bibi

193 posts

bibi banner
bibi

bibi

@Gyu_352

bungkus!

Edinburgh, Scotland เข้าร่วม Haziran 2024
24 กำลังติดตาม13 ผู้ติดตาม
bibi
bibi@Gyu_352·
Tadi pagi naik KRL di St. Bekasi timur. Trus jam 06.17 waktu nunggu kereta ke arah Manggarai, KAJJ lewat tapi pelan-pelan bgt gk cepet kayak biasanya. Mungkin mau menghormati kejadian beberapa hari lalu. Hampir aja nangis tadi pagi 😔
Indonesia
0
0
0
187
bibi รีทวีตแล้ว
Catholic 𐕣
Catholic 𐕣@myshawti·
Tumbal Tragedi Bintaro 1987: Kisah Pilu Masinis Slamet Suradio yang Terbuang dan Menanti Keadilan JAKARTA — Tragedi Bintaro yang terjadi pada 19 Oktober 1987 masih menyisakan luka mendalam dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Insiden maut yang merenggut 139 nyawa dan melukai 254 orang tersebut selalu dikenang sebagai bencana kelam. Namun, di balik puing-puing besi lokomotif yang hancur, ada satu kepingan sejarah yang hingga kini dibiarkan usang dimakan waktu: kisah pilu Slamet Suradio, sang masinis KA-225 yang dituduh sebagai tersangka utama. Selama puluhan tahun, publik disuguhi narasi bahwa Slamet adalah pihak yang paling bersalah. Namun, benarkah demikian? Kesalahan Komunikasi dan Surat PTP yang Diabaikan Hari itu, Slamet Suradio dituduh memberangkatkan kereta api tanpa seizin petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA). Narasi ini menyudutkannya seolah ia bertindak ceroboh dan melanggar aturan. Faktanya, sebelum lokomotifnya melaju, Slamet telah mengantongi surat Pemindahan Tempat Persilangan (PTP). Dalam dunia perkeretaapian, surat tersebut adalah nyawa dan perintah; surat itu adalah izin resmi bahwa keretanya sah untuk diberangkatkan. Celakanya, terjadi kesalahan komunikasi fatal antara petugas PPKA Stasiun Sudimara dengan Stasiun Kebayoran. Kesalahan sistemik inilah yang pada akhirnya menempatkan dua kereta baja melaju di satu jalur yang sama, berujung pada tabrakan hebat yang tak terhindarkan. Sepanjang perjalanan maut itu, Slamet mengaku tidak melihat satu pun rambu-rambu darurat yang mengisyaratkan perintah untuk menghentikan kereta. Bertahan di Balik Kemudi: Mematahkan Stigma "Pengecut" Selain dituduh berangkat tanpa izin, Slamet juga harus memikul fitnah keji bahwa ia melompat keluar dari lokomotif sesaat sebelum tabrakan terjadi demi menyelamatkan diri. Kenyataan di lapangan berbanding terbalik. Ketika jarak antara dua kereta sudah terlalu dekat, asisten masinis-lah yang melompat keluar. Sementara itu, Slamet Suradio memilih bertahan di dalam kabin lokomotif. Ia mengerahkan seluruh tenaganya untuk menarik tuas rem darurat hingga tangannya tak lagi sanggup bertahan. Saat benturan keras terjadi, tubuhnya terpental ke lantai lokomotif. Hantaman itu membuat tulang pinggulnya retak dan matanya terluka akibat pecahan kaca yang berserakan. Dalam kondisi kritis, berlumuran darah, dan menahan sakit yang luar biasa, ingatannya hanya tertuju pada satu hal: bukti kebenarannya. Ia meminta tolong kepada seseorang untuk memfotokopi surat PTP yang masih ada di dalam kantong seragamnya sebanyak mungkin. Di atas surat itu, bercak darah Slamet ikut tertoreh, menjadi saksi bisu tragedi tersebut. Ketidakadilan di Meja Hijau Namun, segala bukti dan pembelaan Slamet seolah menguap begitu saja di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fotokopi surat PTP yang telah ia perjuangkan tak berarti apa-apa di hadapan majelis hakim. Pengabdiannya selama 23 tahun sebagai masinis runtuh seketika. Ia divonis sebagai terpidana. Tidak hanya itu, ada rentetan ketidakadilan lain yang menimpanya. Ia mengaku kerap dipaksa menandatangani dokumen-dokumen tak jelas asal-usulnya oleh oknum tertentu. Puncaknya, ia dipecat dari pekerjaannya sebagai masinis tanpa diberikan pesangon sepeser pun. Pengkhianatan dan Bertahan Hidup dari Sebatang Rokok Kehancuran karier dan kebebasannya ternyata bukan satu-satunya cobaan. Di saat ia sangat membutuhkan dukungan moral, sang istri justru menggugat cerai dan memilih menikah dengan pria lain, meninggalkan Slamet sendiri meratapi nasibnya. Kini, masa kejayaan sang masinis telah lama redup. Pria renta itu kini harus mengais rezeki dengan berjualan rokok eceran. Setiap hari, ia harus menempuh jarak sekitar 15 kilometer dari tempat asalnya untuk berdagang. Hidupnya jauh dari kata layak. Pernah suatu ketika, ia tidak bisa pulang ke rumah selama dua bulan penuh karena sama sekali tidak memiliki ongkos. Untuk merebahkan tubuh rentanya, ia menjadikan musala sebagai tempat bernaung sehari-hari.
Indonesia
61
1.4K
2.9K
93.3K
bibi
bibi@Gyu_352·
Kalo naik KRL jam set 7 kurang di stasiun Bekasi rame apa enggak ya? Soalnya bingung besok mau naik KRL atau LRT aja
Indonesia
0
0
0
84
bibi รีทวีตแล้ว
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, kecelakaan kereta di Bekasi Timur kemarin bukan pertama kalinya Indonesia mengalami tragedi seperti ini. Dan kalau lo mau memahami kenapa kecelakaan kereta di Indonesia terus berulang lo harus tahu tentang satu peristiwa yang terjadi 39 tahun lalu. Peristiwa yang seharusnya mengubah segalanya. Tapi tidak. Tragedi Bintaro. 19 Oktober 1987. Apa yang terjadi pagi itu: Senin pagi. Jakarta masih gelap ketika KA225 kereta ekonomi dari Rangkasbitung mulai bergerak menuju Jakarta. Di dalamnya ribuan penumpang berdesakan. Kapasitas melebihi muatan. Tangan bergantung di pintu. Kaki menapak sambungan gerbong. Anak-anak tidur di pangkuan ibunya. Dari arah berlawanan dari Tanah Abang KA220 Patas Merak melaju menuju Rangkasbitung. Kereta cepat dengan layanan lebih baik. Keduanya berada di jalur rel yang sama. Satu jalur tunggal. Dua kereta. Dua arah berlawanan. Tepat pukul 06.15 pagi di wilayah Pondok Betung, Bintaro keduanya bertabrakan langsung dengan kecepatan 50 sampai 70 km per jam. 156 orang meninggal. 300 orang luka-luka. Gerbong terdepan hancur total. Penumpang terlempar keluar. Tubuh terjepit di antara besi dan kayu yang melintir. Suara tabrakan terdengar hingga radius 2 kilometer. Warga sekitar menyangka ada gempa. Lebih dari satu jam setelah tabrakan eritan minta tolong masih terdengar dari dalam gerbong yang remuk. Apa yang menyebabkan semuanya terjadi dan ini yang paling penting untuk dipahami: Di era 1980-an jalur Jakarta-Merak masih menggunakan sistem rel tunggal. Hanya satu kereta yang bisa melintas di satu waktu. Kalau dua kereta berlawanan arah harus lewat salah satu harus berhenti di stasiun tertentu untuk memberi jalan. Tidak ada teknologi sinyal digital. Tidak ada sistem pengendalian pusat terpadu. Semua bergantung pada komunikasi via radio dan sinyal bendera. Manual sepenuhnya. Di Stasiun Sudimara petugas sinyal bernama Suparman mengalami kebingungan komunikasi. Ada salah informasi tentang posisi KA225. Stasiun Kebayoran yang seharusnya memberi tahu bahwa KA220 baru berangkat tidak berhasil dihubungi karena sistem telepon antar stasiun sedang gangguan. Berdasarkan perkiraan waktu tempuh dari pengalaman Suparman mengasumsikan jalur sudah aman. Dia memberi sinyal jalan kepada KA225. Masinis KA225, Selamat Suradio, membawa keretanya keluar dari stasiun. Penuh keyakinan. Tanpa curiga. Padahal KA220 sedang melaju dari arah berlawanan. Dan tidak ada yang bisa menghentikan keduanya. Respons pemerintah setelah tragedi dan ini yang paling menyakitkan: Menteri Perhubungan saat itu menyampaikan bela sungkawa. Menyebut ini tragedi luar biasa. Dibentuk tim investigasi gabungan. Tapi dari awal dinilai tidak punya taring karena tidak ada lembaga independen yang dilibatkan. Badan internal yang mencoba menyelidiki dirinya sendiri. Fokus investigasi langsung tertuju pada satu orang: Masinis KA225, Selamat Suradio. Di persidangan pembela Selamat menghadirkan saksi ahli yang menyatakan bahwa ini bukan hanya kesalahan manusia tapi kegagalan sistemik. Sistem komunikasi antar stasiun masih mengandalkan sambungan telepon tua yang kerap putus. Tidak ada sistem cadangan. Sinyal otomatis sering rusak tanpa perbaikan. Tapi suara-suara itu tenggelam dalam desakan publik untuk melihat seseorang dihukum. Selamat Suradio divonis 5 tahun penjara. Kondektur KA225 divonis 2,5 tahun. Dua petugas stasiun masing-masing 10 bulan. Dan sistem yang sesungguhnya menyebabkan tragedi itu? Tidak diperbaiki secara mendasar. Rekomendasi komisi investigasi disimpan rapi di lemari kementerian. Tidak ada modernisasi besar-besaran. Tidak ada audit menyeluruh. Dan sekarang lompat ke 2026 39 tahun kemudian: Kemarin malam di Bekasi Timur KRL bertabrakan dengan KA Argo Bromo. 14 orang meninggal. 84 orang luka-luka. Penyebabnya: sensor rel error karena kendaraan tersangkut di perlintasan sebidang. Sinyal tidak bekerja sebagaimana mestinya. KRL berhenti mendadak. Argo Bromo tidak sempat berhenti. Dan Presiden Prabowo hari ini mengumumkan: ada 1.800 titik perlintasan sebidang berbahaya di Jawa warisan infrastruktur sejak zaman Belanda yang selama puluhan tahun tidak mendapat penanganan menyeluruh. 39 tahun setelah Bintaro masalah fundamentalnya sama. Sistem yang bergantung pada satu titik yang tidak boleh gagal. Infrastruktur yang dibiarkan menua bersama risikonya. Dan aksi besar yang baru dimulai setelah ada korban. Pola yang berulang dan ini yang paling mengerikan: 1987 — Bintaro. 156 meninggal. Investigasi dilakukan. Satu masinis dipenjara. Sistem tidak diperbaiki mendasar. 1992 — Kecelakaan kereta di Sumur Bandung, Jawa Barat. Puluhan korban. 2002 — Kecelakaan kereta di Pemalang. Puluhan korban. 2010 — Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KA Senja Utama di Petarukan, Pemalang. 36 meninggal. 2013 — Berbagai insiden perlintasan sebidang di berbagai daerah. Dan sekarang 2026 Bekasi Timur. Setiap kali ada kecelakaan besar ada kunjungan pejabat ke rumah sakit. Ada pernyataan prihatin. Ada instruksi perbaikan. Ada anggaran yang tiba-tiba siap. Lalu beberapa tahun kemudian terulang lagi. Yang berbeda antara Bintaro 1987 dan Bekasi 2026: Teknologinya sudah jauh lebih maju. KRL sekarang punya sistem komunikasi digital. Ada centralized traffic control yang tidak ada di 1987. Sinyal sudah jauh lebih modern. Tapi perlintasan sebidang masih ada. 1.800 titik. Warisan zaman Belanda. Dan satu taksi yang posisinya salah masih bisa meruntuhkan seluruh rantai sistem keselamatan dan membunuh 14 orang. Artinya: modernisasi dilakukan di beberapa lapisan tapi tidak sampai ke lapisan yang paling fundamental. Dari Bintaro 1987 ke Bekasi 2026 pelajaran yang sama yang tidak pernah benar-benar dipelajari: Kecelakaan besar perkeretaapian Indonesia bukan hanya soal kelalaian individu. Ini adalah hasil dari akumulasi kebijakan yang abai infrastruktur yang dibiarkan menua dan respons yang selalu datang terlambat. Di Bintaro yang dipenjara adalah masinis yang bekerja dalam sistem yang compang-camping tanpa informasi yang cukup. Sistemnya tidak diperbaiki. Di Bekasi pertanyaan yang sama perlu diajukan: apakah investigasi akan fokus pada sopir taksi yang menerobos perlintasan atau pada sistem yang memungkinkan satu kendaraan nyasar bisa meruntuhkan seluruh rantai keselamatan dua kereta penumpang? Dan ini yang paling perlu diingat: 156 orang meninggal di Bintaro pada 1987. Rekomendasi investigasi disimpan di lemari kementerian. 39 tahun kemudian 14 orang meninggal lagi. Kalau pola ini tidak diputus dengan reformasi sistemik yang nyata bukan hanya Rp4 triliun yang diumumkan setelah ada korban maka kita hanya menunggu tragedi berikutnya untuk menghitung berapa orang yang harus mati sebelum sistemnya benar-benar diperbaiki.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
14
234
1.2K
76.7K
bibi รีทวีตแล้ว
Kinan【𝗚𝗠𝗜】rest
Kinan【𝗚𝗠𝗜】rest@asmaramerona·
asli.. bayangin kereta bekasi - kp bandan jam 7.30 pagi sekosong ini. padahal biasanya mepet punggung ketemu dada. selama di dalam kereta, aku, penumpang lain, sama petugas KRL pun semuanya keliatan uneasy. masih berduka untuk sesama commuter yang jadi korban semalam.
Kinan【𝗚𝗠𝗜】rest tweet media
j@mudk1pppp

suasanya jg beda pagi ini, somehow semua orang diem as always tp ada uneasy feeling in the air selama di kereta

Indonesia
133
5.5K
47.8K
1.1M
bibi รีทวีตแล้ว
Base Anak UI
Base Anak UI@uibaseNG·
izin nambahin juga, ayah nasywan itu MANTAN wakil dekan FIB ui! x.com/miyaminkomplit…
Base Anak UI tweet media
Indonesia
27
390
3K
755.1K
bibi รีทวีตแล้ว
rx
rx@thxorns·
‼️‼️‼️ LIVE PRESS PELAKU KEKERASAN SEKSUAL DI AUDITORIUM FH UI TERBUKA UNTUK SEMUA CIVITAS UI ‼️‼️‼️ ⚠️ TRIGGER WARNING ( TW ): MEMBAHAS TOPIK SEXUAL ASSAULT // SEXUAL HARASSMENT ⚠️ vt.tiktok.com/ZS9LDXG7Hx4hD-…
Indonesia
146
9.3K
23.6K
3M
bibi รีทวีตแล้ว
re
re@dukeofsemarang·
demi Allah ini tega banget 😭 bayangin dari Tangerang ke Banyumas dapet kursi bakso gini dengan harga 420rb 😭💔
re tweet mediare tweet mediare tweet mediare tweet media
Indonesia
1.9K
9.1K
54.8K
5.5M
bibi รีทวีตแล้ว
🍉iwin🍉
🍉iwin🍉@niwseir·
Dini hari ini, temanku Andrie Yunus disiram air keras ketika sedang mengendarai motor. Dia mengalami luka yang cukup parah. Andrie adalah pemberani yang terus melawan kejahatan HAM, militerisme dan ketidakadilan. Dia tidak pernah bisa dibungkam. Mengerikan sekali negara ini.
🍉iwin🍉 tweet media🍉iwin🍉 tweet media
Indonesia
437
36.2K
82.5K
3.5M
bibi รีทวีตแล้ว
dils
dils@ijstwnnago·
tbh, di indo tuh kayak one shoot culture jadi sensi banget semisal ada orang yg gagal. padahal gak semua orang tuh bisa berhasil sekali coba. (aku pun gagal ngerasain gagal pas nyari kampus) dari sistem sampe society-nya kayak udah sensi gitu sama yg namanya "kegagalan". bayangin - maksimal ikut UTBK 3 tahun setelah lulus SMA - pas udah lolos SNM (jalur rapot) g boleh mengundurkan diri nanti sekolahnya di blacklist - beberapa ortu ada yang gak ngebolehin anaknya gap year. soalnya stereotip gap year di indo lo juelekkk - bocah SMA labil umur 16–17 disuruh milih jurusan yang literally nentuin 10–20 tahun hidupnya. gak bisa pindah prodi semisal g cocok bisanya ngulang UTBK atau kalau di kampusku bisa pindah prodi tapi pindah ke prodi yang lebih rendah passing gradenya. - pun disocietynya masih banyak perbandingan. anak e ibuk A mlebu FH UI, anak e ibuk B mlebu FK UNAIR, anak e ibu C mlebu STAN dst sampe kerjo wwk. kalo gagal g ada ruang grief rasanya langsung disuruh move on tr balik on track - GAP YEAR banyak bgt stigma sosialnyaaa. pdhl aku kenal mhs inter tuh yg seline sama aku masih smt 4,6 wkwkw. mrk kalo tak tanyaij abis SMA have fun dulu nyari minat mrk baru kuliah tapi di indo kan engga? aku termasuk yg dituntut buat g gak gapyear tahun itu. makanya skrng kuliah di kampus yg g aku rencanakan sebelumnya - pas kerja gak sesuai ekspektasi, "Km kampus ini kok cuma jadi ini." "Lah kamu kan anak X kenapa insecure." dst cape. meritokrasi yang ideal itu beneran g ada (menrurut keyakinan saya). semuanya udah kefilter apalagi pas tes masuk kampus jadi kayak bitter truth kalo ada gap lulusan kampus top, kampus beng beng, kampus chocolatos dkk. apalagi skrng perusahaan myarinya yang udah "berisi" MAU GAK STRESS GMN WOEYYY DMN 19JUTA LAPANGAN PEKERJAAN ITU WOEYYY???? IPK TINGGI, CV OKE, PUNYA PORTO BAGUS, KAMPUS, GAK ADA JAMINAN BAKAL DPT PEKERJAAN YG OKEEE IN THIS ECONOMY. PUN PAS UDAH DPT KERJA DITANYAIN GAJIMYA BRP, KERJA DMN, KNP G SANA KENAPA G SINI HALAK TAEK!! MEANWHILE ONOK URIP URIPAN ASAM SULFAT IPK 2.3 DADI PEMIMPIN. PROKER E MEK FANSIGN MBEK AREK SD. KNP KE SD TRS? G BERANI TA DATANG KE KAMPUS?
zhie 🌷#lockin utul@studywithzhie

Sedih banget liat video dan komenya:( I felt that huhu. Semoga tahun ini kita semua bisa diterima di PTN impian kita. Semangat temen-temen! Kejar terus mimpinya!!!!

Indonesia
176
8.1K
31K
721.5K
ia.
ia.@martinedcortis·
GIMANA CARA AKU DAPET MENTAHANNYAA, nonton live atau konten mereka, mainin game nyaa, and edit komennya 😝👍🏻
ia. tweet mediaia. tweet mediaia. tweet mediaia. tweet media
azeナ| semestress 6 🤧@iceandacez

@martinedcortis deym kamu editnya manual gtu yah Kak satu2 brrti

Indonesia
64
137
4.6K
121.3K
bibi
bibi@Gyu_352·
KAKAKK @kalamenjura aku suka bgt au "aku belajar pulang dari kakak" 😔❤️ sering-sering dong bikin family au (tidak memaksa)
Indonesia
1
0
1
43
bibi
bibi@Gyu_352·
Jadi inget kakakku (cowo) dehh. Soalnya kami sama-sama jarang ngobrol, tapi rasanya seneng walau cuma lagi duduk sebelahan sambil diem
keith.@kalamenjura

55. END

Indonesia
0
1
2
84
bibi รีทวีตแล้ว
Fai Nomady
Fai Nomady@FaiNomady·
I ♥️ my country but, I don't see my future here. #IndonesiaGelap
English
83
5.8K
14.9K
175.1K
bibi
bibi@Gyu_352·
Ali & Ratu Ratu Queen (2021) — movie Ini sedih jujur bagi aku sampe bikin nangis. Tentang keluarga gituu.
bibi tweet media
Indonesia
0
0
0
37
bibi
bibi@Gyu_352·
Movie/series yang gak pernah bisa aku lupain soalnya terlalu bagus. (Buat arsip aja)
Indonesia
9
0
0
66
bibi
bibi@Gyu_352·
Panggil Aku Ayah (2025) — movie Ceritanya mirip Buddy Daddies. Sama-sama lucu, sedih, gemes jugaa, tapi aku masih lebih suka Buddy Daddies sih. Setahuku ini remake dari movie Korea gitu.
bibi tweet media
Indonesia
0
0
0
61
bibi
bibi@Gyu_352·
Asobi Asobase (2018) — 12 eps Sumpah tiap eps ngakak Mulu wkwkwkwk ini anime comedy paling best sih kata aku.
bibi tweet media
Indonesia
0
0
0
34