
Raymond Christopher
14.1K posts

Raymond Christopher
@RayChris91
Christ-follower AI builder, 🇮🇩 ex-Googler


Aku pernah mengajar di KELAS PRAKERJA. Itu kan GRATIS ya. Tahu gak POV-ku sebagai pengajar gimana? Sebagai gambaran: Tiap kelas berlangsung 5 hari. Tiap sesinya 3 jam. Itu aku berasa bicara dengan tembok 🥲 Hampir semuanya OFF CAM dan PASIF. Buka sesi tanya jawab, gak ada yang nanya. Lalu, pas dikasih tugas tahu gak apa yang kudapat? Anggap ada 15 peserta. Itu bisa 10-12 nya ngerjain asal-asalan. Bahkan ada yang kelihatan banget pake chatGPT 😭 Ya, kelas gratis sering yang datang MENTAL GRATISAN. Mau cerita lain dari contoh ilmu yang dikasih GRATIS? Aku punya grup menulis. Terbuka dan gratis untuk umum. Semua bisa diskusi dan belajar di situ. Tapi, KALAU MAU ✨ Karena yang kudapat banyak banget SILENT READER. Tiap aku sharing materi, sepi dari tanggapan. Padahal yang "seen" itu banyak banget. Sementara itu, di balik materi webinar hingga komunitas, ada effort yang kucurahkan. Ada waktu yang kugunakan buat nyiapin materi. Ada pengalaman yang kubagi cuma-cuma. Di situ aku punya kesimpulan: MENTAL GRATISAN dan MENTAL SIAP BAYAR itu berbeda ✨ Contoh: Aku beberapa kali itu bootcamp berbayar. Di sana suasananya aktif sekali. Sesi tanya jawabnya hidup. Tugas dikerjain sungguh-sungguh. ILMU BERBAYAR ternyata jauh lebih dihargai dari ILMU GRATISAN. Nah, kalau ada yang bilang "Kok ujung-ujungnya jualan kelas?" Ya, buat menyaring siapa saja yang siap dengan ilmu. Termasuk menghargai yang membagikan ilmunya ✨



the founder of openclaw joined the company that was founded to make AI open and now charges you per token. and is now telling you open models aren't there yet. i run qwen 3.5 27b on a single 3090. 50 tok/s. it writes code, handles tool calls, runs agent sessions for hours. the model built a full space shooter, 3,000+ lines, from a single prompt. i published the data. "open models aren't there yet" is what you say when your harness can't parse tool calls on local models and you blame the model instead of fixing the harness. i have the DMs. people switch from openclaw to hermes agent and their "broken" models suddenly work. pair a good model with a good harness like hermes agent where parsers are built per model. your data stays on your machine. no API key. 0 subscription. no one training their next model on your thinking. don't listen to someone with an OpenAI paycheck telling you open source can't do the job. install it. test it yourself. the receipts are on my timeline. he built a harness that couldn't handle local models and chose the API paycheck over fixing it. that should tell you everything.



codex is a better programmer it reads more before changing things and gets my edits right more often -- auto-compact is also stronger, so it can stay on track during long tasks but as a harness, claude code is still better in some ways: > less tools, including no hooks > worse ux, especially when resizing






Anyway, aku punya respek yang besar thd Muhammadiyah. Beberapa kawan baikku juga aktivis di sana, dan sangat keren. Terlepas dari isu tambang atau apa, Tapi Muhammadiyah ini ga sekadar Ormas. Punya sekolah, kampus, rumah sakit, dsb yang bener2 sustainable dan bermanfaat bagi masyarakat. Cabang sekolahnya aja ada di luar negeri. Assetnya juga besar. Satu lagi: gak dekat dengan Israel. 🤙🏼

Am I the only one who thinks that ChatGPT is becoming more and more outdated, imprecise, and unoriginal? It just tells you what you want to hear









would you rather have: - $200k stanford degree - $200k claude code credits