
We are seeing the pattern again, nobody even make attempt to mark or stop him lmao.
Gempar.dp
53.5K posts

@mas_mpank
Moslem | Mutakiffin Selasar Kanan | Milanisti | The Petromaks | Pernah nyasar di Sumatera bareng @TukangKaos_

We are seeing the pattern again, nobody even make attempt to mark or stop him lmao.

Aliansi BEM menilai aksi demo mahasiswa akhir-akhir ini sudah ditunggangi oleh para aktor politik. PDIP terlibat? 🤔


Dosen, mahasiswa, dan Celios berjuang keras merampas hak peningkatan gizi ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak-anak. Yang dituntut itu UU APBN 2026 Pasal 8, 9, 11, 13, 14, 20, 22, & 29. Artinya minta MBG dihapus dari APBN. Bukan diperbaiki. @officialMKRI berpihak ke mana?

Dulu gak ada #MBG (Makan Bergizi Gratis), sekolah tetap rusak. Sekarang ada MBG, sekolah justru diperbaiki, pupuk malah didiskon 20%." Stop narasi kalau anggaran negara habis karena program pro-rakyat. #GarudaMerah #Sudaryono #efisiensi

🚨 𝐓𝐄𝐑𝐁𝐎𝐍𝐆𝐊𝐀𝐑 🚨 Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu membeberkan dugaan adanya keterlibatan mantan petinggi militer, Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, di balik gerakan aksi mahasiswa yang menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini. Gerakan penolakan tersebut mengindikasikan telah disusupi agenda politik praktis dan difasilitasi oleh jejaring tokoh tertentu. Juru Bicara BEM Bersatu, Rahmat Djimbula, mengungkapkan bahwa salah satu indikasi kuat terlihat dari fasilitas mewah berupa mobil Fortuner yang digunakan oleh pimpinan aksi penolakan, Tiyo Ardianto, yang diduga memiliki keterkaitan keluarga dengan mantan Irjen TNI tersebut. "Kedua, kami melihat indikasi kuat keterlibatan aktor politik praktis dalam gerakan ini. Salah satu pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu. Mobil Fortuner yang digunakannya diduga terdaftar nama Siti Nuraeni, adik Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, yang merupakan besan Jenderal TNI (Purn) Andhika Perkasa, tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Dugaan ini diperkuat kehadiran politisi PDI Perjuangan, Andi Widjajanto, di tengah massa aksi," ujar Rahmat Djimbula saat membacakan pernyataan sikap dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026. Menurut BEM Bersatu, indikasi keterlibatan Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso semakin menguat setelah pimpinan aksi mahasiswa tersebut diketahui menghadiri forum yang dengan sang purnawirawan di Bandung baru-baru ini. Jejaring Ini dinilai patut dicermati karena mencederai kemurnian pergerakan mahasiswa. "Keterkaitan tersebut juga diperkuat oleh kehadiran Tiyo Ardianto dalam Dialog Nasional Kebangsaan di Bandung (18 Juni 2026) bersama sejumlah tokoh seperti Said Didu, Roy Suryo, Refly Harun, dan dr. Tifa. Dalam forum yang sama, Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso juga tercatat hadir, menunjukkan adanya jejaring yang patut dicermati," lanjut Rahmat. Rahmat menyayangkan mengapa Program MBG yang memiliki dampak langsung terhadap gizi dan kesejahteraan masyarakat luas justru dijadikan sasaran penolakan oleh kelompok aksi tersebut. Kondisi ini memicu tanda tanya besar mengenai arah dan substansi gerakan yang sedang berjalan. "Pertama, kami mempertanyakan prioritas isu yang diangkat. Di tengah kebutuhan mendasar masyarakat, perhatian justru tersedot pada isu yang tidak menjadi urgensi utama. Sementara itu, Program MBG yang berdampak langsung pada gizi dan kesejahteraan masyarakat justru menjadi sasaran penolakan, meski perbaikan tata kelola tetap diperlukan," tegasnya. Atas dasar temuan tersebut, BEM Bersatu secara tegas menyatakan penolakannya terhadap segala bentuk intervensi eksternal dan mobilisasi mahasiswa yang ditunggangi oleh elite politik demi perebutan kekuasaan. "Kami, BEM Bersatu, menolak segala bentuk penungangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis. Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elite. dalam perebutan kekuasaan," pungkas Rahmat. Ijin copas @Metro_TV 🙏🏻 Sumber : vt.tiktok.com/ZSQbegJTJ/



Di mana hati nurani kalian jika MBG distop total? MBG wajib jalan terus karena mengandung misi kemanusiaan Tetapi harus tepat sasaran, perbaiki tata kelola sppg yg seolah memperkaya si kaya Dahulukan daerah2 miskin dan 3 T Sebenarnya itulah yg seharusnya

Lucu ya, ada yang teriak-teriak memperjuangkan Reformasi tapi matanya langsung error pas tata kelola ekspor dibenahi dan mafia diburu Pak Prabowo. Sukanya reformasi yang kosmetik aja, kalau yang beneran bikin gerah mafia malah dicuekin. Keren standar gandanya ! 🤡

Ini baru mahasiswa cerdas, bukan mahasewa bermental preman.

Mulai ada reaksi balik di masyarakat itu namanya. Kampus UI dan UGM bukan lagi terkenal karena prestasi mahasiswanya, tapi karena suka demo dan orasi mahasiswanya yang kayak bukan "orang terdidik" suka caci-maki, menghina dan kasar. @UGMYogyakarta bahkan kehilangan kredibilitas lembaganya, untuk validasi ijazah yang dikeluarkannya sendiri. Ini juga akan menyebar ke universitas lain di Indonesia. "Bagaimana kualitas ijazah Universitas di Negara Indonesia? Kok lembaganya sendiri sudah verifikasi itu ijazah asli tapi masih diragukan?" Akhirnya yang terdampak, semua lulusan universitas di seluruh Indonesia. Makanya, universitas itu dipecah jadi dua saja: ‣ Satu Universitas Khusus mahasiswa yang suka Politik, demo dan caci-maki yang cita-citanya masuk partai Politik. ‣Satu Universitas non Politik, buat mahasiswa yang mau focus belajar dan kejar prestasi akademik, agar masa depannya besok lebih terjamin dan ingin bekerja. Jadi yang mau demo silahkan, tapi mahasiswa yang tidak mau demo jangan dipaksa. Haknya harus dihormati.

MAHASISWA DEMO SAMBIL TENTENG IPHONE, MENUNTUT HAK SEPIRING NASI BAGI ANAK ANAK DIHAPUS‼️😩 IRONI TERBESAR HARI INI Sepiring nasi untuk anak miskin dianggap beban negara. Tapi Pertamax untuk pemilik kendaraan dianggap harus disubsidi negara. Anak lapar disuruh mengerti kondisi anggaran. Pemilik mobil minta negara yang mengerti kondisi dompetnya. Lucu juga. copy paste dari : vt.tiktok.com/ZSQ4L95aL/

UGM memalukan... Setelah 2 orang alumni UGM, gagal total di Pilpres 2024, mereka menjadi kaum ngamukan? Intelektual utk adu argumentasi, telah luntur? 2 Capres nya saja, kompak membully Pak Prabowo. Menunjukkan tidak ada adab dalam berdebat dan berpikir.

Kalo kalian anak petani bukan anak konglomerat dukung Prabowo, dengan program MBG hasil sawah mamak kalian diserap, jerih payah petani dihargai & adik-adik kalian diberikan makan bergizi setiap hari.. Mereka yang menolak MBG sebenarnya bela kepentingan siapa sih!!

Mendikdasmen Mu'ti: MBG selaras dengan program Kemdikdasmen & didukung mayoritas guru. 80,7% murid 43 juta dari 53 juta sudah menerima MBG. Guru-guru minta program ini terus dilanjutkan.. Serius tanya, yang minta MBG distop mereka mewakili siapa ya!!