Mahasiswa kritis

17.9K posts

Mahasiswa kritis banner
Mahasiswa kritis

Mahasiswa kritis

@mt1_new

Mahasiswa kritis

Depok Beigetreten Eylül 2009
411 Folgt218 Follower
Angehefteter Tweet
Mahasiswa kritis
Mahasiswa kritis@mt1_new·
Terlalu banyak kebenaran dipromosikan berarti ada kebohongan yang sedang disembunyikan (@rockygerung )
Indonesia
5
1
7
0
Gregory Budiman, dr. M.Biomed
Gregory Budiman, dr. M.Biomed@gregorybudiman·
"Pasien saya yang LGBT kena HIV, makanya jangan LGBT" "Pasien saya yang Batak kena darah tinggi, makanya jangan jadi Batak" Kira2 seperti inilah analogi edukasi kesehatan yang salah.
Indonesia
258
3.7K
18.4K
433.5K
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
@rusdibarbersop Temen gue mampu tapi saingannya sama maudy ayunda wkwkwk tau kan siapa yang lebih kepilih?
Indonesia
394
1
57
239.7K
Mas Hara
Mas Hara@Hnirankara·
Jujur gue bingung sama anak2 orang kaya yang pakai LPDP, beasiswa ini seharusnya dinikmati oleh rakyat kurang mampu tapi pintar dan berkompeten. Namun sayangnya, LPDP justru dijadikan ladang pendidikan gratis bagi mereka yang mampu. So pity.
Mas Hara tweet media
Indonesia
2.1K
298
5K
4M
Galileo
Galileo@glrhn·
@prophetofzorck Buat gw? Jelas kisah penciptaan itu perumpamaan, termasuk kisah turunannya. Coba lo tanyakan ke mayoritas penganut agama Abrahamik yang lain, yakin gw mereka meyakini itu sebagai kejadian nyata dan historis.
Indonesia
3
0
15
12.8K
Galileo
Galileo@glrhn·
Anak-anak Adam dan Hawa generasi pertama, saling menikahi satu sama lain. Tell me again about normalisasi. Inses itu tiang agama Abrahamik lho. Tanpa adanya inses, maka tidak akan ada Abraham. Bahkan Abraham dan Sara pun inses. Mereka itu kakak adik berbeda ibu. You don't talk about penyimpanan when the core theology of your faith is based on penyimpangan.
Yudhistira Gallanto Arbi@20gallantoarbi

@sudahtidakbotak Tapi gw penasaran sih, Kalo LGBTQ itu harus di legalin/normalisasi karena yg penting itu consent, Apa selanjutnya kalo ada hubungan incest yg sama2 consent juga boleh minta di legalin/normalisasi ya?

Indonesia
67
67
440
152.5K
Mocking Eagle
Mocking Eagle@endex39·
@SeekHustle Sepertinya bukan septictank bocor.. Kalau septictank bocor, fenomena ini seharusnya terjadi juga di tempat lain.. . Bumi ini memiliki milyaran rumah dgn milyaran septictank. . Masa cuma ada satu kejadian saja ?
Indonesia
2
0
1
5.2K
Kapten Haddock
Kapten Haddock@SeekHustle·
Jadi di Sleman, DIY ada rumah yg barang2 di dalamnya tiba2 terbakar capt. Dalam sepekan terakhir, udah ada lebih dari 40x kebakaran terjadi. Banyak yg menduga ini berbau mistis, tapi dari UGM dan UPN juga sedang membuktikan dari sudut pandang ilmiah. Kronologi kejadian 👇👇
kumparan@kumparan

Rumah milik Mutviana (29) di Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, mengalami puluhan kebakaran misterius selama sepekan terakhir. kum.pr/w0f50vtof6 📝: newsupdate | update | news | videonews | R176 | E164 | V083 #bicarafaktalewatberita #kumparan

Indonesia
118
1.2K
7.8K
1.3M
Mahasiswa kritis
Mahasiswa kritis@mt1_new·
@LambeSahamjja Ini bukan yg pertama kok, ttp aja yg terpilih dia2 juga... Dari yg udah2, tulisan ini gk ada efeknya
Indonesia
0
0
0
141
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada pernyataan dari Peneliti Senior BRIN yang menurut gue paling jujur dan paling menohok yang pernah keluar dari mulut seorang akademisi Indonesia tentang kondisi negara kita sekarang. Prof. Dr. Siti Zuhro Peneliti Senior BRIN bilang korupsi Indonesia sudah stadium gawat sudah mengakar dan mendarah daging Bukan di warung kopi. Bukan di podcast oposan. Tapi di forum akademik Universitas Paramadina. Dalam diskusi yang judulnya langsung menampar: "Menakar Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?" Dan kalimat yang paling mengejutkan dari seluruh pernyataannya: "Nawaitunya menjadi pejabat ternyata untuk kaya. Bukan untuk berdedikasi diri." Dan ini yang paling fundamental dari seluruh analisis Prof. Zuhro: Krisis terbesar Indonesia saat ini bukan krisis ekonomi. Bukan krisis politik elektoral. Bukan krisis rupiah yang melemah ke Rp17.700 atau IHSG yang ambruk ke level terendah sejak COVID. Krisis terbesar Indonesia adalah krisis integritas elite. Dan ini berbeda dengan semua krisis lain yang bisa diselesaikan dengan kebijakan fiskal atau moneter. Krisis integritas tidak bisa diselesaikan dengan menaikkan suku bunga. Tidak bisa diselesaikan dengan membentuk badan baru. Tidak bisa diselesaikan dengan pidato di Rapat Paripurna DPR. Karena sumber masalahnya bukan sistemnya. Tapi manusianya yang menjalankan sistem. Dan ini yang paling menghantam: "Bukan legacy lagi. Justru diternakkan." Satu kalimat pendek. Tapi isinya luar biasa padat. Dulu korupsi dianggap sebagai penyimpangan. Sebagai ulah oknum. Sebagai pengecualian dari norma yang seharusnya berlaku. Sekarang menurut Prof. Zuhro korupsi sudah bukan penyimpangan lagi. Korupsi sudah menjadi budaya yang diwariskan dan dipelihara. Patronase politik yang menjamin loyalis mendapat jabatan. Jabatan yang menjamin akses ke anggaran. Anggaran yang mengalir ke lingkaran yang sama. Dan lingkaran itu mereproduksi dirinya sendiri di setiap siklus kekuasaan. Diternakkan. Bukan diberantas. Tapi diternakkan. Dan ini yang paling relevan dengan semua yang sudah kita bahas: Purbaya mengungkap 10 perusahaan sawit yang melakukan under invoicing selisih harga ekspor sampai 200%. Tapi namanya tidak boleh disebutkan ke publik. Dirjen Bea Cukai yang bertugas memberantas under invoicing sedang diduga menerima suap di jabatannya. Teddy Indra Wijaya naik pangkat dari Mayor ke Letnan Kolonel dalam 14 tahun dan peraturan panglima langsung diubah agar sesuai dengan masa dinasnya. 108 menteri dan wakil menteri dan AHY sendiri mengakui antar kementerian masih berebut anggaran dan tidak bisa berkolaborasi. Danantara berjalan setahun tanpa laporan keuangan yang dipublikasikan secara transparan. Semua ini bukan anomali. Semua ini adalah sistem yang bekerja persis seperti yang Prof. Zuhro gambarkan. Jabatan sebagai alat mencari kaya. Patronase yang diternakkan. Integritas yang menjadi kemewahan langka di tengah lingkungan yang tidak menghargainya. Dan ini yang paling mengejutkan dari pernyataan seorang peneliti BRIN: BRIN adalah Badan Riset dan Inovasi Nasional — lembaga pemerintah. Prof. Zuhro adalah peneliti seniornya. Dan dia berbicara seperti ini terbuka, keras, tanpa eufemisme di forum publik yang judulnya langsung merujuk pada laporan The Economist yang menyebut Indonesia menuju jurang. Ini bukan pengamat dari luar sistem. Ini orang dari dalam sistem yang mengatakan: sistem ini bermasalah sangat serius. Dan kalau orang dari dalam sudah berani berkata seperti ini secara terbuka kondisinya mungkin jauh lebih buruk dari apa yang kita bayangkan dari luar. Dan ini diagnosa yang paling mendasar: Prof. Zuhro menyebut tiga akar masalah yang saling memperkuat: Lemahnya integritas — orang yang seharusnya menjaga kepercayaan publik justru menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Rendahnya meritokrasi — jabatan tidak diberikan kepada yang paling kompeten tapi kepada yang paling loyal atau yang paling banyak kontribusinya ke koalisi kekuasaan. Kuatnya patronase politik — sistem bagi-bagi jabatan yang memastikan setiap pendukung mendapat bagiannya. Dan setiap pejabat yang dapat bagian itu harus balik modal dari jabatannya. Tiga hal ini saling mengunci. Tidak bisa diperbaiki satu per satu. Karena yang bertugas memperbaikinya adalah orang-orang yang justru diuntungkan oleh sistem yang ada sekarang. Kalau niatnya sudah salah dari awal maka semua keputusan yang diambil akan diarahkan untuk melayani niat itu. Bukan melayani rakyat. Dan ini yang paling menohok dari semua pernyataannya: "Indonesia bisa miskin, tapi jangan kehilangan integritas dan moralitas." Ini bukan kalimat yang optimis. Ini adalah kalimat yang menerima kemungkinan bahwa Indonesia akan terus miskin tapi memilih untuk tidak kehilangan martabatnya sebagai bangsa. Dan itu lebih menakutkan dari semua prediksi ekonomi yang ada. Karena seorang peneliti senior dari lembaga pemerintah sudah mulai menerima kemiskinan sebagai kemungkinan yang realistis dan hanya berharap agar integritas setidaknya masih bisa diselamatkan. Korupsi Indonesia bukan lagi soal oknum. Bukan soal satu dua pejabat yang ketangkap KPK lalu diganti oleh yang baru. Korupsi Indonesia sudah menjadi ekosistem yang merekrut, menyeleksi, dan mereproduksi dirinya sendiri di setiap siklus kekuasaan. Dan selama seleksi pejabat masih berbasis rekomendasi politik dan kedekatan bukan integritas dan rekam jejak ekosistem itu tidak akan berubah hanya karena ada pidato tentang reformasi. Prof. Zuhro minta panitia seleksi independen yang berani menempatkan kompetensi dan moralitas sebagai pertimbangan utama. Bukan rekomendasi dari partai. Bukan kedekatan dengan lingkaran istana. Tapi selama yang menentukan panitia seleksi itu adalah lingkaran kekuasaan yang sama lingkaran yang menurut Prof. Zuhro nawaitunya sudah salah dari awal maka panitia seleksi independen itu tidak akan pernah benar-benar independen. Dan Indonesia akan terus menuju jurang yang judulnya sudah disebut dalam forum akademik Universitas Paramadina hari Jumat kemarin.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
42
343
726
35.2K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
jadi ceritanya hari ini para pejabat bank indonesia di panggil komisi XI DPR karna rupiah tiap hari makin melemah terhadap dollar semua pejabat BI hadir termasuk keponakan prabowo yang jawaban dari Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo rupiah kita stabil kok Perry membela diri dengan argumen teknis. Dia bilang mandat BI bukan menjaga level nilai tukar tapi menjaga stabilitas nilai tukar. Dan stabilitas yang dimaksud adalah volatilitas seberapa besar naik turunnya rupiah dalam 20 hari terakhir. Angkanya: 5,4%. Dan menurut Perry 5,4% itu masih relatif stabil. Lalu Dolfie dari PDIP interupsi dengan pertanyaan yang sangat mendasar: "Menetapkan bahwa dalam rentang 5,4% itu dianggap stabil apa landasannya? Kenapa enggak 1%? Kenapa enggak 2%? Kenapa harus 5,4% dianggap volatilitas yang stabil?" jadi yang dilakukan BI ternyata simpelnya begini ada ujian sekolah nih untuk lulus ujian tersbut harus dapat nilai kkm = 80 tapi waktu ujian dia dapat nilai 50 bukannya memperbaiki nilai untuk bisa lulu tapi dia malah mengubah aturan nilai kkmnya jadi nilai kkm 50 bisa lulus Ini bukan soal teknis statistik. Ini soal kejujuran kepada publik: Perhatikan apa yang Perry lakukan dengan sangat cerdas dan sangat berbahaya. Rupiah sekarang ada di Rp17.600. Asumsi APBN 2026 adalah Rp16.500 dengan kisaran bawah Rp16.200 dan kisaran atas Rp16.800. Artinya rupiah sekarang sudah di luar kisaran atas APBN. Sudah Rp800 lebih lemah dari asumsi atas. Tapi Perry bilang stabil. Caranya: ganti definisi. Bukan lagi soal level tapi soal volatilitas. Bukan soal di mana rupiahnya sekarang tapi soal seberapa besar naik turunnya dalam 20 hari. Dengan definisi itu kamu bisa bilang rupiah stabil meskipun nilainya sudah jauh di luar target APBN. Karena yang diukur bukan apakah rupiahnya kuat atau lemah tapi apakah naik turunnya konsisten atau tidak. Ini seperti dokter yang bilang pasiennya stabil karena suhu badannya tidak naik turun drastis. Padahal suhu badannya sudah 40 derajat dan terus di sana. Stabil dalam kondisi sakit parah bukan berarti sehat. presiden bilang: "Mau dolar berapa ribu kek." Gubernur BI bilang stabil. Caranya: ukur volatilitasnya bukan levelnya. Ukur seberapa besar naik turunnya bukan di mana posisinya. presiden,pejabat plenger semua asliii
Lambe Saham tweet media
Indonesia
250
1.5K
4.4K
247.8K
Mahasiswa kritis
Mahasiswa kritis@mt1_new·
@Sentjoko Gk ada yg lebih tolol daripada org yg mempermasalahkan kepercayaan org lain
Indonesia
0
0
0
80
freethinker.id🇮🇩
freethinker.id🇮🇩@Sentjoko·
"Apa 'prestasi' terhebat dari agama?" Jawabannya : Membuat orang-orang mau percaya pada HAL yang TAK NYATA, seperti Bulan dibelah dua sekaligus membuat orang-orang MENOLAK percaya pada hal yang nyata, seperti Teori Evolusi. Bulan yang terbelah dua, pasti bisa disaksikan oleh +/-30% permukaan Bumi, namun tak ada catatan astronomis dari peradaban lain : Bizantium, China, Persia dan India tentang ini
freethinker.id🇮🇩 tweet media
Indonesia
150
43
199
21.3K
Mahasiswa kritis
Mahasiswa kritis@mt1_new·
@LambeSahamjja Ya kan emng hal2 seperti ini sudah terjadi Dari dulu, Dunia yg tidak adil, terlebih Indonesia, gk ada yg berubah walau presidennya prabowo atau jokowi. Ini sudah sitemik, siapapun yg masuk sistem, artinya sudah siap Kotor atau bahkan jadi tumbal.
Indonesia
0
0
2
987
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada momen di podcast Curhat Bang Denny Sumargo yang menurut gue paling menggetarkan dan paling menyentuh yang pernah gue dengar dari siapapun yang keluarganya terjerat kasus hukum. Franka Makarim istri Nadiem bicara untuk pertama kalinya di depan kamera. Dan cara dia bicara menurut gue jauh lebih keras dari tuntutan 27 tahun yang dilempar ke suaminya. Satu fakta yang perlu diingat dulu sebelum membaca ini: Nadiem Makarim adalah lulusan Harvard. CEO startup termuda yang pernah masuk daftar paling berpengaruh di Asia Tenggara. Meninggalkan semua itu untuk jadi menteri. Dan berdasarkan catatan pajak pribadinya hartanya tidak bertambah selama menjabat. Justru berkurang. PPATK sudah memeriksa. Tidak ada aliran dana ke Nadiem dari siapapun. Dari vendor, dari Google, dari PT manapun. Nol. Tapi dia masih ditahan 8 bulan. Dituntut 27 tahun. Dengan uang pengganti Rp5,6 triliun yang diambil dari nilai IPO Gojek di SPT pajak bukan dari uang yang pernah dia terima. Dan di tengah semua itu Franka pasang badan: Franka bukan tipe orang yang sering muncul di publik. Selama hampir satu tahun dia diam. Menjaga empat anak. Hadir di setiap sidang. Menemani dari kejauhan. Dan ketika dia akhirnya bicara yang pertama dia katakan bukan pembelaan. Tapi pertanyaan: "Jadi kejahatan suami saya apa?" Yang paling miris momen anak-anak yang tidak mengerti: Franka cerita soal putrinya yang berumur lima tahun. Satu hari setelah jam kunjungan habis anaknya berdiri di pojok lobi, menangis, dan bertanya: "Kenapa Siera enggak bisa nginep di sini sama Dada? Emang Dada enggak punya tempat tidur di situ?" Dia tidak mengerti kenapa ayahnya harus tinggal di sana. Dia pikir ayahnya hanya menginap saja. Dan Franka tidak bisa menjelaskan kenapa. Karena memang tidak ada penjelasan yang masuk akal untuk anak usia lima tahun soal mengapa seorang ayah ditahan untuk sesuatu yang tidak pernah bisa dibuktikan. Yang paling mengena dari seluruh obrolan ini: Franka ditanya: seberapa jujur Nadiem di matanya dalam skala 1 sampai 10? Jawabannya: 10. Tidak ada bohong satu pun. Dan dia kasih bukti yang sangat konkret: Nadiem selama 20 tahun hanya punya satu nomor HP. Tidak pernah ganti. Tidak ada yang perlu disembunyikan. "Siapapun bisa lihat. Anak buahnya bisa buka. Istrinya bisa buka. Everybody can access that." Fakta persidangan yang perlu diketahui publik: Pertama — grup WA yang disebut berulang kali sebelum penangkapan sebagai bukti perencanaan korupsi? Tidak pernah masuk ke dakwaan. Tidak ada. Kedua — Nadiem hanya hadir satu kali rapat sebelum pengadaan. Dan yang dia bilang hanya: " Teruskan." Dia tidak menandatangani persetujuan pembelian apapun. Ketiga — 800 miliar yang dituduhkan masuk ke Nadiem? Di persidangan dibuktikan itu adalah transaksi internal antar PT di dalam GOTO untuk persiapan IPO masuk dan keluar di hari yang sama. Bank statement dari Citibank menunjukkan nol aliran ke individu manapun. Keempat — harga Chromebook yang dituduh kemahalan? Vendor, reseller, dan distributor semua bersaksi bahwa harga yang dinilai wajar oleh BPKP dalam audit adalah harga yang akan membuat mereka rugi kalau dijual di angka itu. Artinya harga pengadaan sebenarnya sudah kompetitif. Kelima — petinggi Google dari seluruh dunia bersaksi secara online selama 11 jam. Sukarela. Membantah seluruh tuduhan kongkalikong yang ada di dakwaan. Yang paling tidak adil dari seluruh proses ini: Jaksa menghadirkan 55 saksi dengan 7 ahli selama 3,5 bulan. Tim Nadiem baru mulai pembelaan satu minggu lalu proses tiba-tiba mau dihentikan dan langsung masuk tuntutan. Franka bertanya dengan sangat tenang tapi sangat keras: "Apakah sebagai orang yang dituduhkan, yang hidupnya diambil dan ditangkap sebelum terbukti — kok tidak mendapatkan kesempatan yang sama?" Ada orang yang meninggalkan posisi luar biasa di sektor swasta untuk melayani negara. Hartanya berkurang selama menjabat. Tidak ada satu sen pun aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke rekeningnya. Saksi-saksi di persidangan membantah tuduhan satu per satu. Perusahaan teknologi global dari seluruh dunia rela bersaksi 11 jam untuk meluruskan faktanya. Tapi dia masih dituntut 27 tahun. Dan istrinya sekarang harus menjawab pertanyaan anak berumur lima tahun: kenapa Dada tidak bisa pulang? Kalau sistem hukum kita tidak bisa menjawab pertanyaan itu dengan jawaban yang jujur maka yang sedang kita saksikan bukan penegakan hukum. Itu adalah sesuatu yang jauh lebih berbahaya dari korupsi yang dituduhkan.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
113
2K
5.2K
187.2K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, lu pada tau gk kelakuan PNS indo jadi begini...... Agus Harimurti Yudhoyono lagi bahas hal krusial soal normalisasi Ciliwung River, kapasitas sungai, dan isu banjir topik yang tiap tahun bikin warga Jakarta was-was. Tapi justru bawahan yang kerja langsung di wilayah Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane malah kedapatan kayak mau pergi saat menteri lagi ngomong sampai ditegur langsung: “Pak, saya bicara untuk Bapak. Mau ke mana? Dengarkan saya dulu kok maen cabut aja Bayangin aja… menterinya yang datang, bahas problem banjir yang udah bertahun-tahun gak selesai, tapi orang teknis yang harusnya paling fokus malah keliatan gak serius. Pantes publik suka kesel. Banjir datang tiap tahun, warga kebanjiran rutin, kerugian triliunan, lalu di ruang rapat yang harusnya serius malah muncul momen begini. Yang kebanjiran rakyat, yang panik warga, yang ngomong serius menteri… tapi yang punya kerjaan inti malah kayak pengen cabut duluan. Perfomance birokrasi begini gimana orang gak emosi?
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
73
347
2.8K
305.8K
Terompet kecil
Terompet kecil@Almight02399450·
@Stakof Kalo toh udah mengikat, dan bahkan ketidaktahuan pun lo anggep mengikat, kenapa harus ada hukum kedua yg 'lebih lunak'?
Indonesia
8
0
9
5.4K
Rumail Abbas
Rumail Abbas@Stakof·
Kalau kalian beli kambing untuk kurban Iduladha, lalu spontan ngomong "ini kurban saya", maka kalian baru saja mengubah hukumnya. Dari sunnah, jadi wajib. Konsekuensinya: haram bagi kalian dan keluarga inti memakan satu suap pun dagingnya. [UTAS] ⤵️ x.com/detikcom/statu…
Rumail Abbas tweet media
detikcom@detikcom

Menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat mulai berburu hewan kurban, dengan kambing menjadi pilihan favorit. Lantas, apa saja jenis kambing kurban terbaik di Indonesia? Simak ulasannya! detik.com/jogja/berita/d…

Indonesia
112
444
2K
273.4K
Dua💗Sejoli
Dua💗Sejoli@duasejoli561761·
@LambeSahamjja Pada rusak semua memang. Perlu potong 1 generasi, biar para sarjana nganggur yg jumlahnya jutaan gantiin mereka. Reset ulang.
Indonesia
3
13
420
33.3K
Dosen Kesayanganmu
Dosen Kesayanganmu@direktoridosen·
JUST OUT GAJI 13 tetap dibayarkan & full 100%. Pembayaran dimulai minggu pertama bulan juni. here we go cc: @pns_2018 @pns_ababil
Indonesia
79
184
1.1K
106.2K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada berita hari ini yang menurut gua adalah salah satu sinyal paling serius tentang kondisi keuangan negara yang perlu dipahami semua orang. Kemenkeu baru saja mencopot dua pejabat eselon I sekaligus Dirjen Anggaran Luky Afirman dan Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Kacaribu. Keduanya dinonaktifkan dan digantikan pelaksana harian sambil menunggu pejabat definitif. Dan ini bukan pencopotan pertama. Sebelumnya Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Masyita Crystallin juga sudah dicopot. Artinya sekarang ada tiga kursi Dirjen kosong di Kemenkeu bersamaan. Tapi yang bikin gua tidak bisa langsung lanjut adalah isu yang beredar di balik pencopotan ini. Kabarnya penyebabnya adalah APBN yang hanya mampu bertahan tiga bulan ke depan. Tiga bulan. Dari April berarti sampai Juli 2026. KENAPA INI SANGAT MENGKHAWATIRKAN Dirjen Anggaran adalah orang yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan eksekusi anggaran negara. Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal adalah orang yang merancang strategi keuangan dan fiskal jangka pendek dan panjang. Dua orang yang paling bertanggung jawab atas kesehatan APBN dicopot bersamaan di tengah situasi di mana ruang fiskal Indonesia sedang dalam tekanan paling besar dalam beberapa tahun terakhir. Konteksnya perlu dipahami bersama. APBN sudah dipotong Rp80 triliun lebih di awal tahun untuk efisiensi. MBG menyedot hampir Rp1 triliun per hari. Perang Iran membuat harga energi melonjak dan rupiah melemah. Penerimaan pajak tertekan karena ekonomi global melambat. Dan sekarang ada isu bahwa kas negara hanya cukup untuk tiga bulan ke depan. Kalau isu itu benar maka ini bukan sekadar masalah administrasi pergantian pejabat. Ini adalah krisis fiskal yang sangat serius yang sedang terjadi di balik layar. YANG ANEH DARI RESPONS MENKEU Menkeu Purbaya ketika ditanya hanya mengkonfirmasi bahwa pencopotan benar terjadi dan kedua pejabat itu diberi waktu istirahat dulu sebelum penugasan berikutnya. Tidak ada penjelasan tentang alasan pencopotan. Tidak ada klarifikasi soal isu APBN tiga bulan. Tidak ada pernyataan yang menenangkan pasar atau publik tentang kondisi fiskal sesungguhnya. Dan ini adalah pilihan komunikasi yang sangat berbahaya di tengah situasi yang sudah sangat sensitif. Kekosongan informasi dari otoritas resmi akan selalu diisi oleh rumor. Dan rumor tentang APBN yang hanya bertahan tiga bulan kalau tidak segera dikonfirmasi atau dibantah dengan data yang konkret bisa menjadi self-fulfilling prophecy yang sangat merusak kepercayaan pasar. APA YANG HARUS DITANYAKAN Pertama —apakah benar APBN hanya mampu bertahan tiga bulan ke depan? Ini harus dijawab dengan data yang transparan dan bisa diverifikasi bukan dengan pernyataan umum bahwa kondisi fiskal aman. Kedua — apakah pencopotan ini adalah akuntabilitas atas kegagalan proyeksi fiskal? Kalau ya maka ini adalah langkah yang benar pejabat yang bertanggung jawab atas proyeksi yang salah harus diganti. Tapi publik berhak tahu bahwa itu yang terjadi. Ketiga — siapa yang akan mengisi tiga kursi Dirjen kosong ini dan dalam waktu berapa lama? Karena tiga posisi strategis yang diisi pelaksana harian bersamaan di kementerian yang paling kritis dalam kondisi fiskal yang tertekan adalah situasi yang tidak ideal. Keempat bagaimana pemerintah berencana menutup potensi shortfall anggaran yang dilaporkan? Apakah ada rencana pemotongan anggaran tambahan? Penerbitan surat utang? Atau ada sumber penerimaan baru yang sedang disiapkan? pergantian pejabat di Kemenkeu itu hal biasa dan bisa terjadi karena berbagai alasan. Tapi tiga Dirjen kosong bersamaan di tengah isu APBN yang hanya cukup tiga bulan ke depan di tengah tekanan global yang tidak mereda, perang Iran yang belum selesai, rupiah yang melemah, dan program-program besar yang terus menyedot anggaran — itu bukan hal biasa. Dan yang paling menggelisahkan adalah ketika kondisi seperti ini terjadi, publik tidak mendapat penjelasan yang jelas dan jujur dari pemerintah tentang apa yang sebenarnya sedang terjadi.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
210
928
2.7K
216.6K
Mahasiswa kritis
Mahasiswa kritis@mt1_new·
@mas_veel Woy goblok, coba cari referensinya kalo dosem harus stay di kampus Dan gk boleh kluyuran?
Indonesia
0
0
0
111
Mas Veel
Mas Veel@mas_veel·
Cb pikir aja, dosen PNS di Sumbar , tp kerjaanya kluyuran di jakarta di tasiun tv, podcast, lalu ngurus mahasiswanya kapan? Jadi kalau generasi jd bodoh, salahkan juga pengajarnya keluyuran melulu, sibuk amat dia ngurusi banyak masalah, becus gak ngurus siswa? Tupoksinya itu kan?
Mas Veel tweet media
Ki Edy Sularno@KiEdySularno

@mas_veel Solusinya mudah sebetulnya pecat

Indonesia
492
50
272
135.5K
Budi Windekind
Budi Windekind@Windekind_Budi·
Dewa untuk Korea 🇰🇷, Pendosa bagi Italia 🇮🇹 Gara-gara bikin golden goal pada laga 16 besar Piala Dunia 2002 yang mempertemukan Korea vs Italia, Ahn Jung-hwan dapat perlakuan semena-mena. Perugia, klub Italia yang mengontraknya langsung memutus hubungan kerja. Ahn pontang-panting mencari rumah baru untuk berdiam. Dia menjelajah Prancis, Jerman sampai balik ke Korea tapi hasilnya muram. Kariernya baru membaik saat di Cina. Walau sebentar, di sana Ahn menemukan kegembiraan. Di Negeri Bambu juga, masa pensiun dia putuskan. Korea mungkin curang di Piala Dunia 2002. Namun Ahn mengukir gol ke gawang Italia dengan cara bersih tiada dua. Toh, saat itu dia hanya melakukan tugasnya untuk negara. Ahn menghadapi situasi paling tak adil dalam hidupnya. Dirinya dianggap bikin kesalahan yang sebetulnya bukan dosa. Selang dua dasawarsa, saat Ahn jadi figur bergelimang uang & rajin berderma, Italia gagal tampil berturut-turut ke Piala Dunia. Sebagian orang menyebutnya karma. Karma Ahn salah satunya?
Budi Windekind tweet media
Bintang@tang__kira

Ahn Junghwan mendonasikan semua pendapatan Youtubenya sejumlah 436 Juta Won (5 Milliar Rupiah) Ahn Junghwan cerita pas pertama kali bikin Youtube, tujuan dia tuh ngajarin anak-anak main sepakbola selama badannya mengizinkan. Ahn Junghwan cerita kalau jadi pemain sepakbola itu ga murah. Pas masih kecil, Ahn Junghwan juga bukan dari keluarga mampu, jadi sekarang dia mau ngebantu anak-anak yang kesulitan tapi masih berjuang meraih cita-citanya.

Indonesia
24
29
165
29.1K
awan
awan@bopo_jodhipati·
Mau cerita aja Ini pernah ge ceritain sih sbnernya. Pernah ngobrol panjang lebar sama seorang LC di daerah Babad, Lamongan. Gw ga sengaja kenal dia karena dia tinggal di kost2an temen gw (rumah temen gw jadi satu sama kost2an) dan saat itu kebetulan gw lg nginep di tempat temen gw ini. Mbaknya ini punya 5 anak dari 5 laki2 yang berbeda. Anak pertama dan ke 2 nya lagi di pesantren, anak ke 3 sampe ke 5 tinggal sama mbahnya. Si mbak nya ini full kerja siang malem buat nyekolahin anaknya dan ketika dia tau gw guru (dia kebetulan ngeliat gw ngajar online) dia langsung minta saran terkait pendidikan anaknya. Ngobrolnya dari jam 11 siang sampe jam 3 sore. Itupun berhanti karena dia mau siap2 berangkat kerja. Selama ngobrol dia bener2 merhatiin nasehat gw buat pendidikan anak2 nya, sampe dia bawa catetan, si mbaknya ini juga dia secara detail jelasin kekurangan dan kelebihan anaknya. Jadi gw tinggal arahin betternya kemana dan apa yg harus disiapkan. Sedihnya ketika dia cerita kalau selama ini anak2 nya sekolah, dia ga pernah nemenin anak2nya bagi rapot atau ikut rapat wali murid gitu, karena semuanya dia minta wakilin sama budenya, dianya takut anaknya malu sama dia kalau dia dateng ke sekolah or pesantrennya. Kata dia “Biarin saya ibunya aja yang berbuat dosa mas, anak2 saya jangan, kalau misalnya anak saya mau buang saya pas sukses nanti pun saya paham karena saya kerjaannya begini, yang penting hidup mereka enak dan bisa mapan saya sudah ngerasa cukup, semoga Allah mengampuni saya, dan semoga saya bisa menghidupi dan nyekolahin anak2 saya sampai sarjana” 🥹🥹🥹🥹🥹
SobatMiskinTV@MiskinTV_

Berikan opinimu tentang 'LC' yang membuatmu berada di posisi seperti ini. Gw mulai ya: Kebanyakan LC ngaku dari Bandung padahal mah dari Subang, Indramayu, Sukabumi, dan sekitarnya. Tato LC kebanyakan jelek @0tk0il

Indonesia
419
2.8K
26.9K
1.5M