KAKAK KAKAK UDAH KAKAK KAKAK JANGAN RIBUT KARNA KIPOP KAKAK KAKAK INI SEMUA HANYA KIPOP KAKAK KAKAK, INDONESIA UDAH MAU HANCUR KAKAK KAKAK, AKHIR TAHUN BISA BISA DOLLAR JADI 20RB KAKAK KAKAK, UDAH SETOOOOOPPPPPP
interest check! 💥⚡️
YOSHI
2026 birthday kit
teume maaf yaah telat banget 🥺🙇🏻♀️
tapi yang masih mau di tag waktu open pre-order besok boleh langsung komen yaa! 💭👇🏻
(bakal open lagi buat JUNGHWAN, JOHOON, HARUTO, HYUNSUK jugaa!)
help like & rt 🙇🏻♀️
#YOSHI #요시
Sutradara drama MBC #PerfectCrown 'Park Joon Hwa' akhirnya buka suara soal kritikan akting dua pemeran utamanya, Byeon Woo Seok dan IU, serta kontroversi distorsi sejarah. Ia mengaku merasa sangat bersalah karena para aktor ikut menerima kritik tajam, padahal menurutnya mereka hanya menjalankan arahan yang ia berikan.
Soal kritik akting IU yang dianggap terlalu berlebihan, sutradara menjelaskan bahwa itu memang arahannya. Ia ingin karakter Hui Ju terlihat sangat ambisius, emosional, dan punya sisi dramatis supaya terasa seperti tokoh utama di komik romantis. Menurutnya, jika dimainkan terlalu realistis, karakter itu malah akan terasa dingin dan membuat drama jadi membosankan. Ia merasa IU berhasil membuat karakter yang awalnya tampak keras menjadi lebih hidup dan manusiawi.
Sementara itu, Byeon Woo Seok dikritik karena ekspresinya dianggap terlalu datar. Namun sutradara mengatakan ia memang meminta Wooseok menahan emosi karena karakter pangeran seharusnya terlihat tenang dan tidak mudah menunjukkan perasaan. Ia ingin perubahan emosinya muncul perlahan setelah jatuh cinta, sehingga perkembangan karakter terasa lebih kuat di akhir cerita. Menurutnya, tatapan mata dan aura sedih Byeon Woo Seok sudah sangat cocok dengan karakter pangeran yang kesepian dan penuh beban.
Sutradara juga mengungkapkan bahwa Byeon Woo Seok sebenarnya sempat mencoba menunjukkan sisi emosi yang lebih beragam saat syuting, tetapi justru ia sendiri yang meminta agar tetap ditahan demi menyesuaikan konsep karakter. Karena itu, ia merasa kritik yang diterima para aktor seharusnya menjadi tanggung jawabnya juga sebagai sutradara.
Di akhir wawancara, sutradara kembali menegaskan bahwa banyak hal yang dipermasalahkan penonton sebenarnya merupakan hasil keputusan dan arahannya sendiri. Karena itu, ia merasa para aktor tidak pantas menanggung semua kritik sendirian.
m.entertain.naver.com/now/article/10…
Yang bingung kenapa IU dan Wooseok sampai minta maaf di IG-nya, aku izin jelasin dari apa yang aku lihat dan baca ya:
Jadi drama Perfect Crown (IU & Byeon Wooseok) lagi kontroversi besar gara-gara scene coronation. Ini muncul di Episode 11 pas scene coronation (naik tahta) Byeon Wooseok.
Meskipun ceritanya fiksi alternate timeline (negara merdeka), ada dua detail yang bikin knetz marah:
1. Mahkota
Yang dipakai Guryumyeongwan (mahkota 9 untaian). Padahal ini mahkota buat raja bawahan China zaman Joseon. Seharusnya untuk penguasa merdeka penuh, pakainya mahkota 12 untaian (Sipyiryumyeongwan).
2. Teriakan
Yang di drama: teriak “Cheonse!” (hidup 1000 tahun),ini kata-kata buat raja negara vassal.
Seharusnya untuk sovereign king: “Manse!” (hidup 10.000 tahun).
Nah karena ini, kesannya jadi negara itu masih status bawahan, bukan negara kuat yang merdeka.
Produksi akhirnya minta maaf scr resmi dan janji revisi audio & subtitle.
Sebenernya ini justru bagus untuk knetz ambil serius tentangi ini. Salut sih generasi mereka masih melek sejarah dan sangat menghargai simbol-simbol nasional. Korea punya sejarah panjang dan trauma penjajahan, jadi detail kecil kayak gini langsung sensitif. Itu artinya mereka benar-benar menjaga identitas bangsanya.
Yang paling SALAH justru tim produksi yang kurang teliti. Harusnya riset lebih dalam, konsultasi ahli sejarah, apalagi drama royal. Kebanyakan aktor-aktris cuma ikut arahan, tapi mereka yang paling kena hate berat.
Harusnya IU dan Wooseok nggak wajib minta maaf secara resmi. Mereka pasti udah tau kesalahan mereka yang nggak ikut ngecek hal ini, karena emang harusnya produksi yang bertanggung jawab full.
#PerfectCrown#IU#ByeonWooSeok