B.

39.1K posts

B. banner
B.

B.

@yjonghuk

fan account. Katılım Aralık 2018
209 Takip Edilen93 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
B.
B.@yjonghuk·
to do besok: belajar dependent dropdown di gsheet buat reading tracker
Indonesia
0
0
0
108
B. retweetledi
Brive~
Brive~@brive__·
"Kalo tau bakal begini ga bakal gw dukung" Ngga, lo bukan gatau, tapi bodoh aja. Dari program kerja, riwayat hidup, sampe debat pun lo harusnya udah bisa nilai.
Indonesia
66
7.6K
16.7K
127.9K
B. retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
Its president, Prabowo Subianto, must stop trying to squelch opposition in the legislature, media and civil society. Dissent that cannot find an outlet in politics will spill onto the streets economist.com/leaders/2026/0…
English
146
2.2K
4.2K
82.2K
B. retweetledi
GMMTV
GMMTV@GMMTV·
[Official Trailer] Ticket to Heaven เด็กชายไม่ไปสวรรค์ #TicketToHeaven “Ticket to Heaven เด็กชายไม่ไปสวรรค์” 👦🏻🪽 ทุกวันเสาร์ เวลา 20:30 น. ทางช่อง GMM25 และเวลา 21:30 น. รับชมย้อนหลังที่แรกได้ทาง Viu เท่านั้น เริ่ม 30 พ.ค. นี้ #GMMTV
ไทย
1.5K
37.7K
56K
4.4M
B. retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
"8+2 = 11" "Sawit itu kan juga pohon, kan? Ada daunnya, kan?" "Orang-orang pintar di Jakarta tidak peduli dengan nasib nelayan." "Orang desa tidak ada yang pakai dolar kok." Empat kalimat bodoh, dan yang melempar keempat kalimat bodoh ini adalah orang yang memimpinmu saat ini.
alfin rizal@alfinrizalisme

@ARSIPAJA aku tahu dia inkompeten jadi presiden. tapi gak nyangka aja kalau sekosong-momplong ini.

Indonesia
73
12.1K
28.6K
296.1K
B. retweetledi
𝓙𝓮𝓪 🩷💛💙💚💜
I'll say it. Heavy serenade ep is for nmixx what Feel my Rhythm ep is for Red Velvet. Not THE most innovative (compared to THEIR discography) but technically impressive, out of this world harmonies, detail oriented, and the last song is perfect for gay edits.
English
11
613
3.9K
55.8K
B. retweetledi
Abul Muzaffar
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10·
Ada berapa hal yang bisa kita garisbawahi dari postingan mereka 1. Ada kata thin-skinned, alias berkulit tipis. Kalau yg gw tahu, itu maksudnya mudah tersinggung. Ya, The Economist bilang Presiden mudah tersinggung alias temperamental. 2. Lalu, The Economist bilang Prabowo harus siap sama unpalatable truths alias kebenaran yang menyakitkan. Implikasinya, majalah ini menduga kalau Prabowo sering disuapin info manis dan nggak siap dengan info jelek. 3. Judul berita yang menyebut risky path, eroding finance and democracy. The economist ingin pembaca mengetahui bahwa Indonesia berada di posisi yang rawan atas ulah presidennya sendiri. Seperti apa ulah itu? Pengkondisian oposisi, kebijakan MBG dan Kopdes dsb. Kalau kelen sadari, hanya media asing yang berani nulis postingan kek gini. Media lokal mana sanggup. Bisa diganggu-ganggu mereka ntar. Source gambar : VOI
Abul Muzaffar tweet media
The Economist@TheEconomist

Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths econ.st/3RE0Fum Photo: Getty Images

Indonesia
48
4.6K
11.1K
256.6K
B. retweetledi
nmixx pics
nmixx pics@nmixxpics_·
NMIXX “Heavy Serenade” 12AM KST Update: #6 MelOn TOP100 (+2) *NEW PEAK* #2 MelOn HOT100 (+2) #3 Bugs (+1) #10 FLO (+2) *NEW PEAK* #31 Genie (=)
English
12
728
3.8K
54.1K
B. retweetledi
Direktorat Jenderal Palak | Choretax
Direktorat Jenderal Palak menolak narasi @TheEconomist yang terus mendiskreditkan Indonesia. Penolakan ini berdasarkan pada pernyataan Menkeu Purbaya yang mengkategorikan media ini sebagai media bodoh. Bodoh karena masyarakat sudah tau bobroknya pemerintah. Ga usah diumbar lagi.
The Economist@TheEconomist

The sprawling multi-ethnic archipelago cannot simply be given orders as if it were an army unit. It needs a leader who listens to many voices, rather than one who surrounds himself with yes-men economist.com/leaders/2026/0…

Indonesia
334
1.1K
4.6K
291.7K
B. retweetledi
TxtdariBekasy 🇵🇸
TxtdariBekasy 🇵🇸@txtdrbekasi·
REPORTED: A young man was slashed with a samurai sword by two unknown assailants in Kranji
TxtdariBekasy 🇵🇸 tweet media
English
125
761
4.7K
230.3K
B. retweetledi
The Economist
The Economist@TheEconomist·
The most obvious departure from Indonesia’s recent norms has been its president’s lavish spending. Register for free to learn how two massive projects are risking the country’s stability economist.com/briefing/2026/…
English
169
2.2K
4.2K
142.8K
B. retweetledi
Bad News From Indonesia
[AGAIN] The Economist lagi-lagi 'memasak' Indonesia. Berdasarkan rangkuman kami, mereka mengkritisi defisit naik, investor minggat, rupiah melemah, oposisi nyaris habis, militer makin masuk sipil, sampai nostalgia paket lengkap Sukarno x Soeharto DLC edition. Program makan gratis disebut ambisius. Masalahnya, yang ikut diet malah APBN. Yg dulu takut Indonesia terlalu liberal sekarang mungkin bisa tenang. Karena menurut The Economist, kita justru sedang melaju ke arah “guided democracy” dengan buff otoritarianisme. Lucunya, pemerintah sering bilang kritik asing itu bias. Tapi pasar, investor, rating agency, sampai media internasional mulai ngomong hal yang mirip. Kalau semua alarm dianggap musuh negara, nanti yg tersisa cuma sirene. Gimana menurut kalian?
Bad News From Indonesia tweet media
The Economist@TheEconomist

The most obvious departure from Indonesia’s recent norms has been its president’s lavish spending. Register for free to learn how two massive projects are risking the country’s stability economist.com/briefing/2026/…

Indonesia
11
807
2.4K
53.1K
B. retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Baca… Baca buku berat dan ringan. Baca buku fiksi dan non fiksi. Baca buku cetak dan digital. Baca buku di rumah, di jalan, dan saat istirahat kerja. Baca buku dari penulis terkenal dan dari penulis pemula. Baca buku beli sendiri dan pinjam dari perpustakaan. Baca buku sendirian dan bersama-sama. Baca buku sambil diam dan sambil diskusi. Baca buku buat berpikir serius dan buat suka-suka. Baca buku apa saja, kapan saja, di mana saja. Selamat Hari Buku Nasional! :)
Anies Rasyid Baswedan tweet media
Indonesia
329
4.9K
22.9K
286K
B. retweetledi
Strategi + Bisnis
Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis·
Utang RI Govt dlm dollar ada USD 200 milyar. Artinya setiap rupiah turun Rp 1000 (spt sebulan ini) maka nilai utang RI bengkak Rp 200 triliun. Kalau rupiah anjlok Rp 2000, utang melambung Rp 400 triliun. Betapa rentannya kondisi fiskal negara kita. Yg bahaya : saat rupiah anjlok, pasar makin panik. Dan akhirnya terjadi capital flight. Rupiah makin ambruk lagi. Ada lingkaran setan yg bikin death spiral. Scary.
Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis

Libur panjang - ternyata harga minyak dunia tembus USD 105. US Yield mendadak naik tajam kembali. Dollar index menguat Senin, rupiah maybe bisa tembus 17.800 IHSG bakal makin crash. Bahaya ini, kalau minyak dunia tembus USD 110. Krisis rupiah bisa terjadi. Deja Vu 1998. Kuncinya : selat Hormuz. Selama belum dibuka, harga minyak dunia tetap akan liar. Dan polanya berulang : Harga minyak naik >> US Yield naik >> Dollar menguat >> Rupiah makin crash >> IHSG makin jebol. Rupiah makin parah karena : - Setiap kenaikan harga minyak dunia bikin APBN makin jebol (krn subsidi BBM naik tajam). - Setiap kenaikan dollar, bikin hutang RI makin tinggi dan akhirnya beban hutang APBN juga makin meroket. - Bunga hutang RI dalam dollar juga naik, harus bersaing dengan US Yield yg tinggi (dan jauh lebih aman). Tekanannya dobel dobel : - Hutang RI dalam dollar makin mahal sebab bunga naik - Hutang RI dalam dollar makin mahal sebab rupiah makin anjlok - Ditambah beban subsidi minyak makin meroket Di saat yg sama defisit APBN sudah amat tinggi di kuartal 1 2026. Pasar takut APBN akan makin jebol di kuartal 2 dan 3, saat beban subsidi minyak naik tajam (gegara harga minyak dunia yg naik pesat). To be honest : mulai ada perasaan self fulfilling prophecy. Maksudnya : rupiah makin anjlok karena semua beban di atas. Dan saat rupiah makin anjlok, beban di atas makin berat. Akhirnya rupiah makin anjlok tanpa batas. Ngeri kalau lingkaran setan ini terjadi. Kebijakan MONETER BI kurang ada impak bagi penguatan rupiah secara signifikan, kalau sumber utama tak diatasi. Yakni kebijakan fiskal yang terlalu boros. Solusi cepat untuk hadapi KRISIS RUPIAH : - pangkas anggaran MBG hingga 60% - 70% - subsidi BBM dikurangi 30% (sembari dorong transportasi EV). - kurangi anggaran kopdes : 50%. Devil's Advocate harus berani muncul di hadapan pak Presiden. Bilang baik-baik : pak, ini risikonya jika fiskal tak dibenahi.

Indonesia
32
537
1.5K
79.7K