Bepriyana Yunitaningrum

7.7K posts

Bepriyana Yunitaningrum banner
Bepriyana Yunitaningrum

Bepriyana Yunitaningrum

@bepray_

Have difficulty in spelling names.

เข้าร่วม Eylül 2009
307 กำลังติดตาม527 ผู้ติดตาม
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
dr. Gia Pratama
dr. Gia Pratama@GiaPratamaMD·
Suatu pagi di IGD, seorang ibu usia lima puluhan datang dengan wajah pucat dan tubuh yang basah oleh keringat dingin. Keringatnya sampai sebesar biji-biji jagung. Tangannya beberapa kali menekan dada, lalu bergerak ke sisi kiri tubuhnya. Nyeri dadanya menjalar ke lengan kiri. Napasnya pendek. Wajahnya tegang. Gelisah. Saya sudah sangat hafal gejala dan tanda ini. Serangan jantung. Saya mendekat, “Bu, saya mau periksa rekam jantung ibu, ya.” Belum sempat perawat menyiapkan semuanya, ibu itu langsung menggeleng keras. Ia membuang muka “Enggak, Dok. Enggak.” Saya berkata pelan, “Bu, maaf, kemungkinan besar ini serangan jantung.” Tiba-tiba ia teriak. Suaranya pecah, nyaris histeris. “Enggak, Dok, enggak!! Saya tidak mungkin serangan jantung, Dok. Saya enggak merokok.” Saya terdiam sesaat. “Udah tolongin saya, kasih obat nyeri aja, Dok. Saya mau pulang.” Di dalam hati, aku langsung menghitung waktu. Dalam kasus seperti ini, aku tahu aku tidak sedang berhadapan dengan jam yang longgar. Aku hanya punya sekitar sembilan puluh menit untuk segera bertindak. Perbedaan hasil antara cepat dan terlambat bisa terasa sangat kontras. Terlalu kontras untuk diabaikan. Saya menarik napas dalam. “Ibu ada apa?” tanya saya pelan. “Kok langsung menolak diagnosis saya? Belum saya periksa kok.” Ia diam. Matanya bergerak sebentar ke kanan dan ke kiri, menatap perawat-perawat yang berdiri di dekatku. Saya peka. Saya menoleh kepada perawat2 saya. “Tolong bantu pasien lain dulu, ya.” Ibu itu menunduk. Lama sekali. Lalu dengan suara pelan yang nyaris seperti bisikan, ia berkata, “Ini akibat karma saya, Dok.” Saya terhenyak. “Karma?” Ia mengangguk kecil. “Entah sudah berapa wanita yang telah saya sakiti, Dok.” Saya menatapnya lebih dalam. “Ibu sakiti siapa?” Ia menelan ludah. Suaranya gemetar ketika melanjutkan. “Dok, sebenarnya saya sudah memasukkan beberapa alat ke dada dan ke dua payudara saya, Dok. Gara-gara alat ini, saya berhasil merebut banyak lelaki, suami-suami orang. Alat ini membuat saya tidak bisa ditolak oleh seluruh lelaki yang saya dekati, dan membuat lelaki manapun tertarik terhadap saya dan payudara saya.” Saya menahan senyum. Jujur saja, saya jarang bertemu laki-laki yang tidak tertarik pada payudara. Ia melanjutkan, makin tenggelam dalam ceritanya sendiri. “Saya lakukan ritual memasang alat ke dalam dada bersama seorang laki-laki Orang Pintar dua puluhan tahun yang lalu, Dok.” Saya kembali menahan senyum. Apakah ibu ini Ironman? Ibu itu melanjutkan, “Orang pintar bilang, kamu akan berhasil, tapi kamu akan menerima karma dari alat itu saat usia lima puluhan. Jadi ini karena alat, Dok!” “Ibu,” jawab saya lembut, “bolehkah saya rontgen? Saya ingin melihat seberapa berbahaya karma dari alat ibu ini.” Ia menatapku, ragu-ragu, lalu akhirnya mengangguk. Kami lakukan rontgen. Dan setelah hasilnya keluar, saya benar-benar takjub. Ternyata memang ada. Dua di payudara kiri. Dua di payudara kanan. Dua di bahu kanan dan kiri. Dalam hati aku berpikir, Orang Pintar itu memang benar-benar pintar. Ia bisa menipu meyakinkan seorang perempuan usia dua puluhan untuk membuka bajunya dan memasang semua ini. Saya kembali menghadap ibu itu. “Ibu percaya sama saya, apa pun yang orang pintar itu bilang ke ibu tentang karma alat ini.” Saya meletakkan tangan di dada sendiri. “Orang pintar kedua ini akan bilang, ini bukan karena alat itu. Izinkan orang pintar kedua ini bantuin ibu. Saya mau nolongin ibu. boleh enggak?” Ia diam. Ada jeda panjang sebelum akhirnya ia menjawab dengan suara yang jauh lebih kecil daripada teriakannya tadi. “Boleh, Dok.” Begitu kata itu keluar, aku tidak menunda lagi. Langsung kami lakukan rekam jantung. Kami periksa enzim jantung, troponin I. Kami mulai loading obat. Semua yang harus dikerjakan, kami kerjakan secepat dan setepat mungkin. Ibu itu akhirnya dirawat beberapa hari. Dan syukurlah, akhirnya ia sembuh.
dr. Gia Pratama tweet media
Indonesia
51
184
1.4K
96.8K
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
🌿 Emmy🌿
🌿 Emmy🌿@R4h4yu_12·
Pengingat untuk kita semua dari Almarhum Vidi Aldiano 👇🏿 🥺
Indonesia
2
670
4.5K
87.4K
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
bakso aca
bakso aca@momzchulo_·
bakso aca tweet media
ZXX
302
8.3K
24.5K
346.4K
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
P
P@PikamonID·
P tweet media
ZXX
41
1K
3.6K
107.1K
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
P
P@PikamonID·
🥹♥️
P tweet media
QME
163
14.3K
51K
1.3M
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
matcha
matcha@hwriantiii·
matcha tweet media
ZXX
39
1.7K
4K
175.8K
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
vyooo
vyooo@vyowiz_·
Seumur hidup itu lama.. Kata Raditya Dika, "Yang tersisa dari pernikahan adalah obrolannya. Jadi, pastikan ketika kalian mencari pasangan, kalian mampu dan senang untuk ngobrol sampai kapan pun dengan orang itu" Mulai dari ngomongin mirip luwak sampai bahas masa muda jaman tawuraan.. Berita buruk nya, uang banyak tidak bisa membeli ini semua. Berita baiknya, cinta dan respect, bisa..
Indonesia
383
6K
19.2K
615.9K
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
tomtom
tomtom@tomijasman06·
Tiba-tiba dimudahkan urusannya Tiba-tiba dilancarkan jalannya Tiba-tiba dikabulkan do’anya Believe in Allah. Dia maha tahu, maha melihat, dan maha penyayang pada hamba-Nya.
Indonesia
70
17K
48.9K
859K
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
nekotodayn
nekotodayn@nekotodayn·
@vagatha_ Waduh jd syp ni yg mau didengerin, bpjs? Masa harus pak prabowo langsung baru mau dengerin jeritan hati nakes-rakyat-rs 😢
Indonesia
0
1
0
809
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
nekotodayn
nekotodayn@nekotodayn·
@vagatha_ Ayok kak jadi bahan kaji ke bpjs, biasanya sesama managerial mau didengerin soalnya kalo nakes yg ngomong, kaya sama batu. Oiya kak minta org bpjs ngeshift di rs juga ya kak 1 orang gpplah biar gajinya halal dikit
Indonesia
2
1
3
5.7K
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
Agatha
Agatha@vagatha_·
Semuak apa sama sistem kesehatan indonesia? Muak bangeeet huweeekk. Barusan magang di RS pemerintah, ada kasus: Pasien dibegal masuk di RS, ga dicover BPJS krn “kejahatan” dan tjd di “jalan”. Diarahkan ke jasa raharja cm ditolak krn “kejahatan” akhirnya subsidi silang dari RS
Indonesia
105
2.5K
18.4K
1.1M
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
FALLA 🎀
FALLA 🎀@falla_adinda·
@fxmario ASI 😬 Itu yang dia pegang susu formula 0-6 bulan, di mana pemakaiannya harus atas dasar rekomendasi dokter anak. Bocil sufor gapapa, but admit, ASI yang terbaik untuk tumbuh kembang bayi. Makanya Ibu harus mempersiapkan, sampai ternyata tidak bisa.
Indonesia
34
349
1.3K
68.4K
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
邸珥菲
邸珥菲@SAIBdelvi·
Melahirkan manusia baru ke dunia tapi: - tdk memenuhi kebutuhannya lahir batin - tdk mendukung bakat & cita2nya - tdk membekalinya untuk menjadi manusia yg berfungsi optimal dan bermanfaat bagi dunia
H’s mom@aiishadahir

what’s haram but has been normalised?

Indonesia
90
13.8K
44.9K
1.3M
Bepriyana Yunitaningrum
Tugasku dan kewajibanku sudah selesai. Walaupun hanya seumur jagung, tapi tetap terimakasih untuk pembelajarannya. Alhamdulillah alhamdulillah dan alhamdulillah tetap bersyukur sdh diberi semua kenikmatan yg aku punya sampai detik ini. Mari memasuki ke fase legowo era 🏁
Indonesia
4
0
1
1.1K
Bepriyana Yunitaningrum
Dari GM itu banyak banget pembelajaran yg kita dapat. Karma itu dibalas kontan/cash dan tepat sasaran. Apalagi mendzalimi orang, Allah sudah berjanji akan dibalaskan tanpa campur tangan yg terdzalimi dan langsung dinaikan derajatnya 🫡
Indonesia
0
0
1
763
Bepriyana Yunitaningrum รีทวีตแล้ว
as you wish 🦋
as you wish 🦋@martabakismissu·
@pengwinningg Ini udah paling bener, sebelumnya bawa tumbler selalu ilang mulu eh giliran pake ini awet kaga ada yang mau ngambil. Anti maling 🤣
as you wish 🦋 tweet media
Indonesia
35
151
2.6K
223.3K