Let me Won!

12.1K posts

Let me Won! banner
Let me Won!

Let me Won!

@wonlilbear

Definitely stan pretty voices #RedVelvet #NMIXX 🥰🥰 | Go Weeyums!

he/him เข้าร่วม Nisan 2024
475 กำลังติดตาม206 ผู้ติดตาม
Let me Won!
Let me Won!@wonlilbear·
@oysted Ya gimana ney pesona haely.. agak sulit si jujur
Indonesia
1
0
0
80
ney
ney@oysted·
laris manis bgt ini fix pob lily haewon, udah full juga masih banyak yg nanya
Indonesia
2
1
5
253
Let me Won! รีทวีตแล้ว
Doctor Ava, P.h.D. EndoGRinologist
The first woman to test an F1 car since Jessica Hawkins for Aston Martin in 2023 and the first ever for Mercedes. There is always hope for women because women are the hope
English
6
555
3.4K
35.1K
Let me Won! รีทวีตแล้ว
Mercedes-AMG F1 Fans Indo🇮🇩
Sestruggle-strugglenya ortunya Lewis Hamilton & ortunya George Russell dalam mendanai cita-cita anaknya demi membangun karier balap profesional, trust me… masih lebih struggle rakyat Indonesia. In this economy, rakyat Indo boro-boro mikirin karier, keterima kerja aja udah sukur.
Mercedes-AMG F1 Fans Indo🇮🇩 tweet media
kale@kalistohenituse

semua opini tentang orang kaya:

Indonesia
9
155
628
11.6K
Let me Won! รีทวีตแล้ว
JAEKAY✮
JAEKAY✮@jeonisdarling·
This is so disturbing but we all should start shaming him with his name and his identity, he needs to be publicly humiliated i don't understand why they didn't public his name and picture??
JAEKAY✮ tweet media
Aespann_jeans@a1071364

Jisoo’s older brother’s wife exposed her husband’s domestic violence. My spouse repeatedly violated my privacy and exercised coercive control over many aspects of my life. 1. Invasion of privacy and phone monitoring He frequently checked my phone in secret while I was asleep. He deleted and changed things on my phone without my permission. Before 2025, he deleted my photos, changed profile pictures, changed names on KakaoTalk, Danggeun Market, and other apps, changed status messages, and checked my Safari/iCloud records, chat history, contact list, and blocked list. He told me not to delete any conversations with my parents or friends because he would check them. 2. Social control and isolation He told me not to exchange more than a few messages a day with female friends. He forced me to use KakaoTalk profile photos with him and told me to upload at least three photos of us together. He even made me quit/leave KakaoTalk. 3. Control over appearance and daily life He banned nail art and only allowed pedicures. He restricted my clothing and makeup. While we were in Banpo, he ordered me to throw away my cosmetics, shorts, and skirts, and I actually had to throw them away. He said I could not attend an academy if the teacher was male, and he came there himself to check. He imposed rules about how I should wear my bag and what clothes I could wear because he said other men would look at me. 4. Restriction of movement and constant surveillance He severely restricted where I could go, allowing only places such as the area near home, the grocery store, the OB-GYN, the dermatologist, and the academy. Whenever I moved from place to place, I had to call him and report what I was doing every 10 to 30 minutes. I also had to tell him what I was wearing whenever I went out. He demanded that I get a tattoo with our names and anniversary date, and threatened consequences if I refused. 5. CCTV monitoring There was CCTV in Banpo, and when we moved to Songdo, he installed CCTV in my home without my consent. He was the only one who could access it, and it was used to monitor whether I left the house. In December, after I strongly objected and a lawyer told him it was illegal, he finally gave me access, but that access was later revoked again. 6. Sexual coercion and physical harm He repeatedly demanded sex by force. He demanded sex more than twice a day. Even when I resisted and clearly did not want to, he forcibly removed my clothes and had sex with me. As a result, I repeatedly suffered from vaginitis and cystitis, and even after going to the hospital, I could not recover because the forced sex continued. He also forced me to have anal sex.

English
132
13.4K
70.7K
1.7M
Let me Won! รีทวีตแล้ว
Prasdianto
Prasdianto@kamentrader·
Klo yg datang nawarin adalah penipu ngaku kepala cabang BNI, mungkin yg ceroboh adalah korban. Klo yg datang adalah BENERAN kepala cabang BNI dan dia NIPU, berarti Bank BNI yg bangsat !!
Indonesia
69
4.2K
16.2K
334.1K
Let me Won! รีทวีตแล้ว
satyaxbt
satyaxbt@satyaXBT·
bukti nyata 1 langkah kecil bisa berarti besar.. meet Arief Kamaruddin pemuda 34 tahun dari Ciliwung yang bikin gubernur Jakarta gelar rapat khusus soal ikan sapu-sapu kenapa dia mulai gerak > dari kecil hobi jala ikan > dulu dapetnya udang atau lele liar > sekarang isinya sapu-sapu semua > spesies asli ciliwung hancur sisa 20 spesies > sapu-sapu ini invasif dan nggak ada predator cara kerjanya hardcore > turun ke sungai 1-3 jam tiap hari > kadang nyari sampe jam 2 pagi > nyemplung ke air keruh beracun > ngeraba akar pohon pake tangan kosong > resiko: beling, paku, ulerdapet ikan, patahin lehernya, lalu kubur impactnya nggak main-main > viral sampe masuk podcast close the door > gubernur dki langsung instruksi walikota > dinas gelar operasi massal tiap jumat > di jaksel kemaren tembus hampir 7 ton > rilis warning bahaya makan sapu-sapu ciliwung strateginya pinter dia pake sapu-sapu cuma buat pintu masuk tujuan utamanya nyentil isu sampah dan limbah karena kalo bahas sampah doang publik gampang abai dari jaring seadanya, dia sukses maksa birokrasi buat turun tangan. di tempat kalian ada sosok seniat ini nggak?
satyaxbt tweet media
Indonesia
420
9.2K
39.3K
1.2M
Let me Won! รีทวีตแล้ว
Starfess || CEK PINNED UNTUK KIRIM MENFESS
-star Lily NMIXX bilang dia nggak suka backtrack terlalu kenceng, Bahkan meskipun dia nggak bernyanyi dalam performa terbaiknya, menurutnya penonton tetap pantas mendengarnya secara live.
Indonesia
22
177
1.4K
25K
Let me Won! รีทวีตแล้ว
Let me Won! รีทวีตแล้ว
Nadira Ali🇵🇸
Nadira Ali🇵🇸@Nadira_ali12·
Oman Air removed "ISRAEL" from its aerial images and replaces it with the STATE OF PALESTINE.🔥
Nadira Ali🇵🇸 tweet media
English
240
7.4K
39.2K
410.8K
Let me Won! รีทวีตแล้ว
ella ⸆⸉ artemis ii era
This BARBIE is a SCIENTIST.
ella ⸆⸉ artemis ii era tweet mediaella ⸆⸉ artemis ii era tweet mediaella ⸆⸉ artemis ii era tweet mediaella ⸆⸉ artemis ii era tweet media
English
10
5.2K
56.4K
451.5K
Let me Won! รีทวีตแล้ว
𝙁𝘼𝙔𝙀 ✟🦇
me aburría así que crucifiqué a netanyahu
𝙁𝘼𝙔𝙀 ✟🦇 tweet media
Español
468
27K
296.1K
3.1M
Let me Won! รีทวีตแล้ว
bengshark | LP and Yield
bengshark | LP and Yield@bengsharksol·
Catholic Church Parish Rugged by Big Bank > + 1,900 church folks lost Rp28 Billion ($1.7M) life savings > They parked money in “safe” BNI deposito (turns outfake with 8% yield) for 7 years > BNI branch head scammed them using official uniform, ID, and pick-up service > He burned most deposit certificates as evidence, go Australia > Got arrested and has confessed > $$$ allegedly used for sports centers, cafe, mini zoo, land, etc. > BNI (state-owned) only offering Rp7B (already transferred unilaterally), calls it “one bad ex-employee” problem huft > Church rejects it and demands full Rp28B refund citing vicarious liability > Suster Natalia now in personal debt, fighting hard so people still can pay for school fees, hospital bills 
Turns out even in big state banks → Not your keys, not your coins Hope they get the full refund they deserve. #KembalikanUangUmatAekNabara
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

English
20
1.3K
2.7K
60.1K
Let me Won! รีทวีตแล้ว
James Tate
James Tate@JamesTate121·
Our daughter, Rachel Corrie, was killed in 2003 in Gaza, while trying to protect a Palestinian home facing illegal destruction by the Israeli military. She was 23 years old. The massive, armored Caterpillar D-9 bulldozer that crushed her was operated by two Israeli soldiers and manufactured in the United States. It was the same type of militarized bulldozer that US presidents from George W. Bush through to Donald Trump have delivered to Israel. Today, as the destruction of Palestinian homes has only become more commonplace, not to mention the horror of Israel’s genocide, Senator Bernie Sanders will force a vote in the Senate to try to end this cycle of death by banning the transfer of D-9 bulldozers to Israel. We hope he will not take this stand alone. No policy can bring back those taken from us by these actions—children and other loved ones. But the Senate now has an opportunity to honor the memories of our daughter, other Americans, and thousands of Palestinian civilians killed, and to show that their deaths, and all the destruction, will no longer be condoned and funded. We hope those elected to represent us, the American people, understand the message that voting to block these D-9 bulldozers will send. This will not be a symbolic gesture, but a concrete step toward the protection of human life. thenation.com/article/politi…
James Tate tweet media
English
1.3K
31.3K
95.9K
1.4M
Let me Won! รีทวีตแล้ว
Mark R. Brown, AICP, CNU
Mark R. Brown, AICP, CNU@CompletedStreet·
This is the one thing everyone can agree on.
Mark R. Brown, AICP, CNU tweet media
English
477
3.3K
34.6K
465.3K
Let me Won! รีทวีตแล้ว
i like food
i like food@messedupfoods·
i like food tweet media
ZXX
34
4.6K
36.6K
303.9K