caca
7.7K posts






"Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung" Di Prancis penggunaan hijab sempet jadi masalah. Lebih dari 50% perempuan berhijab disana pernah lapor nerima tindakan diskriminatif. Trus apakah tindakan kaya gitu harus didiemin dengan alasan "dimana bumi dipijak.." kan ngga to?


@matchastle @Ramzi__1342 1. Ga semua tau kasus ini 2. Ga ada foto/video/identitas/kronologi yg jelas untuk kasus ini. Jd netizen yg mau membela juga bingung 3. Gue juga ga membenarkan kasus itu 4. Yg melindungi bkn netizen, tapi orang2 yg pny wewenang disana. Kalo netizen tau, jelass ini jg akn salah bgt

kenapa ya org gay mostly hp nya android(?) emang mereka udah terlahir miskin, ga berakal lagi.. how poor they are

Buat lu POLITEKNIK NEGERI JAKARTA a.k.a PNJ kok bisa sih se MASIF itu, pelaku KS ga di tegasin dan gada transparansi sampe korban ga dapet keadilan sampe sekarang, giliran kasus kissing GERCEP, sampe mahasiswa di DO, eh pelaku KS malah di BELA oleh BEM dan HIMA, LMFAO🤣🤣🤣

Buset langsung diabadikan jadi poster lho ya. Kalo besok ada kelas gw mau liat posternya secara langsung di lapangan pnj

Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal. Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru. Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global. Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.






