
𝖤𝗋𝗂𝖺 𝖬𝗈𝗂𝗍𝖾𝗌𝗌𝗂𝖾𝗋.
8.4K posts

𝖤𝗋𝗂𝖺 𝖬𝗈𝗂𝗍𝖾𝗌𝗌𝗂𝖾𝗋.
@eriessia
𝐵𝙾𝙾𝙺 𝙾𝙵 𝚂𝒲𝙾𝚁𝙳 𝙻𝙰𝐷𝚈, 𝟼⠀/⠀𝙵͟𝙰͟𝚄͟𝒳͟.⠀⠀𖠁⠀⠀“.. She breathes darkness into marbled dusk and pirouettes beneath prophecy’s tarnished chandeliers.”


ㅤ ㅤ The Valenors mulai meraba dan menelaah setiap buku yang menampakkan wujudnya di sana, mencoba menyusuri sesuatu yang mungkin penting untuk mereka ambil. Sampai tiba di mana ekor mata menangkap sebuah buku yang memiliki selipan berkas di tengah-tengah, The Valenors pun meraih buku itu dan membukanya. Permukaan bukunya berwarna ungu tua dengan sampul sederhana: 𝘀 . 𝗶𝗱/𝗢𝗥𝗩𝗔-𝟭𝟴𝟭𝟭 "The Solitary Chronicle of van Aersen." "Nama orang, ya? Bukunya pasti punya dia." "Tolong baca dengan keras, dong. Aku ingin tahu isinya." ㅤ ㅤ




ㅤ ㅤ Jajaran rak dilapisi besi tua berdiri penuh sesak dan saling berimpit rapat, dipenuhi oleh berkas usang serta lembaran kertas yang menguning termakan zaman. Waktu seperti tertinggal jauh di dalam sana. Pada salah satu mejanya, sesuatu mencuri perhatian The Valenors: helai surat kabar dengan tepi dan permukaan yang rusak, menghitam bagai pernah dilahap api. "Koran tahun 1811?" "ORVALENCE pernah bangkrut ... siapa sebenarnya kelima pendiri awal laboratorium ini?" ㅤ ㅤ

ㅤ ㅤ Ada meja laboratorium yang terlihat ketika The Valenors mendekat. Pandangan mereka berhenti pada satu penanda kertas dengan tulisan "Valenors 2026". Di sampingnya, mereka dapat dengan jelas melihat banyak botol tabung kecil beserta nama-nama milik beberapa The Valenors. "Ini ... berasal dari tubuh kita?" "Aku ingat, nama-nama yang ada di situ adalah teman-teman kita yang pernah mengalami distorsi." ㅤ ㅤ


















