Makin dewasa, makin susah nemu pure love. Semua orang sudah punya masa lalu, sudah punya cerita. Jadi kita nggak lagi jatuh cinta ke kertas kosong, tapi jatuh cinta ke seseorang yang penuh bekas-bekas tinta, isi yang sudah berlapis-lapis pengalaman, luka, dan pelajaran.