YoFazz
5.3K posts

YoFazz
@yofazz_
Pasutri Alter M35 F30 | Stag & Vixen | 🌈 Bi Curious wife | MMF/FFM/GB | DPK-JKT | NO SATSET | Private Content - DM | Wife account - @yofazz__

pretttt bgt, guys khususnya ciwi2 JGN ADA YG MAU KALO DIAJAKIN ORANG INI YAW (bukannya apa2 ntr pas sampe lokasi bakal dibiarin luntang lantung lepas tanggung jawab pdhl dia yg ngajakin duluan?”

Masih banyak yang ngira pasutri di dinamika Fantasi seperti ini bisa ‘dibeli’… Beberapa waktu stelah thread tentang cuckold dan 3S kita naik, muncul juga komentar-komentar yg menarik Ada yg penasaran Ada yg diskusi sehat Tapi ada juga yg langsung berasumsi “Kalo ada pasutri yg menjalani dinamika cuckold atau 3S, berarti istrinya murahan, bisa di beli” Nah.. di sini biasanya mulai kelihatan siapa yg bener-bener paham, dan siapa yg cuma menebak dari luar Karna kenyataannya sering justru kebalikannya Dalam banyak pasutri yg bener-bener menjalani dinamika sperti ini, terutama yg menjalankannya dgn prinsip relational dan No Money Oriented, mereka biasanya punya batasan yg sangat jelas + ketat Ini bukan soal transaksi. Ini bukan soal “siapa bayar siapa” Ini soal dinamika hubungan yg disepakati oleh pasutri Makanya prosesnya hampir selalu sangat selektif Tidak semua orang bisa masuk ke dinamika itu. Tidak cukup hanya “berminat” Biasanya pasutri sperti ini punya standar sendiri, bhw yg akan menjadi calon partner tsb 👉Harus respect dan menghormati pasutri 👉Harus paham batasan 👉Harus bisa menjaga kenyamanan semua pihak Dan yg menarik.. dalam beberapa cerita yg sering muncul di komunitas, ada juga pria yg datang dgn pendekatan yg salah Ada yg mencoba menawarkan uang Ada yg menawarkan fasilitas Harapannya mungkin sederhana kalo ada uang, pasti bisa Tapi jawabannya sering justru ditolak Karena bagi pasutri yg menjalankan dinamika ini dgn sehat, yg mereka cari bukan uang Yg mereka jaga justru hal-hal sbb 👉kepercayaan 👉kenyamanan 👉batasan hubungan 👉dan dinamika yang sudah mereka sepakati bersama Jadi penting utk dipahami. Cuckold, hotwife, atau 3S bukan otomatis berarti seseorang bisa “dibeli” Dalam banyak kasus justru sebaliknya Pasutri sperti ini sering punya standar yg jauh lebih ketat daripada yg orang bayangkan Dari semua respon itu, menurut kalian.. ini soal realita, atau cuma cara orang melihat dari luar aja?
























