PenikmatLele

3.6K posts

PenikmatLele banner
PenikmatLele

PenikmatLele

@dearalphabeth

Rehat ° Tenang

เข้าร่วม Ağustos 2020
80 กำลังติดตาม122 ผู้ติดตาม
ทวีตที่ปักหมุด
PenikmatLele
PenikmatLele@dearalphabeth·
Cuma pengen mengulang waktu aja, kalau seandainya bisa. :)
Indonesia
7
0
1
0
PenikmatLele รีทวีตแล้ว
Eva
Eva@ZeroE53792·
Eva tweet media
ZXX
3
1.3K
2.7K
52.1K
PenikmatLele รีทวีตแล้ว
Words
Words@itswords_·
Words tweet media
ZXX
38
8.3K
15.8K
384.5K
PenikmatLele รีทวีตแล้ว
sen✮
sen✮@jenostalker·
sen✮ tweet media
ZXX
11
525
1.1K
23.4K
PenikmatLele รีทวีตแล้ว
gara
gara@anggarasamvdr·
ada yang ngerasain juga?
gara tweet media
Indonesia
312
9.2K
38K
412.5K
PenikmatLele รีทวีตแล้ว
Griffin
Griffin@griffinarks·
pesan sebelum tidur: cara dia memperlakukanmu adalah cerminan karakternya, bukan nilaimu. jangan biarkan perlakuan buruk seseorang membuatmu meragukan dirimu sendiri. kamu tidak perlu membuktikan apapun kepada orang yang sengaja menutupi kebobrokannya dengan kebohongan. malam ini, lepaskan beban yang bukan milikmu dan ingat bahwa kamu tetap berharga tanpa validasi dari mereka. istirahat, buang jauh-jauh pikiran buruk, kamu lebih dari cukup.
Indonesia
19
340
957
22.1K
PenikmatLele รีทวีตแล้ว
ً
ً@problemetik·
ً tweet media
ZXX
245
12.9K
33.9K
491.3K
PenikmatLele
PenikmatLele@dearalphabeth·
@byrob10x why not? sampe skrg gw begitu. klo ada tempat yg buat peraturan minimal 2 org, gw bayar buat 2 org. gw jalan buat nyari hiburan, ketenangan, bkn nambah beban mikirin harus jaga perasaan, kesehatan, makanan, pandangan, omongan org lain
Indonesia
0
0
0
93
dil
dil@byrob10x·
coba jawab
dil tweet media
Indonesia
2K
387
5.1K
382K
PenikmatLele
PenikmatLele@dearalphabeth·
@rsngprad pas resign, posisi udh oke, salary ditawarin 2x dari UMR. tenpat kerja nya support bgt, belajar bnyk hal baru, kenalan ke org² yg keren lah. minus nya cm dsitu dan gabisa gw tolerir samsek. tp makin kesini, makin sadar, bnyk org yg hidup ya hidup dan hny utk bertahan hidup.
Indonesia
0
0
0
11
PenikmatLele
PenikmatLele@dearalphabeth·
@rsngprad 1 thn. krn prinsip "bisnis ya bisnis, pelayanan ya pelayanan" ga cocok di gw yg idealis bgt wkt itu. gw kerja di rumah sakit, tekanan mental dan batin. lo ngeliat org ngeregang nyawa hanya krn peraturan tetap peraturan, lo ngeliat bnyk anak muda yg "ngerusak" hidup mrk krn ortu
Indonesia
1
0
0
103
RisangP
RisangP@rsngprad·
Kepo deh berapa lama kalian bertahan di kerjaan pertama 6 bulan? 1 tahun? 3 tahun? Dan kenapa cabut? Ada yang masih inget ga?
Indonesia
1.5K
90
1.9K
250.5K
PenikmatLele รีทวีตแล้ว
vyooo
vyooo@vyowiz_·
Lagi kepikiran soal umur dan pernikahan, terus nemu kalimat yang “nampol” banget: Kalau belum siap menikah, jangan dipaksakan. Kalau sudah siap tapi belum menemukan yang benar-benar tepat, jangan juga menerima sekadarnya tanpa melihat bagaimana kesungguhannya, dari sikap, sifat, sampai nilai hidup yang dia pegang. Umur boleh terus berjalan, omongan orang bisa datang dari mana saja, tapi keputusan sebesar ini tetap butuh dipikirkan dengan tenang dan matang. Karena yang akan menjalaninya nanti adalah kamu, bukan mereka.
Indonesia
16
926
2.5K
52.4K
PenikmatLele
PenikmatLele@dearalphabeth·
@LambeSahamjja tapi emg ada harga ada kualitas. klo dikota besar, ga perlu nunggu ga perlu berantem sm driver yg suka rese. jarak dekat yg ga sampe 1km pun mrk oke. selain armada yg bersih rapi, attitude driver itu utama, oh ya, CS nya mereka sigap dan membantu klo ada laporan
Indonesia
0
0
0
68
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, lu pada tahu Bluebird kan? Taksi biru yang sering ada di bandara, di mal, yang sering bokap nyokap kita pakai dulu sebelum era Gojek dan Grab meledak. Nah, gue mau cerita sesuatu yang bikin gue kaget waktu pertama kali dengar ini. Bluebird harusnya sudah bangkrut dari 5 tahun lalu. Tapi kenyataannya? Mereka baru saja cetak rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah mereka Rp5,7 triliun di 2025. Profit 600-an miliar. Gimana bisa? Dulu waktu Gojek dan Grab masuk semua orang pikir Bluebird tamat. Dan wajar. Karena yang terjadi di seluruh dunia pola yang sama. Startup masuk dengan satu strategi sederhana tapi mematikan: bakar duit, kasih harga murah, curi customer sebanyak mungkin. Tujuannya bukan cuma dapetin customer. Tujuannya membunuh kompetitor lama yang asetnya berat bayar gaji driver, maintain armada, sewa kantor sampai mereka kehabisan nafas duluan. Habis tidak ada yang bisa melawan baru harga dinaikkan pelan-pelan. Ini yang terjadi sama Yellow Cab di Amerika. Bangkrut. Terjadi sama banyak perusahaan taksi di Eropa. Bangkrut. Di Indonesia banyak perusahaan taksi lokal yang tidak bisa bertahan. Tapi Bluebird masih ada. Dan malah makin besar. Keputusan pertama yang kelihatannya bodoh tapi ternyata genius: Ketika semua kompetitor panik turunkan harga Bluebird tidak ikut perang harga. Mereka tetap 20-30% lebih mahal dari taksi online. Tidak ada diskon gede-gedean. Tidak ada promo bakar duit. Yang mereka lakukan malah kolaborasi armadanya bisa dipesan lewat Gojek. Bikin aplikasi sendiri. Dan tetap jaga standar. Waktu itu banyak yang bilang ini keputusan bodoh. Kelihatannya mereka ngalah. Tapi ternyata tidak. Lalu COVID datang dan ini harusnya jadi pembunuh terakhirnya: Pendapatan turun dari Rp4 triliun ke Rp2 triliun dalam satu tahun. Rugi hampir Rp200 miliar. Jalanan sepi. Orang tidak kemana-mana. Tapi gaji driver tetap jalan. Armada tetap harus dimaintenance. Di titik ini logikanya perusahaan tutup. Tapi dua hal yang selamatkan mereka: Pertama — karena tidak ikut perang harga, mereka tidak punya utang besar hasil bakar duit. Kondisi keuangan mereka jauh lebih sehat dari perusahaan yang ikut perang. Kedua — sesuatu yang tidak ada yang prediksi sebelumnya: Tech Winter. Tiba-tiba investor startup mulai tarik duit. Startup yang selama ini bakar duit kehabisan bahan bakar. Dan begitu mereka tidak bisa subsidi harga lagi harga naik. Kualitas mulai tidak terjaga. Driver mulai sembarangan. Mobil mulai tidak terurus. Dan customer yang selama ini pindah ke taksi online mulai sadar ada tradeoff yang mereka bayar. Dan inilah momen Bluebird masuk dan pukul balik: Selama kompetitor sibuk perang harga dan akhirnya longgarkan standar Bluebird justru perketat SOP lebih ketat dari sebelumnya. Driver tetap rapi. Mobil tetap bersih. Tidak ada rokok. Tidak ada sembarangan. Mereka sasar market yang tidak mau kompromi soal kenyamanan. Dan market itu ternyata besar dan loyal. Hasilnya: okupansi armada balik ke 79-81%. Tanpa bakar duit. Tanpa diskon gila-gilaan. Tapi ini bukan yang bikin revenue mereka meledak sampai Rp5,7 triliun. Yang paling mengejutkan: Bluebird sekarang bukan perusahaan taksi. Bisnis terbesar mereka sekarang justru bukan taksi biasa. Golden Bird — sewa Alphard dan Denza lengkap dengan sopir untuk perusahaan korporat. Big Bird — sewa bus untuk acara atau rombongan. City Trans — perjalanan antar kota. Bluebird Kirim — logistik pengiriman barang. Bisnis-bisnis ini sekarang menyumbang hampir Rp2 triliun 30% dari total pendapatan. Kenapa bisnis korporat ini jauh lebih menguntungkan dari taksi biasa: Kalau taksi kalau tidak ada penumpang ya mobil muter-muter bakar bensin. Rugi. Kalau bisnis korporat tinggal tunggu telepon dari perusahaan klien, baru deploy mobil. Tidak ada pemborosan. Dan yang lebih penting: kontrak jangka panjang. Eksekutif perusahaan bolak-balik kantor setiap hari. Pendapatan bisa diprediksi. Tidak ada bulan sepi, tidak ada bulan ramai yang tidak terduga. Dan satu fakta soal bisnis B2B yang sering dilupakan: banyak perusahaan lebih memilih bayar lebih mahal ke vendor yang sudah dipercaya daripada coba-coba yang lebih murah. Trust tidak bisa dibeli dengan promo diskon. Ancaman yang masih ada Sun SM dari Vietnam: Taksi listrik Vietnam ini masuk dengan harga murah dan sering promo. Tapi ada hal menarik: Sun SM satu grup dengan brand mobil VinFast. Kemungkinan besar tujuan utama mereka bukan membunuh Bluebird tapi mempromosikan VinFast agar orang Indonesia familiar dengan brand-nya. Mereka rela bakar duit untuk itu. Kalau Bluebird tidak salah kelola obsesi mereka pada kualitas plus kontrak panjang dengan perusahaan-perusahaan besar itu tidak mudah direbut hanya dengan harga lebih murah. Tiga pelajaran yang bisa diambil: Satu — perang harga itu jebakan. Kalau modal tidak sepanjang kompetitor ikut perang harga artinya bunuh diri. Cari medan pertarungan yang berbeda. Dua — revenue tidak ada artinya tanpa profit. 10 customer dengan profit besar lebih baik dari 100 customer dengan profit tipis. Dan yang lebih penting dari profit: cash flow. Perputaran uang yang sehat yang bikin bisnis bisa napas panjang. Tiga — jangan bergantung pada satu produk. Bisnis yang monolit rentan. Yang survive jangka panjang selalu yang punya beberapa lini bisnis yang saling menopang. Bluebird tidak menang karena lebih besar dari startup. Mereka menang karena tidak mau main di medan yang dibuat startup untuk membunuh mereka. Ketika semua orang perang harga mereka jaga kualitas. Ketika core business mereka diserang mereka bangun lini bisnis baru yang tidak bisa diserang dengan cara yang sama. Dan itu yang bikin perusahaan setengah abad ini justru cetak rekor di tengah industri yang sudah membunuh hampir semua perusahaan sejenis di seluruh dunia.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
163
590
2.2K
232.6K
PenikmatLele
PenikmatLele@dearalphabeth·
@KapudS640 @LambeSahamjja pernah nanya, mereka sistemnya dapat gaji tp emg kecil, dan yg ngebantu itu persenan dari total pendapatan mereka per bulan. kyk sistem bagi hasil gitu. tp dibalik itu, mereka di provide sm perusahaan nya, kyk asuransi dll
Indonesia
0
0
0
44
PenikmatLele
PenikmatLele@dearalphabeth·
@patrick19286 @4mod_ @Billy_Naravit tp emg bank besar yg sekelas bca, cimb, dbs, mrk jam terbangnya tinggi, cabangnya ga cuma di satu negara, jd dari sisi begitu biasanya jauh lebih aware. tp bkn berarti ga ada kemungkinan "dicurangi" juga ya
Indonesia
0
1
4
296
...
...@patrick19286·
@4mod_ @Billy_Naravit Bank macam BCA / CIMB aja jaga relasi banget sama gereja, lah ini BNI tiba-tiba nilep duit wkwk
Indonesia
3
7
200
12.8K
Billy
Billy@Billy_Naravit·
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
882
12.5K
44.7K
3.1M
PenikmatLele รีทวีตแล้ว
F
F@cowosukamatcha·
ga ada perempuan yang gila kerja, kecuali perempuan-perempuan yang sadar bahwa ga ada satupun orang yang bisa mewujudkan keinginannya kecuali dirinya sendiri. itulah kenapa independent women tahan banting.
Indonesia
177
8.8K
22.6K
321K
PenikmatLele รีทวีตแล้ว
vyooo
vyooo@vyowiz_·
Tiba-tiba keinget kata Habib Jafar: “Yang tidak sampai ke kita, tidak perlu dicari tau. Yang sampai dari mulut orang lain, tidak perlu dipercaya. Dan yang sampai langsung dari orangnya, dimaafkan.”
Indonesia
36
11.5K
28.1K
416.9K
PenikmatLele รีทวีตแล้ว
𝐅𝐚𝐬𝐞 𝐃𝐞𝐰𝐚𝐬𝐚
buat kalian yg lagi berjuang melawan anxiety, depresi, stress dan trauma. tetap semangat walaupun orang sekitar anggap kamu to much dan banyak drama, ngga apa-apa & jangan hiraukan. karena mereka ngga ngerasain apa yg kalian rasain, yg penting kalian tetap fokus dan keep strong.
Indonesia
11
482
1.3K
25K
PenikmatLele
PenikmatLele@dearalphabeth·
@sampahfhui percaya atau engga, yg begini biasanya anak pejabat org penting, masuk jalur ordal, hidupnya enak, pas magang pasti ditempat besar sambil anggar ordal jg, trus pas skripsian tinggal bayar org pintar tp ga punya duit
Indonesia
0
0
0
65
sampahfhui
sampahfhui@sampahfhui·
[anak fhui bikin grup isinya lecehin perempuan tiap hari???]
sampahfhui tweet media
Indonesia
6.1K
67.5K
244.5K
49.5M
PenikmatLele
PenikmatLele@dearalphabeth·
@KucengTerbanggg LG yg dua pintu atas bawah, kita pakai dari 2009-sekarang masih bagus bgt
Indonesia
0
0
0
3
PenikmatLele
PenikmatLele@dearalphabeth·
@tanyarlfes kata ayahku, kuliah itu bkn cm tentang gaji/gengsi pas kerja. tp ttg improve diri, skill, attitude, mindset dan pastinya koneksi. masalah duit gaji, itu belakangan. yg pasti org yg kuliah smp selesai biasanya punya yg gw sebut seengga nya lebih baik dr yg ga kuliah
Indonesia
0
0
0
30
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 anakku ngebet bgt pengen kuliah, kmrn udh ketrima jg di PTN. Aku sebagai orang tua bukannya gak mendukung ya tapi ngeliat tetanggaku yg dulu kuliah pas udah kerja gajinya cm UMR sedangkan yg g kuliah mlh bs kerja di tambang dg gaji 2 digit. Kl menurut kalian gmn ya?
Indonesia
1.1K
76
3.9K
502.8K