
KontenShorts
299 posts




Perseteruan mengenai infrastruktur antara Kalimantan Barat dan Jawa Barat memanas. Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, menanggapi video viral TikTok yang membandingkan kerusakan jalan di daerah Sepauk dengan jalan di Jawa Barat. Tak tanggung-tanggung, Krisantus melayangkan tantangan terbuka kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk bertukar posisi demi membuktikan sulitnya membangun wilayah seluas Kalimantan dengan anggaran yang terbatas. Apakah tantangan ini masuk akal, ataukah kepemimpinan memang menjadi kunci utama dalam mengelola anggaran yang terbatas?



Buat yg belum tau, ini kondisi miris penyuluh pertanian di Indo yg jarang diangkat. Idealnya satu desa itu satu penyuluh. Namun realitasnya, rata2 satu penyuluh harus mengampu 2 hingga 5 desa sekaligus. Secara nasional, Indonesia masih kekurangan sekitar 28.000-45.000 penyuluh.




Judul programnya makan bergizi gratis, anggaran buat beli motor 42 juta sebanyak 31.000!!! Giliran buat anggaran makanan anak2nya malah cuman 10.000 / anak. Dimana logikanya?




Oalaaahhh…. 😱🫣 Program MBG kembali jadi sorotan setelah rincian anggaran belanja Badan Gizi Nasional (BGN) 2025 mencuat. Total belanja tercatat mencapai Rp6,2 triliun dari 1.089 paket pengadaan. Namun, alokasi terbesar justru ada pada kendaraan (Rp1,39 T), pembangunan dapur (Rp1,26 T), serta perangkat teknologi (Rp830,1 M). Sementara itu, anggaran untuk makanan tercatat sebesar Rp242,8 miliar—lebih kecil dibanding beberapa pos lainnya seperti pakaian (Rp622,3 M) dan pelatihan (Rp464,6 M). Sejumlah pengadaan juga menjadi perhatian, seperti pembelian tablet sekitar Rp17,9 juta per unit dan belanja pakaian termasuk kaos kaki dengan total miliaran rupiah. Di sisi lain, pemerintah menyebut program MBG berasal dari efisiensi anggaran. Namun, perbedaan alokasi ini memunculkan pertanyaan di publik terkait prioritas penggunaan dana. Menurut kamu, apakah alokasi anggaran ini wajar? Sc: newsfromindonesia, Kontekscoid







Ngeri cuy





















