UNITED REIGN

315 posts

UNITED REIGN banner
UNITED REIGN

UNITED REIGN

@utdreign

Est. 1878. Living the legacy, continuing the reign. #MUFC

Jakarta Capital Region Joined Nisan 2026
188 Following129 Followers
UNITED REIGN
UNITED REIGN@utdreign·
@BetaKopites izin min walaupun ucl kami cuma 3. wkwkwk x.com/i/status/20593…
UNITED REIGN@utdreign

26 Mei 1999. Bayangin… tim lu udah kalah di final Liga Champions. Masuk menit 90. Lawan udah siap angkat trofi. Fans mereka udah nangis bahagia. Tapi tiba-tiba… dalam 2 menit, semuanya berubah. Final Liga Champions 1999. Manchester United vs FC Bayern Munich di Camp Nou. United datang bukan cuma buat juara. Mereka datang buat nyelesaiin TREBLE. Premier League udah dapet. FA Cup udah dapet. Tinggal UCL. Masalahnya? Belum mulai aja udah pincang. Roy Keane sama Paul Scholes kena suspensi. Dua motor lini tengah hilang. Dan bener aja… Menit 6. Mario Basler free kick. Gol. United langsung ketinggalan 1-0. Setelah itu Bayern bener-bener ngegas. United keliatan gugup. Bahkan Bayern sempet kena tiang dan mistar. Kalau sedikit lebih beruntung, skor bisa 3-0 sebelum babak akhir. Masuk menit 80-an, banyak fans United mulai pasrah. Camp Nou udah mulai sunyi dari sisi merah. Sir Alex akhirnya all in. Masukin Teddy Sheringham di menit 67' Masukin Ole Gunnar Solskjær di menit 81' Dan disinilah sejarah dimulai. Menit 90+1. Corner Beckham. Bola liar. Sheringham nyolek. GOOOL. 1-1. Tiba-tiba semuanya hidup lagi. Pemain Bayern langsung keliatan panik. Dua menit kemudian… 90+3. Corner lagi. Beckham ngangkat bola. Sheringham flick tipis… SOLSKJÆR DATANG. GOOOOLLLL. 2-1. Dalam waktu kurang dari 180 detik… United nyuri Liga Champions dari tangan Bayern. Dan yang paling dingin? Beberapa staf Bayern katanya udah mulai nyiapin pita juara buat trofi 😭 Peluit akhir bunyi. Pemain Bayern jatuh di rumput. Pemain United lari gak percaya. Lalu lahirlah quote paling ikonik dari Sir Alex Ferguson: “Football… bloody hell.” Dan sampai sekarang… banyak fans bilang ini comeback terbesar dalam sejarah final Liga Champions. Tapi menurut lu… ini comeback terbaik sepanjang sejarah sepak bola? Atau masih ada yang lebih gila?”

Indonesia
0
0
0
3
Betakopites
Betakopites@BetaKopites·
Gw izin bantu retweet tweet kalian aja ya 😄 Monggo bisa sekalian perkenalan diri dan niche kalian apa. Mau pakai foto juga monggo hehe. Nanti aku bantu RT ya 🙌
Indonesia
41
2
30
2.8K
Sudut Garis
Sudut Garis@Sudgarrr·
@utdreign sedih sekali melihat legenda United yang ribut dengan pemain United sendiri, kenapa sih pak Keane😬
Indonesia
1
0
0
144
UNITED REIGN
UNITED REIGN@utdreign·
𝗕𝗥𝗨𝗡𝗢 𝗙𝗘𝗥𝗡𝗔𝗡𝗗𝗘𝗦 𝗩𝗦 𝗥𝗢𝗬 𝗞𝗘𝗔𝗡𝗘 — 𝗦𝗘𝗕𝗘𝗡𝗔𝗥𝗡𝗬𝗔 𝗠𝗨𝗟𝗔𝗜 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗠𝗔𝗡𝗔? Semua bermula setelah laga Manchester United vs Nottingham Forest. Bruno Fernandes ditanya soal rekor assist-nya musim ini. Lalu Bruno berkata: 🗣️ “There were probably moments today when I should have passed instead of shot.” Artinya Bruno merasa ada beberapa momen dia terlalu memaksakan tembakan, padahal seharusnya ngasih passing ke rekan setim. Jadi konteksnya: ❌ bukan haus statistik ❌ bukan bangga assist pribadi ✅ justru mengkritik dirinya sendiri karena kurang bermain untuk tim di beberapa momen. Tapi Roy Keane kemudian mengutipnya berbeda di podcast. Keane mengatakan seolah Bruno berkata: 🗣️ “I probably should have shot, but I made the passes.” Maknanya jadi terbalik total. Versi Keane terdengar seperti: “Harusnya saya nembak sendiri, tapi malah kasih assist.” Dari situ Keane mengkritik Bruno habis-habisan dan menyebut situasi United seperti “circus act”. Bruno akhirnya membalas di podcast terbaru dan mengatakan Roy Keane: 🗣️ “put words in my mouth” 🗣️ “lies” Jadi konteksnya justru Bruno sedang mengkritik dirinya sendiri dan menekankan permainan tim, bukan mengejar statistik assist. Karena menurut Bruno, perkataannya dipelintir. Jadi inti drama ini sebenarnya bukan soal assist. Tapi soal: 👉 perkataan Bruno yang dianggap dipelintir. 👉 benturan generasi lama vs modern. 👉 dan standar mentalitas ala Roy Keane. dan Kemarin (25 mei) Roy Keane diduga membalas lewat Instagram Story dengan quote: 🗣️ “Too much attention makes a donkey think he’s a lion.” Fans langsung anggap itu sindiran buat Bruno. Sekarang lo di pihak mana? Bruno atau Roy Keane?
UNITED REIGN tweet media
Indonesia
50
8
40
11.5K
UNITED REIGN
UNITED REIGN@utdreign·
@Aryasandisk Wah emg seseru itu lho mas.. saya untungnya udah dapet file matchnya. Sumpah emosinya emang dapet banget masuk menit 70+ hahaha
Indonesia
0
0
0
10
Arya Sandi. S
Arya Sandi. S@Aryasandisk·
@utdreign jujur gue fans emyu mulai dari 2007an masa prime rooney, cr7. tapi gue sampe cari tau match ini jir. pengen nonton aja rasanya full match-nya. pengen ngerasain ketegangannya menit per menit.
Indonesia
1
0
0
10
UNITED REIGN
UNITED REIGN@utdreign·
26 Mei 1999. Bayangin… tim lu udah kalah di final Liga Champions. Masuk menit 90. Lawan udah siap angkat trofi. Fans mereka udah nangis bahagia. Tapi tiba-tiba… dalam 2 menit, semuanya berubah. Final Liga Champions 1999. Manchester United vs FC Bayern Munich di Camp Nou. United datang bukan cuma buat juara. Mereka datang buat nyelesaiin TREBLE. Premier League udah dapet. FA Cup udah dapet. Tinggal UCL. Masalahnya? Belum mulai aja udah pincang. Roy Keane sama Paul Scholes kena suspensi. Dua motor lini tengah hilang. Dan bener aja… Menit 6. Mario Basler free kick. Gol. United langsung ketinggalan 1-0. Setelah itu Bayern bener-bener ngegas. United keliatan gugup. Bahkan Bayern sempet kena tiang dan mistar. Kalau sedikit lebih beruntung, skor bisa 3-0 sebelum babak akhir. Masuk menit 80-an, banyak fans United mulai pasrah. Camp Nou udah mulai sunyi dari sisi merah. Sir Alex akhirnya all in. Masukin Teddy Sheringham di menit 67' Masukin Ole Gunnar Solskjær di menit 81' Dan disinilah sejarah dimulai. Menit 90+1. Corner Beckham. Bola liar. Sheringham nyolek. GOOOL. 1-1. Tiba-tiba semuanya hidup lagi. Pemain Bayern langsung keliatan panik. Dua menit kemudian… 90+3. Corner lagi. Beckham ngangkat bola. Sheringham flick tipis… SOLSKJÆR DATANG. GOOOOLLLL. 2-1. Dalam waktu kurang dari 180 detik… United nyuri Liga Champions dari tangan Bayern. Dan yang paling dingin? Beberapa staf Bayern katanya udah mulai nyiapin pita juara buat trofi 😭 Peluit akhir bunyi. Pemain Bayern jatuh di rumput. Pemain United lari gak percaya. Lalu lahirlah quote paling ikonik dari Sir Alex Ferguson: “Football… bloody hell.” Dan sampai sekarang… banyak fans bilang ini comeback terbesar dalam sejarah final Liga Champions. Tapi menurut lu… ini comeback terbaik sepanjang sejarah sepak bola? Atau masih ada yang lebih gila?”
UNITED REIGN tweet media
Indonesia
1
0
1
54
Budi Windekind
Budi Windekind@Windekind_Budi·
Medio 2011 silam, Darron Gibson dengan pedenya bikin akun Twitter. Namanya @.dgibbo28 & mau dia pake buat sharing kesehariannya sebagai pesepakbola. Rio Ferdinand nyambut keputusan Gibson dengan hangat sambil ngetwit gini, "Ada lagi nih member Manchester United yang gabung Twitter. Tunjukkan cintamu buatnya, Tweeps". Dalam tempo dua jam, tab mensyen Gibson penuh. Padahal dia belum ngetwit satu patah kata pun. Usut punya usut, isinya makian dari fans 😭 Perundungan yang dilakukan fans Manchester United bikin Gibson langsung menonaktifkan akun Twitter yang baru dia buat untuk selama-lamanya. Jadi bener ya fans The Red Devils galak-galak? 😂😂
Budi Windekind tweet media
Fanatik Ball@fanatikball_

Kejadian unik ini pernah terjadi saat pertandingan FA Cup tahun 2011, Sir Alex Ferguson memasang formasi konyol dengan memainkan 7 BEK saat melawan Arsenal dan berhasil menang dengan skor 2-0 😱 Ada yang masih ingat dengan pertandingan ini, King? 😅 Meledaaakkkk 💥

Indonesia
14
9
123
27.5K
UNITED REIGN
UNITED REIGN@utdreign·
@txtdarigajelas kenapa gak gol nya dorgu aja bang ke gawang arsenal?wkwk tapi cunha juga bagus si selera ya wkwk
Indonesia
1
0
0
41
txt gajelas
txt gajelas@txtdarigajelas·
👍🏼Pemain terbaik: sudah jelas the only king BRUNO FERNANDES 👎🏼Pemain terbapuk: ugarte/zirkzee(?) 🏅Momen terbaik: gol Cunha ke gawag arsenal wkwkw ❌Momen terburuk: kalah lawan grimsby town bejir 📊Rating musim ini dari 1-10: 9 sih, karena semenjak carrick masuk, performa melonjak abis-abisan
Jürgenholic Indonesia@thejurgenholic

Karena liga sudah selesai, coba review klub jagoan kalian di musim 2025/26 ini: 👍🏼 Pemain terbaik: 👎🏼 Pemain terbapuk: 🏅 Momen terbaik: ❌ Momen terburuk: 📊 Rating musim ini dari 1-10:

Indonesia
2
0
14
1.5K
PinkyFreaky
PinkyFreaky@PinkyGeesh·
@utdreign Gerrard Pique yang cuma sebentar aja di MU paham akar permasalahannya apa ya min, lah itu, legend somplak malah bikin gaduh aja tiap hari 😭
Indonesia
1
0
1
28
UNITED REIGN
UNITED REIGN@utdreign·
🚨 🗣️ Gerard Piqué: “Masalah terbesar Manchester United saat ini adalah para mantan pemain mereka sendiri. Alih-alih mendukung tim, banyak dari mereka justru terlalu sibuk mengkritik klub, pelatih, dan para pemain yang sekarang. Bahkan terkadang terasa seperti mereka tidak ingin Manchester United bangkit lagi, karena takut generasi baru ini bisa melampaui pencapaian mereka di klub. Di klub-klub besar lain, para legenda biasanya melindungi tim saat berada di masa sulit. Tapi di United, yang terus muncul justru kritik, negatifitas, dan tekanan. Sampai akhirnya kamu mulai bertanya-tanya… apakah beberapa dari mereka justru menjadi bagian dari masalah, bukan solusi.” 🥺💔 Thoughts?
UNITED REIGN tweet mediaUNITED REIGN tweet media
Indonesia
1
0
1
73
PAPAN TENGAH
PAPAN TENGAH@papantengah·
Kenapa Roy Keane berubah menjadi seperti buzzer yaa. Sudah saatnya kita tidak menanggapi komentar Roy Keane yang ga berlandaskan karena hanya akan meningkatkan engagement-nya dll. Hormat sebagai legend tapi jelas buruk sebagai pundit.
PAPAN TENGAH tweet media
Indonesia
7
1
11
1.3K
UNITED REIGN
UNITED REIGN@utdreign·
@PinkyGeesh @Oneonone1111 terbuai sama uang yg banyak jadi pundit, hingga cinta untuk klub yg membesarkannya luntur. roy keane👎🏼
Indonesia
1
0
1
128
PinkyFreaky
PinkyFreaky@PinkyGeesh·
Di hormati atau gila hormat ? 🫡 Roy Keane ini semakin lama dibiarkan semakin toxic. Kiprahnya dulu di Manchester United memang sangat signifikan, tapi bukan berarti dia bisa dengan seenaknya menghancurkan moral pemain dengan sengaja. "Circus Act, Bruno Fernandes bukanlah 'fighter', hingga dipelintir nya perkataan Bruno" merupakan kalimat-kalimat pedas yang sebenarnya gak perlu untuk dikatakan. Yang jelas, Bruno masih main sampai saat ini dan Keane tidak. Pun juga jika dilihat lagi, tidak semua komentar Keane terdengar buruk. Namun, komentarnya terhadap Bruno saya pikir udah keterlaluan. Entah apapun itu, komentar Keane tidak se ujung jari pun menyamai kontribusi Bruno Fernandes di sepanjang musimnya memakai Jersey Manchester United. Ini legend maunya gimana saya pun tak tau, apa karena Bruno lupa belum salim sama senior Keane waktu masa ospeknya di jaman Solskjaer ya?
PinkyFreaky tweet mediaPinkyFreaky tweet mediaPinkyFreaky tweet media
𝗙𝗲𝗿𝗴𝗶𝗲 𝗟𝗮𝗱𝘀 𝗜𝗗@Oneonone1111

Nggak usah kaget dengan sikap julid atau komentar pedas Roy Keane di televisi. Memang seperti itulah perangainya sejak dulu. Roy Keane, Pemarah yang Membawa Manchester United ke Puncak Kejayaan Mulutnya kasar, emosinya meledak-ledak, dan ia tidak pernah takut menyerang siapa pun — bahkan rekan setimnya sendiri. Keane pernah: konflik besar dengan Sir Alex Ferguson bertengkar dengan banyak pemain United mengkritik rekan setim secara terbuka sampai akhirnya meninggalkan klub dengan hubungan yang tidak baik. Tapi justru mentalitas itulah yang membuatnya menjadi salah satu kapten terbesar dalam sejarah Manchester United. Roy Keane bukan pemain yang suka basa-basi. Baginya, standar Manchester United harus selalu tinggi. Ia membenci pemain malas, takut kalah, atau bermain tanpa intensitas. Di lapangan, Keane bermain seperti orang yang siap perang. Tekel keras, teriakan, duel tanpa takut, dan mental monster membuatnya menjadi jantung United era Sir Alex Ferguson. Banyak pemain United lama bahkan mengakui bahwa Keane adalah sosok yang menjaga standar ruang ganti tetap hidup. Dan hasilnya luar biasa. Bersama United, Keane memenangkan: 7 Premier League 1 Liga Champions 4 FA Cup dan menjadi kapten treble winners 1999. Salah satu momen paling legendaris tentu semifinal Liga Champions 1999 melawan Juventus. Meski tahu dirinya terkena suspensi untuk final, Keane tetap tampil gila dan membawa United comeback di Turin. Banyak fans menganggap itu salah satu performa kapten terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Karena itulah sampai sekarang Roy Keane tetap dihormati. Mungkin orang tidak suka caranya bicara, apalagi ketika pensiun dan jadi pundit . Mungkin banyak yang menganggapnya terlalu keras. Tapi mentalitas seperti itulah yang membantu Manchester United membangun era kejayaan terbesar dalam sejarah klub. menurut kalian roy keane yang sekarang gimana?

Indonesia
14
6
29
3.9K
United Classic
United Classic@ClassicUtd_ID·
BTW, kalian mulai suka nonton bola atau ngikutin pemain mulai dari kapan guys? Dan apa pertandingan yg lu tonton? Kalo gue pertandingan pertama yg bikin gue suka ngikutin sepak bola adalah world cup tahun 2002, Jerman vs Arab Saudi di fase grup. Waktu itu Miroslav Klose cetak hattrick di pertandingan itu. Ada yg tahu atau inget score akhirnya?
Indonesia
20
5
13
1.2K
UNITED REIGN
UNITED REIGN@utdreign·
@Zyolm ya betul, bruno ini apa adanya. mentalnya juga gak main2 ketika ucapannya dipelintir dan disalahartikan
Indonesia
0
0
0
530
kalemmm uy
kalemmm uy@Zyolm·
@utdreign jujur gua di pihak bruno , di sana bruno berkata dia akan selalu menerima kritikan tpi dia tidak suka ada yg berkata bohong tetang omongnya
Indonesia
1
0
2
623
Strootsy
Strootsy@strootsys·
Om Roy, Om Roy. Kmrn podcast Bruno bareng The Diary of a CEO baru di-upload, trs ada bahasan soal kritik dari Roy Keane yg intinya ngerasa kl Bruno ini fokus ke individual achievements ketimbang tim. Bruno bilang kalo dia bisa terima dikritik sm Roy, tapi ga terima kalo omongannya diplintir dan di-framing. Bahkan Bruno bilang kalo Roy itu ngibul. Ada banyak case, tapi yg terbaru itu soal rekor assist kmrn sebenernya. Bruno di post-match interview lawan Forest minggu lalu bilang kalo ada momen di mana dia mestinya ngumpan tapi malah nge-shoot. Eh si Roy di acara dia (The Overlap) malah ngomong sebaliknya. Bahkan Roy juga bilang: “ya dia ga bakalan juara trofi apa-apa kalo mindsetnya kayak begitu, ngasih lawan 2 gol terus happy karena nyamain rekor assist.” Eh semalem, pas bgt momennya abis podcast Bruno itu, Roy upload IG story ini. Emang dia gak mention siapa-siapa, tapi kok janggal. Kalo emang ini ditujuin ke Bruno, gue masih ga ngerti. Kenapa seorang Roy bisa segitunya ga suka sm Bruno? As if semua yg dilakuin salah. Meanwhile, Bruno udah respectful bgt ke Roy selama ini. Him being a leader praising his senior. From one alpha to another. Dibales dengan dikatain “pemain sirkus” sm Roy. Gue masih & akan selalu nganggap Roy Keane legend United. One of (if not) the best captain to grace the shirt. Walau gak kebagian nonton United era dia, tapi bisa diliat dr video-video & omongan dr peers-nya. Bahkan fakta kalo testimonial match dia di Old Trafford ditonton 69,5ribu orang. Tapi pas jadi pundit kok banyak bgt comment yg udah sampe ke tahap made-up. Ngibul cik, karena udah personal banget. Thought he’s a cool Unc, but seeing this side of him makes me think that he’s lowkey a grumpy old man with that toxic ‘tough guy’ persona. Don’t know what for. Kalo pun mau kritik ttg standar United, itu banyak pemain yg ga perform dan below standard tapi fokusnya cuma ke Bruno si kapten. Idk man. Thoughts?
utdreport@utdreport

Roy Keane on Instagram:

Indonesia
83
55
434
187.1K
UNITED REIGN
UNITED REIGN@utdreign·
@Adjun_Avr7 pensiun dini bang stress karena kelakuannya direview var terus wkwk
Indonesia
0
0
0
904
PUsingKANG
PUsingKANG@Adjun_Avr7·
@utdreign Keane kalo main skrg, tak jamin koleksi kartu merah😂
Indonesia
2
0
6
1.2K
Shidqi Taufiq
Shidqi Taufiq@aoi_ookami11·
@utdreign Bruno lah, Keane udah gak relevan lagi di era sekarang, apalagi kerjanya dia skrg sebagai pundit, gak rame mah gak dapat duit dia.
Indonesia
1
0
8
972
UNITED REIGN
UNITED REIGN@utdreign·
@UTDFade setuju fade! roy keane ini udh keterlaluan menurut saya
Indonesia
1
0
1
1.2K
Fadil
Fadil@UTDFade·
@utdreign tim Bruno, era Roy dah kelar 😌
Indonesia
2
0
8
1.4K