ทวีตที่ปักหมุด
angno
348 posts


@angno_ Karena gak ada badan yg meregulasi harga dan distribusi kayak instrumen investasi konvensional. Demand banyak+supply dikit pula, jadi dah mahal dan bisa dikasih harga berapa aja.
Makanya, ayo geluti dunia klenik.
Indonesia
angno รีทวีตแล้ว

BREAKING‼️
BEI bakal rilis HCL (high concentration list)
Apa itu High Concentration List (HCL)?
Bayangkan sebuah perusahaan yang sahamnya beredar di pasar, tapi ternyata 99% sahamnya cuma dipegang oleh beberapa orang saja
Kalau Saham Tersebut Sudah Ada di MSCI: Begitu saham itu masuk daftar HCL-nya BEI, akan dikeluarkan dari daftar MSCI dan kena "banned" selama 1 tahun.
Kalau Saham Tersebut Belum Masuk MSCI:
Jika sebuah saham masuk daftar HCL, Saham tersebut tidak akan bisa didaftarkan ke dalam indeks MSCI selama minimal 1 tahun.

Indonesia
angno รีทวีตแล้ว

List saham yg terdiskon murah, secara fibonaci. di 0.786. Disc on, sharing doang. bukan ajakan rekomendasi jual beli.
1. P*** (4.270)

Asuma@asuma471
Hamdallah market bagus bgt hari ini. Ntar gw share saham" yg secara teknikal fibo, udh murah banget, di fibo 0.7 (paling murah) atau di fibo 0.6. Ntar gw share ke nasabah gw dlu baru ke x.
Indonesia
angno รีทวีตแล้ว

BREAKING:
🇺🇸 Million-man demonstrations by Americans now against Trump
Massive demonstrations with more than 9 million protesters against the American president under the slogan (no to monarchy, no to extremism, no to wars, our forces are not for sale) organized by Democrats and some Republicans, basically rejecting Trump's policy of igniting wars recklessly.
The demonstrations focused in several cities, including (New York, Washington, Chicago, Boston, Philadelphia, and others), and are considered the first attempt by Trump's opponents and American peace advocates to pressure the government to stop wars.
English
angno รีทวีตแล้ว

DAY 3 BELAJAR SAHAM
“Gimana sih steps aku trading saham?”
Seperti biasa, akan aku jadikan thread dan di akhir thread akan aku cantumin thread belajar saham yg lain :)
FIRST OF ALL, ini serius
Biasakan diri sebelum pencet buy tuh bismillah dulu hehe
1. Sebelum jam 9
Biasanya tuh aku catet dulu stock pick yg beredar di twittwr, ada banyak biasanya yg suka share stockpick. Fungsinya tuh buat compare sama screener harian aku biasanya, btw screenerku tetep sama yaa.
2. Jam 8:50
Aku biasanya cek IEP dan catetin sekitar 20 saham yg IEP nya naik di angka 5-10%. Sekali lagi buat aku compare in ke screener tadi. Kondisi meja depanku tuh isinya coret”an saham IEP, IPAD sama TUMBLR 🤣
Biasanya yg sering ARA, sahamnya aku lingkarin gtu~
3. Jam 9 screening kan muncul saham yaa.. nah aku liatnya tuh urutan no 1 sampe no 5. Misal contohnya ini yaa.. aku pilih saham yg sering ARA kek Bell sama Yelo ini (btw ini tuh prosesnya cepet bgt yaa) mangkanya biasanya aku screening pake IPAD, nah hpku langsung cari emitennya

Indonesia

Dear my future husband
I'll be happy to do this
Masakin kamu, siapin kamu makan especially kamu pulang kerja dan bisa di pastikan sebulan menunya gaada yg sama 😘 senin sampai sabtu aja yaaa minggu libur tapi hahahahaha karena aku pengen pulang gereja kita hunting kuliner
Qasim@promax1811
Today’s iftaar prepared by my beloved wife ❤️
Indonesia
angno รีทวีตแล้ว
angno รีทวีตแล้ว

PRESS RELEASE
BEI dan KSEI Terbitkan Informasi Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1%
Selengkapnya: idx.co.id/id/berita/siar…
Indonesia
angno รีทวีตแล้ว

HARI-HARI YANG MENENTUKAN SEJARAH AMERIKA DAN IRAN: PERANG ATAU DAMAI?
Jenewa kota yang indah, damai dan saat ini hawanya sejuk. Namun, jam-jam ini, hari-hari mendatang, kota yang penuh legenda ini bisa menjadi saksi sejarah. Bisa melahirkan sebuah “game change” yang berimplikasi besar pada perkembangan dunia.
Di penghujung Februari 2026 ini, tengah berlangsung sebuah perundingan dan negosiasi yang sangat penting. Juru runding Amerika Serikat tengah melakukan pertemuan tidak langsung (melalui mediator) dengan juru runding Iran. Banyak kalangan yang tengah menunggu hasil negosiasi itu, utamanya bangsa-bangsa di kawasan Timur Tengah. Sukses atau gagal? Bawa kedamaian, atau sebaliknya menyulut terjadinya peperangan yang dahsyat?
Semua tahu bahwa negosiasi, utamanya menyangkut masa depan proyek nuklir Iran itu sesuatu yang sangat rumit dan tidak mudah untuk membangun opsi yang bisa diterima kedua belah pihak. Kepentingan kedua negara sangat berbeda. Ketika perundingan tengah berlangsung, di kawasan Timur Tengah sedang berhadap-hadapan dua negara yang siap berperang. Para juru runding juga harus cerdas membaca pikiran kedua pemimpin yang memberikan mandat pada mereka, Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei. Membangun “harmoni” antara juru runding dengan para bosnya mungkin juga sesuatu yang tidak mudah.
Sebagai seorang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam resolusi konflik, baik pada tingkat nasional maupun internasional, saya mesti mengatakan bahwa sebuah negosiasi itu sangat melelahkan. Perlu kesabaran, kecerdasan, dan keuletan. Siap untuk berkompromi serta bersedia untuk sebuah “take and give”. Keinginan dan sasaran yang digariskan oleh kedua pemimpin negara juga harus sangat dimengerti.
Khusus negosiasi Amerika-Iran ini, saya mengamati bahwa kedua pemimpin mereka, Donald Trump dan Ali Khamenei memiliki “uniqueness”. Keduanya memiliki ego, ambisi dan juga “personal interest”. Trump khawatir kalau sampai gagal, reputasi serta “legacy” indah yang ingin diraih bisa hancur berantakan. Ali Khamenei juga khawatir kalau sengketa sengit dengan Amerika ini, jika nasibnya naas, bisa berakhir dengan pergantian rezim dan “he must go”. Berarti, ini merupakan “survival interest” buat pemimpin Iran itu.
Banyak pihak yang memprediksi atau menyimpulkan jika perundingan ini gagal, maka perang besar pun akan segera meletus. Ibaratnya kondisi sudah matang. Tinggal menunggu komando Trump dan Khamenei.
Pendapat saya, terjadinya perang yang seolah diniscayakan itu, bisa iya, bisa tidak. Apalagi kalau para jenderal di kedua belah pihak, terus mengawal pengambilan keputusan para pemimpinnya. Trump dan Khamenei tidak akan gegabah dalam memerintahkan tentaranya untuk berperang. Terlalu tinggi risiko dan harga yang harus mereka bayar kalau keputusannya salah.
Ada catatan penting bagi seorang “commander-in-chief” untuk mengambil jalan perang guna memenuhi kepentingan nasionalnya.
Pertama, apakah perang itu harus dilaksanakan atau masih ada opsi yang lain? Inilah yang sering disebut “war of necessity” dan “war of choice”. Pada akhirnya, kedua belah pihak akan menentukan berperang atau menempuh jalan lain.
Kedua, negara siap berperang kalau kalkulasi rasionalnya menjamin bahwa perang dapat dimenangkan. Baik Trump maupun Khamenei harus bisa meyakinkan dirinya sendiri, dengan menggunakan logika dan akal sehatnya, bahwa perang yang ia pilih memang akan bisa dimenangkan. Karena perang terkait dengan nasib dan masa depan rakyat yang dipimpinnya, yang memberikan mandat dan kepercayaan, suara mereka mesti didengar. Pertimbangan dan saran para jenderal dan petinggi militer juga mesti diindahkan, jangan terkubur dengan ego pemimpin yang kelewat tinggi.
Bagi Amerika yang boleh dikatakan terus sesumbar untuk menghancurkan Iran (meskipun belakangan Iran juga mengobarkan dan menjanjikan ancaman), perlu dipikirkan dalam-dalam sebelum mengambil keputusan untuk berperang. Maksud saya, jangan-jangan bagi Amerika menang perangnya sulit dicapai, kemudian “exit” atau mengakhiri peperangan juga tidak mudah dilakukan. Ingat kembali pengalaman pahit ketika melakukan peperangan di Vietnam, Irak dan Afghanistan. Ingat, Iran adalah Iran. Iran bukan Irak dan bukan Afghanistan.
Terakhir, ada pesan dari seorang warga Indonesia dan juga warga dunia melalui media ini. Bukan hanya untuk Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei, tetapi juga untuk seluruh pemimpin politik di dunia yang di tangannya ada sebuah tombol untuk memulai peperangan.
Begini pesan saya.
Para perwira dan para prajurit itu juga punya jiwa, punya keyakinan, punya akal sehat, dan tentunya punya harapan. Kalau soal berkorban untuk nusa dan bangsa, tentara selalu siap mengorbankan jiwa dan raganya. Hal itu tidak perlu diragukan. Selama 30 tahun saya mengabdi di dunia militer, lima tahun saya pernah bertempur untuk Sang Merah Putih. Namun, sukses sebuah peperangan juga ditentukan oleh apa yang ada dalam hati dan pikiran para prajurit. Ada kalimat indah yang mesti diingat oleh para pemimpin politik – presiden atau perdana menteri – “Soldiers will not fight and die, unless they know what they fight and die for” (Prajurit tidak bertempur dan siap untuk mati, kecuali mereka tahu untuk apa mereka bertempur dan mati) *SBY*
Indonesia
angno รีทวีตแล้ว

ini daftar saham yg pernah ara lock high diatas 20 persen 1 thn ke belakang disort dari yg value gede hari ini karena saham yg pernah ara adalah saham yg bisa ara lagi tapi KAPAN , GIMANA, DIMANA belinya itulah yg dipelajari di kelas CIA edisi 2026 yg udah buka untuk daftar (diajari dari 0)




Indonesia
angno รีทวีตแล้ว
angno รีทวีตแล้ว












