.

7K posts

. banner
.

.

@munikma

🦉

เข้าร่วม Eylül 2009
479 กำลังติดตาม310 ผู้ติดตาม
. รีทวีตแล้ว
F.O.L.A
F.O.L.A@folaoftech·
Shazam doesn't directly recognize the song you're listening to.😱😱
English
67
1.4K
7.8K
398.2K
. รีทวีตแล้ว
The Best
The Best@Thebestfigen·
Before technology advanced, everything was art.
English
371
6.2K
28.9K
1.4M
. รีทวีตแล้ว
Hallyu FORUMS
Hallyu FORUMS@hallyuforums·
#KimWooBin says “better to confess than regret missed timing,” shares honest love advice. Kim Woo-bin gave a firm and realistic response to a fan struggling with confessing their feelings. When asked if there is a way to know whether the other person feels the same, he simply replied, "No." He then shared his personal perspective on love and timing, saying, "Personally, rather than just having a crush and missing the timing, you will regret it less later if you try confessing your feelings first. It leaves you with too much regret if the opportunity disappears without you even being able to confess." Meanwhile, Kim Woo-bin married actress Shin Min-ah last November after a 10-year public relationship. #HallyuForums #Hallyu
Hallyu FORUMS tweet media
English
0
409
2.9K
240.7K
. รีทวีตแล้ว
`
`@lisaawrites·
WE REALLY NEED TO NORMALIZE THE THREE DAY WEEKEND. ONE DAY FOR ACTIVITIES, ONE DAY FOR CLEANING AND ONE DAY FOR REST AND TV BINGING
English
188
29.6K
251.5K
2.1M
. รีทวีตแล้ว
.
.@munikma·
mantap
. tweet media
Indonesia
0
0
0
12
. รีทวีตแล้ว
gaia
gaia@gaialect·
i forgot who said it first or who said it best but it’s so true, how someone takes photos of you/captures your beauty and essence can speak volumes about how much love they have for you.
English
428
15.3K
90.9K
6.8M
. รีทวีตแล้ว
Lembaga KERIS
Lembaga KERIS@LembagaKERIS·
Dua personel tambahan UNIFIL dilaporkan gugur di Lebanon, sehingga total korban menjadi tiga orang dalam kurun waktu beberapa jam. Dua tentara PBB yang meninggal dunia tersebut diyakini merupakan pasukan penjaga perdamaian asal Indonesia yang tengah bertugas di wilayah tenggara Lebanon. Selain itu, setidaknya satu orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Lembaga KERIS tweet media
Indonesia
99
860
1.8K
257K
. รีทวีตแล้ว
Bayu Aji Bandoro
Bayu Aji Bandoro@bayuajibandoro·
Izin saya menambahkan konteks biar diskusinya lebih tajam. Kasus ini bukan cuma soal "jasa editing dihargai Rp 0." Itu memang bagian paling mencolok dan bikin emosi, tapi masalah strukturalnya lebih dalam. Amsal Christy Sitepu itu videografer yang bikin video profil untuk 20 desa di Kabupaten Karo, masing-masing Rp 30 juta. Videonya jadi, sudah tayang di YouTube, dan 20 kepala desa yang jadi saksi di persidangan bilang tidak ada masalah dengan pekerjaannya. Satu pun tidak ada yang komplain. Yang bikin masalah adalah, auditor Inspektorat Karo menetapkan harga wajar cuma Rp 24,1 juta per video. Selisih Rp 5,9 juta dikali 20 desa, jadilah "kerugian negara" Rp 202 juta. Dan di dalam perhitungan RAB versi auditor itu, lima komponen pekerjaan kreatif, yaitu penciptaan ide/konsep, cutting, editing, dubbing, dan penggunaan mic/clip-on, semuanya dipatok Rp 0. Nol. Alasannya? Tidak ada kwitansi fisik pembelian dari pihak ketiga. Karena proses editing itu terjadi di kepala dan di depan layar komputer, bukan beli semen yang ada notanya. Nah, ini yang perlu kita lihat lebih jernih. Logika auditor itu memang cacat, tapi cacatnya bukan karena orangnya bodoh. Cacatnya karena Standar Harga Satuan di hampir semua pemda di Indonesia memang tidak punya acuan untuk menghargai kerja kognitif. Pemda fasih menghitung harga semen per sak, aspal per ton, konsumsi rapat per orang. Tapi tarif per jam kerja editor video? Biaya amortisasi lisensi software editing? Tidak ada pedomannya. Jadi ketika auditor dihadapkan pada komponen yang tidak bisa dibuktikan dengan nota belanja fisik, mereka ambil jalan paling "aman" secara birokrasi, yaitu menolkannya, daripada dianggap subjektif oleh BPK di atasnya nanti. Tapi bukan berarti itu bisa dibenarkan Yah. Menolkan nilai editing sama saja bilang bahwa raw video bisa langsung jadi video koheren tanpa campur tangan manusia. Menolkan ide kreatif sama saja bilang storyboard, konsep visual, dan narasi itu muncul dari udara kosong. Ini penyangkalan total terhadap kekayaan intelektual. Dan ada masalah hukum yang mungkin luput dari perhatian publik. Amsal didakwa pakai Pasal 3 UU Tipikor, yang intinya soal "menyalahgunakan kewenangan karena jabatan." Masalahnya, Amsal itu vendor swasta. Dia tidak pegang jabatan di pemerintahan, tidak punya akses untuk mencairkan dana APBDes, tidak punya wewenang administratif apa pun. Yang punya wewenang otorisasi pencairan dana itu justru kepala desa. Tapi 20 kepala desa itu cuma dijadikan saksi, bukan tersangka. Yang ditahan justru penyedia jasanya. Agak aneh kalau dipikir, ya. Saya nggak bilang Amsal pasti benar seratus persen. Bisa saja ada selisih harga yang perlu dipertanyakan. Tapi kalau memang ada kelebihan bayar, mekanisme koreksinya seharusnya lewat jalur administrasi atau perdata, bukan langsung dilompati jadi pidana korupsi. Apalagi dengan nominal yang kalau dipecah per desa cuma selisih kurang dari Rp 6 juta. Besok, 30 Maret, Komisi III DPR akan gelar RDPU soal kasus ini. Dan vonis dijadwalkan 1 April. Semoga majelis hakim punya keberanian untuk melihat bahwa ada yang salah dengan cara kita menghargai kerja kreatif di negara ini. Karena kalau preseden ini dibiarkan, siapa yang berani ambil proyek pemerintah lagi? Ini perspektif saya yah, bisa jadi ada sudut yang belum saya lihat.
Indonesia
182
3.9K
7.5K
303.9K