama belum dibuka, harga minyak dunia tetap akan liar. Dan polanya berulang : Harga minyak naik >> US Yield naik >> Dollar menguat >> Rupiah makin crash >> IHSG makin jebol. Rupiah makin parah karena : - Setiap kenaikan harga minyak dunia bikin APBN makin jebol (krn subsidi BBM naik tajam). - Setiap kenaikan dollar, bikin hutang RI makin tinggi dan akhirnya beban hutang APBN juga makin meroket. - Bunga hutang RI dalam dollar juga naik, harus bersaing dengan US Yield yg tinggi (dan jauh lebih aman). Tekanannya dobel dobel : - Hutang RI dalam dollar makin mahal sebab bunga naik - Hutang RI dalam dollar makin mahal sebab rupiah makin anjlok - Ditambah beban subsidi minyak makin meroket Di saat yg sama defisit APBN sudah amat tinggi di kuartal 1 2026. Pasar takut APBN akan makin jebol di kuartal 2 dan 3, saat beban subsidi minyak naik tajam (gegara harga minyak dunia yg naik pesat). To be honest : mulai ada perasaan self fulfilling prophecy. Maksudnya : rupiah makin anjlok karena semua beban di atas. Dan saat rupiah makin anjlok, beban di atas makin berat. Akhirnya rupiah makin anjlok tanpa batas. Ngeri kalau lingkaran setan ini terjadi. Kebijakan MONETER BI kurang ada impak bagi penguatan rupiah secara signifikan, kalau sumber utama tak diatasi. Yakni kebijakan fiskal yang terlalu boros. Solusi cepat untuk hadapi KRISIS RUPIAH : - pangkas anggaran MBG hingga 60% - 70% - subsidi BBM dikurangi 30% (sembari dorong transportasi EV). - kurangi anggaran kopdes : 50%. Devil's Advocate harus berani muncul di hadapan pak Presiden. Bilang baik-baik : pak, ini risikonya jika fiskal tak dibenahi.










