A retweeted
A
2.6K posts

A retweeted
A retweeted

Dua periode kita dipimpin the king of lip service. Periode berikutnya dipimpin jenderal tantrum. Mengenaskan.


Pers Suara Mahasiswa UI@SumaUI
JUST IN: BEM UI Akan turun aksi pada Jumat 12 Juni 2026
Indonesia
A retweeted

Buat kakak-kakak kalo kalian belom pada tau, ini namanya dwifungsi polri dilegalkan ya
tempo.co@tempodotco
Pemerintah-DPR Sepakat Polisi Aktif Bisa Isi Jabatan Sipil
Indonesia
A retweeted

Setelah Prabs dilantik pada 21 Okt 2024, rupiah saat itu di angka Rp. 15,490.
Kalo misal saat ini rupiah di angka 14,900 ya kita juga harus fair apresiasi effort Prabs dan tim.
Lah ini jebol 18,100 trus menguat dikit 17,937 udah minta disembah aja. The bar is fucking low brahhh
direktur.crypto@direkturcrypto
kalo Rupiah turun kok warga X ga ada yg koar2 ya ?
Indonesia
A retweeted
A retweeted

@kalistohenituse @aldipreal Ini yg bikin kelas menengah rentan banget. Incomenya keliatan oke, tapi strukturnya rapuh. Nggak ada buffer. Begitu kondisi makro berubah, langsung kerasa. Bukan soal gaya hidup boros, tapi emang sistemnya yg bikin mereka susah nabung.
Indonesia
A retweeted

Kalau rupiah benar-benar tembus Rp20.000 per dolar, ada satu kelompok yang bisa sangat tertekan.
Bukan orang miskin.
Bukan juga orang kaya.
Tapi kelas menengah.
Kelompok yang "terlalu kaya" untuk dibantu tapi "belum cukup kaya" untuk terlindungi.
Mereka terlihat baik-baik saja dari luar.
Padahal sedang menopang semua bebannya sendiri.
Cicilan rumah, sekolah anak, orangtua yang mulai menua, dan standar hidup yang harus terus dipertahankan.
Masalahnya, selama bertahun-tahun banyak yang mengira mereka sedang membangun kekayaan.
Padahal yang dibangun baru kehidupan yang lebih mahal.
Penghasilan naik, tapi cicilan ikut naik.
Penghasilan naik, tapi kebutuhan ikut naik.
Penghasilan naik tapi rasa aman tidak ikut naik
Itulah mengapa banyak keluarga merasa:
“Gaji saya jauh lebih besar dibanding beberapa tahun lalu, tapi kenapa hidup terasa lebih berat?”
Kalau dolar benar-benar menuju Rp. 20.000, yang perlu dikhawatirkan bukan cuma kursnya, tapi kenyataan bahwa banyak keluarga akan baru sadar:
selama ini mereka hidup nyaman bukan karena keuangannya yg kuat, melainkan karena kondisi ekonomi masih cukup baik untuk menopangnya.
dan ketika kondisi itu berubah…
yang bertahan bukan siapa yang bergaji besar tapi siapa yang punya bantalan finansial.
Extra Time Indonesia@idextratime
🚨 BREAKING NEWS : UNTUK PERTAMA KALINYA DALAM SEJARAH, RUPIAH ANJLOK MENYENTUH ANGKA 17.900 PER DOLLAR! 😭😭😭
Indonesia
A retweeted
A retweeted

Subianto & his cronies:
J R ❤️🔥@ResilienceX3
No control, no coordination, just driven by pure greed 😭😭
English
A retweeted
A retweeted

🚨Kalian harus tahu ini ⚠️⚠️⚠️
DAFTAR PERUSAHAAN SHARLY TJOANDA PENGHANCUR PULAU DI MALUKU UTARA
1. PT Karya Wijaya : menghancurkan Pulau Gebe
2. PT Bela Sarana Permai : menghancurkan Pulau Obi, Desa Wooi
3. PT Amazing Tabara : menghancurkan Pulau Obi, Desa Sambiki
4. PT Indonesia Mas Mulia : menghancurkan Pulau Bacan
5. PT Bela Kencana : menghancurkan Pulau Obi, Desa Soligi
Dan masih banyak lagi perusahan cangkangnya yang merusak
Sumber: JATAM
Total kekayaan Sharly Tjoanda hampir 1 Triliun Rupiah, menjadikannya gubernur terkaya se-Indonesia.
Sepertinya Sharly Tjoanda tidak butuh gaji sebagai Gubernur Maluku Utara. Yang dibutuhkannya adalah posisi strategis untuk mengatur regulasi agar bisnis tambang keluarganya semakin lancar.

Indonesia
A retweeted

Siapa yg ngarepin dia ajgggg gw mau mereka turun sepaket sekalian ama kabinet kabinetnya noh
YUDHA SI TAAT PAJAK@yudhakhel
Saking jeleknya, Gibran sekarang terlihat sebagai sebuah harapan 🥹🥹
Indonesia
A retweeted

Mahasiswa mulu, orang2 tua suka banget nyuruh yg kecil
Lukman Simandjuntak@hipohan
Mahasiswa skr gak pengen napak tilas ke lokasi ini ? 😴
Indonesia
A retweeted

Sampe masyarakat sadar dua modelan ini tidak memenuhi kriteria apa pun untuk memimpin negara.

пїѵ.@scolpioX
mau sampe kapan sih punya pejabat yang suka asbun😩
Indonesia
A retweeted

Kalian di kantor gak ngobrol?
tempo.co@tempodotco
Mendikti Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi
Indonesia






