basith hamid

1.7K posts

basith hamid

basith hamid

@BasithHamid

เข้าร่วม Mayıs 2015
51 กำลังติดตาม13 ผู้ติดตาม
basith hamid
basith hamid@BasithHamid·
@mhuseinali Fyi saja dulu sebelum ZAM ZAM tower ada, hukum sholat dg cara seperti itu tidak sah (lihat di mushola NU, dari lantai 2 ada tangga penghubung dg imam yg ga jelas siapa yg gunakan 😅. Hanya untuk menjaga sah sholat makmum dilantai 2)
Indonesia
0
0
0
47
Alo!
Alo!@mhuseinali·
Mereka ini paling sering ngatain bid’ah ke orang yg ibadahnya “inovatif”. Nah solat kalau elitist kayak gini apa hukumnya? Bukannya solat itu terutama buat nunjukin kalau manusia semuanya setara? 😔
Saudi Gazette@Saudi_Gazette

#PICTURES: Crown Prince Mohammed bin Salman performs Eid Al-Fitr prayer at the Grand Mosque in Makkah

Indonesia
74
218
857
55.8K
basith hamid
basith hamid@BasithHamid·
@hasyimmah Sangat bisa, seperti Greenwich sng standar waktu Masehi. Mekkah bisa menjadi standar waktu (titik nol).
Indonesia
0
0
0
13
Hasyim Muhammad
Hasyim Muhammad@hasyimmah·
Saya setuju. Akan ada penantian 25, 50 bahkan 100 tahun lagi untuk umat Islam sedunia menjadi satu suara soal penanggalan. Dan sayangnya mungkin kita sudah meninggal semua ketika itu terjadi.
Muhammadiyah@muhammadiyah

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) adalah keniscayaan bagi umat Islam di tengah arus globalisasi. Haedar Nashir menjelaskan bahwa KHGT merupakan respons terhadap keniscayaan globalisasi, yang ia gambarkan sebagai “kereta raksasa” yang dapat menggilas siapa saja yang tidak siap, namun menjadi kendaraan penting bagi mereka yang mampu menghadapinya. Dalam perspektif universum, Islam disebut sebagai agama kosmopolit yang mengandung nilai-nilai universal, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an, “Wama arsalnaka illa rahmatan lil alamin” (QS. Al-Anbiya: 107), yang menegaskan bahwa risalah Islam ditujukan untuk seluruh alam dengan nilai-nilai rahmat. Haedar menyoroti sejarah Islam yang telah menunjukkan sifat globalnya sejak dulu. Islam menyebar dari Jazirah Arab hingga ke Magribi, Eropa (Andalusia, Balkan), Rusia, Asia Timur, dan Asia Tenggara, meskipun dengan keterbatasan transportasi pada masa itu. “Ini bukti nyata bahwa Islam telah mengglobal sejak awal, sebagai wujud rahmatan lil alamin,” ujarnya. Oleh karena itu, di era globalisasi yang menghapus sekat administratif, kehadiran kalender hijriah global menjadi mutlak untuk menyatukan umat Islam dengan satu tanggal dan satu hari di seluruh dunia. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah tetap berpijak pada identitas kebangsaan Indonesia, sebagaimana diwujudkan dalam dokumen resmi Pancasila dan Darul Ahdi Wasyahadah. Namun, untuk kepentingan universal, kalender global ini dianggap sebagai langkah strategis yang tidak dapat dihindari. “Kita tidak lagi bisa hanya berbasis kalender lokal, kecuali untuk keperluan tertentu. Kalender global adalah jihad akbar dan ijtihad umat Islam menghadapi perkembangan global,” tegas Haedar. Dari perspektif kesatuan, Haedar menekankan pentingnya ukhuwah (persaudaraan) sebagai keniscayaan untuk menjaga keutuhan umat Islam, baik di Indonesia maupun dunia. Ia merujuk pada Al-Qur’an, “Innamal mukminuna ikhwah” (QS. Al-Hujarat: 10), yang memerintahkan umat Islam untuk bersaudara, serta perintah untuk berpegang teguh pada tali Allah dan tidak berpecah belah (QS. Ali Imran: 103). Namun, ia mengakui bahwa ukhuwah sering sulit dipraktikkan dalam dua isu besar: konflik Palestina dan penentuan kalender hijriah. Haedar menyebut penentuan kalender hijriah sebagai “jalan terjal” bagi Muhammadiyah, terutama karena perbedaan pandangan di tingkat lokal dan global. Ia mencontohkan kebingungan umat awam ketika tanggal penting seperti 1 Ramadan, 1 Syawal, atau 10 Zulhijah berbeda-beda, bahkan hingga dua atau tiga hari, padahal peredaran bulan, matahari, dan bumi bersifat eksak. Meski demikian, Haedar menegaskan bahwa Muhammadiyah terbuka untuk dialog dan musyawarah demi mencapai mufakat. “Prosesnya mungkin lama, bisa 10, 50, atau 100 tahun, tapi Muhammadiyah akan sabar menanti,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi inisiatif individu dan organisasi lain yang telah merintis gagasan serupa, serta mengajak semua pihak untuk menyisihkan kepentingan pribadi demi persatuan umat. Kalender global tunggal mungkin punya kekurangan, tapi sistem lain juga tidak sempurna. “Mari duduk bersama untuk satu tujuan: satu hari, satu tanggal,” ajaknya. Dari sisi saintifik, Haedar menjelaskan bahwa Muhammadiyah menggunakan metode hisab sebagai salah satu parameter kalender global, di samping prinsip satu hari satu tanggal untuk seluruh dunia. Ia menegaskan bahwa hisab dan rukyat sama-sama memiliki dasar dalam Al-Qur’an dan hadis, seperti hadis dari Ibnu Umar, “Fain gumma faqdurullahu,” serta ayat yang menyebutkan kepastian peredaran matahari dan bulan (QS. Yunus: 5). Haedar menekankan bahwa perubahan metode tidak perlu ditakuti, karena metode hanyalah wasilah (sarana) untuk mencapai tujuan. Muhammadiyah sendiri pernah beralih dari rukyat ke hisab hakiki, menunjukkan keterbukaan terhadap pembaruan. Ia juga merujuk pada konsep falsifikasi dalam ilmu pengetahuan Barat, yang membuka peluang untuk menguji dan memperbarui teori. “Jika kalender global ini dikritik, kami terbuka. Bahkan ijtihad yang salah pun mendapat pahala,” ujarnya, mengutip prinsip bahwa ijtihad adalah kunci peradaban Islam. Haedar berharap kalender ini tidak hanya menjadi milik Muhammadiyah, tetapi milik umat Islam secara keseluruhan. “Hilangkan nama Muhammadiyah jika perlu, yang penting kita bersatu untuk satu kalender global,” katanya. Ia juga menyoroti kebutuhan generasi milenial dan Gen Z akan kepastian kalender, serupa dengan kalender Masehi yang telah mapan, seperti perayaan Natal yang selalu jatuh pada 25 Desember di seluruh dunia. Meski tantangan masih besar, Haedar optimistis bahwa dengan dialog, musyawarah, dan keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan, kalender hijriah global tunggal dapat terwujud. “Jika tidak sekarang, mungkin 25, 50, atau 100 tahun ke depan. Tapi jangan terlalu lama, karena generasi muda menanti,” pungkasnya. Sumber: muhammadiyah.or.id/2025/06/haedar… #SaatnyaKalenderHijriahGlobalTunggal #SiapLebihAwal #Muhammadiyah

Indonesia
17
0
21
3.2K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys China baru saja setop ekspor pupuk ke seluruh dunia. Dan dampaknya mulai terasa ke negara-negara yang paling bergantung ke mereka. Jepang salah satu yang paling kena. 75 persen kebutuhan ammonium fosfat Jepang salah satu komponen pupuk paling krusial untuk pertanian dipasok dari China. Ditambah 25 persen kebutuhan urea mereka juga dari China. Tiga perempat dari satu nutrisi penting pertanian tiba-tiba tidak ada. Dan ini bukan masalah yang bisa diselesaikan dalam seminggu atau sebulan. Tidak ada yang bisa gantikan China dalam skala itu dalam waktu dekat. Kenapa China melakukan ini? Gw sudah bahas sebelumnya. Hormuz tutup harga pupuk global meledak naik 40 persen. China punya kepentingan untuk pastikan petani mereka sendiri punya cukup pupuk untuk musim tanam. Jadi mereka kunci dulu stok dalam negeri sebelum ekspor ke mana-mana. Setiap keputusan China dalam konflik ini konsisten ke satu arah China duluan. Sisanya tanggung sendiri. Tapi dampaknya ke Jepang bukan sekadar harga pertanian naik. Jepang itu negara dengan lahan pertanian yang sangat terbatas. Mereka sangat bergantung pada input pertanian impor untuk memaksimalkan hasil dari lahan yang ada. Kalau pupuk tidak ada produktivitas turun drastis. Dan Jepang yang sudah sangat bergantung pada impor pangan untuk kebutuhan dasarnya bisa menghadapi tekanan pangan yang serius. Dan ini relevan untuk Indonesia dengan cara yang berbeda. Kita eksportir pangan beras, sawit, kopi, kakao. Tapi kita juga sangat bergantung pada pupuk impor untuk produksi pertanian kita. Pupuk subsidi yang distribusinya saja butuh 145 peraturan tadi sebagian besar bahan bakunya dari impor. Kalau harga pupuk global naik terus karena Hormuz tutup dan China setop ekspor subsidi pupuk kita yang sudah memberatkan APBN bakal tambah membengkak. Pilihan pemerintah cuma dua naikkan harga pupuk ke petani atau tambah beban subsidi ke APBN yang sudah hampir jebol. Perang di Timur Tengah tidak terasa seperti perang di Indonesia. Tapi tagihannya datang dalam bentuk yang paling sederhana harga pupuk petani di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan yang tiba-tiba naik tanpa ada yang menjelaskan kenapa.
China pulse 🇨🇳@Eng_china5

JUST IN: China has stopped exporting fertilizers, and concerning developments have finally begun. This time it involves compound fertilizers made of nitrogen and potassium. However, Japan relies on imports from China to secure about 75% of its ammonium phosphate needs and 25% of its urea needs. If this source is cut off, Japanese agriculture will suffer a severe blow, and the population may find it difficult to meet its basic needs.

Indonesia
13
212
666
29.7K
basith hamid
basith hamid@BasithHamid·
@IndonesiaFedera Agama tidak melulu kepastian, modale seperti mes rea e Pandji keyakinan. Lebaran sekarang ok besuk ok, kaidahe : jika benar dapat 2 kebaikan jika keliru dapat 1 kebaikan.
Indonesia
0
0
0
284
dunia kegelisahan
dunia kegelisahan@IndonesiaFedera·
Sahur dan berbuka puasa sudah tidak perlu lagi melihat benang putih dan benang hitam (yaitu terbitnya fajar), begitu juga waktu berbuka tidak perlu menunggu sampai matahari benar-benar terbenam secara kasat mata. Karena dengan ilmu pengetahuan, kita bisa menghitungnya dengan sangat akurat, bahkan disesuaikan untuk setiap daerah. Tapi kenapa untuk awal bulan , kita masih harus melihat hilal secara langsung? Bukankah teknologi dan ilmu pengetahuan juga bisa digunakan untuk mempermudah hal ini?
dunia kegelisahan tweet media
Indonesia
130
55
257
50.9K
Rp
Rp@rayzapratamaa·
@kozirama @SateTong "PKI baik ya om. Presiden kita dari PKI aja kalo gitu om biar semua dapet THR."
Indonesia
4
2
132
10.8K
basith hamid
basith hamid@BasithHamid·
@ikhwanuddin Bener lagi ini mas, kalender Hijriyah itu lokal banget. Karena terikat dg ritual agama dan peristiwa alam. Kemungkinan tgl 3 Maret Jatim bisa gerhana total , jakarta tidak
Indonesia
1
0
0
13
ikhwānuddīn 🔍
ikhwānuddīn 🔍@ikhwanuddin·
Gerhana bulan itu kejadian global terhadap Bumi sebagai satu kesatuan, bukan lokal seperti hilal menurut Mazhab Imam Syafi'i.
Farhan Muchtar@FarhanAtjeh

GERHANA, PURNAMA DAN AKURASI AWAL RAMADHAN Hari ini, 3 Maret 2026, kita akan menyaksikan gerhana bulan total seperti yang diumumkan BMKG melalui siaran pers kemarin. bmkg.go.id Gerhana bulan hanya terjadi saat bulan purnama, yang secara astronomis menandai pertengahan bulan lunar (sekitar hari ke-14 atau 15). timeanddate.com Ini membuktikan akurasi penentuan awal Ramadhan oleh @muhammadiyah, yang menetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026—membuat hari ini tepat jatuh pada 14 Ramadhan, pas dengan momen purnama. muhammadiyah.or.id Sementara versi pemerintah yang mulai 19 Februari 2026 menjadikan hari ini baru 13 Ramadhan dki.kemenag.go.id —padahal purnama tak pernah jatuh di hari ke-13 bulan Hijriah, karena siklus bulan lunar rata-rata 29,5 hari memastikan purnama di pertengahan. Terima kasih @infoBMKG atas info gerhananya, dan @muhammadiyah atas hisab astronomi yang presisi! #GerhanaBulan #Ramadhan1447H

Indonesia
22
58
346
68.9K
Rin | 🎈#1312
Rin | 🎈#1312@Dyanasthasia·
Sebenernya biasanya dinamika ini tercipta karena keluarga yang kaya biasanya ngebantu banyak soal finansial di urusan makanan, THR, baju raya, dsb, jadi yang ga ada uang bantunya 'tenaga'.
Tanyarl 💚@tanyakanrl

💚 coming soon kumpul keluarga besar, pihak keluarga kaya asik haha hihi di ruang tengah sedangkan pihak keluarga miskin nyuci piring di belakang. belum lagi dengan entengnya nanya kapan nikah, kapan kerja, gaji berapa, kapan isi, kapan kapan kapan kapan 😭

Indonesia
239
685
12.2K
1.2M
YAPPINGFESS
YAPPINGFESS@yappingfess·
yap! kapitalis diatas semuanya.
YAPPINGFESS tweet media
Indonesia
1.4K
12.4K
67K
927.4K
finplanner Magang 🇰🇮
Trump kalo nyablak ga tau adat emang 😭 (Pers) 🎤: Knapa ga ngasih tau sekutu kalo mau nyerang iran, termasuk Jepang. (Trump)👨🏼: kan kejutan, Jepang pasti tau soal elemen kejut seperti di Pearl Harbour (Sanae)👩: 😟🫤🙁😐🫠 Kagak ada di dunia ini presiden sebegitu nyablaknya
mason@onehandpolitics

This country isn’t real man 😭

Indonesia
85
288
1.8K
118.8K
basith hamid
basith hamid@BasithHamid·
@ikhwanuddin Ini juga benar mas. Hari Hijriyah dimulai setelah bada magrib (3 Maret bertepatan tgl 13, pas gerhana setelah magrib sudah masuk tgl 14)
Indonesia
1
0
0
15
ikhwānuddīn 🔍
ikhwānuddīn 🔍@ikhwanuddin·
@BasithHamid iya ya kenapa ya, coba penulis di web tsb sepakati dulu tanggal 3 Maret itu berapa Hijriyah? bukan tanggung jawab saya untuk menjelaskan klaim tsb.
ikhwānuddīn 🔍 tweet mediaikhwānuddīn 🔍 tweet media
Indonesia
1
0
1
276
Muhamad Shidqi
Muhamad Shidqi@Shidqi_Musthofa·
Maksa banget lebaran harus besok, udah ga kuat puasa kah, manis?
Indonesia
87
14
126
31.6K
Mumu Gaming
Mumu Gaming@MumuGaming25193·
@AlfianBahri47 Magrib ini katanya hilal (bulan sabit) terlihat hanya 2 derajat. Nanti malam itu sudah 6 derajat. Besok magrib akan jadi 12 derajat katanya. Lantas patokan 3 derajat itu bagaimana? Izin 🙏
Indonesia
7
1
15
11.8K
basith hamid
basith hamid@BasithHamid·
@aliza_n313 USA said country gulf with muslim country, ibn Saud regime said other country gulf with kafir
English
0
0
0
3
ALIZA🇵🇰
ALIZA🇵🇰@aliza_n313·
اس کی نظر میں اسرائیل اور امریکہ اسلامی ملک ہے۔
ALIZA🇵🇰 tweet media
اردو
877
600
2.1K
83.3K
basith hamid
basith hamid@BasithHamid·
@FarhanAtjeh Kalo Muhammadiyah sudah masuk tgl 15, kedua2nya dimungkinkan dg probabilitas yg hampir sama.
Indonesia
0
0
0
42
Farhan Muchtar
Farhan Muchtar@FarhanAtjeh·
Yang masih bertanya-tanya, atau ragu kapan 1 Syawal, bisa mempertimbangkan waktu gerhana 3 Maret lalu itu adalah 14 Ramadhan. Gerhana tidak pernah terjadi di tanggal 13 bulan qamariah. Jadi, jika dihitung dari gerhana itu, hari ini adalah 30 Ramadhan, bukan besok. x.com/i/status/20286…
Indonesia
78
184
960
310.2K