Paus Biru

527 posts

Paus Biru banner
Paus Biru

Paus Biru

@zalheei

amja amja

Katılım Temmuz 2021
117 Takip Edilen45 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Paus Biru
Paus Biru@zalheei·
hope a better year awaits
English
0
0
5
4.7K
Paus Biru retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
"Pak TU Kampus" "Iya gimana?" "Ini kok saya dapet UKT tertinggi? Penghasilan Orang Tua saya gak segede itu?" "Coba saya cek, kasih nama sama NIM?" "Debi Pak, ini NIM saya." "..." "Ini ibu kamu PNS? Dosen?" "Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada." "Waduh, kalau PNS emang biasanya UKT tertinggi, memang gitu aturannya di kampus ini." "Hah? Terus gimana Pak?" "Coba kamu apply KIPK. Ini dicek ya syaratnya." *** "Bu Dinas Sosial." "Iya gimana?" "Saya mau cek orang tua saya di desil berapa di DTSEN, saya mau daftar KIPK." "Minta NIK orang tua ya." "Ini Bu, tolong dicek" "Sebentar ya" "..." "Ini ibu kamu PNS? Dosen?" "Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada." "Waduh, kalau PNS pasti kehapus dari DTSEN. Dari jaman DTKS juga rutin diapus. Perintah menteri sosial. Memang aturannya gitu." "Hah? Terus gimana Bu?" "Coba kamu pakai surat keterangan tidak mampu atau slip gaji ortu buat daftar KIPK." *** "Pak Lurah, saya mau minta SKTM buat daftar KIPK" "Kamu bukannya Debi, anaknya Bu Lala, dosen di kampus itu?" "Iya Pak" "Lah, penghasilannya bukannya lumayan?" "Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada." "Bentar saya cek dulu aturannya, Ibu PNS kan ya?" "Iya Pak" "Saya kemarin dapet instruksi dari Pemda sini, katanya kalau PNS gak boleh dapet SKTM. Jadi saya gak berani keluarin." "Hah? Terus gimana Pak?" "Coba langsung pakai slip gaji Ibu ke Dikbud." *** "Bu Dikbud." "Iya gimana?" "Saya mau daftar KIPK, cuma data ortu saya gak ada di DTSEN sama Pak Lurah gak bisa ngeluarin SKTM. Jadi pakai slip gaji." "Sebentar saya cek ya." "Ini slip gaji ibu kamu? PNS? Dosen?" "Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada." "Waduh, kalau PNS emang gak bisa daftar KIPK. Kemarin pejabat tim teknis KIPK udah bilang kalau PNS gak boleh sama sekali." "Sama sekali Bu? Gaji Ibu saya cuma segini?" "Iya. Bahkan Golongan I juga gak boleh. Memang aturannya begitu." "Hah? Terus gimana Bu?" "Coba ke bank aja sama Ibu, siapa tahu bisa ada pinjaman" *** "Bu CS Bank" "Iya gimana?" "Saya mau ajukan pinjaman buat bayar UKT anak saya" "Baik Bu, saya cek dulu" "..." "Bu Lala, setelah kita cek penghasilan dan riwayat finansial, kita gak bisa kasih pinjaman." "Kenapa Bu?" "Mohon maaf Pak, resiko gagal bayarnya tinggi. Saya gak berani Bu, nanti saya yang kena." "Waduh, terus gimana ini Bu?" *** "Pak TU kampus, saya gak bisa dapet KIPK Pak" "Udah coba pinjam bank?" "Gak bisa Pak, penghasilan Ibu saya gak cukup." "Coba ini, perusahaan fintech yang kerjasama sama kampus" *** "Mas fintech, kalau saya pinjam 12.5 juta buat UKT, saya mesti nyicil berapa?" "Sekitar 1.3 juta per bulan selama setahun" "Wah jatuhnya 15.5 juta dong? Bunganya 3 juta sendiri?" "Iya Mbak" "Waduh, itu segede biaya hidup saya euy. Gak mampu bayarnya" "Memang aturannya segitu pinjaman kita." *** "Pak TU Kampus" "Iya gimana?" "Misalkan saya mau nunda kuliah jadi tahun depan, buat ngumpulin duit dulu, bisa gak?" "Jadi gak daftar ulang pertama?" "Iya." "Gak bisa, kalau udah lulus ujian tahun ini, kamu diblacklist dari ikut ujian lagi tahun depan." "Hah?"
Indonesia
322
3.1K
15.1K
716.9K
Paus Biru retweetledi
Daffa Haj Tsaqif
Daffa Haj Tsaqif@dhupee_haj·
@dinosaurs1969 when in mosque, wear your best clothes, but not your best footwear
English
6
18
818
12.8K
Paus Biru
Paus Biru@zalheei·
buka puasa day 31 - diajak samid bukber
Paus Biru tweet media
Indonesia
0
0
0
38
Paus Biru
Paus Biru@zalheei·
Pages buka puasa di jogja 2026
Indonesia
2
0
0
79
Paus Biru retweetledi
bayuamus
bayuamus@bayuamus·
Romantisasi kemiskinan, dan bagaimana negara secara heroik "hadir" dengan menyuapi rakyatnya makanan seharga 7.500 - 10.000 rupiah (sebelum dikorupsi), padahal negara berpotensi membangun perekonomian warganya sehingga cukup buat hidup mandiri -- bukan sekedar buat beli makan siang satu anak sehari sekali. #NegaraSalahUrus
Radio Elshinta@RadioElshinta

Air Mata Bocah SD saat Bawa Pulang MBG untuk Makan Keluarganya Jakart - Seorang anak sekolah dasar tampak berjalan pulang sambil menenteng sebuah kantong makanan. Kantong itu berisi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ia dapatkan dari sekolahnya. Berbeda dengan kebanyakan teman-temannya yang menikmati makanan tersebut bersama di sekolah, anak itu memilih membawanya pulang. Setibanya di depan rumah, pemandangan yang mengharukan terjadi. Anak itu membuka kantong MBG yang berisi telur, roti, susu, dan buah-buahan. Namun sebelum sempat menyantapnya, ia justru menangis. Sambil mengusap air mata, ia tetap memegang erat paket makanan itu. Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian diunggah oleh akun TikTok @clarac1aa. Dalam keterangan unggahannya, pemilik akun menjelaskan bahwa anak tersebut merupakan tetangganya yang berasal dari keluarga kurang mampu. “Tetangga aku selalu nangis tiap bawa pulang makanannya karena keluarga mereka kesehariannya buat makan aja susah. Puji syukur orang tuanya jadi lebih hemat pengeluaran rumahnya,” tulis akun tersebut dalam caption videonya, ditulis Sabtu (7/3). Menurutnya, paket MBG yang dibawa pulang anak itu bukan sekadar makanan tambahan dari sekolah. Bagi keluarganya, paket tersebut menjadi bantuan nyata untuk meringankan kebutuhan makan sehari-hari. Unggahan tersebut juga menjadi respons terhadap sejumlah pihak yang sebelumnya meragukan manfaat program MBG. Bagi pengunggah video, kisah sederhana ini justru menjadi bukti bahwa program tersebut memiliki dampak langsung bagi sebagian keluarga. Video itu pun cepat menyebar di media sosial. Hingga kini, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 48 ribu akun dan dibagikan ulang sebanyak 1.437 kali. Di kolom komentar, banyak warganet yang ikut berbagi cerita serupa. Sebagian mengaku baru menyadari betapa berarti bantuan makanan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Akun @mikunak*** menuliskan, “Orang yang nggak pernah kelaparan nggak bakalan tau kelebihan adanya MBG itu apa.” Sementara itu, akun @BellaA*** bercerita bahwa di sekolah anaknya, paket makanan bahkan sengaja dibungkus agar bisa dibawa pulang oleh siswa yang membutuhkan. “Di sekolahku malah sengaja dibungkusin buat anak-anak di sekolah yang susah kak, buat dibawa pulang,” tulisnya. Komentar lain datang dari akun @elr*** yang membagikan kisah menyentuh dari anaknya di sekolah. “Anakku cerita sambil mau nangis ada temennya di kelas anak piatu dikasih MBG selalu habis punya temen yang nggak suka dia habisin juga. Terus dia nulis di buku curhat katanya seneng dapat MBG karena hari-hari makan pakai garam,” tulis akun tersebut. Dari postingan ini, membuktikan bahwa di balik satu paket sederhana berisi telur, roti, susu, serta buah, ada kisah-kisah kecil tentang perjuangan keluarga untuk sekadar memastikan anak-anak mereka bisa makan dengan layak setiap hari. #MakanBergiziGratis #MBG #AnakIndonesia #KisahMengharukan #BantuKeluarga #ProgramGiziAnak #EmpatiSosial #ViralDiMedsos #AnakSekolah #IndonesiaPeduli #KesejahteraanAnak #HarapanAnakIndonesia @prabowo

Indonesia
105
12.7K
26.7K
506.2K
Paus Biru retweetledi
best match!
best match!@sigitbagasp·
1. Jangan pernah ngobrol /duduk di bunker genset di bonbin pas jam 2 pagi, 5 menit pertama dari arah barat bakal ada suara merongrong, 10 menit kemudian dari arah sisi timur terdengar suara orang berlari,
best match! tweet media
Indonesia
206
485
9.5K
920K
Paus Biru
Paus Biru@zalheei·
gabakal rajin ngisi, tp yawes
Indonesia
0
0
0
33
kala🐥
kala🐥@homejoyyfull·
Pernah ada yang kena di chat org grgr salah tf gak ya? Gue harus apa anjir, pernah baca kl beginian penipu
kala🐥 tweet media
Indonesia
18
1
54
33.1K
Lovingyou
Lovingyou@Lovingyougemini·
@homejoyyfull okey kala. kalo ada problem kabarin aja. harusnya itu aman sih
Indonesia
1
0
0
2K
Paus Biru retweetledi
langit
langit@dimm_sky·
@ardisatriawan Apapun golongan PNS-nya, mau belum apa udah pensi, tetep aja dapet UKT tinggi. Harusnya sistem penggolongan kelas UKT bukan sebab pekerjaan orang tuanya, tapi soal penghasilan dan pengeluaran. Makanya paling males jaman sekolah suruh ngisi kolom pekerjaan orang tua.
Indonesia
12
61
574
21.1K
Paus Biru
Paus Biru@zalheei·
apa udh bener? apa memalukan? atau aku salah? adakah yang kurang? caranya bener ga? harusnya gimana? boleh tanya? wajar ga?
Indonesia
0
0
0
103
Paus Biru
Paus Biru@zalheei·
pen es
Español
1
0
0
98