rin

3.3K posts

rin banner
rin

rin

@aksararin

شامل ہوئے Temmuz 2019
715 فالونگ5.1K فالوورز
پن کیا گیا ٹویٹ
rin
rin@aksararin·
Aku tahu Ada saatnya kau melupakanku Benar-benar melupakanku Dan saat itu telah tiba Kini aku hanya bisa bercengkrama dengan kenangan Berbagi cerita dengan bayangan Duhai kesayangan... Maafkan aku jika kenangan ini masih kugenggam Menjadikanmu kisah yang tak terlupakan
GIF
Indonesia
5
20
116
0
rin ری ٹویٹ کیا
bayusoca
bayusoca@Imaginermini·
Senyum di pagi hari Terbias murni bersama kilau embun di sudut mata Entah hati sedang bahagia atau sedang terluka Alam masih ragu menerkanya Sang bayu perlahan mendekap, mengecup penuh rindu sambil berbisik Berjuanglah Dunia tak hanya butuh air mata Bahagia.... By @aksararin
Indonesia
1
7
20
0
rin
rin@aksararin·
Saat gundah, lelah dan putus asa hati selalu berbisik untuk menyerah Namun kala bait-bait luka yang kurangkai terbacakan oleh suara yang teduh dan menenangkan, sesaat aku terdiam lalu mencernanya Semoga luka ini tak melukai yg lain Semoga luka ini menghindarkan yg lain dari luka
bayusoca@Imaginermini

@aksararin

Indonesia
0
1
8
131
HitamHitam
HitamHitam@masihhitam·
Isi timeline X, kok, cerita perselingkuhan semua. Fak!
Indonesia
1
0
1
46
rin
rin@aksararin·
@pocong_lakilaki Semoga segera bertemu dengan harapmu. Aamiin
Indonesia
0
0
1
8
K h a r e l
K h a r e l@pocong_lakilaki·
@aksararin kadang aku berharap semoga ada seseorang yang datang menatap mataku dan mengetahui betapa lelahnya mentalku.
Indonesia
1
0
1
9
rin ری ٹویٹ کیا
rin
rin@aksararin·
Pada akhirnya hanya diri sendiri yang diandalkan untuk memeluk perih, mengusap sedih, mendekap lara dan menyembuhkan luka
GIF
Indonesia
1
1
10
249
rin ری ٹویٹ کیا
bayusoca
bayusoca@Imaginermini·
📝@aksararin 📽🎼 by youtube labrinth 'jealous'
English
2
10
29
0
rin ری ٹویٹ کیا
bayusoca
bayusoca@Imaginermini·
By @aksararin Saat kau memberiku pilihan, menetap atau pergi meninggalkan Kau lupa memberi alasan, mengapa aku kau beri pilihan Sedang aku tak pernah memilih tuk meninggalkan Kau bukan pilihan Tapi kau anugrah untukku menuju keikhlasan
Indonesia
0
13
49
0
rin ری ٹویٹ کیا
bayusoca
bayusoca@Imaginermini·
@aksararin Ijin membacakan bang
Indonesia
0
11
21
0
rin ری ٹویٹ کیا
rin
rin@aksararin·
Entahlah, ini pagi keberapa yang kulewati dengan sepi Sendiri pada tempat yang dulu sering kita singgahi Lalu lalang orang-orang tak membuat ruang hati yang hampa menjadi ramai Rasanya semakin sunyi di antara keramaian jalanan Semua karenamu yang kini tak lagi disisi
rin tweet media
Indonesia
0
3
12
269
rin
rin@aksararin·
Gerimis turun di bukit tanpa nama Aroma tanah basah Duduk di pojok beranda bersama luka Mencoba tegar namun runtuh oleh kesunyian Teringat jelas luka- luka yang kau buat tapi mengapa hati masih saja menggenggam namamu sedangkan logika selalu berontak dan teriak Lepaskan! Lupakan!
rin tweet media
Indonesia
1
3
15
491
rin
rin@aksararin·
Kenyataan bahwa kau bersamanya adalah keadaan yang membuatku merasa lemah dan kehilangan kendali Aku butuh menepi, butuh tempat sunyi untuk memetakan kembali reruntuhan jiwa Namun takdir seolah sengaja mendorongku ke tengah badai Badai kehancuran yang dulu kunamai kesetiaan
rin tweet media
Indonesia
1
1
14
306
𝒅𝒆 𝑷𝒂𝒊𝒎𝒊𝒏
𝒅𝒆 𝑷𝒂𝒊𝒎𝒊𝒏@celoteh_paimin·
Sepatu untuk Nina #CelahAwan #fiksi "Ayah, Nina besuk nggak mau sekolah, malu, sepatu Nina bolong," rengek anakku satu-satunya, gadis kecil kelas 3 SD. Aku terdiam sebentar, memilih jawaban agar anakku tak kecewa. Sekian detik kemudian aku menjawab, "Baiklah nak, besuk siang kita beli sepatu baru ya?." Anakku melompat kegirangan, "Makasih ayah," dipeluknya aku erat sesaat lalu lari menemui ibunya di dapur. Aku bingung, jangankan untuk beli sepatu Nina, meteran listrik sudah tat tit tut sejak subuh tadi, token 20 ribu saja belum kebeli. Sudah sebulan lebih aku gak ada kerja, lapak sewa gerobak nasi gorengku dibangun ruko baru pemiliknya, mencari lokasi lain tinggi sekali sewanya. Pusing seakan langit hanya 30 senti dari kepala rasanya. Berpamitan ke istri dan Nina, yang sedang makan mie instan sebungkus berdua, aku pamitan mencari pendapatan entah bagaimana caranya. Duduk aku diemperan toko memandang lalu lalang orang, sembari berfikir peluang apa untuk dapat duit hari ini. Setengah jam aku duduk termenung, sebuah mobil kecil berhenti parkir di depanku. "Mo, aku mencarimu ke rumah, kata istrimu sedang pergi. Putar² aku mencari ketemu kau disini." Dawir, iya ini si Dawir, sahabat SMA ku teman nongkrong di gorengan lik Suraji depan Balaidesa. Lama gak ketemu dia, kutemui dan sebentar berpelukan. "Kapan kau datang," tanyaku. "Seminggu lalu, aku sekarang di sini, mau usaha sendiri saja, capek aku kerja di sana meski gajiku lumayan dibandingkan UMR kota kita." Berbasa basi dan bercerita sana sini, kami pindah ke warung kopi kecil dengan 3 kursi plastik, ngopi dan ngobrol di sana. "Atmo, bisa nggak bantu aku? Aku mencarimu di nasi gorengmu kata orang sekitar sudah tutup, maka kucari kau ke rumah, dan ketemu di sini." "Bantu apa, sejauh aku bisa, untukmu apa sih yang enggak?" "Gini Mo, bahkan jika kamu masih jualanpun akan kuminta kau tetap bantu aku, apalagi warungmu tutup, pasti kamu ada waktu." "Apa yang bisa aku lakukan? Mukulin orang? Masih oke kok tenagaku." "Halah, nggak juga Mo, kau bantu aku jadi pengawas pekerja bangunan di proyekku. Aku gaji kau awal 2 kali UMR sini. Aku percaya kau jujur. Aku meneruskan usaha ayah." "Tuhan, engkau maha baik," desisku perlahan. Kupeluk dia, "Oke aku setuju, hanya aku ada satu syarat." "Katakan syaratmu." "Gaji pertama, bayar 50 persen dimuka." Dawir tertawa ngakak, ditaboknya punggungku keras-keras, Dikeluarkannya dompet, diambilnya beberapa lembar uang warna merah, diserahkan padaku. "Pakai saja, anggap ini uang tanda jadi kau bergabung denganku, gak dipotong gaji. Ingat, besuk ke rumahku." ......... Langit berasa cerah, dan lepas semua gundah. Siang itu aku kembali ke rumah, lantas kuajak Nina ke toko sepatu, diantara gerimis yang menyaksikan haru di lubuk hatiku. "Nak, ayah janji mulai hari ini akan lebih membahagiakanmu."
𝒅𝒆 𝑷𝒂𝒊𝒎𝒊𝒏 tweet media
Indonesia
14
6
68
2.2K
rin
rin@aksararin·
21 April Selamat Hari Kartini untuk semua perempuan Habis gelap terbitlah terang Teruslah kuat, teruslah hebat Penuh kasih sayang, lembut namun mandiri Semangat kawan kartini 💪
GIF
Indonesia
1
3
10
231
Y@RIZH
Y@RIZH@YusupAndry1·
@aksararin Gerimis reda, tapi rinduku belum Kau pergi, namun jejakmu tinggal Ku belajar melepas perlahan Meski hati masih memanggil namamu diam-diam
Indonesia
1
0
2
31