

Prof Ferry melihat bahwa Juli-Agustus nanti akan ada El-Nino. Apa itu? Kondisi kekeringan ekstrim yang bikin krisis pangan. Produksi pangan berisiko turun, impor pangan bisa makin membludak dan akhirnya membuat rupiah makin melemah. Harga pangan juga makin mahal. Prof Ferry juga melihat pemerintah cenderung merusak iklim bisnis. Bisa dilihat dari konteks adanya Danantara yang mengontrol Bank BUMN. Pasar takut ini bisa menjadikan bank BUMN sebagai sapi perah. Selain itu, ada risiko badai PHK akibat kenaikan energi yang membuat biaya produksi bisnis semakin tinggi. Yang akhirnya kombinasi dari semua masalah ini pada akkhirnya bisa menciptakan instabilitas politik Begitu rupiah jadi Rp22.000–Rp25.000, ia khawatir kemarahan masyarakat bisa tidak terbendung. Dan tahulah berikutnya bakal apa?























