𝔼𝕩𝕡𝕠𝕤𝕖𝕕 ℙ𝕤𝕪𝕆𝕡𝕤 𝕄𝕚𝕟𝕕 𝔾𝕒𝕞𝕖𝕤

6.2K posts

𝔼𝕩𝕡𝕠𝕤𝕖𝕕 ℙ𝕤𝕪𝕆𝕡𝕤 𝕄𝕚𝕟𝕕 𝔾𝕒𝕞𝕖𝕤 banner
𝔼𝕩𝕡𝕠𝕤𝕖𝕕 ℙ𝕤𝕪𝕆𝕡𝕤 𝕄𝕚𝕟𝕕 𝔾𝕒𝕞𝕖𝕤

𝔼𝕩𝕡𝕠𝕤𝕖𝕕 ℙ𝕤𝕪𝕆𝕡𝕤 𝕄𝕚𝕟𝕕 𝔾𝕒𝕞𝕖𝕤

@ExposedMindGame

Ordinary people tried to figure out the hidden mystery of the universe & discover hypocrisy of the world. Gathering evidence as a warning to people & community.

شامل ہوئے Aralık 2020
132 فالونگ362 فالوورز
August
August@AnakLolina2·
Inayah Wahid : Saya sedih ketika mereka jadikan rakyat sebagai musuh, katanya siap bela dan mati demi rakyat, tapi ketika rakyat kritik, mereka menuduh antek asing. Apapun yang tidak kita sukai dari pemerintah, diam saja agar tidak dianggap musuh dan antek asing.
Indonesia
32
409
776
16.6K
𝔼𝕩𝕡𝕠𝕤𝕖𝕕 ℙ𝕤𝕪𝕆𝕡𝕤 𝕄𝕚𝕟𝕕 𝔾𝕒𝕞𝕖𝕤
@ThatSun510 @StopPlandemit @ch4o5Myth @seekracle @SumandoGaek @BukanAntarkota @mamakchayank @mulkanjabariyan Knp Komdigi hingga skr gak blokir judi online ? Krn itu ada di dalam Kemenperindag utk industri 4.0, dan crypto itu bisa monetisasi segala hal termasuk kejahatan spt teror, hoax, psywar, bongkar aib, dsb + youtu.be/unEwKt_DweQ + youtu.be/9MnTppuZ-J8 bitrue.com/blog/what-is-p…
YouTube video
YouTube
YouTube video
YouTube
Indonesia
1
1
2
73
ThatSun510
ThatSun510@ThatSun510·
Apa urgensinya sampai WIKIPEDIA harus diblokir Komdigi?! Negara apa yang kau buat ini Wok! @prabowo Sementara judol, narkoba, bensin langka lo gak bisa atasi malah ngerjain yg gak penting2! Wu-ASU-lah kalian antek2 ASING! Antek Rothschild, Antek NWO!🤮 @StopPlandemit @ch4o5Myth
ThatSun510 tweet mediaThatSun510 tweet mediaThatSun510 tweet media
ThatSun510@ThatSun510

Jadi ceritanya KOMDIGI membuat surat ke X untuk takedown konten saya terkait waspada BLACKOUT. TAKUT pemerintah?🤯 Alih2 menjelaskan kenapa negara2 lain bersiap kita tidak perlu bersiap, tapi main bungkam. Ini yg namanya Presiden merangkul semua? Gimana teman2, perlu dihapus?

Indonesia
4
7
16
496
𝔼𝕩𝕡𝕠𝕤𝕖𝕕 ℙ𝕤𝕪𝕆𝕡𝕤 𝕄𝕚𝕟𝕕 𝔾𝕒𝕞𝕖𝕤
@arifnovianto_id MBG & Vaksin adalah buah terlarang dari pohon pengetahuan yang baik & yang jahat (Sihir Kabbalah) untuk menipu keturunan Adam & Hawa alias rakyat jelata. Itulah kenapa mereka memakai simbol buah apel. x.com/ExposedMindGam…
𝔼𝕩𝕡𝕠𝕤𝕖𝕕 ℙ𝕤𝕪𝕆𝕡𝕤 𝕄𝕚𝕟𝕕 𝔾𝕒𝕞𝕖𝕤 tweet media𝔼𝕩𝕡𝕠𝕤𝕖𝕕 ℙ𝕤𝕪𝕆𝕡𝕤 𝕄𝕚𝕟𝕕 𝔾𝕒𝕞𝕖𝕤 tweet media
𝔼𝕩𝕡𝕠𝕤𝕖𝕕 ℙ𝕤𝕪𝕆𝕡𝕤 𝕄𝕚𝕟𝕕 𝔾𝕒𝕞𝕖𝕤@ExposedMindGame

@ethadisaputra @elsaday__ Saat vaksinasi gagal maka cara lain lewat makanan & Chemtrails. Waspada thd invasi Evil Twin. Program utama : + spectrum.ieee.org/what-obamas-br… + en.wikipedia.org/wiki/BRAIN_Ini… Realisasi : + en.wikipedia.org/wiki/Feed_the_… + press.un.org/en/2025/dsgsm1… + schoolmealsforall.org + lshtm.ac.uk/research/centr…

Indonesia
0
0
0
211
Arif Novianto
Arif Novianto@arifnovianto_id·
TAHUKAH kamu bahwa 9 dari 10 warga percaya bahwa program MBG cenderung menguntungkan elite, pejabat, dan pemilik dapur, serta rawan dikorupsi? Kami dng Policy Research Center baru saja merilis hasil riset berjudul "Siapa yang Diuntungkan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG)?"
Arif Novianto tweet mediaArif Novianto tweet mediaArif Novianto tweet mediaArif Novianto tweet media
Indonesia
154
9.8K
20.2K
199.1K
KakekHalal
KakekHalal@KakekHalal·
Yesus memasuki Yerusalem disambut daun palma adalah lambang pengakuan sebagai Raja Damai dan Mesias yang menang, bukan raja duniawi, melainkan pembebas yang rendah hati menunggangi keledai. Berbeda dengan kuda yang melambangkan perang, Yesus menunggangi keledai sebagai simbol Raja yang rendah hati dan datang membawa damai Tradisi Minggu Palma ini simbol kemenangan iman, kedamaian, dan penghormatan umat kepada-Nya. Umat berseru "Hosana" dan melambaikan daun palma untuk mengakui Yesus sebagai Raja Israel yang datang dalam nama Tuhan. Daun palem (palma) melambangkan kemenangan atas dosa dan maut. Masuknya Yesus menunggangi keledai menggenapi nubuat Zakharia 9:9, menunjukkan Dia adalah Raja yang membawa perdamaian, bukan peperangan. Merupakan lambang kemenangan, seruan selamat, dan penghormatan kepada pahlawan atau raja yang datang dengan damai.
KakekHalal tweet media
Indonesia
12
51
314
6.2K
ThatSun510
ThatSun510@ThatSun510·
Hmm ‘si paling jurnal’ ngaku sebenarnya gak da ilmunya? Saya tahu kok memang golongan kalian mentok ilmunya, cuma muter2 kata. Gk usah bahas virus. Jaga kesehatan harian tanpa obat bisa? Metabolisme paham? Kolestrol baik buat tubuh paham? Atau cuma baca jurnal jualan vax? 😌🤦🏼‍♂️
ThatSun510 tweet mediaThatSun510 tweet media
ThatSun510@ThatSun510

@ch4o5Myth @Liliaananana @MiraninonLita @mamakchayank @dosenkesmas @BillGates @NenkMonica @FirmanSentosa22 @hanan052020 @inorii_yuzuriha @missyTHX1138 @Jikkyleaks @EMUSBACKAGAIN @AymanAlatas @tirta_cipeng @grok Begitulah, kasi label antivax terus misah2in😅 Ok mbak liliana si paling metodologi, bisa jawab 40point tanpa buka google, tanya AI, tag dokter sales vax? Bahkan dokter sales vax aja gk bs jawab dgn jujur hal ini. Jadi gk usah sok keras ujungnya ngelak. x.com/ThatSun510/sta…

Indonesia
1
4
10
432
fillainart
fillainart@fillainart·
Kita harus berhenti mereduksi Keluarga Cemara (1996) cuma sebagai tontonan "romantisasi keluarga miskin tapi harmonis" atau poverty porn. karya Arswendo ini sebenarnya adalah antitesis dan kritik struktural terhadap hegemoni Keluarga Cendana di era Orde Baru. Banyak yg gagal paham dan mengira kemiskinan Abah itu diglorifikasi. Padahal, narasi awalnya sangat politis. Abah dulunya pengusaha sukses yg bangkrut karena ditipu rekan bisnisnya. Di era 90-an yg penuh kroniisme dan KKN, hukum itu tumpul. Abah adalah representasi kelas menengah yg dihancurkan oleh sistem yg korup. Kemiskinan keluarga ini bukan "takdir romantis", melainkan korban struktural. Lalu, lihat permainan Oposisi Biner pada namanya: Cendana vs Cemara. Cendana itu eksklusif, mahal, dan wangi—metafora absolut buat oligarki dan sentralisasi kekayaan elit penguasa saat itu. Sementara Cemara (Pine tree) itu daunnya tajam, bisa tumbuh di tanah tandus pinggiran, dan tahan dihantam badai. Cemara adalah simbol resiliensi kelas pekerja (working class). Yg bikin sinetron ini aslinya sangat radikal adalah sikap Abah. Setelah bangkrut, dia bisa aja menjilat penguasa atau main kotor (survival of the fittest ala Orba) buat kaya lagi. Tapi dia memilih turun kelas jadi tukang becak. bukan kepasrahan yg melankolis, ini adalah penolakan secara sadar. Abah menolak berpartisipasi dalam sistem kapitalisme rakus yg nir-moral. Dia lebih milih miskin secara finansial daripada harus mengorbankan integritasnya. Bahkan lirik legendaris "Harta yang paling berharga adalah keluarga" itu bukan sekadar lirik sedih buat ngehibur orang miskin. Itu adalah tamparan ideologis buat Keluarga Cendana yg saat itu sibuk memonopoli proyek negara dan menumpuk kapital. Arswendo mendekonstruksi metrik kesuksesan Orde Baru (Bapak Pembangunan): bahwa martabat dan kewarasan manusia itu gak bisa dibeli oleh negara. Jadi, Keluarga Cemara itu bukan ngajarin kita buat nrimo dan pasrah jadi miskin. karya ini adalah manifesto kultural tentang bagaimana menjaga integritas dan kewarasan di tengah negara yg sedang dirampok oleh elitnya sendiri.
fillainart tweet mediafillainart tweet media
Penikmat Keributan X@uzy__

Cewek cewek feminisme mending dipamerin keluarga cemara atau ngga harmonic relationship Biar makin marah marah dia WKWKWKWKKW

Indonesia
112
4.5K
11.1K
551.9K
KakekHalal
KakekHalal@KakekHalal·
Setelah mukjizat Yesus membangkitkan Lazarus dari kubur, POPULARITAS Yesus kian merebak sehingga semakin banyak orang yang percaya kepadaNya dan menjadi pengikutNya. Tindakan Yesus meresahkan kaum Farisi karena mengancam kedudukan mereka sebagai pemimpin agama bangsa Yahudi. Dengan alasan politis mereka bersepakat untuk mengkambinghitamkan Yesus dan bermufakat untuk membunuh Dia. Betapa ironisnya, seorang pemimpin agama menghasut dan menebarkan kebencian. Sadari bahwa penghayatan iman yang tidak berlandaskan kasih dapat melahirkan sikap radikal, fanatik dan intoleransi yang mengakibatkan terjadinya perpecahan di antara sesama. Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, semoga Tuhan memberi kita damai dan pengharapan. Injil hari ini memperlihatkan bagaimana rencana Allah itu mulai digenapi dalam diri Yesus. Setelah banyak orang percaya kepada-Nya karena tanda-tanda yang dilakukan-Nya, para pemimpin agama justru merencanakan untuk menyingkirkan-Nya. Dalam pertemuan itu Imam Besar Kayafas berkata: “Lebih baik satu orang mati untuk bangsa ini daripada seluruh bangsa binasa.” Yohanes menjelaskan bahwa tanpa disadari Kayafas sebenarnya sedang bernubuat: Yesus akan mati untuk mengumpulkan dan mempersatukan anak-anak Allah yang tercerai-berai. Di sinilah kita melihat misteri yang sangat dalam dari iman Kristen. Kristus mempersatukan manusia bukan melalui kekuasaan atau paksaan, tetapi melalui pengorbanan diri-Nya. Salib menjadi pusat persatuan umat manusia. Melalui pengorbanan-Nya, dosa yang memecah-belah manusia dikalahkan dan jalan rekonsiliasi dibuka kembali. Saudara-saudari terkasih, Sabda Tuhan hari ini mengajarkan suatu kebenaran yang sangat penting: persekutuan sejati hanya dapat lahir dari pengorbanan, pemberian diri, dan belas kasih. Setiap persekutuan yang dibangun hanya di atas kepentingan, keuntungan, atau kekuasaan biasanya tidak bertahan lama. Tetapi ketika sebuah komunitas dibangun di atas kasih yang rela memberi diri, kesediaan untuk berkorban, dan hati yang penuh belas kasih, persekutuan itu menjadi kuat dan lestari. Kita dapat melihat hukum ini dalam kehidupan sehari-hari. Keluarga dapat bertahan karena orang tua rela berkorban bagi anak-anaknya. Persahabatan menjadi kuat karena ada kesediaan untuk saling memberi diri. Komunitas Gereja dapat hidup dalam damai ketika anggotanya saling mengampuni dan saling melayani. Kasih yang rela berkorban adalah fondasi dari setiap persatuan yang sejati. Karena itu salib Kristus menjadi tanda terbesar dari persatuan. Di salib kita melihat kasih Allah yang memberikan diri sepenuhnya bagi manusia. Dari salib itu lahir umat baru yang dipersatukan bukan oleh kepentingan duniawi, tetapi oleh kasih Allah yang menyelamatkan. Salib menunjukkan bahwa pengorbanan bukanlah kelemahan, tetapi justru kekuatan kasih yang mampu mempersatukan manusia. Saudara-saudari terkasih, masa Prapaskah mengundang kita untuk memeriksa hidup kita sendiri. Apakah kita menjadi pembangun persatuan atau justru sumber perpecahan? Persatuan dalam keluarga, komunitas, dan Gereja sering kali dimulai dari hal-hal kecil: kesediaan untuk mengalah, untuk mengampuni, untuk mendengarkan, dan untuk melayani. Ketika kita berani melakukan pengorbanan kecil seperti itu, kita sebenarnya ikut serta dalam karya Kristus yang mempersatukan umat-Nya. Marilah kita berjalan menuju Pekan Suci dengan hati yang terbuka. Semoga Kristus, Sang Gembala yang baik, mengumpulkan kembali hidup kita yang tercerai-berai dan mempersatukan kita dalam kasih-Nya. Dengan demikian kita pun dapat menjadi saksi bahwa kasih yang rela berkorban mampu membangun persekutuan yang sejati dan lestari di tengah dunia yang sering diliputi perpecahan. Amin.
KakekHalal tweet media
Indonesia
4
9
48
1.9K
🌟🇺🇸Nancy Hamm🇺🇸🌟
Did you know that God once personally invited a group of people up a mountain to share a heavenly feast with Him? This wasn’t a dream, a vision, or a myth. This was a real event that took place on Mount Sinai, recorded in Exodus chapter 24. God invited Moses, Aaron, Nadab, Abihu, and seventy elders of Israel to come up the mountain. And there, something extraordinary happened. They saw the God of Israel. Under His feet was a pavement made of sapphire stone, as clear as the very heavens itself — pure, radiant, and breathtaking. Think about that for a moment. These were sinful men standing in the presence of the infinitely holy God. Normally, no one can see God and live. They should have been consumed by His glory. They should have trembled in fear.
English
39
233
596
12.1K
The Biblical Man
The Biblical Man@Biblicalman·
Who killed Goliath? If you said David, your modern Bible says you're wrong. Open your ESV or NASB to 2 Samuel 21:19. It explicitly says Elhanan killed Goliath. Your Bible has a glaring contradiction in it. And your pastor is too much of a coward to talk about it. 🧵
The Biblical Man tweet media
English
266
21
163
82.4K
JD™
JD™@LostMyHats·
When Netanyahu recently used Jesus as an example of someone defeated for being weak, he expressed the 2k year-old reason the Jews rejected Him to begin with; He wasn't the Zionist Messiah they were looking for. Many theologians increasingly believe that Judas had a motivation for betraying Christ other than shekels; he wanted to force Christ's hand to kick off the Zionist revolt to restore the Kingdom of Israel. Right before the ascension, the disciples had one final question for Christ. Entranced with the Zionist dream, they asked if it was time for Him to restore the kingdom to Israel. Jesus dodged the question and told them to await the Holy Ghost. After Pentecost, the Apostles never once brought up the Zionist subject of national restoration ever again. After the Spirit came, the Zionist concern disappeared from record among the Apostles. The Apostle Paul catalogs his Jewish credentials, only to call them dung, or garbage. He appeals to his Roman citizenship in the present tense, while treating his Jewish bona fides as something that no longer carries value. After being filled with the Holy Ghost, Luke identifies him by his Roman name, Paul, rather than his Jewish one. As time went on, what had once been the core of his identity became something he would occasionally invoke only to make a theological point, usually to emphasize the end of the Old Covenant. His Israelite credentials went from badge of honor to discarded currency, something he could reference, but no longer needed. The huge Christianity-Judaism split came in 66-70AD. The unbelieving Jews - all Zionists - stayed to fight the Romans because it was an existential fight for the nation-state of Israel. The Christians? The Christian Jews fled instead to Pella, because it was not worth fighting for. And the unbelieving Jews came to hold it against them. But they weren't traitors, per se. They just weren't the slightest concerned for Zionist ambitions. From root to crown, Christianity has always been an aggressively anti-Zionist religion. A Jewish ethnostate has never been something Christians thought worth fighting for, worrying about, or teaching about. Jesus was crucified for NOT being the Zionist Messiah they wanted. Two thousand years later, as Netanyahu showed us last week, they still reject Him for it. Zionism has never been the Christian position. It's always been the dividing line between those who understand God's big picture, and those who don't. Read more at Insight to Incite. Link in bio. Audio version available.
JD™ tweet media
English
89
516
1.6K
39K
mrredpillz jokaqarmy
mrredpillz jokaqarmy@JOKAQARMY1·
What if cloning is the cover up story to an Ancient Canaanite practice 🤔
English
29
365
1.5K
66.5K
𝔼𝕩𝕡𝕠𝕤𝕖𝕕 ℙ𝕤𝕪𝕆𝕡𝕤 𝕄𝕚𝕟𝕕 𝔾𝕒𝕞𝕖𝕤 ری ٹویٹ کیا
QUANTUM GUARD ™️
QUANTUM GUARD ™️@QuantumGuard17·
💥OBAMACARE WAS CREATED TO TRAFFICK CHILDREN (Obamacare's 5-digit coding system allows child traffickers to follow kids from birth as they grow.) 💥MEDICAL KIDNAPPING - CPS BASE IN EVERY MAJOR HOSPITAL 💥THE WHOLE WORLD REVOLVES AROUND CHILD AND HUMAN TRAFFICKING
English
78
2K
2.9K
64.3K
FrankAddam72258
FrankAddam72258@VGMAAsteroth28·
@mamacita4life2 @ExposedMindGame no God killed her. read the bible. the angel specifically told her and lote. "leave this place and do not look back." once outside the city lot's wife not wanting to leave luxurious life and wanting to see her home one more time turned around and was instantly turned to salt.
English
1
0
0
15
🌺🌸🇺🇸✝️MAR✝️🇺🇸🌸🌺
If this is true find, it’s more proof the bible is true. 😍 I’m so convinced they covered up so much history to erase proof of Gods existence. But the 🔥truth🔥always comes to light. 🙏🏽
English
21
220
522
16.6K
Sheila of the Most High
Sheila of the Most High@sheilatebra·
So I was reading about King Solomon in the Bible, and honestly… this story messed with my head a little. In 1 Kings 3:12, God literally told Solomon that He would give him wisdom like no one before him and no one after him. Like… imagine being the wisest person to ever live. Ever. That made me wonder, Why did God make Solomon so special? Why give him wisdom greater than anyone else in history? Then I kept reading, and I found his downfall in 1 Kings 11. I was confused. Where did that wisdom go? How could the wisest man in the world end up worshiping idols? How could someone so wise make such foolish decisions? So I kept searching, reading, thinking…... and then I found this line that hit me hard: "If this was the case with the wisest man who ever lived, then what hope do we have apart from constant dependence on Jesus Christ? Let the example of Solomon drive us to greater dependence on Him." And that’s when it clicked. No matter how smart you are. No matter how blessed you are. No matter how high God lifts you. If you stop fearing God….. If you stop depending on Him..... You can fall. Badly. Even Solomon fell. And it honestly felt like God was talking straight to me: “Oh you want to be wise? Look at the wisest man in the world. See what happened when he stopped walking with Me.” God’s works are truly beyond our understanding. Praise the Lord!
English
325
1.6K
8.6K
189K