
Yusuf Syahrudin
19.2K posts


@starfess bukan di indo doang tapi di seluruh dunia juga sama. kalo di tanya alasan nya kenapa ya jelas karena budaya idol kpop itu budaya pop culture dan pop culture ya kiblat nya ke perusahaan/agensi yang udah punya nama besar
Indonesia

@Nandapagi @ardi_zanki jadi orang jangan nyepelein perkara kecil, kebakaran juga bermula dari percikan api kecil. 3% yang lu bilang kalo di multiply ya tetep jadi besar. pabrik tahu/tempe gamungkin dong beli keledai cuman 1kg doang.
Indonesia

@ardi_zanki iya teh kalo di sodor dampak juga gw tau dampaknya kemana aja, tapi ukurannya yg perlu diketahui abang
Indonesia
Yusuf Syahrudin retweetledi

Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri.
Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas.
Bukan slip of the tongue.
Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan:
Mau dolar berapa ribu kek
kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar.
Yang pusing yang suka ke luar negeri.
Ini bukan candaan.
Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya.
Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini.
Dan apa yang terjadi setelahnya.
Zimbabwe
ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat:
Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat.
Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir.
Hasilnya?
Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7
sextillion persen per tahun di 2008.
Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti.
Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam.
Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam.
Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi.
Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali.
Venezuela
ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs:
Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil.
Yang penting ada subsidi.
Yang penting ada program sosial.
Hasilnya?
Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018.
Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi.
Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya.
Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung.
Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun.
Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan:
Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar.
Tapi benarkah demikian?
Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat.
Harganya ditentukan dalam dolar.
Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik.
Harga tempe naik.
Harga tahu naik.
Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka.
Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor.
Harganya dalam dolar.
Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor.
Harganya dalam dolar.
Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India.
Harganya? Dalam dolar.
Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik.
Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar.
Dan inilah yang paling miris:
Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat.
Padahal kepercayaan itulah
yang membuat rupiah bisa stabil.
Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk.
Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita.
Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar?
Sinyal apa yang dikirim ke investor asing?
Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah?
Bandingkan dengan pemimpin yang serius:
Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya.
Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan.
Hasilnya?
Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar.
Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah.
Bukan karena Singapura kaya alam.
Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya.
Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin.
Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah.
Rakyat desa tidak pegang dolar.
Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar.
Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar.
Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar.
Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya.
Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli.
Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya.
Semoga kita tidak sampai di sana.
Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.

Indonesia

@starfess qwer - dear. gatau ini termasuk lagu galau atau engga tapi yang jelas ini lagu mengandung bawang
Indonesia
Yusuf Syahrudin retweetledi

MEOVV THE 2nd EP ALBUM [BITE NOW]
Pre-order the exclusive ANGEL & BEAST signed albums now.
🔗 shop.meovv.net
#MEOVV #미야오
#BITENOW
#THEBLACKLABEL #더블랙레이블
English

@leci_lecuu memang culture pop jepang itu bakal susah di terima para normies apalagi yang cuman fomo ikut ikutan doang padahal butuh banget literasi budaya biar tau dimana asiknya
Indonesia

Emang di segala fandom, normies tuh ngerusak bgt anjir. Mulai dari fandom vtuber, LADS, manhwa, anime, kpop semua diacak-acak.
Kek bisa gakk kalo baru suka sesuatu, lu pelajarin dulu budayanya dan kebiasaannya?
Far 🪐 cm progress (6/7)@KFRNKM
seeing so many contents that are along the lines of ppl who are more normie adjacent going to cf then shocked at how long the queue etc etc etc my input as a resident wibu is... why would you subject urself to cf suffering if ur not interested in anything there 😭
Indonesia

@Fi0oX @_hyuue @jeongssaem jadi lu kalo ke coffeeshop itu bukan cuman beli kopi atau makanan tapi beli space buat nongkrong.
Indonesia

@Fi0oX @_hyuue @jeongssaem ya memang, kan persoalan nya itu tadi budaya nongkrong itu sebenarnya menghambat cashflow coffeeshop maka nya harga produknya di mark up untuk nutupin beban operasional akibat habit konsumen yang doyan nongkrong apalagi sambil nyolok listrik buat ngecas gadget.
Indonesia

korea UMR 25 juta protes americano harga 50rb banyak yg setuju, di indo umr 4 - 5 juta protes matcha harga 100rb langsung rame “BERARTI TARGET MARKETNYA BUKAN ELUUUUU”
siti kusmini@babymetaall
@tang__kira Budaya korsel yg aku suka yaitu suka mengkritik harga makanan yg over Kalo di indo overprice malah dikatain "buat yg mampu beli aja" PREETTT
Indonesia

@_hyuue @jeongssaem alasan minuman coffeeshop di indo itu mahal karena kelakuan orang indo nya sendiri doyan nongkrong. beli americano 1 tapi nongkrong nya berjam jam. coffee shop jadi kehilangan potensi keuntungan dari penghasilan karena coffeeshop nya terlihat penuh tapi yg beli dikit
Indonesia

@jeongssaem Gaperlu di rupiahin kak
UMR Korea 2.1 juta won, americano 5ribuan kena protes. Di kota besar indo umr 4-5 juta rupiah, ngeluh beli di kopisop 30rb dibilang bukan target market.
See?? Semahal itu indonesia
Indonesia

@natadekoo_ @justkeonho tapi mencari cara untuk menyerang atau bertahan which is jadi ladang permainan perang perangan.
Indonesia

@natadekoo_ @justkeonho bentuk pertahanan itu berarti tameng dan tameng itu senjata pertahanan jadi bener dong apa yang w bilang angka, achievment, chart dll itu cuman di pake buat jadi senjata untuk nyerang atau bertahan. orientasi nya berubah bukan nikmati hiburan
Indonesia

di industry kpop, angka itu bukan cuma buat flexing fandom. streaming, voting, charting semuanya jadi “proof” kalau artist itu punya demand nyata.
karena di balik angka itu ada:
-peluang tampil di award show & festival
-brand deals dan exposure lebih besar
-budget comeback yang makin bagus
-kesempatan tour, promo, sampai longevity karir
companies, media, sponsor, bahkan broadcasting station literally lihat data sebelum invest lebih jauh.
makanya fans selalu effort streaming dan voting. bukan karena haus validasi, tapi karena di sistem industry ini angka bisa ngebuka banyak pintu buat artist yang mereka sayang
talent matters, music matters.
but visibility keeps them surviving
Indonesia

@coertiscrew @justkeonho persoalan nya orang yang pemikiran nya dewasa itu jarang nongol untuk speak up, justru orang orang toxic suka ngerecokin yang rajin speak up ini yang bikin mudah di generalisir
Indonesia

@zxcuple @justkeonho Itu benar tapi itu termasuk salah satu perspektif sempit sebagian orang, tapi kalau orang yg bisa berfikir lebih luas pasti pemikirannya jauh dan panjang.
Namanya fans itu ada dr berbagai macam usia yg memengaruhi pemikiran dan cara pandang juga. Ga semua bisa disama ratakan.
Indonesia

@itsmeovv itu cerita nya kitty ranger yang berubah warna, kalo yg di album itu warna nya sama kaya jelly paw
Indonesia

Wait i think the kitty plush and meovv characters are different...?


JayJay 🌚@JayBlinkMoa
@itsmeovv Wait so these are different from the key rings ? Cause I need this version as actual plushies next
English

@juaybeyi @seaskyjune ga kpoper indo doang tapi semua kpopers kelakuan nya sama dan yang bikin toxic nya itu karena mereka haus validasi yang di pake buat nyerang grup/fandom lain.
Indonesia

@seaskyjune tapi jujur hampir semua kpopers indo bikin nama kpop itu jadi jelek sih karena toxic banget, baik fandom yg besar maupun fandom kecil kelakuannya hampir sama. even fandom gg yg selalu vocal woman support woman juga ga segan buat ngatain sesama cewe ’lonte, murahan, tolol’ dll.
Indonesia
Yusuf Syahrudin retweetledi

MEOVV CHARACTER ANNOUNCEMENT
THE 2nd EP ALBUM [BITE NOW]
2026.06.01 6PM (KST)
PRE-SAVE & PRE-ORDER
∙ meovv.lnk.to/BITENOWPreorder ∙
#MEOVV #미야오
#BITENOW
#THEBLACKLABEL #더블랙레이블
English

@cocoismyname02 @ohyulshos w ngasih tau itu biar lu ga jadi toxic. saat ini idol culture sangat toxic karena semua fandom kpop itu kebanyakan haus validasi apalagi soal award ini bisa bikin fandom yang awalnya adem ayem jadi ketularan toxic karena di trigger mulu.
Indonesia

@zxcuple @ohyulshos Gak ada yg obeses dri awal, hanya berambisi. Emng berambisi salah ya. Terserah sih orng2 itu gak mau tpi asal gk usah menghakimi ambisi orng lain toh itu bukan hal negatif. Gw pun berambisi krn MEMBER udh sering mention mrek pgn dpt roty, apkah itu hal salah?
Indonesia

@itsmeovv w takut nya balapan kaya tahun kemaren juga cb meovv debut adp sama cb somi juga jeda nya cuman 2 minggu semua
Indonesia

@zxcuple Takut benget nanti, tapi berdoa aja semoga kali ini becus
Indonesia

@cocoismyname02 @ohyulshos maka nya w bilang mindset nya jangan obses cari validasi. kalo udah obses pasti bakal halalin segara cara untuk mendapat validasi termasuk melecehkan/merendahkan grup/fandom lain yang di bawahnya. dan ini umum terjadi di semua fandom kpop
Indonesia

@zxcuple @ohyulshos Sbuah piala itu adalah hasil tertinggi dri kerja keras dalam sbuah karya. Kalo piala malah dijadiin senjata perang berarti mindsetnya aneh, hrus diubah tuh mindset yg kek gtu
Indonesia



