kiy🅰️

6.4K posts

kiy🅰️ banner
kiy🅰️

kiy🅰️

@4wthside

ur future tax consultant👩🏻‍💻📚💰📝

feb yube Joined Kasım 2023
279 Following232 Followers
Pinned Tweet
kiy🅰️
kiy🅰️@4wthside·
life ur life now an dont worry about what will happen in the future
English
0
0
2
305
kiy🅰️
kiy🅰️@4wthside·
mau wtb tiket allobank😭😭
Indonesia
0
0
1
30
kiy🅰️ retweeted
buN
buN@aboensungkar·
“Allah tidak akan menguji seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah: 286)
Indonesia
47
375
1.6K
21K
kiy🅰️ retweeted
karee☆
karee☆@monekgaji·
Hari-hari menjadi WNI be like
karee☆ tweet mediakaree☆ tweet media
Indonesia
4
5.8K
20K
121.5K
kiy🅰️ retweeted
ʕᵔﻌᵔʔ
ʕᵔﻌᵔʔ@saphelune_·
setuju banget sama Raditya Dika: kita tuh nggak sepenting itu di hidup orang lain, jadi chill aja.
Indonesia
168
5.3K
17.1K
207.5K
kiy🅰️ retweeted
putqal🌻🦖
putqal🌻🦖@americanoaddctd·
Aku percaya adanya 3 mantra kehidupan ini : -Let them (Biarkan mereka) -It will pass (Ini akan berlalu) -Time will tell (Waktu yang akan menjawab)
Indonesia
264
12.7K
31.7K
409.6K
muklas
muklas@mukaikhlas·
EH ANJINGGGG😭😭😭😭😭
muklas tweet media
Indonesia
228
9.8K
59.4K
397.2K
kiy🅰️ retweeted
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
418
20.8K
51.6K
1.3M
kiy🅰️ retweeted
TxtdariUGM
TxtdariUGM@Txtdariiugm·
jleb...
TxtdariUGM tweet media
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan

Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.

Indonesia
16
3K
11.3K
183.5K
kiy🅰️ retweeted
zul.
zul.@jayharemm·
SUPPORT MEANS RESPECT. dgn kalian mengikhlaskan enhypen menjadi 6 member dan heeseung keluar dari grup untuk debut solo, itu udah menandakan kalian support keduanya. kalian respect dgn pilihan keduanya. urusan kalian mau ngestan atau masuk fandom apa enggak itu udah beda cerita.
zul. tweet mediazul. tweet media
Indonesia
1
719
3K
28.1K
kiy🅰️ retweeted
꒰ᒡ . . ᒢ꒱ αcαα :c
꒰ᒡ . . ᒢ꒱ αcαα :c@acamaricahehey_·
tl aku isiny full ngeluh kepanasan, TAPIII JUJUR EMNG PANAS BANGET😭💔
꒰ᒡ . . ᒢ꒱ αcαα :c tweet media
Indonesia
233
6.9K
30.5K
280.6K
kiy🅰️ retweeted
Jay ⭑
Jay ⭑@acej4y_02·
my forever comfort person #JAY
Jay ⭑ tweet mediaJay ⭑ tweet mediaJay ⭑ tweet mediaJay ⭑ tweet media
English
1
762
2.3K
16.9K
kiy🅰️ retweeted
mashen
mashen@cursskkied·
sunscreen paling ampuh adalah mazda 3 hatchback
Indonesia
296
6.9K
19.5K
457.4K
••••
••••@itsronyramdan·
@iPoopBased Ini beneran apa AI ? masa iya wawancara presiden kayak lagi ngasih makan ikan pesut 😭 Gak respect banget
Indonesia
73
546
3.8K
125.4K