Kasus Depresi dan Perjalanan Spritual
Di suatu masa, remaja yang dimana masih mencari arti hidup dan tatacara dunia berkerja. Dimana fikiran tak terkendali, terus terombang ambing dalam gejolak gelombang dunia. Dibawah usia 1/5 abad. Seorang lelaki terkena dampaknya.Bukan karena
dulu cintaku bergelora. Membakar dan melahap semua bagaikan api. tpi sekarang ku memilih yang tenang. Mengalir seperti air. Berjalan dengan gemericik suara yang konstan. Tenang, damai. Dikelilingi dedaunan yang bergerak tersipu angin
Maka yakin adalah seumpama pohon kayu. Dan budi pekerti yang terpuji di dalam hati adalah seumpama ranting-ranting yang bercabang merindang. Amal perbuatan dan taat yang menonjol dari budi pekerti itu, adalah laksana buah dan bunga yang bertaburan pada ranting-ranting
Sehingga ia melihat hubungan taat kepada pahala sebagai hubungan roti kepada kenyang. Dan hubungan maksiat kepada siksa, sebagai hubungan racun dan ular berbisa kepada kebinasaan
Malam itu, kulit putihmu terang terpancar cahaya bulan. Ditambah awan sudah berubah menjadi air seharian. Tak ada lagi halangan bagi bintang untuk membersamai kala itu