ayahnya jazada
1.7K posts

ayahnya jazada
@zlemdong
Hidup adalah perjuangan
Indonesia Katılım Kasım 2024
212 Takip Edilen130 Takipçiler

@G0LIATH87 Koq lain ya sama eyang lampir! Maunya eyang lampir semua itu pecah.
Indonesia

@__LOVE_AG4EVER Program MBG Presiden @prabowo sangat bermanfaat untuk anak-anak sekolah Indonesia
Indonesia
ayahnya jazada retweetledi

MBG itu bukan cuma soal kasih makan bergizi ke anak sekolah 🍱
Tapi juga soal ngidupin ekonomi rakyat 💪
Dari 11.918 dapur yang tersebar di seluruh Indonesia, jutaan orang dapet kerja — petani, nelayan, UMKM, sampai tukang masak lokal semua gerak bareng. 🇮🇩🔥
Ini bukan cuma program makan siang, tapi gerakan ekonomi kerakyatan.
Yang anti MBG? Mungkin matanya sehat tapi nuraninya minus 😎
🔥
Yang masih nyinyir? Coba cek, mungkin bukan anti MBG... tapi anti kemajuan 😎
-
Indonesia

@Y4mahaYZF Mase @gibran_tweet sudah berpengalaman siap maju 2029.
Indonesia
ayahnya jazada retweetledi

@zy_zy_lestary @jokowi @gibran_tweet Dengan tiap hari posting @jokowi dan @gibran_tweet rantingnya naik terus lo.
Indonesia
ayahnya jazada retweetledi

Isi postingan ternak HEWAN
Onta & KEBO
Everyday:
@jokowi
@gibran_tweet
@jokowi
@gibran_tweet
Weiiiii,posting dong idola kalian.
si EMAK& ABAH😩😝
ngapain loe tiap hari ngurusin pak Jokowi, Gibran...
Apa emang karena junjungan kalian emang ZERO prestasi😑
Jadi ente2 bingung apa yg mau di posting‼️😭😭


Indonesia

@bagindo_kopi Domba punya maksud lain tuh! Koq pantatnya empuk ya hhhaaa
Indonesia
ayahnya jazada retweetledi

@Rian__Az Biar cepet ketemu Tuhan lgs disuntik aje hhheeee....
Indonesia
ayahnya jazada retweetledi

@zy_zy_lestary @IndonesiaEmas99 Dan perlu lagi kgk ada gunanya nanggepi odgj tiroris
Indonesia

KENAPA JOKOWI TIDAK PERNAH BALAS HINAAN ORANG KEPADANYA? KARENA DIA MANUSIA YANG SUDAH SELESAI DENGAN DIRINYA SENDIRI📌
Jokowi enggak pernah ngebalas hinaan karena dia sudah melampaui ego personal dan memahami bahwa legitimasi seorang pemimpin tidak diukur dari kemampuan membalas, tapi dari kecakapannya mengelola energi sosial dan politik secara strategis. Dalam ranah politik, membalas hinaan sama saja membiarkan narasi dikendalikan oleh sentimen negatif yang justru mengerdilkan fokus pada kebijakan dan agenda substantif. Jokowi memilih untuk tidak terjebak dalam arena sirkus emosional, melainkan mengeksekusi visi pembangunan dengan konsistensi dan intelektualitas tinggi. Ini manifestasi nyata dari pemimpin yang sudah tuntas secara intra-psikis dan politis efektif dalam memimpin tanpa perlu ikut dalam dinamika destruktif yang cuma menghasilkan polarisasi.

Indonesia






