yayaw 🐨

12.9K posts

yayaw 🐨 banner
yayaw 🐨

yayaw 🐨

@naraestpace

just mentioned about my own worlds : books and thai enthu ✨ 📚🦭

romance || asian lit || ctm เข้าร่วม Kasım 2023
1.4K กำลังติดตาม1.6K ผู้ติดตาม
ทวีตที่ปักหมุด
yayaw 🐨
yayaw 🐨@naraestpace·
𝙬𝙝𝙖𝙩'𝙨 𝙤𝙣 𝙢𝙮 𝙢𝙞𝙣𝙙?
yayaw 🐨 tweet media
English
1
0
8
25.8K
yayaw 🐨
yayaw 🐨@naraestpace·
Sounds like love kak, sorry gabisa rep soalnya gagal rep trs kak 😭☝🏻
Indonesia
0
0
0
41
yayaw 🐨
yayaw 🐨@naraestpace·
SHE'S WHAT ?!?!?!?!
yayaw 🐨 tweet media
English
1
0
0
101
yayaw 🐨
yayaw 🐨@naraestpace·
okeh mamaci yh mpp w quote gabisa reply 😭
Star ✨@GLUEDBY

@naraestpace kalau kata orang sih selama kamu gak suka anotasi, better kindle karena bisa netgalley, libby, sama ku which is unfortunately di kobo susah dan mereka gak punya something kayak ku

Indonesia
0
0
1
135
yayaw 🐨
yayaw 🐨@naraestpace·
naoko sabar yh ntar aku jemput tapi sabar pelunasanku segini 🤡
yayaw 🐨 tweet media
Indonesia
0
0
0
171
yayaw 🐨 รีทวีตแล้ว
mae ✩
mae ✩@eamnicano·
Gw doain semua yang ada di sini bisa beli buku ga pake liat harga
Indonesia
32
578
1.8K
20.9K
yayaw 🐨
yayaw 🐨@naraestpace·
@senogp Tiati bang ntar kena rujak wkwkw
Indonesia
0
0
0
413
rora
rora@kitaybook·
@naraestpace kayaknya disuruh pake terus :) jd kudu baca buku terus hehe Soalnya ga cocok buat yg suka reading slump
Indonesia
1
0
0
44
yayaw 🐨
yayaw 🐨@naraestpace·
aku pengen pindah jadi ereader trus keknya kindle ppw oke gaseh...mau beli kobo tapi kek wallahi is overbudget 😭🤏🏻
Indonesia
2
0
1
246
yayaw 🐨
yayaw 🐨@naraestpace·
@kitaybook Oh iya kah? Kalo gt solusinya apa kak? Wajib dinyalain setiap hari?
Indonesia
1
0
0
44
rora
rora@kitaybook·
@naraestpace kindle ppw okeee tapiii kalo tetiba jarang dipake ntar inknya bakal habis(?) Idk pokoknya layarnya jari blur
Indonesia
1
0
0
107
yayaw 🐨
yayaw 🐨@naraestpace·
@magjenta Engga kak, ini tuh intinya abis kmrn ada yg komen gt, ternyata dari pihak yg ada divid itu sempet wa aku buat nyuruh td, jadi aku gatau sih ini di komen kmrn akal2an siapa tapi yg jls aku dpt 2 suruhan buat td, 1 dr rep kmrn 1 nya dr pihak yg ada di video wkwkw
Indonesia
0
0
0
14
📚 basebuku
📚 basebuku@basebuku·
📚 hi teman timun, ada yang mau mutualan sesama bookstagram? kalau berkenan, drop linknya di bawah yaa. nanti difollow pelan pelan. btw sender pake pp squidward baca buku 🙏🏻
Indonesia
27
1
9
2.5K
yayaw 🐨 รีทวีตแล้ว
aryo tromol 🔻🍉🌻✳️
"Gadis Minimarket" itu buku yang sangat bagus. Salah satu buku yang akhirnya membawaku kembali pada gagasan Marx, "bekerja itu adalah eksistensi manusia". sayangnya, esensi kerja itu sendiri yang digeser sangat jauh oleh kapitalisme, dan "kerakusan" masyarakat zaman ini.
Rido@ridoarbain

Ada yang masih ingatkah berita viral tahun lalu, saat akun Instagram SMK PGRI Lubuklinggau mencuri perhatian publik setelah mengunggah ucapan selamat untuk dua alumninya yang diterima bekerja di minimarket? Respons publik terhadap unggahan tersebut cukup beragam; meski banyak yang memuji sikap sekolah, ada pula yang justru meremehkan karena menganggap profesi (kasir) karyawan minimarket bukan termasuk karier impian yang cukup layak untuk diapresiasi seperti halnya ASN, TNI, Polri, dll.. Pandangan sinis semacam itu sebetulnya persis apa yang dialami oleh tokoh bernama Keiko Furukara dalam novel CONVENIENCE STORE WOMAN (GADIS MINIMARKET) karya Sayaka Murata. Keiko adalah sosok wanita dewasa berumur 36 tahun yang telah bekerja di sebuah minimarket (konbini) hampir sepanjang hidupnya. Ia mulai bekerja di sana sejak usianya 18 tahun dan menjadi karyawan angkatan pertama saat minimarket itu baru dibuka.⁣ Bagi kebanyakan orang, kehidupan Keiko dianggap tak normal. Mereka menganggap, pada usia matang tersebut, idealnya Keiko sudah menikah dan memiliki pekerjaan tetap, bukan malah melajang dan menjadi pekerja paruh waktu, apalagi di minimarket. ⁣Apa yang dialami Keiko, begitu pun alumni SMK yang diterima bekerja di minimarket, merupakan bias pandangan masyarakat dalam menilai dan memberi label normal dan abnormal. Di samping itu, masalah yang tak kalah pelik dalam kehidupan bersosial ialah tuntutan masyarakat yang menginginkan seseorang berlaku sesuai dengan "standar" tidak resmi yang mereka buat sendiri. “Dunia normal adalah dunia yang tegas dan diam-diam selalu mengeliminasi objek yang dianggap asing. Mereka yang tak layak akan dibuang.” Gagasan tentang menghargai pilihan setiap individu tanpa memandang jenis pencapaian mereka, sejatinya juga selaras dengan filosofi pendidikan yang dikembangkan oleh Alexander Sutherland Neill dalam bukunya yang populer berjudul Summerhill School. Summerhill, sebuah sekolah alternatif yang didirikan Neill pada 1921 di Inggris, menekankan kebebasan, kebahagiaan, dan penghargaan terhadap individualitas siswa. Neill percaya bahwa para siswa dapat berkembang dengan baik ketika mereka diberi kepercayaan untuk membuat pilihan sendiri dan dihargai sebagai individu, bukan dinilai berdasarkan standar akademik atau sosial yang kaku. Dalam bukunya itu, Neill menulis bahwa tujuan pendidikan bukanlah mencetak siswa yang seragam, tetapi membantu mereka menemukan jati diri dan potensi unik mereka. Ia menentang sistem pendidikan yang terlalu menekankan prestasi akademik dan kompetisi, karena hal tersebut sering kali menghancurkan kepercayaan diri siswa yang tidak sesuai dengan standar tersebut. Sebaliknya, Neill mendorong pendidik untuk memberikan afirmasi positif dan menciptakan lingkungan di mana siswa merasa diterima apa adanya. Langkah kecil yang diambil oleh SMK PGRI Lubuklinggau ketika mengunggah ucapan selamat kepada alumninya, seolah-olah mencerminkan semangat Summerhill dalam beberapa cara. Pertama, dengan mengapresiasi lulusan yang bekerja di minimarket, pihak sekolah menunjukkan bahwa mereka menghargai pilihan personal setiap siswa, seperti yang diadvokasi Neill. Kedua, sekolah menciptakan suasana yang mendukung perkembangan psikologis siswa dengan menunjukkan bahwa setiap langkah menuju kemandirian adalah prestasi yang patut dirayakan. Hal ini sejalan dengan pandangan Neill bahwa kebahagiaan dan rasa percaya diri siswa lebih penting daripada konformitas terhadap ekspektasi masyarakat. Meski begitu, segelintir komentar negatif dari beberapa warganet dalam menilai unggahan viral tersebut, menunjukkan masih adanya stigma sosial terhadap pekerjaan tertentu. Oleh karena itu, sekolah, institusi, dan juga KITA, perlu terus mengedukasi masyarakat bahwa seyogianya keberhasilan tidak hanya diukur dari status atau gaji, tetapi dari tanggung jawab dan kontribusi pada masyarakat.

Indonesia
7
340
1.6K
41.6K
Kath ✨️
Kath ✨️@keijichii·
@naraestpace hah gila???? kaget banget. bukannya berbenah malahh nyalahin pembaca??? mereka bisa apa njir tanpa pembaca
Indonesia
1
0
0
199
yayaw 🐨
yayaw 🐨@naraestpace·
aku cinta kobo hidup kobo makasih kobo love kobo, tenang kobo nanti aku beli device mu tapi sabar tabunganku masih 10k
yayaw 🐨 tweet media
Indonesia
0
0
1
370