zeeyups
35.3K posts

zeeyups
@zeeyups
✉️ Inquiries: [email protected] ❌ No DM, please email me for inquiries.

Yang udah pernah ngalamin jatohnya jatoh di idup pas umur 21-23 sekarang lagi pada ngapain? send hugssss dari gweh bwt orang orang kuat 🫂🤍

Guys... ini akan jadi pertanyaan yang sediki panjang. Di umur berapa kalian memutuskan untuk berhenti menyalahkan orang tua untuk didikan, perlakuan, yang cukup membekas sampe sekarang? Kaya.. kefikiran aja karena at some point somehow we gotta stop blaming our parents for all the things they did in order to keep going in life. Bukan untuk membenarkan perlakuan, tapi untuk memaafkan. Karena w percaya kalo rasa maaf gak bisa timbul, itu marah yang ada dalem diri kayanya gak bakalan selesai-selesai sampe kapanpun. Cause I also believe that we can't change the past and live in the fear of it either. Emang gak akan pernah adil. Karena kita juga hidup baru pertama kali. Cuma, kadang jadi mikir juga kalo kondisi tersebut adalah kali pertama mereka jadi orang tua. Untuk hidup dengan ketidakstabilan, rasa takut, dan harapan yang cuma jadi angan kayanya kalo ada di posisi merekapun di saat itu akan susah untuk bisa berlaku 'adil'. Well... at least ini buat saya pribadi. Cuma jadi kefikiran kalo kalian gimana?



IELTS harus bayar 3,5 juta adalah akal-akalan barat.

Saat memulai menulis novel, saya tidak pernah meriset sebelumnya. Menulis novel, yah tulis saja. Kalau mau menulis novel sejarah, apa perlu riset? Enggak perlu. Kamu ngarang2 aja. Kamu menulis fiksi, bukan esai.

Repetition rewires your brain. Repeat what you want to become. This is neuroplasticity.





/jdm menurut kalian apa CIRI KHAS dorama yang bikin dia beda dari serial-serial negara lain (ayo kita diskusi😊✌🏻)



Cewek cewek feminisme mending dipamerin keluarga cemara atau ngga harmonic relationship Biar makin marah marah dia WKWKWKWKKW

Hampir 99% pria akan memilih wanita pemalu, sopan, lembut, tanpa pencapaian apa pun Di banding wanita karier yang arogan Dan ini bukan bahan perdebatan.

sumpah menurut gw org2 yg jarak rumahnya deket atau ongkos gosendnya 10-15k dari perpusjak harus tau kalo warga jakarta bisa pinjem buku gratis dari perpus cuma lewat app 😭😭😭 (ya kalo mau dtg lgsg jg bisa)

Bisa jadi. Saya pribadi merasa Maudy Ayunda misalnya, tak layak menerima beasiswa LPDP. Saya kira banyak anak Indonesia yg pintar tapi karena akses info atau IELTS/TOEFL yg kurang lalu gagal dapat beasiswa LPDP. Lebih baik mereka diterima dulu, lalu LPDP meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka dulu sblum berangkat. Kayak beasiswa AAS atau ADS yg buat skema pre departure training.

Jangan2 seperti MBG, diskursus LPDP begitu2 terus juga krn diwarnai oleh psikologis masyarakat yg sama terkait perasaan apakah awardee layak atau tidak, dan mengapa kebijakan yg harusnya merit-based dianggap harusnya jadi needs-based












