Malam tadi saya mengenakan Batik Pesisiran karya UMKM asli Solo, untuk mengunjungi Hungarian Folklore Music Concert. Saya percaya budaya adalah bentuk diplomasi yang paling efektif.
Hari ini saya menghadiri Rakernas PAN 2026. Alhamdulillah, saya juga berkesempatan menjadi MC yang memandu jalannya acara.
Semoga Rakernas ini membawa semangat dan langkah terbaik bagi PAN ke depan.
Perjalan terus berlanjut. Beberapa hari bersama keluarga dan orang tersayang terasa lebih dari cukup untuk mengisi ulang semangat perjuangan.
Pikiran kembali jernih, hati lebih lapang, dan mengingatkan setiap langkah layak diteruskan.
Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada kita semua. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, melapangkan hati untuk saling memaafkan, dan menghadirkan kebahagiaan dalam setiap kebersamaan yang kita jalani.
Mode serius bisa, mode bercanda juga bisa. Bagi saya, bekerja tidak harus selalu kaku, justru bisa dilakukan dengan cara yang fun. Apalagi di bulan suci ini, berbagi kebahagiaan juga menjadi berkah.
Bapak-Ibu nelayan selalu saya lihat sebagai penjaga denyut maritim Indonesia.
Lewat PANsar Murah Ramadhan, saya terus hadir berbagi kebutuhan pokok, sekaligus menghadirkan PAN Peduli Kesehatan dan keseruan PAN Games serta PAN Match untuk mempererat kebersamaan dengan warga.
Betul, work should be fun. Karena dengan cara yang menyenangkan, berbagi kepada masyarakat bisa terasa lebih dekat, hangat, dan bermakna.
Alhamdulillah, di bulan suci ini kita bisa berkumpul, berbagi, dan menghadirkan kebahagiaan bersama.
Beli paket sembako, ditebus murah… atau malah gratis?
Melalui PANsar Murah Ramadhan, saya kembali menyapa warga di beberapa titik di dapil. Alhamdulillah, yang awalnya paket sembako ini disiapkan untuk ditebus murah, kemarin bisa ditebus gratis oleh warga.
Jadi, mau tebus murah atau gratis? 😁
Hari ini banyak tangan-tangan yang membantu saya menyusun satu per satu paket sembako untuk kegiatan Safari Ramadan.
Semoga dari paket yang sederhana ini, ada dapur keluarga yang terasa sedikit lebih lega.
Sebelum kembali safari Ramadhan, hari ini saya menyempatkan waktu membeli langsung berbagai kebutuhan sembako di salah satu supermarket lokal.
Karena Ramadhan selalu terasa lebih berarti saat kebahagiaan itu bisa dirasakan bersama.
Mengawali bulan penuh berkah ini bersama orang-orang yang selalu menguatkan langkah dan menenangkan hati.
Semoga kita selalu diberikan hati yang tulus dan kesempatan untuk terus berbuat baik, sekecil apa pun itu.
Akhir pekan ini saya memilih berbuka puasa bersama warga. Mulai dari bukber di Karawang, lalu berlanjut ke Purwakarta. Di Purwakarta, saya berziarah ke makam Syekh Baing Yusuf, kemudian berburu dan berbagi takjil sebelum kembali berbuka bersama wargi kesayangan.
Momen buka bersama warga dapil menjadi pengingat bahwa setiap kerja keras dan ikhtiar berakar pula dari rasa saling percaya serta memiliki.
Buka puasa kali ini bukan sekadar berbagi hidangan, tetapi juga ruang berbagi cerita dan menyatukan kembali semangat.
Buka puasa bersama tim serta tetangga selalu menjadi momen silaturahmi yang hangat dan berkesan. Terima kasih untuk semua yang sudah hadir berbagi waktunya!
InsyaAllah kita lanjutkan kebersamaan ini di dapil berikutnya. Bagaimana puasanya hari ini, teman-teman?
Sore ini, saya mencoba meracik sop buah ala Verrell Bramasta.
Katanya, berbukalah dengan yang manis-manis, dan sop buah sederhana buatan saya sendiri inilah caranya. Memang ada kalanya, manis di awal berbuka menjadi penutup rindu yang tepat setelah seharian menahan.
Buka puasa pertama di tahun ini saya lalui bersama mereka yang selalu setia membersamai perjalanan.
Ramadan kembali mengajarkan bahwa yang membuat perjalanan ini berarti bukan hanya tujuan yang ingin dicapai, melainkan siapa yang tetap berjalan di samping kita.
Ramadan kian dekat dan sepekan terakhir terasa lebih teduh, seolah hati diajak pulang serta kasih menemukan caranya sendiri untuk tinggal.
Semoga hati kita semakin dilapangkan, langkah kita semakin ringan, dan kebaikan kecil yang kita lakukan bisa jadi cahaya bagi sekitar.
Luka dari peristiwa anak NTT yang lalu belum juga sembuh dan hari ini kita harus kembali mendengar kisah dari Demak yang mengiris hati.
Yang kerap terlupakan, anak-anak tidak selalu butuh nasihat panjang. Mereka hanya butuh kehadiran untuk diyakinkan bahwa mereka tidak sendirian
Saya pernah dengar ada yang bilang, “Kalau manusia punya keinginan, semua bisa diusahakan.”
Dan ternyata memang begitu.
Bedanya, keinginan yang diniatkan untuk kebaikan tidak berhenti di wacana. Selama tujuannya membawa manfaat, InsyaAllah Ikhtiar akan selalu dicari.