fy

5.7K posts

fy banner
fy

fy

@yoenata

photography enthusiast

Katılım Ocak 2017
401 Takip Edilen253 Takipçiler
fy retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
Saya ada cerita seorang bapak. Dia kerja 20 tahun buat biayain anaknya kuliah S1. Lembur. Utang. Sampai jual tanah warisan. Anaknya lulus. IPK bagus. Wisuda lengkap dengan toga. Sekarang anaknya kerja serabutan. Gaji di bawah UMR. Dan si bapak masih senyum bilang, "Mungkin belum rezekinya." Yang bikin saya merenung bukan cerita anaknya. Tapi cerita si bapak. Dia lahir tahun 70-an. Gak tamat SMA pun bisa buka toko, punya rumah, besarin anak dengan layak. Logikanya simpel dan masuk akal: "Dulu gw gak sekolah tinggi aja bisa. Kalau anak gw kuliah, hidupnya pasti jauh lebih baik dari bapaknya." Logika itu benar. Di zamannya. Masalahnya bukan orang tua yang salah didik. Bukan juga anaknya yang kurang usaha. Tapi janji yang mereka pegang sudah kedaluwarsa. Ijazah dulu adalah tiket. Sekarang ijazah adalah syarat minimum. Yang bahkan kadang pun masih belum cukup. Dua hal yang kelihatannya sama, tapi sebetulnya beda jauh. Bayangin ya. Tahun 1995, fresh graduate langsung diperebutkan perusahaan. Sekarang, lowongan entry level minta pengalaman 2 tahun, skill digital, bisa multitasking, dan siap ditempatkan di mana saja. Gajinya? UMR aja belum tentu. Hampir sama kalau dikonversi ke harga waktu itu. Tapi harga rumah, kontrakan, dan beras sudah tidak ikut berdiam di angka yang sama. Generasi 90-an pasti hafal nasihat ini: "Rajin sekolah, biar dapat kerja bagus." "Kuliah dulu, baru enak hidupnya." "Investasi terbaik itu pendidikan." Nasihat itu bukan bohong. Di zamannya, itu benar dan terbukti. Tapi zamannya sudah ganti. Nasihatnya tidak ikut ganti. Dan anak-anak kita tumbuh sambil pegang peta zaman dulu yang sudah tidak cocok sama jalanan yang mereka hadapi sekarang. Saya pernah ngobrol panjang sama seorang teman. Dia cerita, "Bokap gw sampai jual motor buat bayar UKT semester terakhir gw." Saya tanya, "Sekarang kerjanya apa?" "Freelance desain. Kadang ada job, kadang enggak." "Bokap lu tau?" "Tau. Dia bilang sabar, rezeki ada aja. Tapi gw liat matanya... dia bingung." Si bapak bingung bukan karena anaknya gagal. Tapi karena cara yang dulu berhasil sekarang tidak lagi bekerja. Dan dia tidak punya peta baru untuk dikasih ke anaknya. Kalau anakmu masih sekolah atau mau kuliah, jangan cuma pikirin jurusannya. Tapi ajarin juga: 1. Ajarin dia cara kerja uang sejak kecil. 2. Bekali satu skill konkret yang bisa langsung menghasilkan. Sebelum dia lulus dan bingung mau mulai dari mana. 3. Kasih ruang buat gagal kecil sekarang. Biar dia gak gagal besar pertama kali justru di dunia nyata. 4. Jangan cuma bekali ijazah. Bekali juga kemampuan bertahan. Bukan berarti kuliah tidak penting. Tapi kuliah saja sudah tidak cukup. Soalnya begini. Orang tua yang paling menyiapkan anaknya bukan yang paling banyak bayar biaya kuliah. Tapi yang paling jujur bisa ngomong ke anaknya: "Dunia yang kamu masuki berbeda dari dunia yang Ayah dan Ibu kenal. Kita harus cari tau bareng-bareng." Kejujuran itu lebih berharga dari SPP mana pun. Dan seperti biasa, selalu ada dua kubu. Kubu pertama bilang, "Orang tua salah. Harusnya ajarin skill, bukan kejar gelar." Kubu kedua bilang, "Orang tua sudah benar. Anaknya yang kurang mau usaha." Tapi ada kemungkinan ketiga yang jarang ada yang mau nyebut: Dua-duanya sudah berusaha sebaik yang mereka bisa dengan informasi yang mereka punya. Tapi sistemnya yang tidak pernah jujur ke keduanya. Generasi kita mungkin adalah generasi pertama yang hidupnya lebih susah dari orang tuanya. Bukan karena malas. Bukan karena manja. Tapi karena peta yang diajarkan ternyata sudah tidak relevan saat mereka datang. Dan orang tua mereka masih dengan tulus menunjuk ke peta yang didapat dulu.
Indonesia
204
6.9K
19.3K
826.9K
fy retweetledi
Giri Kuncoro
Giri Kuncoro@girikuncoro·
Pak @zanatul_91, setuju soal risiko privasi data anak dan pentingnya regulasi ketat, itu isu serius Tapi soal "Google jadi penguasa tunggal" agak selektif. Microsoft/Windows sudah puluhan tahun mendominasi lab komputer sekolah, perkantoran pemerintah, dan pendidikan Indonesia (Windows ~75-80% desktop OS). Dulu jarang ada yang teriak soal data mining atau ketergantungan. Google/Chromebook justru bawa kompetisi dan keseimbangan di pasar: lebih murah, cloud-based, etc. Terlepas dari keterbatasan internet di Indonesia, secara global, Chrome OS kuasai ~60% perangkat pendidikan karena alasan ini Lebih baik kita dorong regulasi data kuat + diversifikasi vendor, bukan cuma sorot yang baru masuk x.com/pradithya_aria…
Indonesia
16
43
177
12.8K
fy
fy@yoenata·
@sourvive @SafiraLandi dulu pas sma pernah ikut, mc baru ngomong tiga empat kata langsung ada regu yang mencet bel dan bisa jawab benar, emang cocoknya ini namanya lomba hafalan empat pilar
Indonesia
0
0
2
65
Jeya • English Hacks
Izin ya aku ga ada maksud buruk juga tapi pure nanya. Pertanyaannya kan "DPR ketika memilih anggota BPK diwajibkan memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?" Kenapa jawabannya ga singkat "Dewan Perwakilan Daerah (DPD)" aja? Kenapa harus lengkap sampe diresmikan presiden juga, dan kedua grup jawabnya persis sama, jadi kayak template. Aturan cerdas cermatnya emang ngewajibin elaborasi atau sebelum acara ada kisi-kisi apa gimana? (Bertanya dengan nada lembut)
Akun Perayaan Patah Hati@haripatahhati

Indonesia
78
39
1.3K
494.6K
fy retweetledi
The Spectator Index
The Spectator Index@spectatorindex·
🇮🇩 Indonesia's rupiah falls to record low of 17,500 per US Dollar.
English
1.1K
13.3K
25.8K
6.6M
fy retweetledi
Fiersa Besari
Fiersa Besari@FiersaBesari·
Nyalahin artikulasi. Itu Cerdas Cermat atau Indonesian Idol?
Indonesia
660
11.6K
50.2K
1.3M
fy retweetledi
s.m.t.h!.t.m
s.m.t.h!.t.m@pohonpisaaang_·
Dewasa gini, ternyata lebih seru ngobrol sama stranger, pedagang keliling, tukang parkir, atau orang orang tua yang kebetulan lagi di tempat yang sama. energi mereka terasa lebih tulus untuk menyadarkan bahwa banyak hal di dunia ini yang perlu kita syukuri.
Indonesia
179
8.2K
26.8K
336.6K
fy retweetledi
Mayowa
Mayowa@Mayoveli·
This cost them about $1 trillion. The truth is, you cannot build systems like this exclusively on the logic of profit. You cannot expect to break even in 20 or 30 years. Projects of this scale are built because the government decides they must exist to serve the people. And this is a problem with systems that are strictly, or overwhelmingly, capitalist. If you leave every problem in your society to the spontaneity of the market, some challenges are so large and so unprofitable that you will never have sufficient incentive to solve them.
Kevin Castley 🇨🇦@KevinCastley

Wuhan Railway Station in China is bigger than many airport terminals in the West and has more bullet train lines than many countries have altogether

English
922
10.9K
57.1K
2.9M
fy retweetledi
jek
jek@jek___·
@heriyadszki netral kok kepada kemaksiatan. ada2 aja emang mimbar second
Indonesia
0
3
59
1.3K
Faizal
Faizal@zalkad·
Lagi viral di Thailand, Cerita lucu penuh plot twist tentang kucing,😂 Simak aja credit IG @ cicibangkokk Aslinya dari akun orang Thailand @ The ภาระ Setelah Twit serius saatnya twit tidak serius untuk sore hari ini. #zalkadthelounge #kucing
Faizal tweet mediaFaizal tweet mediaFaizal tweet mediaFaizal tweet media
Indonesia
178
3.5K
8.8K
533.9K
Bhaguz Hernawan
Bhaguz Hernawan@bhaguz_403·
Hello Twitter! Buat teman2 yg mau jual produk Apple second, silakan reply Tweet ini. 🥰 Tolong tulis info lengkap dan harganya. Kalau sudah sold jangan lupa update. Buat yg lain boleh bantu RT. Thank you and have a good day! ⌚️📱🖥️💻
Bhaguz Hernawan tweet media
Indonesia
119
49
355
109.6K
fy
fy@yoenata·
DIJUAL IPAD PRO 11 INCH (2ND GENERATION) 128GB 120HZ WIFI EX INTER KONDISI TERAWAT FUNGSI NORMAL, COCOK BUAT KERJA, KULIAH, ATAU EDIT KONTEN buka harga 7,9jt bonus tempered glass baru belum dipasang kelengkapan: unit, kabel & charger bawan, dus prefer cod bogor
fy tweet mediafy tweet mediafy tweet mediafy tweet media
Indonesia
1
0
0
1.1K
fy
fy@yoenata·
@rayestu kata guru2 di sekolah yg ngajar dulu smp sekarang, sejak tidak ada ujian kaya UN, motivasi siswa belajar jauh berkurang, dan kemungkinan ditambah efek doomscrolling
Indonesia
0
0
0
272
Nathaniel Rayestu
Nathaniel Rayestu@rayestu·
Are we suggesting di era pra-Nadiem bocah sma bisa ngitung
Nathaniel Rayestu tweet media
Wildan@wildanfird15

@ghozyulhaq Efek nadiemnya sih banyak yg ga suka karena asal2an, makin muncul bocah SMA ga bisa ngitung dll

Indonesia
31
125
606
71.4K
Fae°❀⋆.
Fae°❀⋆.@richuwifey·
in my 30s, I just want a home like this. green, quiet, and a life that feels calm
Fae°❀⋆. tweet mediaFae°❀⋆. tweet mediaFae°❀⋆. tweet mediaFae°❀⋆. tweet media
English
441
17.3K
76.1K
2.8M