
darek
1.4K posts


@empty__core ya kenapa jadi CS, di jogja jg. itu kantor2 yg di kota besar pada tutup divisi cs disana dan akhirnya buka di jogja ya karena lebih efisien. Cobaik rantau ke kota besar, biar berasa.
Indonesia

@KangManto123 @susipudjiastuti bu tolong cek proses penerimaan karyawan titipan disana, cek cabang taman sari dan bubat.
Indonesia

@KangManto123 dengan target yang kencang jg. jangan sampai yang menikmati adalah oknum guru yang banyak itu.
Indonesia

Saya bukan orang pak JK. Tapi saya sudah mengenal pak Jusuf Kalla sejak tahun 2003 (ketika sy direktur di Kemlu dan beliau menjabat Menko Kesra) dan sejak itu sering berurusan dgn beliau. Sy suka berdikusi dan berbeda pendapat dgn beliau. Dan naluri beliau sering benar.
Saya yakin 1000% pak JK orang baik yg berhati bersih, tidak pernah licik& dendam, tidak pernah menjahati atau mencelakakan orang, dan punya komitmen yg murni pd bangsa & negara. Beliau negarawan sejati dan pembela demokrasi yg tulus. Tidak kerdil dan penuh akal bulus seperti orang2 yg sekarang sedang mencoba melakukan character assassination dan mencelakakan beliau.
Indonesia

@DokterTifa ibu masih sibuk ngurus begituan? buat apa ? outcome nya apa ?
Indonesia

Ini adalah Joko Widodo mahasiswa UGM masuk lewat jalur Sarjana Muda di tahun 1980.
Lulus sebagai Sarjana Muda di tahun 1985.
Joko Widodo ini adalah Alumni SMA 6 Yogyakarta.
Pada buku Alumni terbaca tulisan Skripsi.
Jangan terkecoh.
Karena pada masa tersebut, baik mahasiswa program Sarjana dan program Sarjana Muda di UGM, tugas akhir sama-sama disebut dengan Skripsi.
Fakta tersebut diungkapkan oleh Rismon di Gelar Perkara Khusus Polda tanggal 15 Desember 2025.
Waktu itu Rismon masih waras belum gila.
Pertanyaan BESAR adalah:
KEMANA JOKO WIDODO yang ini?


Indonesia

@ainunnajib haruskan ada pergerakan dari rakyat lagi ? mengingat sudah banyak terjadi kasus kej@ksaan yang semena-mena
Indonesia


@ibamarief memang sudah menjadi rahasia umum mengenai konsekuensi masuk ke lingkaran pemerintah. jangankan masuk untuk bantu eksekutif, untuk berbisnis saja sangat beresiko. Semoga segera diselesaikan dengan baik permasalahan nya kak.
Indonesia

Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara?
Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu.
Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun.
Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai.
Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain.
Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi.
Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook.
Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa:
1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN.
2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal.
3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu.
4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan.
5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian.
Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam.
Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka.
Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam.
Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan.
Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja.
Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam.
Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek.
Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan.
JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun.
Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara.
Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan.
Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga.
Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum.
Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi.
Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun...
Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit.
Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus.
Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini?
Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara?
Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian.
Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi.
Jakarta, 16 April 2026
Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)




Indonesia

@LambeSahamjja level boleh lebih tinggi, tapi jabatan ternyata yg junior lebih atas. maka itulah penyesuaian. jangankan seperti itu, jaman Bu Mega saja, Professor lebih hormat pada lulusan SMA.
Indonesia

@Heraloebss menjadi perhatian bagi regulator untuk membuat aturan tambahan (jika memang belum ada) mengenai minimal pendaki dan tentunya hukuman berat bagi yang melanggar.
Indonesia

⚠️Bukan Untuk Ditiru🙏
Seorang BATITA perempuan mengalami hipotermia saat berada di jalur pendakian Gunung Ungaran, (11/4/2026)
Bayi berusia 1,5 tahun tersebut dibawa ayah ibunya mendaki, saat tiba di puncak cuaca buruk menerjang, Akibatnya suhu tubuh bayi turun drastis hingga mengalami gejala hiportemia.
Bagaimana menurut Netizen X?
Indonesia

@msaid_didu jika saya jadi bapak, lebih baik saya menggunakan waktu yang saya punya untuk menikmati hidup dengan cara menghindari masalah yang saya tidak bisa solusikan.
Indonesia

@KangManto123 semua yang ada di foto kecuali pak Bahlil. mau ga mau apa yg dilakukan masih linear dengan upaya survive dalam masa krisis sekarang ini.
Indonesia

@MiskinTV_ itu rumah punya siapa ? jika memang ingin beres, maka jual rumahnya dan tutup semua hutang. rencanakan pedoman budget sesuai dengan penghasilan.
Indonesia

@papua_muslim95 jika waktu itu pak Anis terpilih dan menghadapi situasi seperti sekarang yaitu perang US Iran, mungkin nilai tawar saat negosiasi tidak bisa sekuat pak Prabowo, mengingat subjektifitas posisi presiden masih menentukan.
Indonesia

@Gunawan75_ orang yang paling ruwet itu yang memperkarakan hal kyk begitu... ngapain.
Indonesia

@SoeTjenMarching ga gitu juga konsep nya. intinya yang menuduh yang mesti membuktikan.
Indonesia

Kalau kalian ngelamar pekerjaan, bilang saja punya gelar S3, S4 bahkan S5. Kalau ditanya buktinya oleh yang mewawancara, jawab saja yang mewawancara yang harus membuktikan (supaya sesuai dengan teladan mantan Presiden kita kan?).
video.kompas.com/watch/1922667/…
Indonesia

@MrOngDedy belajar dari pengalaman orang lain, terima kasih telah berkenan berbagi koh.
Indonesia

Networking di level nasional. Ketemu orang-orang besar. Yang networth-nya sudah jauh di atas ku. Yang ku pikir "very professional" dan "pegang komitmen".
Ternyata gue lebih paham etika ketimbang mereka. 😂
Ternyata ya mereka sama aja dengan orang-orang "bawah".
Bungkusan luarnya aja beda. Isinya, ya manusia biasa juga. Sama-sama makan nasi aja.
Berhadapan dengan "orang besar", biasa aja lah. Ga usah gimana-gimana kali, biar gak apa kali.
* edisi Chat sama istri mengenang kelakuan para petinggi yang gue alami setaon lebih yang lalu
* udah usia 44 tahun pun, masih bisa salah menilai orang dan ngalamin dilepeh 😂

Indonesia

@CNNIndonesia kok malah jadi ribet ya. padahal tinggal perbanyak aja produksinya, toh memang bantu UMKM jg.
Indonesia

DPR Usul Pembelian LPG 3 Kg Pakai Sidik Jari atau Retina Mata cnnindonesia.com/ekonomi/202604…
Indonesia




















